Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. 10 Gejala Diabetes yang Mudah Dikenali
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • 10 Gejala Diabetes yang Mudah Dikenali
Asifah
Selasa, 18 Agustus 2026 / Published in Artikel Kesehatan

10 Gejala Diabetes yang Mudah Dikenali

Gejala utama diabetes adalah sering buang air kecil, merasa haus terus-menerus, berat badan menurun dengan cepat tanpa alasan yang jelas, mudah lapar, hingga mengalami gangguan penglihatan dan luka tak kunjung sembuh. Cara mengetahuinya dapat Anda lakukan dengan tes gula darah di rumah sakit terdekat.

Gejala diabetes
Gejala diabetes diantaranya mudah haus dan luka yang lama sembuh.

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang kerap tidak Anda sadari karena gejalanya muncul secara perlahan. Banyak orang baru mengetahui bahwa mereka mengidap penyakit tersebut setelah mengalami keluhan yang cukup parah.

Padahal, mengenali gejalanya sejak awal dapat membantu mencegah komplikasi serius yang berisiko pada jantung, saraf, hingga penglihatan. Dengan mengetahui tanda-tandanya, Anda bisa segera melakukan pemeriksaan kadar gula dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Daftar Isi

Toggle
  • Gejala Diabetes
    • 1. Rasa Haus dan Sering Buang Air Kecil
    • 2. Cepat Lapar Meskipun Baru Makan
    • 3. Penurunan Berat Badan Secara Tiba-Tiba
    • 4. Luka yang Lama Sembuh
    • 5. Gangguan Penglihatan atau Mata Buram
    • 6. Kesemutan atau Mati Rasa di Tangan dan Kaki
    • 7. Mudah Lelah dan Sulit Fokus
    • 8. Kulit Kering dan Gatal
    • 9. Infeksi Jamur atau Bakteri
    • 10. Gusi Bengkak dan Mudah Berdarah

Gejala Diabetes

Gejala penyakit ini sering kali muncul secara perlahan dan kerap orang abaikan karena tampak seperti keluhan ringan sehari-hari. Padahal, mengenali tanda-tanda diabetes sejak dini sangat penting agar penyakit tersebut dapat Anda kendalikan sebelum menimbulkan komplikasi serius. Berikut gejalanya yang perlu Anda waspadai:

1. Rasa Haus dan Sering Buang Air Kecil

Salah satu ciri-ciri diabetes yang paling umum adalah sering merasa haus dan buang air kecil berulang kali, terutama di malam hari. Kondisi ini terjadi karena kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal bekerja keras untuk mengeluarkan kelebihan gula melalui urine.

Akibatnya, tubuh kehilangan banyak cairan dan memicu rasa haus yang berlebihan. Bila hal ini berlangsung terus-menerus, bisa menjadi gejala awal yang memerlukan pemeriksaan medis.

Baca Juga: Apa Penyebab Diabetes? Waspadai Genetik dan Gaya Hidup

2. Cepat Lapar Meskipun Baru Makan

Tubuh penderita penyakit diabetes kesulitan memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi karena gangguan pada hormon insulin. Akibatnya, meskipun sudah makan cukup, tubuh tetap merasa kekurangan energi.

Rasa lapar berlebih ini bernama polifagia dan bisa membuat penderitanya sering mencari makanan manis atau berkarbohidrat tinggi. Jika pola makan tidak terkontrol, kadar gula darah bisa meningkat semakin parah.

3. Penurunan Berat Badan Secara Tiba-Tiba

Penurunan berat badan tanpa alasan jelas dapat menjadi tanda-tandanya yang sering terlewat. Ketika insulin tidak bekerja dengan baik, tubuh mulai membakar lemak dan otot sebagai sumber energi alternatif.

Hal ini membuat berat badan turun drastis meski tidak sedang diet atau berolahraga berlebihan. Jika berat badan Anda menurun lebih dari 5% dalam waktu singkat, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk melakukan tes gula darah.

4. Luka yang Lama Sembuh

Luka yang sulit sembuh juga termasuk gejalanya yang khas. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil dan memperlambat aliran oksigen ke area luka.

Selain itu, sistem imun yang melemah akibat penyakit tersebut membuat infeksi lebih mudah terjadi. Luka kecil pun bisa berkembang menjadi infeksi serius bila tidak segera Anda obati.

5. Gangguan Penglihatan atau Mata Buram

Gula darah yang tidak terkontrol dapat memengaruhi saraf dan pembuluh darah di area mata. Kondisi ini membuat lensa mata membengkak, sehingga penglihatan menjadi buram atau berbayang.

Jika Anda biarkan, gangguan ini bisa berkembang menjadi retinopati diabetik yang menyebabkan penurunan penglihatan permanen. Penglihatan yang kabur secara tiba-tiba bisa menjadi gejala awal yang perlu Anda waspadai.

6. Kesemutan atau Mati Rasa di Tangan dan Kaki

Kesemutan yang terjadi terus-menerus bisa menandakan adanya kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tinggi. Biasanya gejala ini terasa di ujung jari tangan atau kaki dan semakin parah seiring waktu.

Jika Anda biarkan, kondisi ini bisa mengganggu keseimbangan tubuh dan meningkatkan risiko luka tanpa Anda sadari. Oleh karena itu, menjaga kadar gula tetap stabil sangat penting untuk mencegah komplikasi saraf.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda dan Pencegahannya

7. Mudah Lelah dan Sulit Fokus

Penderita penyakit ini sering merasa cepat lelah karena tubuh tidak bisa memanfaatkan glukosa untuk energi secara efektif. Akibatnya, mereka mudah mengantuk, tidak bertenaga, atau sulit berkonsentrasi.

Kelelahan yang terus terjadi meskipun sudah cukup istirahat bisa menjadi tanda bahwa kadar gula darah sedang tidak stabil. Pemeriksaan kadar glukosa bisa membantu memastikan apakah kondisi ini berkaitan dengan penyakit tersebut.

8. Kulit Kering dan Gatal

Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga kulit menjadi kering, kulit bersisik, dan mudah gatal. Selain itu, sirkulasi darah yang terganggu juga memengaruhi kelembapan alami kulit.

Masalah kulit ini sering muncul di area kaki, tangan, atau punggung. Kulit kering yang tidak segera Anda tangani bisa menimbulkan luka dan meningkatkan risiko infeksi bagi penderitanya.

9. Infeksi Jamur atau Bakteri

Gejalanya pada wanita yang sering muncul adalah infeksi jamur pada area kewanitaan karena adanya pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan. Kadar gula darah tinggi menciptakan lingkungan ideal bagi jamur dan bakteri untuk berkembang.

Infeksi ini biasanya muncul dengan keluhan gatal, keputihan, dan rasa tidak nyaman. Selain di area genital, infeksi juga bisa muncul di lipatan kulit, ketiak, atau mulut.

10. Gusi Bengkak dan Mudah Berdarah

Masalah pada gigi dan gusi juga bisa menjadi salah satu ciri-cirinya. Gula darah tinggi mendukung pertumbuhan bakteri di dalam mulut, sehingga menyebabkan infeksi pada gusi.

Tanda-tandanya meliputi gusi merah, gusi bengkak, dan mudah berdarah saat menyikat gigi. Menjaga kebersihan mulut dan rutin memeriksakan gigi sangat penting bagi penderitanya.

Baca Juga: Ciri-Ciri Diabetes pada Pria dan Dampaknya pada Kesuburan

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala-gejala penyakit tersebut, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Ditinjau secara medis oleh dr. Steffe Lie, terakhir pada 18 Agustus 2026
Diterbitkan 18 Agustus 2026
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. Diabetes.co.uk Aloe Vera and Diabetes. Diakses Agustus 2026
  2. Mayo Clinic Diabetes symptoms: When diabetes symptoms are a concern. Diakses Agustus 2026
  3. Cleveland Clinic Diabetes. Diakses Agustus 2026

Artikel Terkait

  • Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2
    5 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Mudah DikenaliKesehatan Tubuh
  • warna urine tanda diabetes
    Ciri-Ciri Warna Urine Tanda Diabetes, Berwarna Keruh?Kesehatan Ginjal
  • Diabetes Insipidus
    Diabetes Insipidusdiabetes insipidus
  • Hari Diabetes Sedunia: Ingatkan Akses Perawatan Diabetes
    Hari Diabetes Sedunia: Ingatkan Akses Perawatan Diabetesdiabetes sedunia
Tagged under: Gangguan Penyakit

Artikel Terkait

  • Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2
    5 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Mudah DikenaliKesehatan Tubuh
  • warna urine tanda diabetes
    Ciri-Ciri Warna Urine Tanda Diabetes, Berwarna Keruh?Kesehatan Ginjal
  • Diabetes Insipidus
    Diabetes Insipidusdiabetes insipidus
  • Hari Diabetes Sedunia: Ingatkan Akses Perawatan Diabetes
    Hari Diabetes Sedunia: Ingatkan Akses Perawatan Diabetesdiabetes sedunia

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter