Umumnya, pemeriksaan gigi dan mulut cenderung bervariasi, mulai dari tiga bulan sampai dua tahun. Pemeriksaan ini tergantung dari kondisi kesehatan gigi dan mulut penderita. Namun, pemeriksaan gigi dianjurkan setiap enam bulan sekali.

Setiap orang wajib mengecek kesehatan gigi dan gusi secara rutin. Hal ini bertujuan untuk mengetahui masalah kesehatan mulut dan gigi yang penderita alami.
Tanpa adanya pemeriksaan, gangguan gigi dan mulut bisa menimbulkan infeksi penyakit yang semakin parah. Bahkan, kondisi ini kemungkinan besar akan sulit Anda obati.
Apa Itu Pemeriksaan Gigi dan Mulut?
Pemeriksaan gigi merupakan prosedur untuk mencegah dan mengobati masalah pada rongga mulut. Pemeriksaan ini berdasarkan tiga tahap, seperti pembersihan gigi, rontgen gigi, cek gigi dan mulut.
Penting untuk melakukan pemeriksaan gigi agar kesehatan mulut tetap terjaga. Kesehatan mulut mencakup beberapa bagian, mulai dari gigi, gusi, hingga semua otot rongga mulut.
Masalah kesehatan mulut yang sering terjadi dapat berupa gigi berlubang dan penyakit gusi. Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri, infeksi, dan kehilangan gigi permanen.
Selain itu, kesehatan mulut yang buruk dapat memengaruhi kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebagai contoh, gusi bengkak bisa menimbulkan rasa nyeri saat mengunyah makanan.
Anda mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan mulut dengan cara rutin melakukan pemeriksaan ke dokter. Pastikan menyikat gigi secara teratur untuk mengurangi risiko penyakit gigi.
Baca Juga: Apa Itu Scaling Gigi? Manfaat, Biaya, Efek Sampingnya
Pemeriksaan Gigi dan Mulut Meliputi Apa Saja?
Pemeriksaan gigi dan mulut berperan penting untuk mendeteksi masalah dan kelainan rongga mulut pada penderita. Tidak hanya itu, Pemeriksaan ini tidak hanya sekadar meningkatkan kesehatan mulut saja, tetapi juga secara keseluruhan.
Pemeriksaan gigi mencakup beberapa bagian, seperti gigi, leher, wajah, gusi, dan rahang. Selama pemeriksaan gigi dan mulut, Anda perlu menyampaikan kondisi dan masalah kesehatan yang terjadi, seperti gusi berdarah atau bau mulut. Berikut jenis pemeriksaan gigi dan mulut meliputi:
1. Pemeriksaan Periodontal
Pemeriksaan periodontal bertujuan untuk mengatasi penyakit gusi, seperti gusi berdarah. Kondisi ini karena kebiasaan merokok, kebersihan mulut yang buruk, dan gingivitis.
Penyakit gusi bisa meningkatkan risiko terkena gangguan kesehatan lainnya, mulai dari penyakit jantung hingga kanker. Sebaiknya, lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mencegah risiko yang terjadi.
2. Pemeriksaan Gigi Keseluruhan
Dokter dapat melakukan pemeriksan gigi secara keseluruhan untuk mengetahui masalah dan kondisi kesehatan gigi. Hal ini dapat berupa penumpukan plak, serpihan gigi, dan kerusakan gigi.
Pemeriksaan gigi keseluruhan berbeda dengan pemeriksaan biasa. Pemeriksaan ini berfokus pada kesehatan setiap gigi penderita.
3. Skrining Kanker Mulut
Pemeriksaan gigi dan mulut dapat meliputi skrining kanker mulut. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengecek bagian bawah mulut, pipi, dan gigi geraham belakang.
Kanker mulut muncul dengan beberapa gejala, seperti sakit bibir atau mulut yang tidak kunjung sembuh, bercak putih kemerahan, dan gigi goyang. Pada kondisi tertentu, jenis kanker ini juga menimbulkan benjolan di dalam mulut.
4. Rontgen Gigi
Rontgen gigi membutuhkan sinar-X dengan tingkat radiasi rendah untuk memperlihatkan gambar bagian dalam rongga mulut. Hal ini bertujuan untuk mengetahui masalah kesehatan mulut yang penderita alami.
Misalnya, gigi berlubang, gigi impaksi, dan gigi bungsu baru tumbuh. Rontgen gigi terbagi atas dua jenis, seperti intraoral (akar gigi dan tulang di sekitarnya) dan ekstra oral (rahang dan tengkorak).
5. Estetika Gigi
Estetika gigi dapat memperbaiki dan mengembalikan bentuk gigi setelah mengalami kerusakan. Kondisi ini biasanya terjadi padai gigi yang tidak rata, terlalu padat, dan gigi tonggos.
Selain memperbaiki, pemeriksaan estetika gigi mampu mengubah warna gigi menjadi lebih cerah. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda.
Baca Juga: 11 Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek & Alami 2026
Kapan Sebaiknya Periksa Gigi ke Dokter?
Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan gigi dan mulut setiap enam bulan sekali. Hal ini untuk mengetahui kondisi dan mengatasi masalah gigi, seperti gigi berlubang atau radang gusi.
Sebaiknya, lakukan perawatan gigi apabila Anda mengalami tanda-tanda, sebagai berikut:
- Rasa sakit atau tidak nyaman. Kondisi ini menimbulkan nyeri rahang dan rasa tidak nyaman saat makan.
- Perubahan gigi. Kondisi ini muncul dengan adanya lesi atau benjolan dan perubahan warna gigi tidak normal
- Gusi berdarah. Hal ini disebabkan oleh menyikat gigi terlalu keras. Gusi berdarah bisa menjadi pertanda adanya radang gusi atau penyakit gusi
- Sensitif terhadap suhu panas atau dingin. Kerusakan atau erosi gigi menyebabkan ngilu atau nyeri gusi.
Jika Anda mengalami kondisi ini, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Rutin melakukan pemeriksaan gigi dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut secara optimal.
Pemeriksaan gigi secara berkala tergantung dari kondisi kesehatan gigi dan mulut penderita. Oleh karena itu, setiap kasus masalah gigi memiliki waktu pemeriksaan yang cenderung berbeda.
Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan gigi secara rutin apabila mengalami kondisi kesehatan, sebagai berikut:
- Menderita penyakit gigi
- Banyak gigi berlubang
- Memiliki riwayat penyakit keluarga dengan masalah kesehatan mulut
- Adanya gangguan kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, HIV, dan masalah sistem kekebalan tubuh
- Mengonsumsi obat yang memicu mulut kering
- Memiliki kebiasaan merokok
- Sedang hamil karena bisa meningkatkan risiko penyakit gusi.
Hindari menunda waktu pemeriksaaan gigi ketika Anda mengalami gusi bengkak dan berdarah. Hal ini dapat memicu komplikasi serius apabila tidak segera Anda tangani.
Berapa Biaya Pemeriksaan Gigi dan Mulut?
Secara umum, biayanya dapat berkisar antara 100 ribu hingga jutaan rupiah. Biaya ini tergantung dari kondisi kesehatan gigi dan mulut yang dialami oleh penderita.
Selain itu, harga pemeriksaan gigi bisa saja berubah sewaktu-waktu dan tergantung pada masing-masing layanan kesehatan.
Pemeriksaan gigi bertujuan untuk mencegah dan mengatasi kerusakan gigi, penyakit, gusi, dan gangguan kesehatan mulut lainnya. Jika pemeriksaan Anda lakukan sejak dini, peluang untuk sembuh semakin tinggi.
Temukan cara terbaik untuk menjaga kesehatan mulut agar terhindar dari risiko kerusakan gigi. Anda dapat bertanya ke dokter atau ahli medis terkait untuk menjaga kesehatan mulut dengan efektif.
Manfaat Rutin Melakukan Pemeriksaan Gigi dan Mulut
Terdapat berbagai manfaat yang bisa Anda peroleh dari pemeriksaan gigi dan mulut, antara lain:
- Mendeteksi kanker mulut sejak dini
- Deteksi dan mengobati penyakit gusi
- Memperbaiki kerusakan gigi
- Mengobati kelainan kesehatan mulut
- Menjaga kebersihan mulut
- Meningkatkan kebersihan gigi dan gusi.
Baca Juga: Cara Mengatasi Gigi Berlubang dengan Cepat dan Aman
Jika Anda mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, seperti gigi berlubang, plak gigi, dan erosi gigi, sebaiknya segera kunjungi dokter segera mungkin. Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi serius apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat.
Anda bisa mengunjungi Ciputra Hospital terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Periksa jadwal dokter di Ciputra Hospital dan membuat janji lebih mudah dan cepat melalui layanan WhatsApp. Mari percayakan kesehatan Anda dan keluarga Anda di Ciputra Hospital!



