Ditulis oleh Tim Konten Medis
Vitamin D untuk ibu hamil bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, memperkuat kesehatan tulang, dan mendukung pembelahan sel yang sehat. Dosis untuk mengatasi kekurangan vitamin D selama kehamilan berkisar antara 1000 hingga 2000 IU per hari.

Manfaat vitamin D untuk ibu hamil sangat besar dalam menjaga kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. Nutrisi ini membantu penyerapan kalsium, memperkuat tulang, serta mendukung sistem imun.
Tanpa asupan yang cukup, risiko gangguan kesehatan pada ibu maupun bayi bisa meningkat. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dari makanan, sinar matahari, maupun suplemen.
Manfaat Vitamin D untuk Ibu Hamil
Vitamin D memiliki peran penting bagi kesehatan ibu selama masa kehamilan. Manfaat vitamin D untuk ibu hamil antara lain membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, mendukung pembelahan sel yang sehat, serta memperkuat kesehatan tulang.
Vitamin ini juga berperan dalam proses penyerapan kalsium dan fosfor yang sangat tubuh butuhkan. Kekurangan vitamin D pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, mulai dari preeklamsia, resistensi insulin, hingga gangguan pada sistem saraf.
Selain baik untuk ibu, fungsi vitamin D3 untuk ibu hamil juga berpengaruh pada tumbuh kembang bayi dalam kandungan, khususnya untuk pembentukan tulang yang kuat dan sehat. Bayi yang kekurangan vitamin D sejak dalam kandungan berisiko mengalami masalah pertumbuhan tulang di kemudian hari.
Baca Juga: 7 Vitamin dan Mineral untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Dosis Kebutuhan Vitamin D untuk Ibu Hamil
Untuk mengatasi kekurangan vitamin D selama kehamilan, dosis vitamin D untuk ibu hamil umumnya berkisar antara 1000 hingga 2000 IU per hari. Penentuan dosis yang tepat perlu Anda sesuaikan dengan tingkat defisiensi, ada tidaknya gejala, serta anjuran dari tenaga medis.
Pada kasus defisiensi berat dengan gejala yang jelas, dokter mungkin merekomendasikan dosis lebih tinggi hingga 4000 IU per hari. Proses pemenuhan kebutuhan vitamin D untuk ibu hamil biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan, tergantung pada kondisi tubuh dan asupan suplemen yang Anda konsumsi.
Setelah kadar vitamin D kembali normal, langkah selanjutnya adalah menjaga agar tidak terjadi kekurangan berulang. kekurangan vitamin D dapat berdampak serius pada kesehatan ibu dan perkembangan janin.
Apa yang Terjadi Jika Ibu Hamil Kekurangan Vitamin D?
Kekurangan vitamin D saat hamil dapat menimbulkan keluhan seperti cepat lelah, nyeri otot, hingga pegal di persendian. Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada ibu hamil dengan kulit lebih gelap, karena pigmen kulit yang tinggi membuat produksi vitamin D dari sinar matahari berkurang.
Dampaknya tidak hanya ibu hamil rasakan, tetapi juga bayi dalam kandungan. Bayi yang kekurangan vitamin D berisiko mengalami gangguan pertumbuhan tulang, bahkan kondisi serius seperti rakhitis (tulang lunak). Dalam jangka panjang, defisiensi vitamin D juga berkaitan dengan penyakit osteoporosis, diabetes, hingga gangguan kesehatan kronis lainnya.
Baca Juga: 11 Manfaat Vitamin B1 yang Tidak Boleh Dilewatkan
Sumber Makanan Tinggi Vitamin D
Vitamin D bisa Anda peroleh dari beberapa jenis makanan, meski secara alami jumlahnya tidak terlalu banyak. Sumber vitamin D yang terbaik adalah minyak hati ikan, ikan berlemak seperti salmon dan trout, serta telur.
Selain itu, beberapa produk makanan juga difortifikasi dengan vitamin D, misalnya susu, keju, yogurt, dan sereal tertentu. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan label makanan agar kebutuhan vitamin D tercukupi selama hamil.
Sebagai contoh, satu sendok makan minyak hati ikan mengandung lebih dari 1.000 IU vitamin D, sementara ikan salmon dan trout masing-masing menyumbang sekitar 500–600 IU per porsi. Susu dan sereal yang difortifikasi juga bisa menjadi sumber tambahan.
Mengonsumsi makanan tinggi vitamin D secara rutin, dengan tambahan suplemen sesuai anjuran dokter, akan membantu menjaga kesehatan ibu dan mendukung tumbuh kembang tulang bayi. Untuk hasil optimal, perhatikan juga waktu terbaik minum vitamin D untuk ibu hamil agar penyerapannya lebih maksimal.
Baca Juga: Manfaat Vitamin A untuk kesehatan Tubuh
Jika Anda memliki gejala kekurangan vitamin D, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Princess Ruth
Source:
- American Pregnancy Association. Vitamin D and Pregnancy. Januari 2026
- Spesialist Pharmacy Service. Vitamin D deficiency: treatment during pregnancy. Januari 2026
- Aptamil. Vitamin D in pregnancy. Januari 2026







