Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Dehidrasi: Ciri-Ciri, Cara Mengatasi, dan Penyebabnya
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Dehidrasi: Ciri-Ciri, Cara Mengatasi, dan Penyebabnya
Defara
Senin, 20 Mei 2024 / Published in Artikel Kesehatan

Dehidrasi: Ciri-Ciri, Cara Mengatasi, dan Penyebabnya

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kekurangan cairan. Akibatnya, organ tidak dapat berfungsi dengan baik dan menimbulkan gejala pusing, lemas, mulut kering, hingga detak jantung cepat. Cara mengatasi dehidrasi utama adalah mengganti cairan yang hilang dengan minum air putih atau konsumsi cairan elektrolit.

Cara Mengatasi Dehidrasi

Segera minum air putih setelah Anda mengalami kondisi yang menyebabkan banyak cairan hilang dari tubuh

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Penyebab Dehidrasi?
  • Seperti Apa Ciri-Ciri Dehidrasi?
  • Apa Efek Dehidrasi Berat pada Tubuh?
  • Bagaimana Cara Mengatasi Dehidrasi?
    • 1. Banyak Minum Air Putih
    • 2. Hindari Kafein dan Minuman Manis
    • 3. Konsumsi Obat-Obatan
    • 4. Minum Air Kelapa
    • 5. Makan Buah yang Banyak Kandungan Air
  • Kapan Harus ke Dokter?
  • FAQ
    • Berapa banyak air putih untuk mengatasi dehidrasi?
    • Apa yang harus diminum saat dehidrasi selain air putih?
    • Apakah dehidrasi bisa sembuh sendiri?
    • Berapa lama dehidrasi ringan bisa pulih?

Apa Penyebab Dehidrasi?

Umumnya, dehidrasi karena kurang minum, kehilangan banyak cairan berlebih, atau mungkin kombinasi dari keduanya. Penyebab lain yang bisa membuat tubuh kekurangan cairan adalah karena kondisi kesehatan tertentu, seperti:

  • Diare. Ketika diare, tubuh mengeluarkan banyak cairan. Jika cairan yang keluar dari tubuh tidak segera terganti dengan konsumsi cairan yang cukup, maka tubuh dapat mengalami dehidrasi.
  • Muntah. Hampir sama dengan diare, saat Anda muntah tubuh juga mengeluarkan banyak cairan. Kondisi ini juga memicu timbulnya dehidrasi dalam tubuh.
  • Berkeringat berlebih. Kehilangan banyak cairan lewat keringat normal terjadi ketika kita melakukan banyak aktivitas. Cuaca yang lembab, atau kondisi seperti demam juga dapat meningkatkan jumlah cairan yang hilang dari tubuh.
  • Diabetes. Kadar gula darah tinggi menyebabkan penderita diabetes lebih sering buang air kecil dan beresiko kehilangan banyak cairan.
  • Sering buar air kecil. Kondisi ini dapat terjadi ketika Anda berada di cuaca yang dingin, konsumsi alkohol, memiliki penyakit tertentu yang terkait dengan peningkatan buang air kecil seperti diabetes, obat-obatan, seperti diuretik, hingga antihistamin.

Baca Juga: Waspadai Gejala Dehidrasi dan Bahayanya

Seperti Apa Ciri-Ciri Dehidrasi?

Gejala dehidrasi bisa Anda kenali sejak awal. Sebaiknya segera lakukan tindakan penanganan sebelum masuk menjadi dehidrasi berat. Berikut adalah ciri-ciri dehidrasi ringan hingga berat yang perlu Anda waspadai:

Gejala dehidrasi ringan

  • Mulut kering
  • Lelah dan lesu
  • Otot terasa lemah
  • Kulit kering
  • Pusing dan sakit kepala
  • Penurunan frekuensi buang air kecil
  • Rasa haus meningkat

Gejala dehidrasi berat

  • Rasa haus berlebihan
  • Tekanan darah rendah
  • Detak jantung cepat
  • Ritme napas cepat
  • Urine berwarna gelap
  • Kurangnya produksi keringat
  • Demam
  • Mata tampak cekung
  • Turgor atau elastisitas kulit menurun

Baca Juga: Tanda Dehidrasi pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Apa Efek Dehidrasi Berat pada Tubuh?

Jika dehidrasi tidak segera diatasi dapat menimbulkan gejala yang lebih serius, seperti tekanan darah rendah, detak jantung dan ritme napas menjadi lebih cepat. Efek dehidrasi berat dapat memicu komplikasi serius seperti:

  • Kejang: Hal ini terjadi  karena  tubuh mengalami ketidakseimbangan elektrolit.
  • Penurunan kesadaran: Pada kondisi dehidrasi berat hingga menyebabkan kurangnya elektrolit dapat menimbulkan gangguan berupa penurunan kesadaran.
  • Masalah ginjal: Seperti batu ginjal, infeksi saluran kemih, dan gagal ginjal.
  • Kram dan sulit berjalan: Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya elektrolit di dalam tubuh yang sangat penting untuk kerja otot.
  • Volume darah rendah: Hal ini menyebabkan penurunan tekanan darah dan penurunan jumlah oksigen.

Bagaimana Cara Mengatasi Dehidrasi?

Ketika Anda mengalami dehidrasi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi efek sampingnya, seperti:

1. Banyak Minum Air Putih

Segera minum air putih sebanyak mungkin, setelah kehilangan banyak cairan tubuh. Selain itu, jika Anda mengalami diare atau muntah, segeralah untuk mengonsumsi cairan yang mengandung elektrolit.

Anda bisa membeli cairan elektrolit di apotek atau membuatnya sendiri di rumah. Cara membuatnya cukup mudah, siapkan setengah sendok teh garam, 7 sendok teh gula pasir, dan 1 liter air. Lalu, aduk ketiga bahan secara bersamaan. Anda juga bisa mengonsumsi air kelapa untuk meningkatkan cairan tubuh.

2. Hindari Kafein dan Minuman Manis

Kafein dan minuman manis dapat menyebabkan dehidrasi dalam tubuh semakin parah. Oleh karena itu, orang yang mengalami dehidrasi sebaiknya menghindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan soda. Konsumsi alkohol juga harus dikurangi, karena dampaknya kurang baik bagi kesehatan tubuh.

3. Konsumsi Obat-Obatan

Selain mengganti cairan yang hilang, dehidrasi juga dapat diatasi dengan mengonsumsi obat yang sesuai. Misalnya, saat mengalami dehidrasi akibat diare, beli obat anti diare agar cairan yang keluar dari tubuh bisa dikurangi.

Sekarang Anda sudah mengetahui lebih jelas mengenai dehidrasi, penyebab dehidrasi hingga cara mengatasinya. Penuhi kebutuhan cairan harian dengan baik agar tubuh tetap prima dan terhindar dari dehidrasi.

4. Minum Air Kelapa

Salah satu cara atas dehidrasi yang bisa Anda coba adalah minum air kepala. Sebab, air kelapa tidak hanya memberikan cairan, tetapi juga mengandung elektrolit seperti magnesium, kalium, dan dan natrium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Elektrolit ini penting untuk mendukung fungsi tubuh termasuk kerja otot dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Air kelapa juga membantu menggantikan cairan yang hilang akibat keringat, diare, atapun muntah.

5. Makan Buah yang Banyak Kandungan Air

Konsumsi buah dan sayur yang mengandung tinggi air dapat membantu atasi dehidrasi karena memberikan tambahan cairan untuk tubuh. Beberapa buah seperti melon, semangka, dan blewah mengandung sekitar 90% air sehingga membantu memenuhi kebutuhan cairan.

Selain itu, buah yang disimpan dalam kondisi dingin membantu menyegarkan tubuh, terutama bila dehidrasi terjadi akibat cuaca panas. Jika Anda sedang mual, konsumsi buah secara perlahan dalam porsi kecil dapat membantu tubuh menerima cairan dengan lebih nyaman.

Baca Juga: Kenali Tanda Tubuh Kurang Minum Air Putih

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter bila Anda mengalami beberapa kondisi tersebut:

  • Diare selama 24 jam atau lebih
  • Terlihat lebih mengantuk atau kurang aktif dari biasanya
  • Tidak bisa mempertahankan cairan yang masuk, misalnya muntah terus setelah minum maupun makan
  • Alami BAB berdarah atau tinja berwarna hitam
  • Demam dengan suhu 39°C atau lebih tinggi

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa berkunjung ke Ciputra Hospital terdekat. Rumah sakit Ciputra Hospital menyediakan pelayanan kesehatan lengkap, mulai dari konsultasi dokter, rawat jalan, hingga rawat inap.

Cek jadwal dokter dan buat janji dengan mudah lewat aplikasi WhatsApp. Yuk, jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan Ciputra Hospital!

FAQ

Berapa banyak air putih untuk mengatasi dehidrasi?

Jumlah air putih yang dibutuhkan untuk mengatasi dehidrasi tergantung pada usia, kondisi tubuh, tingkat aktivitas, dan seberapa banyak cairan yang hilang. Pada dehidrasi ringan, minum air secara bertahap dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang dan memperbaiki kondisi hidrasi.

Apa yang harus diminum saat dehidrasi selain air putih?

Selain air putih, dehidrasi juga dapat dibantu dengan minuman yang mengandung elektrolit seperti oralit atau air kelapa untuk menggantikan cairan dan mineral yang hilang. Pilihan minuman perlu disesuaikan dengan penyebab dehidrasi dan kondisi kesehatan masing-masing.

Apakah dehidrasi bisa sembuh sendiri?

Dehidrasi ringan biasanya dapat membaik dengan mencukupi kebutuhan cairan dan mengganti elektrolit yang hilang. Namun, dehidrasi berat atau yang disertai gejala seperti lemas ekstrem, sulit minum, kebingungan, atau penurunan kesadaran membutuhkan pemeriksaan medis.

Berapa lama dehidrasi ringan bisa pulih?

Dehidrasi ringan umumnya dapat membaik dalam beberapa jam setelah tubuh mendapatkan cukup cairan. Waktu pemulihan dapat berbeda pada setiap orang tergantung tingkat kekurangan cairan, penyebab dehidrasi, dan kondisi kesehatan tubuh.

Ditinjau secara medis oleh dr. Valda Garcia, terakhir pada 6 Juli 2026
Diterbitkan 20 Mei 2024
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. WebMD Dehydration: Signs, Symptoms, and Effects. Diakses Juli 2026
  2. Healthline What to Know About Dehydration. Diakses Juli 2026
  3. Medical News Today What you should know about dehydration. Diakses Juli 2026

Artikel Terkait

  • 9 Tips Mengatasi Badan Lemas dan Mudah Mengatuk agar Segar Kembali
    9 Tips Mengatasi Badan Lemas dan Mudah Mengatuk agar Segar KembaliBadan lemas
  • cara membuat oralit
    Cara Membuat Oralit yang Mudah di RumahKesehatan Tubuh
  • Mulut terasa kering
    Mulut Kering: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasinyaKesehatan Mulut
Tagged under: Gangguan Penyakit, Kesehatan Tubuh

Artikel Terkait

  • 9 Tips Mengatasi Badan Lemas dan Mudah Mengatuk agar Segar Kembali
    9 Tips Mengatasi Badan Lemas dan Mudah Mengatuk agar Segar KembaliBadan lemas
  • cara membuat oralit
    Cara Membuat Oralit yang Mudah di RumahKesehatan Tubuh
  • Mulut terasa kering
    Mulut Kering: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasinyaKesehatan Mulut

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter