Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • 10 Faktor Penyebab Miom yang Perlu Diwaspadai
Asifah
Selasa, 20 Januari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

10 Faktor Penyebab Miom yang Perlu Diwaspadai

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Penyebab miom meliputi ketidakseimbangan hormon, faktor genetik, kelebihan berat badan, pola makan tidak sehat, konsumsi kafein, perubahan pada sel otot rahim, dan faktor pertumbuhan jaringan berlebihan. Ciri-ciri miom dapat berupa nyeri perut bagian bawah, haid tidak teratur, dan rasa tertekan di panggul yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

penyebab miom
Pola makan tidak sehat dapat menjadi pemicu pertumbuhan miom pada tubuh.

Penyakit miom adalah benjolan jinak yang tumbuh di dinding rahim akibat pertumbuhan jaringan otot yang tidak normal. Meskipun miom bukan termasuk penyakit berbahaya, kondisi ini bisa menimbulkan gangguan seperti nyeri, perdarahan, atau kesulitan hamil jika tidak ditangani dengan tepat.

Miom dapat disembuhkan dengan berbagai metode, mulai dari pengobatan menggunakan obat pengatur hormon, terapi nonbedah, hingga tindakan operasi pengangkatan miom bila ukurannya terlalu besar. Dengan deteksi dan perawatan yang tepat, miom dapat dikendalikan agar tidak menimbulkan keluhan serius.

Daftar Isi

Toggle
  • Penyebab Miom 
  • Makanan Penyebab Miom
    • 1. Buah dan Sayur
    • 2. Produk Susu Rendah Lemak
    • 3. Makanan Kaya Vitamin D
    • 4. Daging Merah dan Olahan
    • 5. Makanan Tinggi Gula

Penyebab Miom 

Miom adalah pertumbuhan jaringan tidak normal yang terbentuk di dinding rahim dan sering kali muncul akibat ketidakseimbangan hormon. Mengenali berbagai penyebab penyakit miom dapat membantu wanita memahami risikonya dan mencegah kondisi ini berkembang menjadi lebih parah.

  • Perubahan hormon. Hormon estrogen dan progesteron memiliki peran besar dalam pertumbuhan miom pada rahim. Ketika kadar kedua hormon ini tinggi, jaringan rahim dapat menebal dan memicu penyebab miom membesar.
  • Faktor genetik. Riwayat keluarga dengan miom meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi serupa. Jika orang tua atau saudara kandung pernah memiliki miom, risiko mengalami miom dan kista juga menjadi lebih tinggi.
  • Usia. Miom paling sering muncul pada wanita berusia 30 hingga 50 tahun, terutama menjelang menopause.
  • Menstruasi dini. Wanita yang mengalami menstruasi pertama di usia terlalu muda (sebelum 11 tahun) berisiko lebih tinggi mengalami miom pada rahim.
  • Kelebihan berat badan. Obesitas dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, yang menjadi salah satu penyebab miom dan kista.
  • Pola makan tidak sehat. Mengonsumsi terlalu banyak daging merah dan kurang buah serta sayuran bisa meningkatkan risiko penyebab penyakit miom.
  • Konsumsi kafein dan alkohol berlebihan. Minum kopi lebih dari tiga cangkir sehari atau mengonsumsi alkohol terlalu sering dapat memicu ketidakseimbangan hormon.
  • Perubahan pada sel otot rahim. Miom dapat terbentuk dari satu sel otot polos rahim yang terus membelah secara abnormal hingga membentuk massa padat. Proses ini membuat miom tumbuh berbeda dari jaringan normal di sekitarnya.
  • Pertumbuhan jaringan berlebih (ekstraseluler matrix/ECM). Zat yang membuat sel-sel menempel satu sama lain ini meningkat pada miom, sehingga jaringan menjadi lebih padat dan keras.
  • Faktor pertumbuhan jaringan tubuh. Zat alami dalam tubuh seperti insulin-like growth factor dapat memengaruhi pembentukan dan pertumbuhan miom.

Baca Juga: 6 Penyebab Endometriosis dan Ciri-Cirinya

Makanan Penyebab Miom

Pola makan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan rahim, termasuk risiko munculnya miom. Beberapa jenis makanan dapat membantu mencegah pertumbuhan miom, sementara lainnya justru bisa memperparah gejalanya.  Mengetahui makanan penyebab miom sangat penting agar Anda bisa menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan rahim secara optimal.

1. Buah dan Sayur

Mengonsumsi buah dan sayur segar dapat membantu menurunkan risiko miom karena kandungan serat dan antioksidannya yang tinggi. Serat membantu mengeluarkan kelebihan estrogen dari tubuh, sementara antioksidan berperan melindungi sel rahim dari kerusakan.

Buah dan sayur seperti apel, brokoli, kol, tomat, serta jeruk mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga kestabilan hormon. Selain itu, mengganti makanan tinggi kalori dengan buah dan sayur juga membantu menurunkan berat badan, sehingga menekan risiko pertumbuhan miom.

Baca Juga: Waspadai 8 Ciri-Ciri Kista Rahim Pada Remaja

2. Produk Susu Rendah Lemak

Produk susu rendah lemak, seperti yogurt atau susu dengan tambahan probiotik, dapat membantu menjaga keseimbangan hormon tubuh. Kandungan kalsium di dalamnya juga bermanfaat untuk kesehatan otot rahim dan dapat menurunkan risiko pembentukan jaringan abnormal.

Bagi yang memiliki intoleransi laktosa, pilihan seperti susu nabati atau yogurt dari susu kedelai bisa menjadi alternatif yang baik. Meski tidak bisa sepenuhnya mencegah miom, konsumsi produk susu sehat dalam jumlah wajar dapat mendukung kesehatan sistem reproduksi.

3. Makanan Kaya Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan dan keseimbangan hormon, yang turut memengaruhi pertumbuhan miom. Asupan vitamin D yang cukup dapat membantu menurunkan risiko terbentuknya jaringan abnormal di rahim.

Sumber vitamin D alami bisa diperoleh dari ikan laut seperti salmon, tuna, dan trout, serta dari kacang almond dan gandum. Jika tubuh kekurangan vitamin D, dokter biasanya akan menyarankan suplemen tambahan untuk menjaga kesehatannya.

4. Daging Merah dan Olahan

Daging merah serta daging olahan termasuk makanan penyebabnya karena mengandung lemak jenuh dan zat tambahan yang dapat memicu ketidakseimbangan hormon. Konsumsi berlebihan juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung serta gangguan metabolisme.

Mengurangi konsumsi daging merah dan menggantinya dengan sumber protein sehat seperti ikan, ayam tanpa kulit, atau kacang-kacangan dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Langkah ini juga membantu menurunkan risiko pembesaran miom di rahim.

5. Makanan Tinggi Gula

Makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana bisa meningkatkan kadar insulin dan menyebabkan berat badan naik, yang berujung pada peningkatan hormon estrogen. Kondisi ini dapat menjadi salah satu pemicu utama pertumbuhan miom.

Batasi konsumsi minuman manis, kue, dan makanan olahan yang tinggi gula untuk membantu menjaga keseimbangan hormon tubuh. Dengan mengatur asupan gula, risiko miom membesar dapat ditekan dan kesehatan rahim tetap terjaga.

Baca Juga: 4 Penyebab Sakit Perut saat Haid, Sudah Tahu?

Yuk kunjungi Ciputra Hospital, dan dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh dr. Princess Ruth

Source

  • Mayo Clinic. Uterine Fibroids. Januari 2026
  • verywell health. Causes and Symptoms of Myoma. Januari 2026
  • Medpark Hospital. What Should be Avoided with uterine fibroids to prevent worsening symptoms. Januari 2026

Diperbarui pada 20 Januari 2026

Artikel Terkait

  • Makanan yang Boleh Dimakan Penderita Kista Ovarium yang Patut Dicoba
    8 Rekomendasi Makanan yang Boleh Dimakan Penderita Kista Ovarium, Menyehatkan!
  • Apakah kista mempengaruhi kesuburan wanita
    Apakah Kista Memengaruhi Kesuburan Wanita? Cek Faktanya!
  • bentuk kista yang keluar saat haid
    Bentuk Kista yang Keluar Saat Haid: Kenali Cirinya
  • jenis-jenis kista
    Ini 12 Jenis Kista yang Menyerang Tubuh, Mulai Dari Kepala hingga Kaki
Tagged under: Kesehatan Reproduksi

Artikel Terkait

  • Makanan yang Boleh Dimakan Penderita Kista Ovarium yang Patut Dicoba
    8 Rekomendasi Makanan yang Boleh Dimakan Penderita Kista Ovarium, Menyehatkan!
  • Apakah kista mempengaruhi kesuburan wanita
    Apakah Kista Memengaruhi Kesuburan Wanita? Cek Faktanya!
  • bentuk kista yang keluar saat haid
    Bentuk Kista yang Keluar Saat Haid: Kenali Cirinya
  • jenis-jenis kista
    Ini 12 Jenis Kista yang Menyerang Tubuh, Mulai Dari Kepala hingga Kaki

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP