Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Penyakit Kawasaki: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi
Asifah
Rabu, 07 Januari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

Penyakit Kawasaki: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Penyakit Kawasaki merupakan penyakit serius yang dapat menyerang pembuluh darah, terutama arteri koroner di jantung. Gejala penyakit ini yaitu demam tinggi, muncul ruam pada tubuh dan area genital, pembesaran kelenjar getah bgening di leher, bibir kering dan pecah-pecah, mata merah, nyeri perut dan sendi, serta telapak kaki dan tangan bengkak.

penyakit kawasaki
Gejala penyakit kawasaki salah satunya yaitu telapak tangan merah dan bengkak.

Penyakit Kawasaki adalah salah satu penyakit serius yang sering menyerang anak-anak, terutama pada usia di bawah lima tahun. Kondisi ini perlu dikenali sejak dini karena dapat berdampak pada kesehatan jantung.

Meski penyebab pastinya belum diketahui, penyakit Kawasaki bisa menimbulkan komplikasi serius bila tidak segera ditangani. Dengan perawatan cepat dan tepat, sebagian besar anak dapat pulih sepenuhnya.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Penyakit Kawasaki
  • Penyebab Penyakit Kawasaki
  • Faktor Risiko Penyebab Penyakit Kawasaki
  • Gejala Penyakit Kawasaki
  • Diagnosa Penyakit Penyakit Kawasaki
  • Komplikasi Penyakit Kawasaki
  • Cara Mengatasi Penyakit Kawasaki
  • Pengobatan Penyakit Kawasaki ke Dokter

Apa Itu Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki adalah salah satu penyakit serius pada anak yang menyerang pembuluh darah, terutama arteri koroner di jantung. Kondisi ini paling sering anak usia di bawah 5 tahun yang mengalami, dengan risiko lebih tinggi pada anak laki-laki dari perempuan.

Kawasaki bisa menyerang anak-anak di seluruh dunia, namun lebih sering ada pada anak keturunan Asia. Jika tidak Anda tangani dengan cepat, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi pada jantung, meskipun sebagian besar anak bisa pulih sepenuhnya dengan perawatan yang tepat.

Baca Juga: Faktor Penyebab Serangan Jantung, Penting Diwaspadai!

Penyebab Penyakit Kawasaki

Hingga kini, penyebab pasti penyakit Kawasaki disebabkan oleh faktor yang belum sepenuhnya diketahui. Namun, kondisi ini lebih sering muncul pada akhir musim dingin hingga awal musim semi, sehingga menduga ada kaitannya dengan pola musiman tertentu.

Beberapa kemungkinan penyebab penyakit Kawasaki meliputi infeksi, faktor lingkungan, hingga pengaruh genetik. Meskipun begitu, penyakit ini bukanlah kondisi yang bisa menular secara langsung, sehingga peran faktor internal tubuh juga sangat berpengaruh.

Faktor Risiko Penyebab Penyakit Kawasaki

Meskipun Kawasaki sindrom dapat terjadi pada siapa saja, ada beberapa faktor yang membuat seseorang lebih berisiko mengalaminya. Faktor-faktor ini biasanya berkaitan dengan usia, jenis kelamin, dan latar belakang keturunan.

  • Jenis kelamin laki-laki lebih berisiko terkena penyakit Kawasaki dari perempuan.
  • Anak berusia di bawah 5 tahun merupakan kelompok yang paling sering terdampak.
  • Keturunan Asia atau Pasifik, seperti Jepang dan Korea, memiliki angka kejadian yang lebih tinggi.
  • Penyakit ini tetap bisa muncul meski seseorang tidak memiliki faktor risiko di atas.

Gejala Penyakit Kawasaki

Ciri-ciri virus Kawasaki pada anak biasanya muncul dengan demam tinggi yang berlangsung lebih dari 5 hari. Selain itu, ada beberapa tanda lain yang bisa menyertai, meskipun tidak semuanya muncul bersamaan.

  • Demam lebih dari 39°C yang bertahan selama 5 hari atau lebih.
  • Muncul ruam pada tubuh, termasuk di area genital.
  • Kelenjar getah bening di leher membesar.
  • Mata tampak sangat merah tanpa adanya cairan kental.
  • Bibir merah, kering, dan pecah-pecah, serta lidah membengkak dan tampak merah.
  • Telapak tangan dan kaki menjadi merah dan bengkak, lalu kulit jari tangan dan kaki bisa mengelupas.
  • Nyeri perut, diare, muntah, hingga rewel berlebihan.
  • Nyeri sendi yang membuat anak tidak nyaman.

Jika gejala tidak lengkap, kondisi ini disebut Kawasaki disease tidak lengkap, namun tetap berisiko menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah jantung dan harus segera Anda tangani.

Baca Juga: 14 Tanda Sakit Jantung yang Penting Diwaspadai

Diagnosa Penyakit Penyakit Kawasaki

Diagnosa penyakit Kawasaki tidak bisa Anda lakukan dengan satu jenis tes saja. Dokter biasanya mengandalkan pemeriksaan fisik, riwayat gejala, serta menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang memiliki tanda serupa.

Untuk memastikan kondisi anak, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan penunjang seperti tes darah, tes urine, hingga USG jantung (ekokardiogram) untuk melihat apakah ada gangguan pada pembuluh darah koroner. Dengan kombinasi pemeriksaan ini, diagnosa bisa ditegakkan lebih tepat. Beberapa tanda yang dapat membantu dalam diagnosa penyakit Kawasaki antara lain:

  • Demam tinggi selama 5 hari atau lebih.
  • Mata merah tanpa muncul cairan kental.
  • Perubahan pada mulut atau tenggorokan, seperti bibir kering dan pecah-pecah, lidah bengkak merah, atau tenggorokan memerah.
  • Perubahan pada tangan dan kaki, seperti bengkak, nyeri, atau kulit yang mengelupas.
  • Muncul ruam di tubuh.
  • Kelenjar getah bening di leher yang membesar.

Selain itu, pada beberapa anak, terutama yang berusia di bawah 1 tahun, gejala bisa muncul tidak lengkap sehingga bernama penyakit kawasaki tidak lengkap. Meski begitu, kondisi ini tetap berisiko pada jantung sehingga harus segera Anda tangani.

Komplikasi Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki yang tidak segera Anda tangani dapat menimbulkan risiko serius, terutama pada jantung anak. Tanpa pengobatan, kondisi ini bisa berkembang menjadi komplikasi yang membahayakan, meski sebenarnya dapat Anda cegah dengan terapi yang tepat seperti pemberian imunoglobulin intravena (IVIG). Beberapa komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

  • Komplikasi jantung, seperti pembengkakan pembuluh darah, peradangan otot jantung, dan gangguan katup jantung.
  • Aneurisma arteri koroner, yaitu pelebaran dinding pembuluh darah jantung yang dapat memicu pembekuan darah dan serangan jantung.
  • Risiko fatal, pada kasus yang tidak tertangani bisa menyebabkan kematian, meski hal ini jarang terjadi.
  • Efek samping pengobatan IVIG, meliputi anemia hemolitik (sel darah merah rusak lebih cepat), reaksi infus, nyeri dada, sesak napas, mual, serta nyeri otot dan sendi.
  • Efek samping obat antikoagulan, yaitu membuat anak lebih mudah mengalami perdarahan.

Cara Mengatasi Penyakit Kawasaki

Penanganan penyakit Kawasaki perlu Anda lakukan secepat mungkin agar tidak menimbulkan kerusakan pada jantung anak. Perawatan biasanya di rumah sakit dengan kombinasi obat penyakit Kawasaki pada anak serta langkah pendukung untuk mengurangi peradangan dan mencegah terbentuknya gumpalan darah.

Meski belum ada vaksinnya, terapi yang tepat dapat membantu pemulihan lebih cepat dan mengurangi risiko komplikasi. Beberapa cara mengatasi penyakit Kawasaki antara lain:

  • Pemberian imunoglobulin intravena (IVIG), yaitu protein dari darah manusia melalui infus. Sebagian anak mungkin membutuhkan dosis tambahan atau obat lain jika tidak merespons dosis pertama.
  • Aspirin, berguna untuk mengurangi peradangan, nyeri, serta membantu mencegah pembekuan darah.
  • Pemberian cairan infus (IV fluids), untuk mencegah dehidrasi selama masa perawatan.
  • Obat pereda nyeri dan pembengkakan, sesuai kondisi anak.
  • Antikoagulan (pengencer darah), memberikannya jika terdapat risiko penggumpalan darah pada arteri koroner.
  • Steroid atau obat anti-inflamasi lain, berguna pada kasus yang lebih parah.
  • Kompres dingin, membantu meredakan ketidaknyamanan dan menurunkan demam.

Baca Juga: 10 Jenis Penyakit Jantung dan Pengaruhnya pada Tubuh

Pengobatan Penyakit Kawasaki ke Dokter

Penyakit Kawasaki bukanlah penyakit menular, tetapi bisa sangat berbahaya jika terlambat Anda tangani karena dapat menyerang pembuluh darah dan jantung. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini sebenarnya bisa Anda sembuhkan.

Dokter biasanya akan memberikan obat penyakit Kawasaki pada anak, seperti terapi imunoglobulin, aspirin, hingga obat tambahan untuk mengurangi peradangan. Selain itu, ada juga perawatan pendukung yang ada di rumah sakit untuk mencegah terjadinya komplikasi jantung.

Sampai saat ini belum ada vaksin Kawasaki, sehingga pencegahan utamanya adalah deteksi dini dan penanganan cepat. Semakin cepat anak mendapatkan perawatan dalam 10 hari sejak gejala muncul, semakin besar kemungkinan pemulihan tanpa masalah jangka panjang pada jantung.

Segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS

Source:

  • American Heart Association. Kawasaki Disease. Januari 2026
  • Cleveland Clinic. Kawasaki Disease. Januari 2026
  • Mayo Clinic. Kawasaki Disease. Januari 2026

Diperbarui pada 7 Januari 2026

Artikel Terkait

  • Pembengkakan jantung
    Penyebab Pembengkakan Jantung, Gejala, Cara Mengatasi
  • gejala gangguan jantung
    11 Gejala Gangguan Jantung yang Sering Diabaikan
  • olahraga untuk meningkatkan daya tahan jantung
    11 Jenis Olahraga untuk Meningkatkan Daya Tahan Jantung
  • coklat adalah makanan sehat untuk jantung
    14 Makanan dan Minuman Sehat untuk Jantung, Apa Saja?
  • pemeriksaan jantung
    7 Skrining Tes Pemeriksaan Jantung yang Penting Dilakukan
Tagged under: Kesehatan Anak

Artikel Terkait

  • Pembengkakan jantung
    Penyebab Pembengkakan Jantung, Gejala, Cara Mengatasi
  • gejala gangguan jantung
    11 Gejala Gangguan Jantung yang Sering Diabaikan
  • olahraga untuk meningkatkan daya tahan jantung
    11 Jenis Olahraga untuk Meningkatkan Daya Tahan Jantung
  • coklat adalah makanan sehat untuk jantung
    14 Makanan dan Minuman Sehat untuk Jantung, Apa Saja?
  • pemeriksaan jantung
    7 Skrining Tes Pemeriksaan Jantung yang Penting Dilakukan

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP