Ditulis oleh Tim Konten Medis
Influenza B adalah jenis influenza yang umumnya menyebabkan demam, batuk, sakit kepala, hingga komplikasi pneumonia, bronkitis, dan gagal ginjal. Influenza B ringan bisa sembuh dengan sendirinya lewat banyak istirahat dan mencukupi kebutuhan cairan. Namun, pada kasus yang lebih parah membutuhkan obat antivirus dan vaksin flu.

Influenza B adalah penyakit menular yang menyerang saluran pernapasan karena virus influenza. Penyakit ini dapat menular dengan cepat melalui udara atau kontak langsung dengan penderita flu.
Tingkat keparahan influenza B bisa bervariasi, mulai dari gejala ringan hingga berat yang menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, bronkitis, atau memperburuk penyakit kronis seperti asma dan gangguan jantung. Dalam kasus yang jarang terjadi, flu juga dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa seperti peradangan otak (ensefalitis), gagal napas, hingga kematian.
Penyebab Influenza B
Virus influenza B adalah jenis virus yang menyerang sistem pernapasan, termasuk hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Saat tubuh terpapar virus ini, sistem kekebalan akan bereaksi untuk melawan infeksi, dan gejala flu yang muncul merupakan hasil dari respons tubuh tersebut.
Penularan influenza B umumnya terjadi melalui udara ketika seseorang menghirup percikan lendir yang keluar saat orang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Selain itu, virus juga dapat menular melalui sentuhan dengan permukaan atau benda yang terkontaminasi, kemudian menyentuh area wajah seperti mulut atau hidung.
Beberapa kondisi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena influenza B, di antaranya:
- Asma
- Penyakit paru obstruktif kronik (COPD)
- Kanker
- Diabetes
- Penyakit jantung
- HIV dan AIDS
- Kehamilan
Selain itu, usia juga berperan penting, di mana anak-anak, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih rentan terhadap infeksi virus ini.
Baca Juga: Aturan Vaksin Influenza, Jenis, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Gejala Influenza B
Flu adalah penyakit karena virus influenza yang menyerang saluran pernapasan dan dapat menyebar dengan cepat. Ciri-ciri umumnya mirip dengan flu biasa, namun gejalanya bisa lebih berat dan berlangsung lebih lama jika tidak segera Anda tangani.
Beberapa gejala umum yang sering muncul antara lain demam tinggi, batuk, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Mengenali ciri-cirinya sejak awal sangat penting agar pengobatan bisa Anda lakukan lebih cepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Berikut gejalanya influenza b:
1. Gejala pada Pernapasan
Influenza B dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan yang mirip dengan pilek, namun biasanya lebih parah. Gejala yang bisa Anda rasakan meliputi:
- Batuk yang terus-menerus
- Hidung tersumbat atau berair
- Sakit tenggorokan
- Sesak napas atau napas berbunyi
Pada penderita asma, flu jenis ini juga dapat memperburuk gejala dan memicu serangan asma. Jika tidak segera Anda obati, infeksi ini dapat berkembang menjadi pneumonia, bronkitis, atau bahkan gagal napas.
2. Gejala pada Tubuh
Selain menyerang pernapasan, influenza B juga memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Gejala yang sering muncul antara lain:
- Demam tinggi hingga 41°C yang bisa berlangsung beberapa hari
- Tubuh terasa lemah dan cepat lelah
- Menggigil serta muncul nyeri otot dan sendi
- Rasa sakit di perut atau dada
Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan pada organ penting seperti jantung atau ginjal jika tidak Anda tangani dengan baik.
3. Gejala pada Sistem Pencernaan
Meskipun jarang terjadi, influenza B kadang juga menimbulkan gejala pada sistem pencernaan. Beberapa tanda yang mungkin muncul meliputi:
- Mual dan muntah
- Nyeri perut
- Kehilangan nafsu makan
- Ketidaknyamanan di perut bagian atas
Perlu Anda ketahui bahwa gejala ini berbeda dari infeksi perut atau stomach flu karena influenza B terutama menyerang sistem pernapasan, bukan pencernaan.
Baca Juga: Mengenal Flu Burung H5N2 yang Sebabkan Kematian pada Manusia
Cara Mengatasi Influenza B
Mengatasinya adalah hal yang penting agar gejalanya tidak berkembang menjadi lebih parah dan tubuh bisa pulih lebih cepat. Ciri-ciri influenza B yang muncul dapat Anda kurangi dengan perawatan sederhana di rumah, obat bebas, atau penggunaan obat antivirus sesuai anjuran dokter. Berikut cara mengatasi yang bisa Anda lakukan:
1. Pengobatan di Rumah
Istirahat yang cukup dan menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan langkah pertama untuk membantu sistem kekebalan melawan virus influenza. Selain itu, sebaiknya hindari aktivitas di luar rumah agar tidak menularkan virus ke orang lain dan gunakan masker bila harus bepergian untuk alasan medis.
2. Obat Bebas
Jika cara alami belum cukup membantu, obat bebas dapat Anda gunakan untuk meredakan gejala seperti sakit kepala, demam, dan batuk. Beberapa obat yang umum digunakan antara lain paracetamol atau ibuprofen, namun pastikan penggunaannya sesuai dosis dan petunjuk dokter, terutama untuk anak-anak.
3. Obat Antivirus
Dalam kasus influenza B yang lebih berat, dokter mungkin akan meresepkan obat antivirus untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi keparahan gejala. Obat ini bekerja langsung melawan virus sehingga memperpendek durasi sakit dan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius. Beberapa jenis obat antivirus yang biasa digunakan meliputi:
- peramivir
- zanamivir
- oseltamivir phosphate
- baloxavir marboxil
Konsumsi obat antivirus sebaiknya Anda lakukan dalam 48 jam pertama setelah gejala muncul agar efeknya lebih optimal. Penggunaan obat-obatan ini juga harus sesuai resep dokter untuk memastikan keamanan dan efektivitas pengobatan.
Bisakah Influnza B Dicegah?
Influenza B dapat Anda cegah dengan langkah sederhana seperti vaksinasi tahunan, menjaga kebersihan diri, dan menerapkan gaya hidup sehat. Vaksin flu adalah cara paling efektif untuk melindungi tubuh dari virus influenza B karena membantu sistem kekebalan mengenali dan melawan infeksi lebih cepat.
Setiap orang yang berusia enam bulan ke atas disarankan untuk mendapatkan vaksin flu setiap tahun, idealnya sebelum musim flu dimulai. Bayi di bawah usia enam bulan memang belum bisa divaksin, namun perlindungan tetap bisa Anda berikan dengan memastikan orang tua dan anggota keluarga lainnya sudah menerima vaksin.
Baca Juga: Penyakit Flu Babi: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Yuk kunjungi Ciputra Hospital, dan dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Sony Prabowo, MARS
Source
- Choc. Influenza B: What parents should know. Februari 2026
- healthline. What Are the Symptoms of Influenza B?. Februari 2026
- health. What To Know About Influenza B (Flu). Februari 2026






