Ditulis oleh Tim Konten Medis
Manfaat pare sangat beragam, mulai dari mengontrol gula darah, meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan kulit, hingga memperkuat sistem pencernaan dan organ reproduksi. Namun, karena pare juga dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan.

Pare kaya akan serat dan nutrisi baik untuk tubuh.
Pare atau bitter melon adalah tanaman yang banyak orang hindari karena rasanya yang pahit. Namun, dibalik rasa tersebut, pare menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya manfaat pare untuk pria dan miss V perempuan.
Meski demikian, tidak semua orang bisa langsung cocok dengan pare, apalagi jika mengonsumsi secara mentah. Oleh karena itu, penting untuk memahami kandungan gizi, manfaat, hingga potensi resikonya agar tidak salah dalam mengonsumsinya.
Kandungan Gizi Pare
Pare merupakan sumber antioksidan alami, vitamin, dan mineral penting. Dalam 100 gram pare mentah, terkandung sekitar:
- Kalori: 21 kkal
- Karbohidrat: 4 gram
- Serat: 2 gram
- Vitamin C: 99% dari Nilai Harian (DV)
- Vitamin A: 2% dari Nilai Harian (DV)
- Zat Besi: 4% dari Nilai Harian (dv)
Pare juga kaya akan kalsium, kalium, seng, magnesium, dan fosfor. Bahkan, senyawa antioksidan yang ada di dalam kandungan pare, dapat membantu melindungi sel Anda dari kerusakan.
Baca Juga: Kaya Nutrisi, 15 jenis Tanaman Obat untuk Kesehatan
Manfaat Pare
Di balik rasa pahitnya, manfaat pare mentah maupun matang untuk kesehatan sangat beragam. Tanaman herbal ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun, terutama di Asia dan Afrika.
Dengan kandungan gizi yang kaya seperti vitamin, mineral, antioksidan, hingga senyawa aktif alami, pare layak dipertimbangkan sebagai bagian dari pola makan sehat. Berikut ini adalah khasiat pare untuk kesehatan jika dikonsumsi secara teratur namun tetap dalam jumlah yang moderat:
1. Dapat membantu mengelola gula darah
Pare dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang paling efektif untuk membantu mengontrol kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes tipe 2. Kandungan senyawa aktif seperti charantin, polipeptida-P, dan vicine bekerja dengan cara meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam sel, sekaligus meniru efek insulin dalam tubuh.
Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak pare dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa secara signifikan. Meski begitu, konsumsinya tetap perlu pengawasan agar tidak menimbulkan hipoglikemia (gula darah terlalu rendah).
Baca Juga: Tanaman Obat Diabetes yang Harus Anda Ketahui
2. Dapat Membantu Mengelola Berat Badan
Pare menjadi makanan yang cocok untuk diet, karena dalam 100 gram pare hanya terdapat sekitar 17 hingga 20 kalori, namun kaya akan serat larut yang bisa memberikan rasa kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebih. Kandungan airnya yang tinggi juga dapat membantu hidrasi dan metabolisme tubuh.
3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Pare bisa mengobati penyakit karena kaya akan vitamin C, yaitu antioksidan kuat yang berperan dalam memperkuat sistem imun dan mempercepat penyembuhan luka. Vitamin C juga membantu tubuh melawan infeksi dengan meningkatkan produksi sel darah putih dan melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.
Selain itu, kandungan antioksidan lainnya seperti flavonoid dan fenol di dalam pare juga memberikan efek perlindungan terhadap radikal bebas yang memicu berbagai penyakit kronis.
4. Menjaga Kesehatan Kulit
Bagi Anda yang memiliki masalah kulit seperti jerawat atau penuaan dini, pare bisa menjadi solusi alami yang layak untuk Anda coba. Manfaat pare untuk kulit dan wajah yaitu dapat melawan radikal bebas, mempercepat regenerasi sel kulit, dan mengurangi peradangan, karena Kandungan vitamin A, vitamin C, dan antioksidan dalam pare bekerja secara sinergis.
5. Kaya Serat untuk Pencernaan
Serat pangan dalam pare membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, memperlancar buang air besar, dan mencegah sembelit. Efek probiotik dari serat juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Mengonsumsi pare secara teratur dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap seimbang dan sehat.
6. Menjaga Kesehatan Hati
Pare membantu fungsi detoksifikasi alami tubuh melalui peranannya dalam menjaga kesehatan hati. Senyawa aktif dalam pare mampu mengurangi penumpukan lemak di hati dan meningkatkan enzim hati yang bertugas menetralisir racun.
Dalam pengobatan tradisional, pare berguna untuk meredakan masalah hati ringan seperti peradangan hati atau gangguan fungsi hati akibat gaya hidup yang tidak sehat. Meski begitu, efek ini masih perlu penelitian lebih lanjut dalam skala klinis.
7. Dapat membantu mencegah Kanker
Beberapa studi praklinis menunjukkan bahwa ekstrak pare memiliki aktivitas antikanker, terutama terhadap sel kanker payudara, kanker prostat, dan kanker hati. Hal ini bisa berasal dari kandungan senyawa fitokimia seperti momordicin dan karavilosida, yang mampu menghambat proliferasi sel kanker serta memicu kematian sel abnormal.
Meski hasilnya menjanjikan, manfaat ini belum bisa menjadi pengganti terapi medis, melainkan lebih ke arah pencegahan pendukung melalui pola makan sehat.
8. Mencegah Kekurangan Zat Besi dan Anemia
Pare mengandung zat besi dan folat yang penting untuk produksi sel darah merah. Kedua nutrisi ini membantu mencegah terjadinya anemia.
Dengan mengonsumsi pare, tubuh tetap mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Khasiat pare untuk kesehatan ini sangat penting bagi siapa saja yang mudah lemas akibat kurang darah.
Baca Juga: Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Miss V yang Efektif
9. Membantu Mengurangi Peradangan
Kandungan anti-inflamasi dalam pare mampu mengurangi peradangan pada tubuh. Hal ini dapat meringankan kondisi yang berhubungan dengan nyeri sendi dan masalah peradangan lainnya.
Khasiat pare untuk kesehatan ini juga sekaligus memperkuat daya tahan tubuh agar lebih optimal. Pare bisa menjadi sayur rutin agar tubuh tetap terjaga keseimbangannya.
10. Dapat Menurunkan Kolesterol
Senyawa dalam pare membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah. Efek ini sangat penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Mengonsumsi pare secara rutin dapat menurunkan risiko aterosklerosis, yaitu penyempitan arteri akibat penumpukan plak. Selain itu, pare juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil karena kandungan kaliumnya yang cukup tinggi.
Efek Samping Konsumsi Pare
Meski kaya manfaat, konsumsi pare dalam jumlah berlebihan atau dalam kondisi tertentu bisa memicu efek samping pare. Efek ini cenderung lebih sering terjadi ketika mengonsumsi pare mentah atau menjadikan jus dalam jumlah besar.
Beberapa risiko efek samping pare antara lain:
- Gangguan pencernaan seperti mual, perut kembung, maag, dan diare
- Sakit kepala
- Hipoglikemia, yaitu kadar gula darah yang terlalu rendah, bisa terjadi bila konsumsi pare bersamaan dengan obat diabetes tanpa pengawasan dokter.
- Masalah kehamilan, karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa pare bisa menyebabkan kontraksi rahim, sehingga tidak baik untuk ibu hamil tanpa konsultasi medis.
Efek samping makan pare mentah yang belum dimasak dengan benar bisa meningkatkan risiko keracunan ringan, terutama pada anak-anak atau orang dengan sistem pencernaan sensitif. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi pare harian dan memperhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsinya, khususnya dalam bentuk mentah atau ekstrak pekat.
Dan Jika Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsinya, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Yuk, jaga kesehatan secara menyeluruh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Baca Juga: 10 Obat Penurun Kolestrol Alami dari Tanaman Herbal
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- healthline. 6 Benefits of Bitter Melon (Bitter Gourd) and its Extract. Agustus 2025.
- Cleveland Clinic. The Health Benefits of Bitter Melon. Agustus 2025.
- health. Health Benefits of Bitter Melon. Agustus 2025.