Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Bakteri yang Menyebabkan Penyakit Sifilis Adalah
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Bakteri yang Menyebabkan Penyakit Sifilis Adalah
Devi
Rabu, 20 April 2022 / Published in Artikel Kesehatan

Bakteri yang Menyebabkan Penyakit Sifilis Adalah

Bakteri yang menyebabkan penyakit sifilis adalah Treponema pallidum. Infeksi bakteri ini dapat menular dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak langsung dengan penderita. Hubungan seksual yang tidak aman bisa meningkatkan risiko seseorang terinfeksi sifilis.

Bakteri yang Menyebabkan Sifilis
Treponema pallidum, bakteri penyebab penyakit sifilis (raja singa).

Daftar Isi

Toggle
  • Treponema Pallidum: Bakteri Penyebab Sifilis
    • Karakteristik Treponema Pallidum
    • Tahapan Infeksi Sifilis
  • Infeksi Bakteri Penyebab Sifilis Lewat Hubungan Seksual
    • 1. Hubungan Seks Tanpa Pengaman
    • 2. Berhubungan Seks Dengan Banyak Pasangan
    • 3. Berhubungan Seksual Dengan Sesama Jenis
    • 4. Terinfeksi HIV

Treponema Pallidum: Bakteri Penyebab Sifilis

Bakteri yang menyebabkan penyakit sifilis adalah Treponema pallidum. Infeksi penyakit ini dapat menular dari satu orang ke orang lainnya, dan paling banyak melalui aktivitas seksual.

Bakteri Treponema pallidum tidak bisa menular lewat benda perantara, seperti gagang pintu, peralatan makan, maupun dudukan toilet. Penularan umumnya terjadi melalui kontak langsung dengan luka sifilis saat melakukan hubungan seksual vaginal, anal, maupun oral.

Infeksi bakteri yang menyebabkan penyakit sifilis dapat menyerang area kulit, mulut, dan alat kelamin. Awalnya, infeksi akan menyebabkan luka kecil yang tidak terasa nyeri. Banyak penderita tidak menyadari kemunculan luka ini karena dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Padahal, bakteri masih tetap berada di dalam tubuh dan dapat berkembang ke tahap berikutnya.

Gejala penyakit sifilis dibedakan berdasarkan beberapa tahapan, yaitu tahap primer, tahap sekunder, tahap laten, dan tahap tersier. Pada tahap sekunder, penderita bisa mengalami ruam pada kulit, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, hingga penurunan nafsu makan. Sementara pada tahap laten, penderita mungkin tidak mengalami gejala apa pun meskipun infeksi masih berlangsung.

Saat sudah masuk tahap tersier, gejala akan semakin parah. Infeksi dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh, seperti gangguan saraf, kerusakan pembuluh darah, gangguan otak, kerusakan katup jantung, bahkan munculnya benjolan jaringan lunak yang disebut gumma. Oleh karena itu, sifilis perlu segera ditangani sejak dini agar tidak menimbulkan komplikasi berbahaya.

Karakteristik Treponema Pallidum

Treponema pallidum merupakan bakteri berbentuk spiral yang termasuk ke dalam kelompok spirochete. Bakteri ini bergerak dengan cara berputar sehingga dapat masuk dan menyebar melalui jaringan tubuh manusia dengan lebih mudah.

Bakteri penyebab sifilis ini berkembang sangat lambat dibandingkan bakteri lain. Masa inkubasi infeksi umumnya sekitar 10–90 hari setelah seseorang terpapar. Karena gejalanya sering tidak langsung terlihat, banyak penderita tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi dan tanpa sadar dapat menularkan penyakit kepada pasangan seksualnya.

Selain itu, Treponema pallidum hanya dapat hidup di dalam tubuh manusia dan tidak mampu bertahan lama di luar tubuh. Inilah sebabnya penularan sifilis lebih sering terjadi melalui kontak langsung, terutama hubungan seksual tanpa pengaman maupun dari ibu hamil ke janin selama kehamilan.

Bakteri ini juga dikenal sulit dideteksi tanpa pemeriksaan medis tertentu. Dokter biasanya memerlukan tes darah atau pemeriksaan sampel cairan dari luka untuk memastikan diagnosis sifilis. Jika tidak segera diobati, infeksi dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan menyebabkan kerusakan permanen pada organ tubuh.

Hal lain yang perlu Anda ketahui adalah Treponema pallidum sangat sensitif terhadap antibiotik, terutama penisilin. Pengobatan yang tepat dan Anda lakukan sedini mungkin dapat membantu menyembuhkan sifilis sekaligus mencegah komplikasi serius.

Baca juga: Apakah Penyakit Sifilis Bisa Sembuh?

Tahapan Infeksi Sifilis

Sifilis berkembang melalui beberapa tahapan dengan gejala yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya:

1. Sifilis Primer

Tahap primer biasanya ditandai dengan munculnya luka kecil yang disebut chancre pada area kelamin, anus, atau mulut. Luka ini umumnya tidak terasa sakit sehingga sering diabaikan oleh penderita. Gejala dapat muncul sekitar 3 minggu setelah infeksi terjadi.

Meskipun luka bisa sembuh sendiri, bakteri penyebab sifilis masih tetap berada di dalam tubuh. Karena itu, penderita tetap membutuhkan pengobatan medis agar infeksi tidak berkembang menjadi lebih parah.

2. Sifilis Sekunder

Pada tahap sekunder, penderita dapat mengalami ruam kulit yang muncul di telapak tangan, telapak kaki, atau bagian tubuh lainnya. Selain ruam, gejala lain meliputi demam, sakit tenggorokan, rambut rontok, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Tahap ini menunjukkan bahwa bakteri telah menyebar ke seluruh tubuh. Gejala bisa hilang dengan sendirinya, tetapi infeksi tetap berlangsung apabila tidak Anda obati.

3. Sifilis Laten

Sifilis laten adalah fase ketika penderita tidak mengalami gejala apa pun. Pada tahap ini, bakteri masih berada di dalam tubuh dan dapat bertahan selama bertahun-tahun.

Karena tidak menimbulkan keluhan, banyak penderita tidak menyadari dirinya masih terinfeksi. Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting, terutama bagi orang yang aktif secara seksual.

4. Sifilis Tersier

Tahap tersier merupakan kondisi paling berbahaya. Infeksi dapat menyebabkan kerusakan pada otak, saraf, mata, jantung, dan organ tubuh lainnya.

Beberapa komplikasi yang bisa terjadi antara lain gangguan penglihatan, kelumpuhan, gangguan mental, hingga kerusakan pembuluh darah besar. Pada kondisi tertentu, sifilis tersier bahkan dapat mengancam nyawa.

Infeksi Bakteri Penyebab Sifilis Lewat Hubungan Seksual

Orang yang aktif secara seksual berisiko lebih tinggi mengalami dan menularkan bakteri sifilis. Beberapa faktor yang meningkatkan penularan bakteri sifilis lewat hubungan seksual adalah:

1. Hubungan Seks Tanpa Pengaman

Melakukan hubungan seks tanpa pengaman dapat meningkatkan risiko mengalami infeksi bakteri penyebab sifilis. Terutama mereka yang sering bergonta-ganti pasangan seks.

Penggunaan kondom saat akan berhubungan seksual sangat efektif untuk menurunkan risiko tertular penyakit sifilis. Sebab, kondom dapat menutupi kulit atau permukaan yang luka pada alat kelamin.

2. Berhubungan Seks Dengan Banyak Pasangan

Penyakit sifilis sangat mudah menyebar melalui hubungan seksual. Mereka yang sering berganti-ganti pasangan seks lebih mudah mengalami infeksi bakteri penyebab sifilis.

Oleh karena itu, setia dengan satu pasangan seksual akan menurunkan risiko Anda tertular penyakit ini. Selain menyebabkan sifilis, sering berganti pasangan juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit menular seksual lainnya seperti gonorrhea, infeksi jamur hingga HIV/AIDS.

3. Berhubungan Seksual Dengan Sesama Jenis

Hubungan seks anal tanpa pengaman memiliki risiko penularan sifilis yang lebih tinggi karena mukosa rektum lebih tipis dan mudah mengalami mikro-luka, sehingga Treponema pallidum lebih mudah masuk ke aliran darah. Menurut CDC, pria yang berhubungan seks dengan pria (MSM) memang termasuk kelompok dengan prevalensi sifilis yang lebih tinggi, namun faktor risiko utamanya adalah jenis kontak dan tidak menggunakan pengaman, bukan orientasi seksual itu sendiri.

Baca juga: Apa Akibat dari Penyakit Sifilis pada Tubuh?

4. Terinfeksi HIV

Terinfeksi HIV atau Human Immunodeficiency virus akan membuat daya tahan tubuh melemah. Akibatnya, kondisi tubuh Anda akan rentan mengalami berbagai penyakit, termasuk bakteri penyebab penyakit sifilis.

Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal BMC Infectious menunjukkan bahwa mereka yang menderita HIV biasanya juga akan didiagnosis mengalami sifilis.

Dilansir dari CDC, bahwa penyakit sifilis dan HIV adalah adalah dua kondisi berbahaya yang dapat menyerang pria dengan orientasi homoseksual atau biseksual. Infeksi bakteri penyebab sifilis bisa berbahaya jika tidak segera dilakukan pengobatan sifilis (raja singa) dengan antibiotik yang tepat.

Oleh karena itu, setelah mengetahui apa saja faktor yang bisa membuat Anda mengalami infeksi bakteri penyebab sifilis, mulailah untuk memiliki hubungan seksual yang sehat. Hal tersebut untuk mencegah Anda tertular dan menularkan bakteri penyebab penyakit menular seperti sifilis.

Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter terkait penyebab sifilis dan penularannya, Anda bisa mengunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat. Ciputra Hospital mempunyai layanan kesehatan lengkap, mulai dari rawat jalan hingga rawat inap.

Yuk, cek jadwal dokter Ciputra Hospital dan buat janji dokter dengan mudah lewat aplikasi WhatsApp.

Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Konsultasikan keluhan Anda dengan dokter.

Ditinjau secara medis oleh dr. Febriani K. H., terakhir pada 26 Mei 2026
Diterbitkan 20 April 2022
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (2)
  1. Medical News Today What to know about syphilis. Diakses Mei 2026
  2. WHO Syphilis fact sheet. Diakses Mei 2026

Artikel Terkait

  • Bagaimana cara penularan sifilis
    Bagaimana Cara Penularan Penyakit Sifilis?Gangguan Penyakit
  • Bagaimana Cara Pencegahan Terhadap Penyakit Sifilis
    Bagaimana Cara Pencegahan Terhadap Penyakit Sifilis?Gangguan Penyakit
  • 10 Daftar Penyakit Menular yang Sering Dialami Orang Indonesia
    10 Daftar Penyakit Menular yang Sering Dialami Orang IndonesiaKesehatan Tubuh
  • Pengobatan sifilis raja singa
    Pengobatan Sifilis (Raja Singa) dari Antibiotik hingga HerbalKesehatan Reproduksi
  • gejala sifilis
    Waspadai Gejala Sifilis pada Setiap StadiumnyaGangguan Penyakit
Tagged under: bakteri sifilis, bakteri yang menyebabkan sifilis

Artikel Terkait

  • Bagaimana cara penularan sifilis
    Bagaimana Cara Penularan Penyakit Sifilis?Gangguan Penyakit
  • Bagaimana Cara Pencegahan Terhadap Penyakit Sifilis
    Bagaimana Cara Pencegahan Terhadap Penyakit Sifilis?Gangguan Penyakit
  • 10 Daftar Penyakit Menular yang Sering Dialami Orang Indonesia
    10 Daftar Penyakit Menular yang Sering Dialami Orang IndonesiaKesehatan Tubuh
  • Pengobatan sifilis raja singa
    Pengobatan Sifilis (Raja Singa) dari Antibiotik hingga HerbalKesehatan Reproduksi
  • gejala sifilis
    Waspadai Gejala Sifilis pada Setiap StadiumnyaGangguan Penyakit

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter