Makanan pantangan untuk neuropati meliputi makanan tinggi gula, lemak jenuh, lemak trans, makanan siap saji, alkohol, hingga makanan tinggi garam. Penderita neuropati sebaiknya banyak mengonsumsi makanan sehat yang tinggi kandungan omega-3, sayuran kaya vitamin B, C, dan A, hingga buah-buahan seperti beri, kiwi, apel, aprikot, hingga semangka.

Penyakit neuropati adalah kondisi ketika saraf mengalami kerusakan sehingga mengganggu cara tubuh merasakan sensasi, terutama pada tangan dan kaki. Kondisi ini dapat muncul secara bertahap dan sering kali menyebabkan penderita merasakan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari.
Penyebab neuropati sangat beragam, mulai dari diabetes, kekurangan nutrisi tertentu, cedera saraf, infeksi, hingga efek samping obat. Gejalanya bisa berupa kesemutan, rasa terbakar, mati rasa, hingga kelemahan otot yang dapat memburuk apabila tidak ditangani dengan tepat.
Pantangan Makanan untuk Neuropati
Makanan yang harus dihindari jika menderita neuropati salah satunya adalah makanan yang dapat memicu peradangan dan mengganggu fungsi saraf. Mengatur pola makan sangat penting karena beberapa jenis makanan bisa memperburuk rasa nyeri, kesemutan, dan sensasi terbakar pada kaki maupun tangan.
Pantangan bagi penderita neuropati juga berkaitan dengan kebiasaan makan sehari-hari seperti konsumsi gula berlebih, produk olahan, atau alkohol. Dengan memilih makanan yang lebih sehat, dapat mengurangi risiko kerusakan saraf dan membantu proses pemulihan, termasuk memilih makanan untuk menghilangkan kesemutan agar gejala lebih terkendali.
1. Gluten
Gluten dapat memicu peradangan yang mengganggu fungsi saraf, terutama pada orang yang memiliki sensitivitas gluten atau penyakit celiac. Bahan pangan seperti gandum, barley, dan rye sering kali membuat gejala neuropati bertambah parah.
Pada beberapa orang, gluten juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting seperti vitamin B12 yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan saraf. Mengganti roti atau pasta berbahan gandum dengan pilihan seperti beras merah dan roti gandum bertunas dapat membantu mengurangi risiko peradangan.
Baca Juga: Ketahui 15 Cara Mengobati Neuropati Perifer
2. Gula Tambahan dan Pemanis Buatan
Makanan manis dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat sehingga mempercepat kerusakan saraf. Kondisi ini sangat berisiko untuk penderita neuropati diabetik, namun juga dapat memperburuk neuropati secara umum.
Pemanis buatan dan gula tersembunyi dalam makanan kemasan turut memicu peradangan pada saraf. Mengganti camilan manis dengan buah segar dapat membantu menjaga kestabilan gula darah dan mendukung penyembuhan saraf.
3. Alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak saraf secara langsung dan menghambat penyerapan nutrisi penting bagi kesehatan saraf. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati akibat alkohol dan dapat menimbulkan gejala seperti nyeri, kesemutan, dan kelemahan otot.
Alkohol juga memperburuk aliran darah, sehingga saraf kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pulih. Mengurangi atau menghentikan konsumsi alkohol dapat membantu memperbaiki fungsi saraf secara bertahap.
4. Makanan Olahan dan Mengandung Lemak Jahat
Makanan yang harus dihindari jika menderita neuropati salah satunya adalah makanan olahan tinggi natrium, gula tambahan, dan pengawet. Contohnya meliputi makanan cepat saji, keripik, sosis, dan daging olahan yang memicu peradangan saraf.
Lemak trans dan lemak jenuh dalam makanan tersebut dapat mengganggu sirkulasi darah dan meningkatkan rasa nyeri pada saraf. Mengurangi asupan makanan ini dan menggantinya dengan pilihan yang segar akan membantu memperbaiki kondisi neuropati.
5. Produk Olahan Susu
Beberapa produk susu seperti keju dan mentega tinggi lemak jenuh yang dapat memicu peradangan pada tubuh. Bagi sebagian orang, konsumsi berlebihan dapat memperburuk gejala neuropati seperti rasa panas dan kesemutan.
Jika gejala semakin parah setelah mengonsumsi produk susu, mengurangi atau menghindarinya dapat membantu meringankan ketidaknyamanan saraf. Pilihan alternatif seperti susu nabati dapat menjadi opsi yang lebih aman.
6. Biji-bijian Olahan dan Karbohidrat Halus
Karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta biasa, dan sereal instan mudah berubah menjadi gula setelah dikonsumsi. Kondisi ini meningkatkan peradangan dan memperburuk gejala neuropati.
Memilih sumber karbohidrat seperti beras merah, quinoa, dan roti gandum bertunas membantu menjaga kestabilan gula darah. Gaya makan ini lebih ramah bagi saraf dan mendukung pengurangan gejala seperti kesemutan.
7. Lemak Trans dan Lemak Jenuh
Pantangan bagi penderita neuropati juga mencakup makanan dengan lemak trans dan jenuh seperti makanan gorengan, fast food, serta daging berlemak. Lemak ini dapat menyumbat pembuluh darah dan menghambat peredaran nutrisi ke saraf.
Menggantinya dengan lemak sehat seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan berlemak membantu mengurangi peradangan. Perubahan ini dapat mendukung kondisi saraf menjadi lebih stabil dan mengurangi gejala neuropati.
8. Makanan Tinggi Garam
Makanan tinggi garam seperti camilan asin, makanan beku, dan daging olahan dapat menyebabkan retensi cairan. Kondisi ini menekan ujung saraf dan membuat rasa nyeri atau kesemutan semakin terasa.
Mengurangi garam dalam makanan sehari-hari membantu memperbaiki aliran darah dan mengurangi tekanan pada saraf. Memilih camilan sehat seperti buah segar atau kacang tanpa garam dapat membantu menjaga fungsi saraf lebih baik.
Baca Juga: 8 Bahaya Gula Darah Tinggi dan Pencegahan yang Tepat
Makanan yang Bagus untuk Penderita Neuropati
Memilih makanan yang tepat dapat membantu mengurangi gejala neuropati dan menjaga fungsi saraf tetap optimal. Kombinasi nutrisi sehat juga berperan penting dalam menjaga energi dan mengurangi peradangan pada tubuh.
1. Makanan Mengandung Omega-3
Nutrisi omega-3 membantu memperkuat jaringan saraf dan mendukung stabilitas gula darah agar tubuh bekerja lebih seimbang. Konsumsinya juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol dan memperbaiki kesehatan saraf secara keseluruhan.
- Sardin
- Salmon
- Kacang merah
- Kacang kenari
- Minyak nabati tertentu
- Biji rami
- Kacang kedelai
- Biji chia
- Bayam
2. Sayuran
Sayuran kaya vitamin, mineral, dan serat yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus menutrisi saraf. Konsumsinya juga membantu mengontrol gula darah sehingga aman untuk penderita neuropati, termasuk neuropati diabetik.
- Sayuran berdaun hijau
- Aneka rempah segar (peterseli, mint, dll.)
- Tomat
- Brokoli
- Asparagus
- Kembang kol
3. Buah-buahan
Buah-buahan dengan serat dan vitamin tinggi dapat membantu stabilisasi gula darah dan menjaga kesehatan saraf. Pilih buah yang tidak terlalu manis agar tidak memicu gejala neuropati, terutama pada penderita diabetes.
4. Kacang dan Biji-bijian
Kacang dan biji-bijian kaya lemak sehat, protein, dan mineral yang membantu memperkuat jaringan saraf. Konsumsinya juga mendukung fungsi otak dan mengurangi peradangan yang dapat memperburuk gejala neuropati.
- Kenari
- Kacang mete
- Pecan
- Kacang tanah
- Biji labu
- Biji rami
- Almond
- Biji chia
5. Gandum Utuh
Gandum utuh mengandung serat tinggi yang membantu mengatur gula darah dan menunjang kesehatan sistem pencernaan. Nutrisi di dalamnya juga mendukung peredaran darah yang lebih baik sehingga saraf mendapat pasokan energi yang cukup.
- Soba
- Amaranth
- Oat
- Quinoa
- Barley
6. Protein Rendah Lemak
Protein rendah lemak membantu menjaga massa otot dan memperkuat sistem saraf tanpa meningkatkan kadar lemak jenuh. Pilih sumber protein yang bersih dan minim bahan tambahan agar lebih aman untuk penderita neuropati.
- Yogurt Yunani plain
- Daging sapi tanpa lemak
- Dada ayam atau kalkun
- Kacang-kacangan dan kacang polong
- Tahu
- Ikan berdaging putih
Baca Juga: Inilah 7 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Saraf
Jika Anda atau keluarga Anda memiliki penyakit neuropati, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.







