Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Penyebab Kanker Lambung dan Cara Mengatasinya
Asifah
Sabtu, 08 November 2025 / Published in Artikel Kesehatan, Kanker

Penyebab Kanker Lambung dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Penyebab kanker lambung bisa berasal dari infeksi bakteri H. pylori, kebiasaan makan tinggi garam, riwayat genetik, hingga kebiasaan merokok. Pengobatan kanker lambung melalui operasi pengangkatan lambung, kemoterapi, radioterapi, hingga imunoterapi tergantung tingkat keparahannya.

penyebab kanker lambung
Infeksi H. pylori menjadi salah satu penyebab kanker lambung.

Kanker lambung adalah penyakit yang berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Beberapa ciri-ciri kanker lambung meliputi nyeri perut, mual, muntah, perut kembung, hingga penurunan berat badan tanpa sebab.

Pencegahan kanker lambung dapat Anda lakukan dengan menjaga pola makan sehat, menghindari merokok dan alkohol, serta rutin memeriksakan kondisi lambung terutama jika memiliki riwayat penyakit lambung kronis atau infeksi H. pylori.

Daftar Isi

Toggle
  • Penyebab Kanker Lambung
  • Faktor Risiko Penyebab Kanker Lambung
    • 1. Infeksi H. pylori
    • 2. Kondisi Medis Tertentu
    • 3. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga
    • 4. Paparan Lingkungan dan Pekerjaan
    • 5. Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Alkohol
    • 6. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas
  • Cara Mengatasi Kanker Lambung
    • 1. Operasi
    • 2. Pengobatan Lainnya

Penyebab Kanker Lambung

Hingga saat ini, para ahli belum mengetahui secara pasti apa penyebab kanker lambung. Namun, sebagian besar kasus diduga bermula dari kerusakan pada lapisan dalam lambung.

Infeksi bakteri Helicobacter pylori, asam lambung tinggi, atau konsumsi makanan penyebab kanker lambung seperti yang tinggi garam dapat memicu iritasi kronis pada lambung. Sel yang rusak bisa mengalami perubahan DNA sehingga tumbuh dan berkembang secara tidak terkendali.

Sel-sel ini bisa membentuk massa atau tumor di dinding lambung. Seiring waktu, kanker dapat menyebar ke jaringan sekitarnya atau bahkan ke organ lain melalui aliran darah dan getah bening, proses ini sebagai metastasis.

Baca Juga: Fungsi Lambung, Anatomi, dan Gangguan Penyakitnya

Faktor Risiko Penyebab Kanker Lambung

Kanker lambung bisa berkembang akibat berbagai faktor risiko yang memengaruhi lapisan dalam lambung. Beberapa di antaranya berkaitan dengan infeksi, kondisi medis tertentu, faktor genetik, hingga gaya hidup sehari-hari.

Berikut faktor risiko penyebab kanker lambung:

1. Infeksi H. pylori

Salah satu bakteri penyebab kanker lambung yang paling umum adalah Helicobacter pylori (H. pylori). Infeksi kronis oleh bakteri ini dapat memicu peradangan jangka panjang pada lapisan lambung yang kemudian berkembang menjadi gastritis atrofi, tukak lambung, atau bahkan kanker lambung. Meskipun banyak penderita tidak menunjukkan gejala, infeksi ini tetap perlu Anda tangani untuk menurunkan risiko.

2. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis kronis, seperti gastritis atrofi, anemia pernisiosa, dan infeksi virus Epstein-Barr, terbukti meningkatkan risiko kanker lambung. Kondisi ini menyebabkan perubahan struktur sel pada lambung yang dalam jangka panjang bisa berkembang menjadi kanker. Selain itu, GERD dan obesitas juga bisa memperparah iritasi lambung.

3. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga

Seseorang memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker lambung jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa. Beberapa sindrom genetik seperti hereditary diffuse gastric cancer atau Lynch syndrome juga berkaitan erat dengan jenis kanker ini. Pemeriksaan dini sangat dokter anjurkan bagi mereka yang memiliki hubungan darah langsung dengan penderita kanker lambung.

4. Paparan Lingkungan dan Pekerjaan

Individu yang bekerja di lingkungan industri tertentu seperti industri karet atau batu bara, atau yang terpapar radiasi tinggi, cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker lambung. Paparan zat berbahaya dalam jangka panjang dapat merusak jaringan lambung secara perlahan hingga akhirnya memicu perubahan sel yang tidak normal.

5. Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Alkohol

Kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker lambung. Zat beracun dari rokok dan alkohol merusak dinding lambung dan memicu perubahan sel menjadi ganas.

6. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas

Obesitas, terutama dengan indeks massa tubuh (BMI) di atas 30, meningkatkan risiko kanker pada bagian atas lambung (kardia). Lemak berlebih bisa menyebabkan peningkatan tekanan pada lambung dan memperburuk kondisi seperti refluks asam, yang dalam jangka panjang bisa memicu kanker.

Baca Juga: Mengenal Lambung Bocor yang Harus Anda Waspadai

Cara Mengatasi Kanker Lambung

Kanker lambung bisa sembuh jika terdeteksi lebih dini dan mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut beberapa metode penanganan kanker lambung:

1. Operasi

Prosedur bedah bertujuan mengangkat bagian lambung yang terkena kanker, tergantung pada tingkat penyebaran. Berikut prosedur operasi yang diketahui:

  • Endoskopi bagian atas (endoscopic resection). Kanker pada lapisan awal lambung bisa diangkat tanpa operasi terbuka, melalui mulut dengan alat endoskopi.
  • Gastrektomi subtotal. Hanya bagian lambung yang terkena kanker yang diangkat, sedangkan bagian lainnya dipertahankan.
  • Gastrektomi total. Seluruh lambung diangkat dan kerongkongan disambungkan langsung ke usus halus.

2. Pengobatan Lainnya

Terapi tambahan berguna untuk menghancurkan atau mengontrol sel kanker yang tersisa atau menyebar. Berikut terapi yang bisa Anda gunakan:

  • Kemoterapi. Obat-obatan khusus digunakan untuk mengecilkan atau membunuh sel kanker sebelum atau sesudah operasi.
  • Terapi radiasi. Sinar energi tinggi digunakan untuk menghancurkan sel kanker, biasanya dikombinasikan dengan kemoterapi.
  • Terapi target. Obat ini bekerja dengan menyerang bagian spesifik dari sel kanker yang rusak.
  • Imunoterapi. Terapi ini membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan melawan sel kanker.
  • Perawatan paliatif. Fokus pada mengurangi gejala dan meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani pengobatan kanker.

Baca Juga: Kenali 10 Ciri-Ciri Lambung Luka yang Perlu Diwaspadai

Jika Anda mengalami gejala kanker lambung, segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS

Source:

  • Mayo Clinic. Stomach cancer. November 2025.
  • NIH. Stomach Cancer Causes and Risk Factors. November 2025.
  • Cleveland Clinic. Stomach Cancer. November 2025.

Diperbarui pada 10 November 2025

Artikel Terkait

  • Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
    Penyakit Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi
  • Kanker gusi
    Mengenal Kanker Gusi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
  • Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Asam Lambung
    12 Cara Cepat Mengatasi Asam Lambung Naik
  • minuman untuk asam lambung
    6 Minuman untuk Asam Lambung yang Sehat dan Enak
  • sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam lambung
    8 Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Lambung
Tagged under: Penyakit Kanker

Artikel Terkait

  • Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
    Penyakit Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi
  • Kanker gusi
    Mengenal Kanker Gusi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
  • Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Asam Lambung
    12 Cara Cepat Mengatasi Asam Lambung Naik
  • minuman untuk asam lambung
    6 Minuman untuk Asam Lambung yang Sehat dan Enak
  • sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam lambung
    8 Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Lambung

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP