Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Apa Itu Kanker Serviks? Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Apa Itu Kanker Serviks? Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Defara
Rabu, 22 Mei 2024 / Published in Artikel Kesehatan, Kanker, Kanker Serviks

Apa Itu Kanker Serviks? Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Kanker serviks adalah kanker yang tumbuh di leher rahim (serviks) yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV) menular seksual. Di Indonesia, kanker ini termasuk salah satu jenis kanker yang paling banyak dialami perempuan. Gejala awal sering tidak terasa dan baru muncul jelas saat memasuki stadium lanjut, seperti perdarahan abnormal dan keputihan berbau tidak sedap. Deteksi dini lewat pap smear atau tes IVA sangat penting karena kanker serviks yang ditemukan pada stadium awal memiliki peluang kesembuhan jauh lebih tinggi.

Kanker serviks

Karsinoma sel skuamosa termasuk kanker serviks.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Kanker Serviks?
  • Jenis Kanker Serviks
    • 1. Karsinoma Sel Skuamosa (KSS)
    • 2. Adenokarsinoma
  • Penyebab Kanker Serviks dan Faktor Risikonya
    • Faktor Risiko Penyebab Kanker Serviks
  • Ciri-Ciri Kanker Serviks
    • 1. Stadium Awal
    • 2. Stadium Sedang
    • 3. Stadium Lanjut
  • Diagnosis Kanker Serviks
    • 1. Tes Skrining
    • 2. Tes Lanjutan
  • Apakah Kanker Serviks Bisa Sembuh?
  • Komplikasi Kanker Serviks
  • Pengobatan Kanker Serviks
  • Cara Mencegah Kanker Serviks
  • Kapan Harus ke Dokter?
  • FAQ
    • Apakah kanker serviks bisa dicegah?
    • Apakah kanker serviks menular?
    • Apa beda kanker serviks dan kanker rahim?
    • Di usia berapa sebaiknya mulai skrining kanker serviks?
    • Apakah kanker serviks bisa sembuh total?

Apa Itu Kanker Serviks?

Cervical cancer atau kanker serviks adalah jenis kanker yang berasal dari sel-sel leher rahim atau serviks, bagian bawah dari rahim yang menghubungkannya dengan vagina. Penyakit ini berkembang secara perlahan dan biasanya dimulai dengan perubahan sel pada serviks, yang disebut displasia.

Ketika displasia ini tidak diobati, ia dapat berkembang menjadi kanker serviks atau kanker mulut rahim yang sebenarnya. Gejala kanker serviks mungkin tidak muncul pada tahap awal, tetapi pada tahap lanjut.

Untuk mencegah kanker mulut rahim, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin seperti tes pap smear dan vaksinasi HPV, serta menghindari faktor risiko seperti merokok dan memiliki hubungan seksual yang aman. Deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat meningkatkan peluang kesembuhan dari cervical cancer.

Baca Juga: Makanan Penyebab Kanker Serviks Ini Perlu Dihindari

Jenis Kanker Serviks

Kanker serviks terbagi menjadi dua tipe berdasarkan jenis sel di mana kanker tersebut tumbuh. Jenis utama kanker ini adalah:

1. Karsinoma Sel Skuamosa (KSS)

    Karsinoma Sel Skuamosa (KSS) adalah jenis yang umum terjadi pada wanita. Jenis ini mulai dari lapisan luar leher rahim yang disebut skuamosa serviks. Meskipun tumbuhnya cenderung lambat, KSS bisa menyebar ke organ tubuh lain dan sulit disembuhkan.

    Gejalanya dapat berupa gatal-gatal, bercak merah bersisik, benjolan yang kering, serta perubahan warna pada lidah, gusi, mulut, dan langit-langit mulut. Gejala awal KSS bisa berupa bercak putih yang sulit bersih.

    Jika KSS sudah menyebar ke organ lain, gejalanya bisa berupa benjolan merah yang keras, luka yang sulit sembuh, gatal, dan mudah berdarah.

    2. Adenokarsinoma

      Adenokarsinoma adalah jenis yang tumbuh di sel kelenjar saluran leher rahim. Meskipun langka, adenokarsinoma termasuk kanker ganas. Gejalanya meliputi kelelahan, penurunan berat badan yang signifikan, dan nyeri hebat.

      Jenis adenokarsinoma memiliki angka kematian yang lebih tinggi daripada KSS. Penderita stadium empat dapat mengalami kehilangan selera makan dan kulit wajah yang pucat.

      Penyebab Kanker Serviks dan Faktor Risikonya

      Sebuah penelitian Journal of Obstetrics and Gynaecology, mengungkapkan bahwa sebanyak 99,7% kasus cervical cancer terjadi akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV). Meskipun terdapat lebih dari seratus jenis HPV. tetapi hingga saat ini hanya ada sekitar 13 jenis HPV yang dapat menjadi penyebab kanker serviks.

      Penularan virus ini seringkali terjadi melalui aktivitas seksual. Dalam tubuh wanita, virus penyebab kanker leher rahim ini menghasilkan dua jenis protein, yaitu E6 dan E7.

      Kedua protein ini memiliki potensi bahaya karena mampu menonaktifkan gen-gen tertentu dalam tubuh wanita yang bertanggung jawab dalam menghentikan pertumbuhan tumor. Selain itu, kedua protein ini juga memicu pertumbuhan sel-sel di dinding rahim dengan tingkat keganasan yang tinggi.

      Pertumbuhan sel yang tidak normal ini pada akhirnya menyebabkan perubahan gen yang memiliki sebutan sebagai mutasi gen. Mutasi gen inilah yang pada akhirnya menyebabkan perkembangan cervical cancer dalam tubuh.

      Faktor Risiko Penyebab Kanker Serviks

      Adapun beberapa faktor risiko penyebab kanker serviks yang harus Anda waspadai oleh wanita, adalah:

      • Sering berganti pasangan
      • Adanya faktor genetik dari keluarga yang terkena kanker
      • Merokok
      • Memiliki riwayat tes pap smear yang abnormal
      • Perokok pasif
      • Hubungan seks dengan orang yang sering berganti pasangan
      • Infeksi di alat kelamin karena masalah kebersihan
      • Memiliki banyak riwayat kehamilan
      • Hamil di usia yang sangat muda

      Baca Juga: Penyebab Kanker Serviks dan Faktor Risikonya

      Ciri-Ciri Kanker Serviks

      Seperti kebanyakan jenis kanker lainnya, gejala kanker serviks juga berkembang melalui beberapa tahap yang berbeda. Berikut adalah tahap-tahap umum kanker serviks beserta gejalanya:

      1. Stadium Awal

        Tahap awal kanker serviks sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Beberapa perempuan mungkin mengalami pendarahan vagina yang tidak biasa setelah hubungan seksual atau pap smear.

        Pada tahap ini, gejala mungkin sangat tidak spesifik atau bahkan tidak ada. Namun, Anda bisa mencurigai jika timbul ciri, seperti:

        • Nyeri panggul
        • Muncul kutil di tubuh
        • Perdarahan di luar masa menstruasi
        • Perdarahan setelah berhubungan seksual
        • Keputihan dengan bau dan mengandung darah
        • Bercak darah di urine
        • Sering buang air kecil

        2. Stadium Sedang

          Pada tahap ini, cervical cancer mungkin telah tumbuh dan menyebar ke jaringan di sekitarnya. Gejala yang mungkin muncul meliputi:

          • Pendarahan vagina yang lebih sering dan lebih banyak, bahkan di antara periode menstruasi atau setelah menopause
          • Nyeri panggul yang dapat menjalar ke perut bagian bawah atau punggung bagian bawah
          • Perubahan dalam pola buang air kecil atau buang air besar jika kanker telah menyebar ke organ-organ terdekat

          3. Stadium Lanjut

            Pada tahap ini, kanker serviks telah menyebar ke jaringan dan organ lain di luar daerah leher rahim.

            Gejala pada tahap ini dapat mencakup:

            • Pendarahan vagina yang berat dan terus menerus
            • Nyeri panggul yang semakin parah
            • Nyeri saat berhubungan seksual
            • Penurunan berat badan yang tidak diinginkan
            • Kelemahan umum dan kehilangan nafsu makan

            Diagnosis Kanker Serviks

            Ada beragam tes yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui apakah ada tidaknya sel kanker pada leher rahim. Berikut beberapa tesnya:

            1. Tes Skrining

              Tes skrining seperti tes Pap smear (pap test) dan tes IVA (inspeksi visual asam asetat) adalah cara umum untuk mendeteksi cervical cancer pada tahap awal. Dalam tes pap smear, dokter dapat mengambil sejumlah sel dari serviks dan memeriksanya di bawah mikroskop untuk melihat adanya perubahan atau sel kanker.

              Tes IVA, di sisi lain, melibatkan penerapan cairan asam asetat pada serviks dan pemeriksaan visual untuk melihat perubahan pada jaringan. Hasil tes ini dapat membantu dalam mendeteksi perubahan sel yang dapat menjadi tanda awal cervical cancer, sehingga memungkinkan pengobatan yang lebih efektif.

              2. Tes Lanjutan

                Jika ada tanda-tanda atau hasil tes skrining yang mencurigakan, tes lanjutan mungkin sangat penting untuk mengonfirmasi diagnosis cervical cancer dan menilai sejauh mana penyakit telah berkembang. Tes lanjutan melibatkan:

                • Colposcopy: Pemeriksaan ini menggunakan alat khusus yang memungkinkan dokter untuk memeriksa serviks secara detail. Jika ada area yang mencurigakan, dokter dapat mengambil sampel jaringan (biopsi) untuk pemeriksaan lebih lanjut.
                • Biopsi: Biopsi adalah pengambilan sampel jaringan dari serviks yang mencurigakan. Sampel ini bertujuan untuk memastikan adanya sel-sel kanker.
                • Imaging medis: Dalam beberapa kasus, tes pencitraan medis seperti CT scan, MRI, atau PET scan untuk melihat apakah kanker telah menyebar ke organ-organ lain di tubuh, seperti kelenjar getah bening atau organ panggul.
                • Staging: Setelah cervical cancer terdiagnosis, dokter dapat menentukan tahap atau stadium kanker sejauh mana penyakit tersebut telah berkembang. Hal ini membantu dalam merencanakan pengobatan yang sesuai.

                Apakah Kanker Serviks Bisa Sembuh?

                Kanker serviks umumnya dapat sembuh, terutama jika pasien diagnosis saat kanker masih dalam tahap awal. Penyakit ini terjadi di leher rahim atau serviks, yaitu saluran yang menghubungkan bagian bawah uterus dengan vagina.

                Seperti kebanyakan jenis kanker lainnya, deteksi dini menjadi kunci untuk mencapai hasil yang positif dan meningkatkan kualitas hidup. Melakukan tes pap smear tahunan dengan pengujian HPV setiap 3-5 tahun dapat mendeteksi kanker serviks pada tahap pra-kanker atau kanker ketika masih sangat bisa terobati.

                Jika sudah lebih dari tiga hingga lima tahun sejak pap smear terakhir yang normal, pastikan untuk berbicara dengan dokter kandungan untuk menjadwalkan pemeriksaan.

                Komplikasi Kanker Serviks

                Kanker serviks bisa menyebabkan berbagai komplikasi, terutama bila sel kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Penyebaran ini disebut metastasis.

                Selain penyakitnya, pengobatan kanker serviks juga menimbukan efek samping memengaruhi kesuburan sehingga membuat seseorang lebih susah hamil, menyebakan gangguan fungsi seksual, serta memicu menopause. Beberapa pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan radioterapi juga menyebabkan efek samping, antara lain:

                • Mudah lelah
                • Rambut rontok
                • Nyeri
                • Sembelit atau diare
                • Anemia
                • Mual dan muntah

                Pengobatan Kanker Serviks

                Pengobatan kanker serviks pada stadium awal, Anda dapat mempertimbangkan metode penghilangan kanker seperti pembedahan dengan menggunakan laser atau pembekuan.

                Sementara itu, pada tingkat yang lebih lanjut, pengobatan bisa melibatkan kemoterapi atau radioterapi. Namun, ketika kondisi telah mencapai tahap yang sangat parah, satu-satunya opsi yang tersisa adalah pengangkatan rahim untuk mencegah penyebaran sel kanker ke organ tubuh lainnya.

                Untuk mencegah cervical cancer, sangat penting melakukan deteksi dini dengan mengenali ciri-ciri penyakit ini sejak awal. Dengan demikian, jika gejala muncul, langkah-langkah pengobatan sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.

                Cara Mencegah Kanker Serviks

                Mencegah cervical cancer bisa Anda mulai dari gaya hidup sehat. Berikut beberapa pencegahan yang bisa Anda lakukan:

                • Vaksinasi HPV
                • Rutin menjalani tes Pap smear
                • Berhenti merokok
                • Menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat
                • Berhubungan seksual yang aman
                • Menjaga kebersihan organ intim
                • Ubah pola hidup sehat

                Baca Juga: Waspadai Gejala Awal Kanker Serviks yang Jarang Disadari

                Kapan Harus ke Dokter?

                Anda sebaiknya periksakan diri ke dokter bila mengalami beberapa gejala berikut:

                • Perdarahan vagina yang tidak normal atau terjadi di luar kondisi biasanya
                • Nyeri pada area panggul yang muncul atau berlangsung terus menerus
                • Perubahan pada cairan vagina (keputihan), seperti jumlah, warna, atau kondisi yang berbeda dari biasanya

                Segera datangi rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan yang tepat. Penanganan yang tepat akan memungkinkan kanker tersebut sembuh dan hancur.

                Bagi Anda yang ingin konsultasi lebih dalam soal kanker serviks bisa kunjungi Ciputra Hospital terdekat untuk melakukan pengobatan sesuai arahan dokter. Ciputra Hospital juga memiliki layanan Medical Check Up yang bisa mengecek kondisi kesehatan Anda. Untuk cek jadwal dokter dan janji temu bisa melalui WhatsApp. Yuk percayakan kondisi kesehatan Anda bersama Ciputra Hospital!

                FAQ

                Apakah kanker serviks bisa dicegah?

                Kanker serviks dapat dicegah dengan mengurangi faktor risiko, melakukan vaksinasi HPV, serta menjalani skrining secara rutin seperti Pap smear atau tes HPV. Pemeriksaan berkala membantu menemukan perubahan sel serviks lebih awal sebelum berkembang menjadi kanker.

                Apakah kanker serviks menular?

                Kanker serviks tidak menular dari satu orang ke orang lain. Namun, penyebab utama sebagian besar kasus kanker serviks adalah infeksi Human Papillomavirus (HPV), yaitu virus yang dapat menular melalui kontak seksual.

                Apa beda kanker serviks dan kanker rahim?

                Kanker serviks terjadi pada leher rahim, yaitu bagian bawah rahim yang terhubung dengan vagina. Sementara kanker rahim biasanya berkembang pada bagian utama rahim, terutama lapisan dalam rahim (endometrium).

                Di usia berapa sebaiknya mulai skrining kanker serviks?

                Usia untuk mulai skrining kanker serviks dapat berbeda tergantung rekomendasi kesehatan di setiap negara dan kondisi individu. Secara umum, wanita yang sudah memasuki usia dewasa atau aktif secara seksual disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jadwal pemeriksaan yang tepat.

                Apakah kanker serviks bisa sembuh total?

                Kanker serviks memiliki peluang sembuh lebih tinggi jika ditemukan dan ditangani sejak stadium awal. Keberhasilan pengobatan bergantung pada stadium kanker, penyebaran penyakit, kondisi kesehatan pasien, dan jenis terapi yang diberikan.

                Ditinjau secara medis oleh dr. Sony Prabowo, terakhir pada 9 Juli 2026
                Diterbitkan 22 Mei 2024
                Ditulis oleh Tim Konten Medis
                Sumber referensi (3)
                1. Medical News Today What You Need to Know About Cervical Cancer. Diakses Juli 2026
                2. Cleveland Clinic Cervical Cancer. Diakses Juli 2026
                3. Health Direct Cervical Cancer. Diakses Juli 2026

                Artikel Terkait

                • jenis kanker pada anak
                  9 Jenis Kanker yang Umum Terjadi pada Anak dan Gejalanyajenis kanker anak
                • 18 Tanda Gejala Kanker Paling Umum Ini Penting Dikenali
                  18 Tanda & Gejala Kanker Paling Umum Ini Penting DikenaliGangguan Penyakit
                • Gaya hidup penyebab kanker
                  9 Gaya Hidup Penyebab Kanker yang Perlu DihindariPenyakit Kanker
                Tagged under: Penyakit Kanker

                Artikel Terkait

                • jenis kanker pada anak
                  9 Jenis Kanker yang Umum Terjadi pada Anak dan Gejalanyajenis kanker anak
                • 18 Tanda Gejala Kanker Paling Umum Ini Penting Dikenali
                  18 Tanda & Gejala Kanker Paling Umum Ini Penting DikenaliGangguan Penyakit
                • Gaya hidup penyebab kanker
                  9 Gaya Hidup Penyebab Kanker yang Perlu DihindariPenyakit Kanker

                Ciputra Hospital

                Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

                Unit Rumah Sakit:

                Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
                Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
                Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
                Ciputra Hospital Surabaya

                Unit Klinik:

                Ciputra Medical Center
                Ciputra SMG Eye Clinic
                C Derma
                Ciputra IVF

                Karir / Lowongan

                • GET SOCIAL

                © 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

                TOP
                Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

                Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

                GET SOCIAL

                Rumah Sakit

                • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
                  Cari Dokter Tangerang
                • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
                  Cari Dokter Jakarta
                • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
                  Cari Dokter Banjarmasin
                • Ciputra Hospital Surabaya
                  Cari Dokter Surabaya

                Klinik

                • Ciputra Medical Center
                  Kesehatan Umum
                  Cari Dokter di Mega Kuningan
                • Ciputra SMG Eye Clinic
                  Klinik Mata · Lasik & Katarak
                  Cari Dokter di Lotte Kuningan
                  Cari Dokter di PIM Pondok Indah
                  Cari Dokter di Surabaya
                • C Derma
                  Kulit & Estetika
                  Cari Dokter di Lotte Kuningan
                  Cari Dokter di PIM Pondok Indah
                • Ciputra IVF
                  Fertilitas & Bayi Tabung
                  Cari Dokter di CitraGarden City
                  Cari Dokter di Lotte Kuningan
                • Ciputra Cardiac Center
                  Pusat Jantung
                  Cari Dokter Jantung
                • Ciputra Cancer Center
                  Pusat Kanker
                  CitraGarden Jakarta Barat

                Hubungi Kami

                WhatsApp Kami Karir / Lowongan
                Events

                © 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

                • Kebijakan Privasi
                • Syarat & Ketentuan
                • Direktori Dokter