Manfaat sarapan pagi diantaranya hari mampu meningkatkan energi tubuh, mengelola berat badan, mendukung kesehatan otak, menjaga kesehatan jantung, mencegah diabetes tipe 2, mengatasi sakit kepala, meningkatkan suasana hati, dan mencukupi kebutuhan serat. Jika tidak sarapan, tubuh akan sulit berkonsentrasi dan mengalami sakit kepala yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Banyak orang melewatkan waktu sarapan pagi karena berbagai faktor. Misalnya, bangun kesiangan, anggapan dapat meningkatkan berat badan, dan takut buang air besar di perjalanan.
Padahal, sarapan sangat penting untuk memberikan energi yang diperlukan oleh tubuh, serta mendukung daya tahan tubuh secara optimal. Ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh dengan rutin sarapan setiap harinya. Yuk, ketahui manfaat lainnya melalui pembahasan di bawah ini.
Manfaat Sarapan Pagi
Berikut ini adalah beberapa manfaat sarapan bagi kesehatan:
1. Meningkatkan Energi
Fungsi sarapan pagi untuk anak sekolah dapat meningkatkan energi tubuh. Sumber energi tubuh berasal dari glukosa yang diserap dari karbohidrat.
Sebagai orang tua, Anda bisa memenuhi asupan karbohidrat pada anak dengan memberikan buah pisang. Manfaat makan pisang di pagi hari sebelum sarapan mampu mengontrol rasa lapar yang terjadi.
Setelah itu, anak bisa mengonsumsi makanan sehat pagi hari berupa telur orak-arik dengan sosis daging untuk memulihkan kadar glikogen dan menjaga metabolisme sepanjang hari.
2. Mengelola Berat Badan
Orang yang rutin sarapan pagi cenderung tidak mengalami obesitas atau berat badan berlebih. Sebab, sarapan mampu mengendalikan berat badan dengan cara mencegah naiknya kadar glukosa dalam darah.
Bukan hanya itu saja, sarapan juga berperan penting untuk mengontrol nafsu makan. Hal ini dapat membuat Anda kenyang sebelum merasa lapar. Pastikan untuk mengonsumsi makanan tinggi folat, kalsium, serat, dan vitamin B kompleks di pagi hari agar tubuh tetap sehat.
3. Mendukung Kesehatan Otak
Manfaat sarapan pagi bagi siswa adalah dapat mendukung kesehatan otak. Jika aktivitas ini terlewat, anak akan mudah lesu dan sulit fokus saat belajar.
Penelitian membuktikan bahwa melewatkan sarapan bisa memengaruhi kinerja mental, termasuk kemampuan konsentrasi, daya ingat, dan perhatian. Anak dan remaja yang rutin sarapan pagi cenderung lebih baik secara akademis.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Menurut penelitian terkini, orang yang jarang sarapan pagi berisiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung daripada mereka yang sarapan. Melewatkan sarapan juga juga bisa menaikan berat badan yang memicu terjadinya gejala diabetes dan kolesterol tinggi.
Oleh sebab itu, Anda tidak boleh mengabaikan sarapan pagi begitu saja karena bisa berdampak buruk bagi sarapan. Cobalah untuk mengonsumsi makanan tinggi nutrisi, seperti telur rebus, pisang, dan roti gandum agar menjaga stamina sepanjang hari.
5. Mencegah Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang terjadi akibat tingginya kadar glukosa atau gula darah di dalam tubuh. Penyebabnya bisa karena beberapa faktor, seperti berat badan berlebih, jarang melakukan aktivitas fisik, dan genetik.
Tanda dan gejala diabetes tipe 2 meliputi mudah merasa haus dan lapar, pandangan kabur, serta sering kesemutan di kaki atau tangan. Anda bisa mencegah kondisi ini dengan rutin sarapan pagi setiap harinya.
Penelitian membuktikan bahwa orang yang berusia di bawah 65 tahun dan sering melewatkan waktu sarapan memiliki kemungkinan 28 persen lebih besar untuk terkena diabetes daripada orang yang rutin sarapan.
6. Mengatasi Sakit Kepala
Pentingnya sarapan pagi, yaitu dapat mengatasi sakit kepala dan migrain. Kekurangan sarapan bisa menurunkan kadar gula darah sehingga memicu gejala hipoglikemia.
Selain sakit kepala, hipoglikemia menimbulkan rasa lapar ekstrem, mudah merasa lemah, dan tubuh gemetar. Anda bisa mengatasi kondisi ini dengan rutin sarapan pagi setiap harinya. Cobalah untuk mengonsumsi makanan sehat saat sarapan berupa telur dan oatmeal agar meningkatkan daya tahan tubuh secara optimal.
7. Meningkatkan Suasana Hati
Salah satu manfaat sarapan pagi, yaitu mampu meningkatkan suasana hati. Terdapat studi yang melaporkan bahwa sarapan dapat menyimpan kembali kadar glukosa dalam otak setelah tidur semalaman.
Orang yang rutin sarapan pagi biasanya tidak terganggu oleh rasa lapar. Hal inilah yang membuat mereka lebih bahagia dan tidak mudah marah.
8. Mencukupi Kebutuhan Serat
Para ahli berpendapat bahwa sarapan merupakan waktu makan yang ideal untuk mencukupi kebutuhan serat. Saat pagi hari, Anda bisa mengonsumsi makanan tinggi serat berupa sayuran berdaun hijau, buah pir, dan alpukat.
Jenis makanan ini berperan penting untuk mengurangi risiko pembengkakan pembuluh darah di anus dan rektum (wasir). Bahkan, diet tinggi serat juga berkaitan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah.
Baca Juga: Jam Makan yang Efektif untuk Diet Menurunkan Berat Badan
Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Tidak Sarapan?
Tubuh dapat mengalami masalah kesehatan tertentu akibat tidak sarapan pagi. Kondisi ini meliputi:
- Mudah merasa lelah dan tidak bersemangat
- Menurunkan kadar gula darah dan hormon
- Mengalami perubahan suasana hati
- Meningkatkan risiko terkena penyakit jantung
- Menghambat metabolisme tubuh
Baca Juga: Catat Jam Makan yang Tepat untuk Penderita Asam Lambung
Menu Sarapan Pagi yang Sehat
Adapun beberapa menu sarapan pagi yang bisa Anda buat setiap harinya, di antaranya:
1. Makanan Tinggi Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat adalah jenis makronutrien yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah besar. Biasanya, kandungan ini tersedia pada buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan berbagai sayuran.
Pada jenis karbohidrat kompleks, kandungan ini berperan penting untuk mengurangi risiko terkena penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker usus besar. Saat pagi hari, Anda bisa mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat kompleks, seperti:
- Quinoa
- Beras merah
- Kentang
- Ubi jalar
- Apel
- Jeruk
- Pisang
- Mangga
2. Makanan Tinggi Serat
Para ahli merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi serat sekitar 25-35 gram dalam satu hari. Serat menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah sattunya adalah membuat kenyang lebih lama. Cobalah mengonsumsi makanan tinggi serat saat pagi hari berupa:
- Kacang lentil
- Kacang polong
- Biji chia
- Buah beri
- Brokoli
- Selada
- Wortel
- Bayam
- Kacang panjang
- Biji rami giling
3. Makanan Tinggi Protein
Protein adalah jenis makronutrien yang mampu menumbuhkan dan meregenerasi jaringan otot, serta memproduksi hormon. Setiap orang dapat memenuhi kebutuhan protein harian berbeda-beda, tergantung pada tubuh, usia, dan aktivitas sehari-hari. Makanan tinggi protein yang bisa Anda konsumsi saat sarapan meliputi:
- Ikan salmon
- Dada ayam
- Daging sapi
- Ikan tuna
- Daging ayam kalkun
- Telur
4. Susu dan Produk Olahannya
Susu dan produk olahannya mengandung tinggi kalsium yang mampu menjaga kesehatan tulang dan gigi secara menyeluruh. Kandungan ini juga bermanfaat untuk mengatur detak jantung, mengatur pembekuan darah, dan membantu kontraksi otot.
Dalam sehari, Anda bisa mengonsumsi 1 cangkir susu rendah lemak agar mendapatkan manfaatnya secara optimal. Selain itu, beberapa produk olahan susu tersedia pada yoghurt tawar, kefir, mentega, dan keju.
Baca Juga: Pola Makan Sehat Usia 40 Tahun untuk Pria dan Wanita
Nah, itu dia pembahasan mengenai manfaat sarapan pagi yang penting untuk diketahui. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait menu sarapan pagi hari, konsultasikan ke dokter untuk mencukupi asupan nutrisi setiap harinya.
Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan. Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital.
Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.



