Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Infeksi Saluran Kemih pada Pria: Risiko dan Pencegahannya
Defara
Senin, 25 April 2022 / Published in Artikel Kesehatan

Infeksi Saluran Kemih pada Pria: Risiko dan Pencegahannya

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Infeksi saluran kemih (ISK) pada pria bisa disebabkan karena perkembangan bakteri E.coli pada saluran kemih yang menyebabkan gejala seperti sakit saat buang air kecil, ingin sering pipis, urine berwarna keruh dan berbau, hingga sakit perut bagian bawah.

Infeksi saluran kemih pada pria

Terdapat 2 jenis infeksi saluran kemih pada pria, yakni saluran atas dan saluran bawah.

Cara mengatasi infeksi saluran kemih bisa dilakukan dengan langkah sederhana seperti memperbanyak minum air putih, menjaga kebersihan area intim, tidak menahan buang air kecil, serta mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Jika keluhan sering muncul atau terasa berat, pemeriksaan ke tenaga medis perlu agar penyebabnya bisa ditangani dengan tepat.

Untuk mencegahnya, biasakan minum air putih yang cukup setiap hari, buang air kecil secara teratur, dan jaga kebersihan organ intim. Menjalani pola hidup sehat dan aktif juga membantu menjaga kesehatan saluran kemih agar tetap optimal.

Daftar Isi

Toggle
  • Jenis Infeksi Saluran Kemih pada Pria
    • 1. Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah
    • 2. Infeksi Saluran Kemih Bagian Atas
  • Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Pria
  • Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Pria
  • Cara Mengatasi ISK pada Pria
    • 1. Perawatan Mandiri
    • 2. Penanganan Medis untuk ISK yang Sering Kambuh
    • 3. Penanganan ISK Jangka Panjang atau Kronis
  • Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Pria

Jenis Infeksi Saluran Kemih pada Pria

Infeksi Saluran Kemih terjadi pada organ yang berfungsi untuk membuat dan mengalirkan urine, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan saluran kencing. Berdasarkan letak infeksinya, ISK pada pria terbagi menjadi dua jenis utama.

1. Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah

Infeksi saluran kemih bagian bawah meliputi infeksi kandung kemih atau sistitis dan infeksi saluran kencing atau uretritis. Kondisi ini paling sering karena adanya bakteri dari usus yang masuk ke saluran kemih melalui kulit, lalu naik ke uretra dan kandung kemih.

Selain itu, uretritis juga bisa karena adanya kuman yang menular melalui hubungan seksual, seperti gonore dan klamidia. Pada pria, infeksi saluran kemih bagian bawah juga bisa berupa prostatitis, yaitu peradangan pada kelenjar prostat yang dapat menimbulkan nyeri dan gangguan saat buang air kecil.

Baca Juga: Infeksi Saluran Kemih pada Anak: Gejala hingga Pengobatan

2. Infeksi Saluran Kemih Bagian Atas

Infeksi saluran kemih bagian atas menyerang ureter dan ginjal, termasuk infeksi ginjal yang disebut pielonefritis. Kondisi ini biasanya terjadi ketika bakteri dari kandung kemih naik ke ginjal melalui saluran kemih.

Selain dari saluran kemih, bakteri juga bisa masuk ke ginjal melalui aliran darah dan menyebabkan infeksi. Infeksi saluran kemih bagian atas umumnya lebih serius dan memerlukan penanganan medis yang lebih intensif.

ISK lebih sering terjadi pada wanita, tetapi pria juga bisa mengalaminya, terutama di usia di atas 50 tahun. Pada usia ini, pembesaran prostat dapat menghambat aliran urine sehingga urine tidak keluar tuntas dan bakteri mudah berkembang.

Risiko ISK pada pria juga meningkat pada kondisi tertentu. Beberapa faktor pemicunya antara lain tidak sunat, hubungan seksual anal, adanya penyempitan saluran kencing, serta penggunaan kateter yang memudahkan bakteri masuk ke saluran kemih.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Pria

Faktor usia menjadi salah satu risiko tertinggi terjadinya infeksi kemih pada pria, terlebih jika mereka berada di usia 50 tahun ke atas. Adapun sebagian besar kasus pada pria yang lebih tua biasanya karena bakteri yang secara alami ada di dalam tubuh yaitu, bakteri Escherichia coli (E.coli).

Berikut beberapa penyebab yang paling sering terjadi.

  • Penyakit menular seksual: Infeksi seperti klamidia dan gonore dapat menyebabkan ISK, terutama pada pria usia muda. Kondisi ini merupakan penyebab ISK yang cukup umum pada pria yang aktif secara seksual.
  • Masalah pada prostat: Pembesaran prostat jinak atau BPH sering terjadi pada pria usia lanjut dan dapat menghambat aliran urine. Akibatnya, urine tidak keluar tuntas dan bakteri lebih mudah berkembang.
  • Prostatitis: Prostatitis adalah infeksi atau peradangan pada kelenjar prostat. Gejalanya sering mirip dengan ISK, seperti nyeri saat buang air kecil dan rasa tidak nyaman di area panggul.
  • Diabetes: Diabetes dan gangguan kesehatan lain yang menurunkan daya tahan tubuh dapat meningkatkan risiko ISK. Kondisi ini membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi.
  • Batu ginjal: Batu ginjal dapat menyumbat aliran urine dan menyebabkan urine menumpuk di kandung kemih. Keadaan ini meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
  • Penggunaan kateter: Kateter adalah selang yang terpasang untuk membantu mengeluarkan urine. Penggunaan kateter, terutama dalam jangka waktu lama, dapat menjadi jalan masuk bakteri ke saluran kemih.
  • Tindakan medis sebelumnya: Operasi atau pemeriksaan pada saluran kemih dapat meningkatkan risiko ISK. Alat medis yang digunakan bisa memudahkan bakteri masuk ke saluran kemih.
  • Kurang minum atau dehidrasi: Saat tubuh kekurangan cairan, urine menjadi lebih pekat dan frekuensi buang air kecil berkurang. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah berkembang.
  • Riwayat ISK sebelumnya: Pernah mengalami ISK dapat meningkatkan risiko infeksi berulang. Peradangan yang tersisa setelah infeksi sebelumnya dapat memicu ISK di kemudian hari.

Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Pria

Gejala infeksi kemih pada pria mungkin tidak muncul begitu saja. Beberapa di antaranya justru tidak memiliki gejala sama sekali. Namun, jika gejala akhirnya terjadi, mereka dapat mencakup beberapa hal berikut ini:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Aliran urin melambat atau kebocoran urin
  • Nyeri saat berkemih/anyang-anyangan
  • Air kencing yang keluar biasanya sedikit-sedikit
  • Terdapat darah dalam urin
  • Nyeri di bagian tengah bawah perut
  • Urin berubah warna menjadi keruh dan muncul bau tidak sedap

Pria dengan masalah infeksi kemih yang lebih rumit mungkin juga mengalami satu atau lebih dari gejala berikut ini:

  • Demam
  • Panas dingin
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit punggung

Jika gejala di atas sudah mulai Anda rasakan, bisa jadi itu adalah tanda bila penyakit telah menyebar ke ginjal atau saluran kemih bagian atas. Infeksi yang telah menyebar ini merupakan masalah yang lebih serius, dan memerlukan perawatan sesegera mungkin.

Baca Juga: Infeksi Saluran Kemih pada Wanita

Cara Mengatasi ISK pada Pria

Penanganan infeksi saluran kemih pada pria disesuaikan dengan tingkat keparahan dan frekuensi infeksinya. Beberapa langkah bisa dilakukan sendiri di rumah, sementara kondisi tertentu memerlukan pengobatan dan pengawasan dokter.

1. Perawatan Mandiri

Untuk membantu meredakan gejala ISK, Anda dapat melakukan langkah berikut:

  • Minum paracetamol hingga 4 kali sehari untuk mengurangi nyeri dan demam
  • Anak-anak dapat diberikan paracetamol cair
  • Istirahat cukup dan minum air putih hingga urine berwarna bening

Sebagian orang juga mengonsumsi sachet cystitis atau produk cranberry untuk mencegah ISK kambuh. Namun, belum ada bukti kuat bahwa cara ini bisa meredakan gejala atau mengobati ISK yang sudah terjadi.

