Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • 6 Jenis Gangguan Bicara, Apakah si Kecil Punya Gejalanya?
Asifah
Jumat, 13 Februari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

6 Jenis Gangguan Bicara, Apakah si Kecil Punya Gejalanya?

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Jenis gangguan bicara adalah kondisi yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berbicara dengan jelas. Jenisnya meliputi meliputi gagap, apraxia, disartria, gangguan miofungsional orofasial, suara serak, dan radang tenggorokan. Penyebabnya kondisi ini beragam bisa karena masalah neurologis hingga gangguan otot.

jenis gangguan bicara
Beberapa jenis gangguan bicara yang biasa terjadi yaitu gagap dan afasia.

Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Namun, tidak semua orang dapat berbicara dengan lancar karena adanya gangguan pada saraf, otot, atau koordinasi otak yang memengaruhi kemampuan berbicara. Gangguan bicara dapat muncul sejak masa kanak-kanak atau terjadi kemudian akibat cedera otak, penyakit saraf, atau kebiasaan tertentu.

Daftar Isi

Toggle
  • Jenis Gangguan Bicara
    • 1. Gagap 
    • 2. Afasia
    • 3. Disartria 
    • 4. Gangguan Miofungsional Orofasial 
    • 5. Suara Serak 
    • 6. Radang Tenggorokan
  • Gejala Gangguan Bicara
    • Gejala gangguan artikulasi
    • Ciri-Ciri gangguan Fonologis
    • Tanda gangguan Suara

Jenis Gangguan Bicara

Gangguan bicara adalah kondisi yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berbicara dengan lancar dan jelas. Kondisi ini bisa siapa saja yang mengalami, baik sebagai pada anak yang sedang belajar berbicara, maupun gangguan bicara pada orang dewasa akibat kerusakan saraf atau otot.

Berikut jenis gangguan bicara yang perlu Anda pahami:

1. Gagap 

Gagap adalah contoh gangguan bicara yang ditandai dengan terputusnya aliran ucapan akibat pengulangan, peregangan, atau kesulitan mengeluarkan kata. Kondisi ini bisa memburuk saat seseorang merasa gugup atau stres. Adapun penyebabnya yaitu: 

  • Faktor genetik atau keturunan
  • Gangguan koordinasi otak yang memengaruhi kemampuan berbicara
  • Stres emosional atau kelelahan

Gejala-gejalanya meliputi:

  • Mengulang kata atau suku kata tertentu
  • Tegang di area wajah atau bahu saat berbicara
  • Gerakan tubuh berlebihan seperti kedipan mata atau hentakan kepala

Baca Juga: Daftar Gangguan Komunikasi yang Perlu Terapi Wicara

2. Afasia

Gangguan afasia terjadi ketika otak kesulitan mengirimkan sinyal yang tepat ke otot-otot untuk berbicara. Penderita tahu apa yang ingin diucapkan, tetapi sulit menggerakkan lidah, bibir, atau rahang untuk menghasilkan suara dengan benar. Penyebab afasia meliputi:

  • Kerusakan otak akibat stroke atau cedera kepala
  • Kelainan saraf yang memengaruhi kontrol motorik bicara

Gejala-gejalanya meliputi:

  • Sulit mengucapkan kata tertentu meskipun tahu artinya
  • Pola bicara tidak konsisten
  • Kesulitan mengatur gerakan mulut dengan benar

3. Disartria 

Disartria adalah salah satu penyebab berbicara tidak jelas akibat melemahnya otot pada wajah, lidah, atau dada, sehingga ucapan terdengar tidak jelas. Kondisi ini sering berkaitan dengan penyakit saraf atau cedera otak. Penyebab disartria meliputi:

  • Stroke atau cedera otak
  • Penyakit saraf seperti Parkinson atau multiple sclerosis
  • Kelemahan otot akibat gangguan saraf motorik

Gejala-gejalanya meliputi:

  • Bicara cadel atau tidak jelas
  • Suara terdengar pelan atau terlalu cepat
  • Kesulitan menggerakkan lidah dan bibir

4. Gangguan Miofungsional Orofasial 

Gangguan ini terjadi saat otot wajah, lidah, dan mulut tidak bekerja dengan benar, sehingga memengaruhi cara berbicara, bernapas, dan menelan. Kondisi ini umum terjadi pada gangguan bicara pada anak karena kebiasaan seperti mengisap jempol terlalu lama.

Penyebab gangguan miofungsional orofasial meliputi:

  • Sumbatan pada hidung akibat alergi atau pembesaran amandel
  • Kebiasaan mengisap jempol atau menggunakan dot terlalu lama
  • Posisi lidah yang tidak normal saat istirahat

Gejala-gejalanya meliputi:

  • Sulit bernapas lewat hidung
  • Lidah sering terdorong ke depan saat berbicara
  • Sulit mengunyah atau menelan makanan
  • Air liur sering berlebih atau sulit menutup mulut

5. Suara Serak 

Suara serak terjadi ketika pita suara mengalami iritasi atau pembengkakan, membuat suara terdengar parau, pelan, atau serak. Kondisi ini bisa bersifat sementara, tetapi bila berlangsung lama dapat menjadi tanda gangguan pada pita suara.

Berikut penyebab suara serak:

  • Laringitis (radang pita suara)
  • Penggunaan suara berlebihan, seperti berteriak atau bernyanyi keras
  • Asam lambung (GERD)
  • Polip atau nodul pada pita suara

Gejala-gejalanya meliputi:

  • Suara serak atau hilang sementara
  • Rasa gatal atau nyeri di tenggorokan
  • Suara berubah menjadi lebih tinggi atau lebih rendah

6. Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan atau laringitis terjadi saat pita suara meradang akibat infeksi atau iritasi. Kondisi ini menyebabkan suara menjadi serak, sakit tenggorokan, dan kadang kehilangan suara sementara. Penyebab radang tenggorokan meliputi:

  • Infeksi virus atau bakteri
  • Merokok atau sering menghirup polusi
  • Penggunaan suara secara berlebihan
  • Refluks asam lambung kronis

Gejala-gejalanya meliputi:

  • Suara serak atau hilang
  • Tenggorokan terasa kering dan gatal
  • Batuk kering dan sulit menelan

Baca Juga: Apa Itu Terapi Wicara? Ini Prosedur hingga Manfaatnya

Gejala Gangguan Bicara

Gangguan bicara dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kesulitan dalam mengucapkan kata, mengontrol suara, atau membentuk kalimat yang jelas, sehingga komunikasi menjadi terganggu dan membutuhkan perhatian khusus.

Berikut beberapa gejala gangguan bicara yang umum terjadi:

  • Keterlambatan atau Ketidakteraturan Bicara
  • Mengulang bunyi, kata, atau bagian dari kata setelah usia 4 tahun 
  • Menyisipkan suara atau kata tambahan 
  • Mengucapkan kata dengan nada terlalu panjang
  • Berhenti di tengah kalimat dengan bibir tertutup tanpa suara.
  • Suara terdengar tegang atau kaku.
  • Merasa frustrasi atau malu saat berbicara.
  • Gerakan kepala tiba-tiba atau mata berkedip saat berbicara.

Gejala gangguan artikulasi

  • Kesulitan mengucapkan bunyi tertentu dengan jelas
  • Beberapa bunyi seperti “r”, “l”, atau “s” terdengar salah atau bersiul.
  • Ucapan sulit dipahami oleh orang lain, bahkan terkadang hanya keluarga yang bisa mengerti.

Ciri-Ciri gangguan Fonologis

  • Tidak menggunakan bunyi kata sesuai usianya, misalnya menghilangkan atau mengganti bunyi di awal atau akhir kata.
  • Sering mengganti bunyi tertentu dalam satu kata tapi bisa mengucapkannya dengan benar di kata lain

Tanda gangguan Suara

  • Suara terdengar serak, kasar, atau napas berat.
  • Nada suara bisa tiba-tiba berubah atau tidak stabil.
  • Suara terlalu keras atau terlalu pelan.
  • Kehabisan napas saat berbicara panjang.
  • Suara terdengar aneh karena terlalu banyak atau terlalu sedikit udara yang keluar lewat hidung (hipernasal atau hiponasal).

Jika mengalami kondisi ini, beberapa cara mengatasi susah bicara yang mungkin dokter rekomendasikan termasuk terapi wicara, latihan pernapasan, relaksasi, hingga membiasakan bicara secara lambat. Kondisi ini perlu kombinasi antara latihan mandiri secara rutin dan tindakan terapi medis.

Baca Juga: Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara? Penyebab & Cara Mengatasi

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gangguan bicara, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh dr. Muh Ikbal

Source

  • Medical News Today. What are speech disorders?. Februari 2026
  • Cleveland Clinic. Hoarseness. Februari 2026
  • Medline Plus. Speech disorders – children. Februari 2026

Diperbarui pada 13 Februari 2026

Artikel Terkait

  • demensia adalah
    5 Jenis-Jenis Demensia: Penyebab dan Gejalanya
  • jenis neuropati
    Mengenal 5 Jenis Neuropati, Penyebab, dan Gejalanya
  • gangguan saraf mata
    Macam-Macam Gangguan Saraf Mata dan Gejalanya
  • jenis leukemia
    8 Jenis Leukemia dan Gejalanya, Apa Saja?
  • jenis gangguan kesuburan
    14 Jenis Gangguan Kesuburan dan Cara Mencegahnya
  • jenis anoreksia gangguan makan dan cara mengatasi
    3 Jenis Gangguan Makan Anoreksia dan Cara Mengatasinya
  • jenis kanker darah
    Kenali 3 Jenis Kanker Darah dan Gejalanya
Tagged under: Gangguan Penyakit

Artikel Terkait

  • demensia adalah
    5 Jenis-Jenis Demensia: Penyebab dan Gejalanya
  • jenis neuropati
    Mengenal 5 Jenis Neuropati, Penyebab, dan Gejalanya
  • gangguan saraf mata
    Macam-Macam Gangguan Saraf Mata dan Gejalanya
  • jenis leukemia
    8 Jenis Leukemia dan Gejalanya, Apa Saja?
  • jenis gangguan kesuburan
    14 Jenis Gangguan Kesuburan dan Cara Mencegahnya
  • jenis anoreksia gangguan makan dan cara mengatasi
    3 Jenis Gangguan Makan Anoreksia dan Cara Mengatasinya
  • jenis kanker darah
    Kenali 3 Jenis Kanker Darah dan Gejalanya

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP