Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Ciri-Ciri Kelenjar Tiroid: 10 Gejala yang Perlu Diwaspadai
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Ciri-Ciri Kelenjar Tiroid: 10 Gejala yang Perlu Diwaspadai
Devi
Jumat, 20 Mei 2022 / Published in Artikel Kesehatan

Ciri-Ciri Kelenjar Tiroid: 10 Gejala yang Perlu Diwaspadai

Ciri-ciri penyakit kelenjar tiroid yang dapat Anda perhatikan antara lain mudah lelah, rambut rontok, perubahan berat badan, hingga merasa nyeri pada otot atau sendi. Jika sudah demikian, pengobatan harus segera dilakukan agar kondisinya tidak semakin parah. Selain itu, masih ada lagi ciri-ciri penyakit kelenjar tiroid yang harus Anda ketahui. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Ilustrasi pemeriksaan kelenjar tiroid di leher

Penyakit kelenjar tiroid adalah kondisi medis yang membuat tiroid tidak menghasilkan hormon sesuai kebutuhan.

Daftar Isi

Toggle
  • Ciri-ciri Penyakit Kelenjar Tiroid
    • 1. Mudah Lelah
    • 2. Perubahan Berat Badan
    • 3. Nyeri Otot dan Sendi
    • 4. Gondok
    • 5. Merasa Kedinginan atau Kepanasan
    • 6. Masalah Pada Rambut, Kulit dan Kuku
    • 7. Gangguan Pencernaan
    • 8. Gangguan Pada Menstruasi
    • 9. Perubahan Detak Jantung
    • 10. Kolesterol Tinggi
  • Diagnosis Kelenjar Tiroid
    • 1. Tes Darah
    • 2. Pemeriksaan Fisik
    • 3. USG dan Pemeriksaan Pencitraan
    • 4. Tes Penyerapan Yodium
  • Pengobatan Kelenjar Tiroid
    • 1. Obat Beta Blocker
    • 2. Obat Antitiroid
    • 3. Terapi Yodium Radioaktif
    • 4. Operasi Tiroid

Ciri-ciri Penyakit Kelenjar Tiroid

Terdapat beberapa ciri-ciri yang penderita rasakan saat menderita penyakit kelenjar tiroid. Berikut ini adalah penjelasan ciri-ciri penyakit kelenjar tiroid tersebut.

1. Mudah Lelah

Mengalami kelelahan adalah hal yang wajar, terutama jika aktivitas yang kita lakukan banyak. Namun, ketika istirahat lama dan tidur cukup belum menghilangkan kelelahan Anda. Bisa jadi itu adalah ciri-ciri penyakit kelenjar tiroid.

Kekurangan kelenjar tiroid dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami kelelahan. Akibatnya, bisa berdampak pada tingkat energi dan suasana hati seseorang. Orang tersebut akan cenderung merasa lelah, lesu, letih, cemas, masalah tidur, kegelisahan, dan lekas marah.

2. Perubahan Berat Badan

Hormon tiroid membantu untuk mengatur berat badan, asupan makanan, dan metabolisme lemak serta gula. Ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid bagi tubuh, proses metabolisme tubuh akan menjadi lebih lambat.

Akibatnya, orang tersebut akan mengalami penambahan berat badan. Sebaliknya, seseorang yang kadar tiroidnya terlalu banyak.

Sistem metabolismenya menjadi terlalu aktif. Hal tersebut dapat menyebabkan tubuh terlalu banyak membakar kalori sehingga penderitanya cenderung mengalami penurunan berat badan.

Baca Juga: Gangguan Kelenjar Tiroid

3. Nyeri Otot dan Sendi

Mengalaminyeri pada otot dan sendi tanpa sebab yang jelas bisa menjadi ciri-ciri penyakit kelenjar tiroid. Seseorang mungkin akan mengalami kaku atau pembengkakan pada sendinya.

Kondisi tersebut akibat kadar tiroid dalam tubuh terlalu rendah atau kurang aktif. Sebuah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara penyakit kelenjar tiroid terhadap penyakit rheumatoid arthritis. Jika tidak dilakukan pengobatan, kondisi ini dapat mempengaruhi dan menghambat aktivitas harian penderitanya.

4. Gondok

Gondok adalah ciri-ciri penyakit kelenjar tiroid yang ditandai dengan pembengkakan di pangkal leher. Gejala lain yang menyertai gondok antara lain batuk, suara serak, dan mengalami masalah saat menelan makanan atau bernafas.

Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang bisa mengalami gondok, seperti kekurangan yodium dan menderita penyakit autoimun yang merusak kelenjar tiroid sehingga menghentikan proses produksi hormon bagi tubuh. Pada beberapa kasus benjolan yang muncul di leher bukanlah gondok, melainkan tumor di dalam tiroid, kanker tiroid atau masalah lain pada kelenjar tiroid. Oleh karena itu, pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk mendapatkan diagnosis.

5. Merasa Kedinginan atau Kepanasan

Penyakit tiroid dapat mengganggu kemampuan mengatur suhu tubuh. Mereka yang kekurangan hormon tiroid akan sering merasa kedinginan.

Sebaliknya, mereka yang kelebihan hormon tiroid akan mengalami kepanasan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang mengeluarkan keringat secara berlebihan.

Baca Juga: Alami Krisis Tiroid? Begini Gejalanya!

6. Masalah Pada Rambut, Kulit dan Kuku

Ciri-ciri penyakit kelenjar tiroid berikutnya adalah timbulnya masalah pada rambut, kulit, dan kuku. Ketika kelenjar tiroid kurang aktif, akan menyebabkan masalah pada kulit, seperti kulit kering atau kasar, berwarna pucat, kulit tipis dan bersisik.

Masalah lainnya adalah kuku tumbuh menjadi tipis dan mudah patah. Selain itu, tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif juga dapat memengaruhi rambut. Misalnya, rambut menjadi kering, mudah rontok, dan pertumbuhan yang lambat.

Hormon tiroid mengatur metabolisme, berat badan, dan nafsu makan

Hormon tiroid membantu untuk mengatur berat badan, asupan makanan, dan metabolisme lemak serta gula.

7. Gangguan Pencernaan

Kelenjar tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif sama-sama bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Hal tersebut terjadi karena penyakit kelenjar tiroid dapat mengganggu proses tubuh dalam mencerna makanan yang seseorang konsumsi. Gangguan pencernaan yang mereka alami dapat berupa tinja yang keras, kesulitan buang air besar dan mengalami diare atau sering buang air besar.

8. Gangguan Pada Menstruasi

Penyakit kelenjar tiroid juga memiliki ciri-ciri adanya gangguan pada periode menstruasinya. Gejala yang timbul terbagi berdasarkan penyakit kelenjar tiroid yang dialami.

Orang dengan masalah kelenjar tiroid yang kurang aktif, akan mengalami periode menstruasi yang tidak teratur. Kondisi tersebut terjadi akibat tiroid yang kurang aktif dapat mengganggu kinerja hormon yang berperan dalam menstruasi.

Sebaliknya, mereka yang kelenjar tiroidnya terlalu aktif akan mengalamiperiode menstruasi yang lebih berat. Selain itu, waktu menstruasi juga berlangsung beberapa hari lebih lama dari biasanya, serta lebih sering mengalami haid.

9. Perubahan Detak Jantung

Hormon tiroid memengaruhi hampir seluruh organ tubuh, termasuk jantung. Orang dengan kelenjar tiroid yang kurang aktif, detak jantungnya akan lebih lambat daripada biasanya.

Sebaliknya, jika hormon tiroid terlalu aktif, menyebabkan detak jantung menjadi lebih cepat. Selain itu, penyakit kelenjar tiroid juga dapat memicu peningkatan tekanan darah, sensasi jantung berdebar, atau penyakit jantung lainnya.

10. Kolesterol Tinggi

Hormon tiroid memainkan peran penting dalam menghilangkan kelebihan kolesterol dari tubuh melalui hati. Kadar hormon tiroid yang rendah akan membuat hati kesulitan menjalankan fungsinya.

Akibatnya, kadar kolesterol dalam darah akan meningkat. Sebuah riset yang juga menunjukkan bahwa sekitar 13% mereka dengan kolesterol tinggi juga memiliki kadar hormon tiroid yang rendah.

Diagnosis Kelenjar Tiroid

Diagnosis kelenjar tiroid perlu Anda lakukan untuk mengetahui penyebab gangguan dan menentukan penanganan yang tepat. Proses pemeriksaan biasanya dilakukan melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, hingga tes penunjang sesuai kondisi pasien.

1. Tes Darah

Tes darah menjadi salah satu cara paling umum untuk mendiagnosis gangguan kelenjar tiroid. Pemeriksaan ini untuk mengukur kadar hormon tiroid seperti T3, T4, dan TSH di dalam tubuh.

Melalui hasil tes darah, dokter dapat mengetahui apakah kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif atau justru kurang aktif. Pemeriksaan ini juga membantu mendeteksi gangguan tiroid sejak dini meskipun gejalanya masih ringan.

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan mengecek area leher untuk melihat adanya pembengkakan atau benjolan pada kelenjar tiroid. Prosedur ini biasanya terasa cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Selain memeriksa ukuran kelenjar tiroid, dokter juga dapat menilai kondisi umum tubuh seperti detak jantung dan perubahan berat badan. Pemeriksaan fisik membantu memberikan gambaran awal sebelum dilakukan tes lanjutan.

3. USG dan Pemeriksaan Pencitraan

USG tiroid digunakan untuk melihat bentuk, ukuran, dan kondisi jaringan kelenjar tiroid secara lebih jelas. Pemeriksaan ini memanfaatkan gelombang suara sehingga tidak menimbulkan rasa nyeri.

Melalui pemeriksaan pencitraan, benjolan atau nodul pada kelenjar tiroid dapat terdeteksi dengan lebih akurat. Hasil pemeriksaan juga membantu menentukan apakah diperlukan tindakan medis tambahan.

4. Tes Penyerapan Yodium

Tes penyerapan yodium untuk mengetahui seberapa banyak yodium yang diserap oleh kelenjar tiroid. Yodium merupakan zat penting yang digunakan tubuh untuk memproduksi hormon tiroid.

Pemeriksaan ini membantu menilai aktivitas kelenjar tiroid dalam menghasilkan hormon. Hasil tes dapat membantu mengetahui penyebab hipertiroidisme maupun gangguan tiroid lainnya.

Pengobatan Kelenjar Tiroid

Cara menyembuhkan kelenjar tiroid dapat Anda lakukan sesuai dengan jenis gangguan dan tingkat keparahan yang dialami pasien. Penanganan yang tepat dapat membantu mengontrol produksi hormon tiroid sekaligus mengurangi gejala yang muncul.

1. Obat Beta Blocker

Obat beta blocker digunakan untuk membantu meredakan gejala hipertiroidisme seperti jantung berdebar, gemetar, dan rasa cemas berlebihan. Pengobatan ini tidak mengatasi penyebab utama gangguan tiroid, tetapi membantu pasien merasa lebih nyaman selama masa perawatan.

Efek obat biasanya mulai terasa dalam beberapa minggu setelah digunakan secara rutin. Dokter akan menyesuaikan dosis sesuai kondisi kesehatan dan respons tubuh pasien terhadap pengobatan.

2. Obat Antitiroid

Obat antitiroid bekerja dengan cara menghambat produksi hormon tiroid yang terlalu tinggi di dalam tubuh. Jenis obat ini sering untuk membantu mengendalikan hipertiroidisme agar kadar hormon kembali stabil.

Pada beberapa kondisi, dokter dapat memilih jenis obat tertentu sesuai kebutuhan pasien, termasuk pada ibu hamil. Penggunaan obat antitiroid perlu dilakukan sesuai anjuran agar risiko efek samping dapat diminimalkan.

3. Terapi Yodium Radioaktif

Terapi yodium radioaktif dilakukan untuk menghancurkan sel tiroid yang terlalu aktif memproduksi hormon. Pengobatan ini bekerja secara langsung pada kelenjar tiroid tanpa memengaruhi banyak jaringan tubuh lainnya.

Metode ini umumnya untuk pasien dengan hipertiroidisme yang cukup berat atau sulit dikendalikan dengan obat. Namun, terapi ini tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui karena dapat memengaruhi kondisi janin maupun bayi.

4. Operasi Tiroid

Operasi tiroid dilakukan dengan mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid sesuai kondisi pasien. Tindakan ini biasanya dipilih apabila pengobatan lain tidak memberikan hasil yang optimal.

Operasi juga dapat menjadi pilihan pada pasien yang memiliki benjolan besar, kanker tiroid, atau tidak cocok dengan terapi tertentu. Setelah operasi, beberapa pasien mungkin memerlukan terapi hormon tiroid untuk membantu menjaga keseimbangan hormon tubuh.

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami masalah pada kelenjar tiroid, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Ditinjau secara medis oleh dr. Pusparina Oeniasih, terakhir pada 20 Mei 2026
Diterbitkan 20 Mei 2022
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. Medical News Today What is hyperthyroidism? Symptoms, treatments, causes, and more. Diakses Mei 2026
  2. WebMD What Should You Know About Thyroid Disease?. Diakses Mei 2026
  3. Mayo Clinic Hypothyroidism (underactive thyroid). Diakses Mei 2026

Artikel Terkait

  • Penyakit tiroid adalah
    Apa Itu Penyakit Tiroid? Penyebab, Gejala, Pengobatangangguan kelenjar tiroid
  • Pembengkakan kelenjar tiroid
    Pembengkakan Kelenjar Tiroidkelenjar tiroid membengkak
  • Fungsi Kelenjar Tiroid
    Fungsi Kelenjar Tiroid dan Hormon yang Dihasilkan bagi TubuhKesehatan Tubuh
Tagged under: Ciri-ciri kelenjar tiroid, kelenjar tiroid ciri-cirinya

Artikel Terkait

  • Penyakit tiroid adalah
    Apa Itu Penyakit Tiroid? Penyebab, Gejala, Pengobatangangguan kelenjar tiroid
  • Pembengkakan kelenjar tiroid
    Pembengkakan Kelenjar Tiroidkelenjar tiroid membengkak
  • Fungsi Kelenjar Tiroid
    Fungsi Kelenjar Tiroid dan Hormon yang Dihasilkan bagi TubuhKesehatan Tubuh

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter