Ditulis oleh Tim Konten Medis
Cegukan saat berpuasa bisa terjadi karena secara tiba-tiba otot diafragma berkontraksi. Otot ini punya peran penting dalam proses bernapas. Biasanya, otot diafragma turun saat tarik napas dan naik lagi saat hembus napas.

Cegukan bisa terjadi ketika asam lambung naik ke tenggorokan atau kerongkongan.
Cegukan saat puasa bukanlah indikasi atas penyakit serius. Meskipun demikian, mengalami cegukan terus menerus ketika sedang berpuasa tentu sangatlah mengganggu. Simak artikel ini untuk mengetahui penyebab cegukan saat puasa dan bagaimana cara mengatasinya dengan efektif.
Penyebab Cegukan Saat Puasa
Pada kebanyakan kasus, cegukan saat puasa bukanlah suatu kondisi medis yang membahayakan. Namun, cegukan memang sangat mengganggu kenyamanan Anda dalam beraktivitas sehari-hari. Terlebih lagi ketika berpuasa. Cegukan terjadi ketika otot diafragma mengalami kontraksi. Otot diafragma sendiri terletak di bawah ulu hati dan di atas lambung. Ada beberapa penyebab cegukan saat puasa seperti di bawah ini:
1. Makan Terlalu Cepat
Cegukan saat puasa dapat disebabkan karena makan terlalu cepat dalam porsi yang banyak ketika sahur. Hal ini membuat perut Anda membesar melebihi ukuran normalnya. Ketika perut membesar, terdapat tekanan yang mengganggu otot diafragma yang berada di bagian atas perut.
Akibatnya, otot tersebut akan berkontraksi secara tiba-tiba sehingga memicu adanya cegukan saat puasa. Bila mengalami cegukan karena makan berlebihan, Anda perlu menunggu hingga makanan tersebut tercerna sempurna untuk lebih baik. Berjalan-jalan juga dapat membantu proses pencernaan makanan. Hindari posisi berbaring karena akan memperlambat proses pencernaan.
Baca Juga: Tips Puasa Sehat agar Tidak Mudah Sakit
2. Menelan Udara
Cegukan saat puasa juga bisa terjadi karena perut mengembang akibat terlalu banyak menelan udara. Udara yang berlebihan ini akan menekan otot diafragma dan menimbulkan kondisi cegukan. Ada beberapa hal umum yang bisa menyebabkan udara masuk ke dalam perut seperti:
- Mengunyah permen karet: Meskipun terkesan sepele, sebenarnya Anda bisa saja menelan udara ketika membuka mulut untuk mengunyah
- Minuman berkarbonasi: Menelan gelembung karbondioksida di dalam minuman seperti soda membuat perut Anda terisi gas sehingga memicu cegukan atau sendawa
- Merokok: Orang yang merokok secara terus menerus akan menelan udara yang menyebabkan adanya kondisi cegukan
3. Asam Lambung Naik
Kondisi penyebab cegukan saat puasa ini terjadi ketika asam lambung naik ke tenggorokan atau kerongkongan. Sebenarnya, ada banyak pemicu naiknya asam lambung. Beberapa diantaranya ialah:
- Makan makanan pedas
- Makan gorengan
- Konsumsi alkohol
- Konsumsi kafein di kopi
- Makan larut malam
Asam lambung naik menyebabkan cegukan karena esofagus berada di sebelah diafragma. Bila terjadi kondisi yang mengganggu kerja tenggorokan, maka otot diafragma juga akan menerima tekanan.
Baca juga: Cara Mengatasi Cegukan Terus-Menerus
4. Minuman Alkohol
Terdapat dua alasan utama mengapa konsumsi minuman alkohol dapat menyebabkan cegukan seperti:
- Alkohol bersifat asam sehingga dapat menyebabkan iritasi lambung dan kerongkongan. Akibatnya, cegukan tak terhindarkan karena asam lambung naik.
- Jenis alkohol tertentu seperti bir mengandung karbondioksida. Minuman ini berdampak sama ketika Anda minum soda dan membuat perut membesar.
- Menghindari minuman beralkohol dapat membantu Anda menghindari cegukan.
Cara mengatasi cegukan saat puasa bisa dilakukan dengan duduk sambil memeluk lutut Anda selama kurang lebih 2 menit.
5. Kehamilan
Kehamilan dapat menjadi penyebab cegukan saat puasa. Hal ini disebabkan karena janin yang sedang tumbuh di dalam perut memberikan tekanan pada otot diafragma. Kondisi ini tentu memicu adanya cegukan.
Selain itu, asam lambung juga sering dialami wanita saat masa kehamilan sehingga menimbulkan adanya cegukan. Ada beberapa cara untuk mengatasi cegukan karena sakit maag selama masa kehamilan seperti menghindari makanan pemicu, makan dalam porsi sedikit tetapi lebih sering serta menetralkan asam lambung dengan yogurt.
Baca Juga: Puasa Bagi penderita Hipertensi Begini Cara Amannya
6. Stres
Belum ada penelitian lebih lanjut bagaimana stres menyebabkan kondisi cegukan. Akan tetapi, bisa saja Anda menelan udara secara tidak sengaja dalam jumlah yang banyak ketika mengalami hiperventilasi. Bila ini terjadi, perut akan membesar dan menyebabkan cegukan saat puasa. Gangguan sistem saraf yang terjadi saat stres atau cemas juga bisa mengganggu jalur saraf antara otak dan otot diafragma. Latihan pernapasan dan meditasi merupakan cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi cegukan karena s tres.
7. Penyakit Tertentu
Penyebab cegukan saat puasa bisa karena adanya komplikasi penyakit tertentu di tubuh Anda. Akan tetapi, kondisi ini jarang terjadi. Anda perlu khawatir bila cegukan terus menerus berlangsung lebih dari 48 jam dan sulit diatasi bahkan hingga lebih dari satu bulan.
Cegukan berkepanjangan seperti ini merupakan tanda bahwa Anda mengalami gangguan pada sistem saraf pusat. Beberapa kondisi yang mungkin disebabkan karena adanya kerusakan saraf meliputi:
- Cedera otak
- Meningitis
- Diabetes
- Radang otak
Cara Menghilangkan Cegukan Saat Puasa
Umumnya, cegukan akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu melakukan pengobatan apapun. Akan tetapi, kondisi seperti ini sangat mengganggu ketika seseorang sedang berpuasa. Anda bisa mengikuti cara mengatasi cegukan saat puasa seperti di bawah ini:
1. Tahan Napas 10 Detik
Tarik napas dalam-dalam melalui hidung lalu tahan selama kurang lebih 10 detik untuk mengatasi cegukan saat puasa. Hembuskan napas secara perlahan dan ulangi cara ini hingga tiga atau empat kali. Bila cegukan masih belum hilang, Anda bisa melakukannya setiap 20 menit sekali.
2. Duduk Sambil Memeluk Lutut
Cara mengatasi cegukan saat puasa selanjutnya dapat dilakukan dengan duduk sambil memeluk lutut Anda. Selanjutnya, condongkan tubuh ke arah depan seperti ingin meringkuk. Tahan posisi ini selama kurang lebih 2 menit. Posisi ini akan memberikan tekanan di area diafragma sehingga udara yang terperangkap bisa keluar.
3. Pijat Area Perut
Bila cara mengatasi cegukan saat puasa lainnya belum berhasil, cobalah untuk memijat area dimana diafragma Anda berada atau tepat di bawah ulu hati. Berikan tekanan lembut di area tersebut dengan ujung jari selama setidaknya 20 hingga 30 detik.
Baca Juga: Berpuasa Untuk Menurunkan Berat Badan: Mitos atau Fakta
Itulah informasi tentang penyebab cegukan saat puasa dan cara mengatasinya. Bila Anda mengalami gejala serupa dan tidak kunjung membaik, segera kunjungi Ciputra Hospital terdekat untuk diagnosa lanjutan yang lebih optimal.
Di Ciputra Hospital, Anda dapat memeriksa berbagai layanan kesehatan mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU). Anda juga dapat mengecek jadwal dokter dan membuat janji konsultasi dengan lebih mudah dan cepat melalui layanan WhatsApp. Mari jaga dan periksa kondisi kesehatan seluruh keluarga di Ciputra Hospital!
Telah direview oleh Dr Sony Prabowo, MARS.
Source:
- Cleveland Clinic. Hiccups. Diakses 2024.
- Business Insider. 7 Reasons Why You Keep Getting Hiccups and How to Get Rid of Them. Diakses 2024.