Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. 9 Manfaat Rhodio Rosea, Dosis, dan Efek Samping
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • 9 Manfaat Rhodio Rosea, Dosis, dan Efek Samping
Asifah
Minggu, 17 Mei 2026 / Published in Artikel Kesehatan

9 Manfaat Rhodio Rosea, Dosis, dan Efek Samping

Manfaat rhodiola rosea meliputi membantu mengurangi stres, kelelahan, kecemasan, mendukung fungsi kognitif, meningkatkan performa olahraga, serta berpotensi mendukung pengelolaan diabetes dan perlindungan sel tubuh. Manfaat rhodiola rosea juga perlu Anda imbangi dengan kewaspadaan terhadap efek samping seperti interaksi obat, risiko penggunaan jangka panjang, dan kehati-hatian pada ibu hamil atau individu dengan kondisi medis tertentu.

Manfaat Rhodiola rosea
Rhodiola rosea bermanfaat untuk mengurangi stres dan kelelahan.

Rhodiola rosea tidak memiliki dosis standar yang sama untuk semua orang karena kebutuhan tiap individu dapat berbeda tergantung kondisi kesehatan, usia, serta tujuan penggunaannya. Secara umum, kisaran 400–600 mg per hari sering digunakan untuk membantu mendukung energi, daya tahan tubuh, dan pengelolaan stres.

Dalam kondisi tertentu, dosis dapat lebih tinggi, tetapi jumlah besar tidak selalu memberikan hasil yang lebih baik dan justru bisa meningkatkan risiko efek samping. Oleh karena itu, penggunaan Rhodiola rosea sebaiknya Anda sesuaikan dengan kondisi kesehatan pribadi serta konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis agar tetap aman.

Daftar Isi

Toggle
  • Manfaat Rhodiola Rosea
    • 1. Membantu Mengurangi Stres
    • 2. Mengurangi Kelelahan
    • 3. Berpotensi Membantu Mengurangi Gejala Depresi
    • 4. Mendukung Fungsi Kognitif dan Daya Ingat
    • 5. Meningkatkan Performa Olahraga
    • 6. Berpotensi Membantu Mengelola Diabetes
    • 7. Memiliki Potensi Antikanker
    • 8. Membantu Mengurangi Kecemasan
    • 9. Membantu Memperlambat Tanda-Tanda Penuaan
  • Dosis Rhodiola Rosea
  • Efek Samping Rhodiola Rosea
    • 1. Interaksi dengan Obat Medis
    • 2. Penggunaan Jangka Panjang
    • 3. Kelompok dengan Pertimbangan Khusus

Manfaat Rhodiola Rosea

Rhodiola rosea merupakan tanaman herbal yang terkenal sebagai adaptogen, yaitu zat alami yang membantu tubuh beradaptasi terhadap tekanan fisik maupun mental. Konsumsi suplemen ini semakin populer karena berkaitan dengan peningkatan energi, daya tahan tubuh, serta dukungan terhadap kesehatan mental dan fungsi otak. Berikut manfaat lainnya yang perlu Anda ketahui:

1. Membantu Mengurangi Stres

Rhodiola rosea membantu tubuh beradaptasi terhadap situasi penuh tekanan dengan menyeimbangkan respons hormon stres sehingga tubuh tidak mudah merasa kewalahan saat menghadapi tuntutan pekerjaan atau aktivitas harian yang padat. Kandungan aktifnya mendukung produksi energi di tingkat sel sehingga tubuh tetap bertenaga meskipun berada dalam kondisi stres berkepanjangan.

Selain itu, sifat adaptogeniknya membantu meredakan gejala kelelahan emosional atau burnout yang sering muncul akibat tekanan jangka panjang. Dengan respons stres yang lebih terkontrol, kualitas hidup dan produktivitas sehari-hari dapat tetap terjaga dengan lebih baik.

2. Mengurangi Kelelahan

Suplemen ini untuk membantu mengatasi rasa lelah fisik dan mental yang muncul akibat kurang tidur, tekanan emosional, atau aktivitas berlebihan. Dalam beberapa pengamatan, konsumsi rutin selama beberapa minggu berkaitan dengan peningkatan energi, konsentrasi, suasana hati, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Efeknya dapat Anda rasakan relatif cepat, terutama dalam membantu mengurangi rasa lelah yang berkepanjangan dan meningkatkan stamina harian. Dengan tingkat energi yang lebih stabil, aktivitas kerja maupun belajar dapat Anda lakukan dengan lebih optimal tanpa mudah merasa kehabisan tenaga.

3. Berpotensi Membantu Mengurangi Gejala Depresi

Rhodiola rosea memiliki potensi dalam membantu menyeimbangkan zat kimia otak yang berperan dalam pengaturan suasana hati, sehingga dapat mendukung perbaikan gejala depresi ringan hingga sedang. Penggunaan herbal ini juga berkaitan dengan perbaikan gejala burnout yang sering berkaitan dengan kondisi depresi akibat stres kronis.

Dibandingkan beberapa obat tertentu, suplemen ini cenderung lebih mudah ditoleransi oleh sebagian orang meskipun efektivitasnya bisa berbeda pada tiap individu. Meski demikian, penggunaannya tetap perlu Anda sesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing agar hasilnya optimal dan aman.

4. Mendukung Fungsi Kognitif dan Daya Ingat

Kandungan antioksidan dalam rhodiola rosea membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat stres oksidatif yang dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia. Perlindungan ini penting untuk menjaga kemampuan berpikir, belajar, serta mengingat informasi dalam jangka panjang.

Suplemen ini juga berkaitan dengan peningkatan fokus, kejernihan berpikir, dan ketahanan mental saat menghadapi tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Dengan dukungan tersebut, performa mental dapat tetap optimal meskipun berada dalam tekanan atau kelelahan.

5. Meningkatkan Performa Olahraga

Rhodiola rosea dapat membantu mengurangi rasa lelah selama aktivitas fisik dengan menurunkan persepsi kelelahan sehingga tubuh terasa lebih ringan saat berolahraga. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu mengurangi kerusakan otot dan stres oksidatif setelah latihan intens.

Beberapa temuan juga menunjukkan adanya peningkatan kekuatan eksplosif dan waktu reaksi yang lebih cepat, yang bermanfaat dalam olahraga dengan intensitas tinggi. Meskipun demikian, efek terhadap daya tahan jangka panjang dapat bervariasi pada setiap individu.

6. Berpotensi Membantu Mengelola Diabetes

Salah satu senyawa aktifnya, salidroside, diketahui memiliki potensi dalam melindungi sel beta pankreas yang berperan dalam produksi insulin. Perlindungan ini penting karena gangguan fungsi sel beta dapat memicu peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Dengan menjaga fungsi sel tersebut, rhodiola rosea berpotensi membantu mendukung pengelolaan gula darah secara lebih stabil. Namun, penggunaannya tetap perlu dikombinasikan dengan pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, serta pengawasan medis.

7. Memiliki Potensi Antikanker

Senyawa salidroside dalam tanaman ini menunjukkan aktivitas yang dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker dalam pengujian laboratorium. Aktivitas tersebut mencakup potensi dalam menekan perkembangan sel kanker paru, kanker usus besar, kanker kandung kemih, hingga kanker payudara.

Meskipun hasil tersebut menunjukkan potensi yang menjanjikan, efektivitasnya pada manusia masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui studi klinis. Oleh karena itu, rhodiola rosea tidak dapat Anda jadikan sebagai terapi utama kanker, melainkan hanya sebagai bahan yang sedang diteliti potensinya.

8. Membantu Mengurangi Kecemasan

Rhodiola rosea mengandung antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas dan mendukung kestabilan sistem saraf saat menghadapi tekanan emosional. Dukungan ini dapat membantu meredakan rasa cemas berlebihan yang muncul akibat stres berkepanjangan.

Dengan respons tubuh yang lebih seimbang terhadap stres, perasaan gelisah dan tegang dapat berkurang secara bertahap. Efek ini membuatnya sering berguna sebagai pendamping dalam menjaga kesehatan mental sehari-hari.

9. Membantu Memperlambat Tanda-Tanda Penuaan

Kerusakan sel akibat proses penuaan alami dan paparan lingkungan seperti polusi atau asap rokok dapat diperlambat dengan bantuan antioksidan. Rhodiola rosea membantu melindungi DNA dan struktur sel dari kerusakan yang mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan.

Dengan perlindungan tersebut, fungsi sel tubuh dapat bertahan lebih lama dan proses penuaan berjalan lebih optimal. Hal ini menjadikan tanaman ini populer sebagai bagian dari gaya hidup sehat untuk menjaga vitalitas jangka panjang.

Baca Juga: Kaya Nutrisi, 15 Jenis Tanaman Obat untuk kesehatan

Dosis Rhodiola Rosea

Belum ada dosis standar yang berlaku untuk semua orang dalam penggunaan Rhodiola rosea, karena kebutuhan setiap individu dapat berbeda tergantung kondisi kesehatan dan tujuan konsumsinya. Secara umum, asupan harian sekitar 400–600 mg sering digunakan untuk membantu mendukung energi, mengurangi stres, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Pada kondisi tertentu, terdapat penggunaan dalam jumlah yang lebih tinggi, misalnya hingga 1.500 mg per hari untuk mendukung performa fisik, namun dosis besar tidak selalu cocok bagi semua orang. Untuk alasan keamanan, sebaiknya konsumsi Rhodiola rosea Anda sesuaikan dengan riwayat kesehatan, obat yang sedang Anda konsumsi, dan konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis agar manfaatnya optimal serta risiko efek samping dapat Anda cegah.

Baca Juga: 10 Obat Darah Tinggi Alami untuk Mengatasi Hipertensi

Efek Samping Rhodiola Rosea

Meskipun Rhodiola rosea terkenal sebagai suplemen herbal yang relatif aman, penggunaannya tetap dapat menimbulkan efek samping pada sebagian orang. Karena setiap tubuh memiliki respons yang berbeda, penting untuk memahami potensi risiko sebelum mengonsumsinya secara rutin.

1. Interaksi dengan Obat Medis

Rhodiola rosea memiliki efek dalam membantu mengurangi stres dan kecemasan, sehingga sebagian orang dengan gangguan kecemasan mungkin tergoda untuk mengombinasikannya dengan obat penenang atau antikecemasan. Namun, penggunaan bersamaan dengan obat tertentu berpotensi menimbulkan interaksi, termasuk gangguan irama jantung atau perubahan tekanan darah yang tidak stabil.

Selain obat antikecemasan, suplemen ini juga dapat berinteraksi dengan obat yang memengaruhi sistem saraf pusat atau metabolisme tubuh. Untuk menghindari risiko yang tidak Anda inginkan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum menggabungkannya dengan terapi lain.

2. Penggunaan Jangka Panjang

Penggunaan Rhodiola rosea dalam jangka panjang belum sepenuhnya dipahami, karena sebagian besar pemakaian yang umum dilakukan berlangsung dalam periode relatif singkat. Untuk alasan kehati-hatian, konsumsi biasanya dibatasi sekitar 6 hingga 12 minggu sebelum mempertimbangkan jeda penggunaan.

Membatasi durasi pemakaian dapat membantu mengurangi kemungkinan efek yang belum diketahui jika Anda gunakan terus-menerus dalam waktu lama. Jika ingin menggunakan kembali setelah periode tersebut, sebaiknya lakukan evaluasi kondisi kesehatan terlebih dahulu.

3. Kelompok dengan Pertimbangan Khusus

Belum banyak informasi mengenai keamanan Rhodiola rosea pada ibu hamil maupun menyusui, sehingga penggunaannya pada kelompok ini memerlukan pertimbangan ekstra. Demi keselamatan ibu dan janin, konsultasi dengan dokter sangat perlu sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen ini.

Selain itu, individu dengan kondisi medis tertentu atau yang sedang menjalani pengobatan rutin juga perlu berhati-hati agar tidak terjadi reaksi yang merugikan. Pendekatan yang bijak adalah memastikan bahwa konsumsi Rhodiola rosea benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan pribadi.

Baca Juga: 10 Obat Penurun Kolesterol Alami dari Tanaman Herbal

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsi rhodiola rosea, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Ditinjau secara medis oleh dr. Sony Prabowo, terakhir pada 15 Mei 2026
Diterbitkan 17 Mei 2026
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-rhodiola Health Benefits of Rhodiola. Diakses Mei 2026
  2. healthline 7 Science-Backed Health Benefits of Rhodiola rosea. Diakses Mei 2026
  3. Health 7 Health Benefits of Rhodiola. Diakses Mei 2026

Artikel Terkait

  • vaksin mr adalah
    Manfaat Vaksin MR, Dosis Pemberian, dan Efek SampingKesehatan Tubuh
  • Apa itu Kemoterapi Kanker? Kenali Jenis dan Efek Sampingnya!
    Kemoterapi Kanker: Jenis, Prosedur, dan Efek Sampingkanker
  • antihistamin adalah
    Fungsi Antihistamin, Jenis, Dosis, dan Efek SampingRekomendasi Obat
  • fungsi albendazole
    Fungsi Albendazole, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingKesehatan Tubuh
  • Ketoconazole
    Fungsi Ketoconazole, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingKesehatan Tubuh
  • Obat Gabapentin
    Fungsi Gabapentin, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingRekomendasi Obat
  • obat cetirizine
    Fungsi Cetirizine, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingRekomendasi Obat
Tagged under: Kandungan Gizi

Artikel Terkait

  • vaksin mr adalah
    Manfaat Vaksin MR, Dosis Pemberian, dan Efek SampingKesehatan Tubuh
  • Apa itu Kemoterapi Kanker? Kenali Jenis dan Efek Sampingnya!
    Kemoterapi Kanker: Jenis, Prosedur, dan Efek Sampingkanker
  • antihistamin adalah
    Fungsi Antihistamin, Jenis, Dosis, dan Efek SampingRekomendasi Obat
  • fungsi albendazole
    Fungsi Albendazole, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingKesehatan Tubuh
  • Ketoconazole
    Fungsi Ketoconazole, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingKesehatan Tubuh
  • Obat Gabapentin
    Fungsi Gabapentin, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingRekomendasi Obat
  • obat cetirizine
    Fungsi Cetirizine, Dosis, Aturan Minum, dan Efek SampingRekomendasi Obat

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter