Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Apa Penyebab Gagal Jantung? Waspadai 13 Faktornya Ini
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Apa Penyebab Gagal Jantung? Waspadai 13 Faktornya Ini
Defara
Jumat, 19 Juli 2024 / Published in Artikel Kesehatan

Apa Penyebab Gagal Jantung? Waspadai 13 Faktornya Ini

Terdapat berbagai macam penyebab dan faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena gagal jantung. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan seseorang berisiko terkena gagal jantung di antaranya adalah mempunyai tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, hingga menderita gangguan tiroid.

penyebab gagal jantung

penyakit gagal jantung

Gagal jantung merupakan kondisi ketika jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Akibatnya, fungsi organ tubuh pun menjadi terganggu dan tidak bisa bekerja secara efektif.

Gagal jantung disebabkan oleh kelainan katup jantung yang rusak, melemahnya bagian ruang jantung, dan bagian ventrikel kiri yang menegang. Selain itu, otot jantung cenderung lemah sehingga tubuh kerap mengalami kekurangan oksigen dan nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh.

Daftar Isi

Toggle
  • Ciri-Ciri Penyakit Gagal Jantung
  • Faktor Penyebab Gagal Jantung
    • 1. Mengalami Penyakit Jantung Koroner
    • 2. Tekanan Darah Tinggi
    • 3. Adanya Kerusakan Katup Jantung
    • 4. Hipertiroidisme
    • 5. Memiliki Penyakit Jantung Bawaan
    • 6. Diabetes
    • 7. Aritmia
    • 8. Kardiomiopati
    • 9. Terjadi Peradangan Pada Otot Jantung
    • 10. Sleep Apnea
    • 11. Obesitas
    • 12. Anemia
    • 13. Memiliki Penyakit Paru-paru
  • Kapan Harus ke Dokter?

Ciri-Ciri Penyakit Gagal Jantung

Gagal jantung dapat dialami siapa saja, tetapi risikonya meningkat tajam seiring bertambahnya usia dan paling banyak ditemukan pada usia lanjut. Pada usia muda gagal jantung lebih jarang dan biasanya berkaitan dengan penyakit jantung bawaan, kardiomiopati, miokarditis, atau hipertensi yang tidak terkontrol.

Kata “gagal” dalam gagal jantung memiliki arti sebagai organ yang tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik, yaitu memompa darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

Berikut ciri-ciri penyakit gagal jantung:

  • Sesak napas saat melakukan aktivitas fisik, berbaring atau telentang
  • Pembengkakan pada bagian telapak atau tungkai kaki
  • Mengalami gangguan irama detak jantung, seperti terlalu cepat atau terlalu lambat
  • Mudah merasa lelah, khususnya setelah olahraga atau aktivitas fisik tertentu
  • Nafsu makan cenderung berkurang
  • Sering buang air kecil saat malam hari
  • Batuk secara terus-menerus dan semakin berat di malam hari

Baca Juga: Ciri-Ciri Sakit Jantung yang Perlu Diwaspadai

Faktor Penyebab Gagal Jantung

Gejala utama gagal jantung adalah sesak napas, mudah lelah, dan penumpukan cairan seperti bengkak pada tungkai. Pada penderita jantung koroner biasanya disertai dengan nyeri dada. Nyeri dada akibat penyakit jantung koroner terjadi ketika otot jantung kekurangan oksigen karena aliran darah koroner terganggu.

Terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan faktor risiko terkena gejala gagal jantung, seperti:

1. Mengalami Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner terjadi karena pembuluh arteri tidak cukup mengalirkan darah ke jantung. Kondisi dapat menimbulkan sejumlah gejala, mulai dari nyeri dada, kesulitan bernapas, dan serangan jantung.

Jantung koroner mampu memicu gejala penyakit lainnya, seperti gagal jantung. Penyakit ini menyebabkan aliran darah pada jantung menjadi tidak lancar. Selain itu, jantung koroner juga mengakibatkan kerusakan otot jantung dan tubuh kekurangan pasokan oksigen. Kondisi inilah yang mampu meningkatkan risiko seseorang terkena gagal jantung.

2. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal atau mencapai 140/90 mmHg, atau mulai dari 130/80 mmHg menurut pedoman internasional seperti American Heart Association (AHA). Kondisi ini mampu mengakibatkan komplikasi penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stroke.

Hipertensi bisa menyebabkan gagal jantung karena jantung perlu bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh organ tubuh. Akibatnya, otot jantung dapat mengalami kerusakan karena bekerja terlalu berat. Selain itu, tekanan darah tinggi juga memicu otot jantung menjadi lebih tegang.

3. Adanya Kerusakan Katup Jantung

Katup jantung berperan penting dalam menjaga peredaran darah dari dan menuju jantung agar tidak salah arah. Ketika organ jantung ini mengalami kerusakan, maka terjadi penumpukan aliran darah dan gangguan pada fungsi jantung.

Aliran darah yang terhambat menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan menimbulkan berbagai masalah penyakit tertentu. Jika tidak segera mendapatkan pengobatan, kondisi ini juga mengakibatkan otot jantung melemah sehingga terjadilah penyakit gagal jantung.

Baca juga: Jenis Penyakit Jantung dan Pengaruhnya pada Tubuh

4. Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah kondisi ketika tubuh memproduksi hormon tiroid secara berlebihan di dalam aliran darah. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai penyakit tertentu, seperti gagal jantung.

Hipertiroidisme mengakibatkan irama detak jantung menjadi lebih cepat dan otot jantung melemah. Kondisi ini bisa semakin parah apabila tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Memiliki Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan ditandai dengan adanya kelainan pada katup atau otot jantung. Penyakit ini menyebabkan otot jantung perlu bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Seiring berjalannya waktu, fungsi jantung dapat melemah dan tidak bisa berjalan dengan baik.

Penyakit jantung bawaan terbentuk sejak dalam kandungan akibat gangguan pembentukan jantung pada janin. Beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya penyakit jantung bawaan, yaitu:

  • Memiliki riwayat penyakit keluarga
  • Ibu merupakan penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2
  • Saat hamil trimester 1 ibu terkena infeksi virus tertentu seperti virus rubella
  • Sang ibu mengonsumsi obat-obatan tertentu tanpa pengawasan dokter.

6. Diabetes

Penderita diabetes berisiko lebih tinggi mengalami penyakit gagal jantung. Kondisi ini terjadi akibat kadar gula darah tinggi dan tidak terkontrol dengan baik.

Diabetes mampu menyebabkan kerusakan pada ginjal dan pembuluh darah jantung. Hal inilah yang mengakibatkan fungsi jantung menurun dan memicu timbulnya gagal jantung.

Selain itu, diabetes juga membuat darah menjadi lebih pekat dan kental sehingga jantung perlu bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Baca Juga: Prosedur Pemasangan Ring Jantung dan Perawatannya

7. Aritmia

Aritmia merupakan kondisi ketika detak jantung bergerak tidak normal, baik terlalu cepat atau pun terlalu lambat. Biasanya detak jantung cenderung tidak teratur sehingga mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Gangguan irama jantung tidak normal atau aritmia bisa mengakibatkan detak jantung terlalu cepat. Kondisi ini terjadi karena jantung bekerja lebih keras dari sebelumnya. Namun, detak jantung yang lambat juga memungkinkan seseorang mengalami gagal jantung.

Penyebab gagal jantung kongestif juga terjadi akibat gangguan pada irama jantung. Kondisi ini kerap menimbulkan rasa tidak nyaman pada bagian dada sehingga perlu pengobatan yang tepat. Anda dapat memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui gangguan pada irama jantung.

8. Kardiomiopati

Kardiomiopati merupakan kelainan atau kerusakan pada otot jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan pasokan oksigen sehingga mengalami gejala penyakit gagal jantung, seperti sesak napas dan kepala pusing.

Kerusakan otot jantung bisa terjadi karena beberapa hal, mulai dari penyakit bawaan, terdapat peradangan otot jantung, hingga hipertensi kronis.

Kondisi bisa semakin parah apabila penderita menjalani hidup tidak sehat seperti, mudah stres, memiliki kebiasaan merokok, dan sering minum alkohol. Pengobatan kardiomiopati tergantung dari kondisi kesehatan dari setiap pasien. Semakin awal terdiagnosis, maka semakin besar kemungkinan untuk sembuh.

9. Terjadi Peradangan Pada Otot Jantung

Peradangan otot jantung atau dalam istilah medis disebut dengan miokarditis, merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Bukan hanya virus saja, penyakit ini juga bisa terjadi karena adanya parasit, jamur, atau penyakit autoimun.

Peradangan otot jantung mampu mengganggu fungsi jantung sehingga tidak dapat memompa darah secara efektif. Kondisi inilah yang bisa meningkat faktor risiko terkena penyakit gagal jantung.

Baca juga: Penyebab Jantung Berdebar, Apakah Berbahaya?

10. Sleep Apnea

Anda perlu berhati-hati apabila mengalami gejala sleep apnea. Kondisi ini merupakan masalah kesehatan serius pada saluran pernapasan yang terjadi saat tidur. Pada sleep apnea obstruktif, otot dan jaringan di saluran napas atas mengendur dan menyempit saat tidur sehingga aliran udara terhenti berulang kali. Hal inilah yang bisa menyebabkan penurunan kadar oksigen berulang yang dapat membebani jantung.

Sleep apnea dapat dialami oleh berbagai usia dan memiliki beberapa gejala, seperti mendengkur kencang, insomnia, bangun secara mendadak, dan nyeri kepala pada pagi hari.

11. Obesitas

Perlu diketahui bahwa bahaya obesitas dapat menyebabkan penyakit gagal jantung. Kondisi ini memaksa jantung untuk bekerja lebih keras akibat adanya penumpukan lemak di perut.

Obesitas mampu merusak otot jantung sehingga mengakibatkan peradangan yang lebih besar. Penderita yang mengalami kelebihan berat badan terjadi karena konsumsi makanan tinggi lemak dan jarang berolahraga. Kondisi inilah yang menyebabkan gagal jantung dan merusak pembuluh arteri menjadi melemah.

12. Anemia

Anemia adalah kondisi ketika kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah dalam darah berada di bawah nilai normal, yang dapat terjadi karena produksi sel darah merah berkurang, sel darah merah terlalu cepat rusak, atau karena kehilangan banyak darah.

Ketika tubuh tidak mampu memproduksi sel darah merah, maka pasokan oksigen akan berkurang. Jantung perlu bekerja lebih keras untuk mengganti kekurangan oksigen di dalam darah. Seiring berjalannya waktu, beban kerja yang berlebihan ini dapat merusak otot jantung dan meningkatkan risiko terjadinya gagal jantung.

13. Memiliki Penyakit Paru-paru

Penyakit paru-paru dapat meningkatkan risiko terkena gagal jantung. Penyakit paru kronis membuat kadar oksigen dalam darah rendah dan tekanan di pembuluh darah paru meningkat, sehingga bilik kanan jantung harus memompa lebih besar dan lama-kelamaan dapat mengalami gagal jantung kanan (kor pulmonal).

Baca Juga: Faktor Penyebab Serangan Jantung, Penting Diwaspadai!

Kapan Harus ke Dokter?

Penyakit gagal jantung bisa terjadi secara tiba-tiba sehingga membutuhkan perhatian khusus. Pencegahan gagal jantung bisa dilakukan dengan mengendalikan faktor risikonya, yaitu dengan menjaga tekanan darah dan gula darah tetap terkontrol, berhenti merokok, menjaga berat badan, dan minum obat sesuai anjuran dokter.

Pengobatan utama gagal jantung adalah obat-obatan yang diminum rutin seumur hidup sesuai resep dokter (golongan penghambat ACE/ARNI, penyekat beta, antagonis reseptor mineralokortikoid, dan penghambat SGLT2) ditambah obat pelancar kencing untuk mengurangi penumpukan cairan.

Pasien juga perlu membatasi garam dan melakukan rehabilitasi jantung. Penggunaan alat pacu jantung khusus, jantung buatan, dan transplantasi jantung hanya dipertimbangkan pada sebagian kecil pasien dengan gagal jantung berat yang tidak membaik dengan obat.

Segera hubungi 119 atau ke IGD terdekat jika nyeri dada berlangsung lebih dari 5 menit, disertai sesak napas, keringat dingin, mual, pingsan, atau nyeri menjalar ke lengan hingga rahang. Jangan menyetir sendiri.

Apabila Anda mengalami gejala gagal jantung, mulai dari sesak napas, bengkak pada bagian kaki, dan gangguan irama jantung sehingga menganggu kegiatan sehari-hari, Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan.

Yuk, jaga dan cek kondisi kesehatan Anda sekeluarga bersama Ciputra Hospital!

Ditinjau secara medis oleh dr. Steffe Lie, terakhir pada 4 September 2026
Diterbitkan 19 Juli 2024
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. American Heart Association What Causes Heart Failure?. Diakses Agustus 2026
  2. Healthdirect Heart Failure. Diakses Agustus 2026
  3. National Heart, Lung, and Blood Institute Heart Failure: Causes and Risk Factors. Diakses Agustus 2026

Artikel Terkait

  • Transplantasi Jantung
    Transplantasi Jantung: Syarat, Prosedur, dan RisikoKesehatan Jantung
  • cara mencegah penyakit jantung
    8 Cara Mencegah Penyakit Jantung agar Tetap SehatKesehatan Jantung
  • coklat adalah makanan sehat untuk jantung
    14 Makanan dan Minuman Sehat untuk Jantung, Apa Saja?Kesehatan Jantung
  • manfaat air rebusan daun kelor
    15 Manfaat Air Rebusan Daun Kelor, Bisa Cegah Sakit JantungKandungan Gizi
  • manfaat puasa untuk kesehatan jantung
    7 Manfaat Puasa untuk Menjaga Kesehatan JantungKesehatan Jantung
Tagged under: Kesehatan Jantung

Artikel Terkait

  • Transplantasi Jantung
    Transplantasi Jantung: Syarat, Prosedur, dan RisikoKesehatan Jantung
  • cara mencegah penyakit jantung
    8 Cara Mencegah Penyakit Jantung agar Tetap SehatKesehatan Jantung
  • coklat adalah makanan sehat untuk jantung
    14 Makanan dan Minuman Sehat untuk Jantung, Apa Saja?Kesehatan Jantung
  • manfaat air rebusan daun kelor
    15 Manfaat Air Rebusan Daun Kelor, Bisa Cegah Sakit JantungKandungan Gizi
  • manfaat puasa untuk kesehatan jantung
    7 Manfaat Puasa untuk Menjaga Kesehatan JantungKesehatan Jantung

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter