Tahukah Anda gejala kanker ganas? Merujuk data Kemenkes RI, per 31 Januari 2019 rata-rata kematian akibat kanker payudara yakni, 17 per 100.000 penduduk setiap tahunnya. Sedangkan kanker serviks, yaitu 23,4 per 100.000 penduduk setiap tahunnya. Kebanyakan dari mereka selalu datang dengan keadaan yang parah atau dalam stadium III-IV. Akibatnya, banyak dari mereka yang tidak segera
Gejala kanker serviks bisa dikenali dari adanya pendarahan tak normal, noda, atau keluarnya cairan encer dari organ kewanitaan. Pendarahan tersebut mungkin lebih banyak dari yang biasa dan bisa juga terjadi setelah melakukan hubungan intim. Sekitar 76% kasus kanker serviks tidak menunjukkan gejala sama sekali. Penting bagi setiap wanita untuk mengetahui gejala dan penanganan kanker serviks.
Kanker ginjal tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Meskipun gejalanya sering kali tidak terlihat pada tahap awal, pemahaman tentang penyakit ini mulai dari penyebab hingga diagnosa sangat penting untuk mendukung deteksi dini. Kanker ginjal bisa menyerang satu atau kedua ginjal dan menyebar ke tubuh lain melalui darah atau limfatik. Ginjal terdiri dari 2 organ berbentuk
Kanker adalah hal yang menakutkan bagi banyak orang. Ada berbagai jenis kanker, salah satunya adalah kanker tulang atau sterosarcoma, meskipun penyakit ini kurang umum didengar. Padahal kanker ini dapat dialami pada kalangan muda juga. Yuk, simak gejala, penyebab, hingga pencegahannya! Kanker tulang dapat merusak struktur tulang, menyebabkan nyeri, dan berpotensi menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Kemoterapi kanker payudara menjadi salah satu metode dalam pengobatan kanker. Namun, bagi banyak orang kata “kemoterapi” seringkali menimbulkan beragam pertanyaan dan kekhawatiran. Apa sebenarnya yang terjadi selama sesi pengobatan ini? Bagaimana caranya? Dan bagaimana langkah perawatan setelah menjalani prosedur ini? Untuk mendapatkan jawaban, simak artikel ini sampai selesai. Kemoterapi menjadi pilihan pengobatan untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker. Apa
Faktor penyebab kanker usus meliputi faktor usia, berat badan berlebih, kadar gula darah tinggi, dan mengidap penyakit radang usus. Kanker usus dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti perubahan kebiasaan buang air besar, pendarahan rektal atau darah dalam feses, dan rasa tidak nyaman di area perut. Pengidap obesitas berisiko terkena kanker usus. Kanker usus adalah kondisi ketika
Cara mengobati kanker usus akan dilakukan jika diagnosa dari dokter telah ditentukan. Hasil diagnosis akan digunakan sebagai dasar dalam memilih cara pengobatan yang sesuai dengan kondisi kanker. Banyak cara mengobati kanker usus tanpa operasi yang akan direkomendasikan dokter. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Pendekatan invasif untuk operasi dilakukan untuk mengobati kanker usus stadium awal.
Mengetahui cara mencegah kanker usus adalah hal penting. Dengan mengetahuinya, Anda dapat menurunkan atau terhindar dari risiko menderita kanker usus. Salah satu caranya sangat mudah, yaitu dengan rutin melakukan olahraga. Selain itu, masih ada cara mencegah kanker usus lainnya, simak selengkapnya di bawah ini. Konsumsi lebih banyak makanan bergizi dapat menurunkan risiko kanker usus sebesar
Dengan mengetahui makanan dan minuman penyebab kanker usus akan membuat Anda terhindar dari penyakit ini. Beberapa makanan penyebab kanker usus ternyata banyak digemari oleh masyarakat. Simak apa saja makanan dan minuman penyebab kanker usus di bawah ini. Makanan yang digoreng, makanan cepat saji lainnya dapat memperburuk gejala kanker usus. Baca Juga: Gejala Kanker Usus Besar