2. Penanganan Medis untuk ISK yang Sering Kambuh

Jika ISK kembali muncul setelah pengobatan, atau terjadi 2 kali dalam 6 bulan atau 3 kali dalam 12 bulan, sebaiknya periksa ke dokter.

  • Dokter dapat mengganti antibiotik atau memberi antibiotik dosis rendah hingga 6 bulan
  • Memberikan terapi hormon estrogen bagi yang memasuki masa perimenopause atau menopause
  • Memberikan obat untuk mengatasi infeksi dan mencegah kekambuhan
  • Merujuk ke dokter spesialis untuk pemeriksaan lanjutan

3. Penanganan ISK Jangka Panjang atau Kronis

Pada beberapa orang, gejala ISK tidak kunjung hilang dan antibiotik jangka pendek tidak memberikan hasil, bahkan hasil tes urine bisa tampak normal. Kondisi ini bisa menandakan ISK kronis akibat bakteri yang masuk ke lapisan kandung kemih.

ISK kronis sering sulit didiagnosis karena gejalanya mirip dengan penyakit lain dan tidak selalu terdeteksi lewat tes urine. Penanganannya biasanya memerlukan antibiotik jangka panjang, dan bila keluhan menetap, pasien perlu dirujuk ke dokter spesialis karena kondisi ini dapat sangat memengaruhi kualitas hidup.

Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Pria

Meskipun tampak membahayakan jika sudah terlanjur terkena gangguan ini, tetapi pria dapat melakukan tindakan untuk mengurangi risikonya seperti cara-cara berikut:

  • Jangan menahan air kencing
  • Minum banyak cairan terutama air putih
  • Hati-hati membersihkan area di bawah kulup setelah mandi, terlebih jika tidak dikhitan
  • Hati-hati membersihkan alat kelamin sebelum dan sesudah berhubungan seks, untuk menghilangkan bakteri
  • Membersihkan kelamin dari depan ke belakang saat buang air
  • Memakai alat pengaman saat berhubungan seks
  • Buang air kecil setelah berhubungan seks, untuk menghilangkan bakteri yang mungkin lewat selama berhubungan

Baca Juga: Apakah Infeksi Saluran Kemih Bisa Sembuh Total?

Gejala infeksi saluran kemih pada pria yang perlu segera dibawa ke dokter antara lain nyeri hebat saat buang air kecil, urine berdarah, demam tinggi, menggigil, nyeri di pinggang atau perut bawah, serta sulit buang air kecil. Keluhan ini bisa menandakan infeksi yang sudah berat dan memerlukan pemeriksaan serta penanganan medis secepatnya.

Anda bisa kunjungi Ciputra Hospital dan dapatkan kemudahan untuk konsultasi serta membuat janji dengan dokter pilihan Anda.  Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah direview oleh dr. Surya Seftiawan Pratama

Source:

  • NHS. Urinary Tract Infections (UTIs). Februari 2026.
  • Harvard Health Publishing. Urinary Tract Infection in Men. Februari 2026.
  • WebMD. UTIs in Men: Symptoms, Causes, and Treatment. Februari 2026.

Diperbarui pada 18 Januari 2024

Artikel Terkait

  • obat infeksi saluran kencing (ISK)
    Obat Infeksi Saluran Kencing, Bisa untuk Pria dan Wanita
  • vasektomi pria
    Mengenal Vasektomi pada Pria dan Efek Sampingnya
  • isk pada ibu hamil
    Mengenal ISK pada Ibu Hamil, Bahaya, dan Cara Mengatasi
Tagged under: Gangguan Penyakit, Kesehatan Ginjal

Artikel Terkait

  • obat infeksi saluran kencing (ISK)
    Obat Infeksi Saluran Kencing, Bisa untuk Pria dan Wanita
  • vasektomi pria
    Mengenal Vasektomi pada Pria dan Efek Sampingnya
  • isk pada ibu hamil
    Mengenal ISK pada Ibu Hamil, Bahaya, dan Cara Mengatasi

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP