Ditulis oleh Tim Konten Medis
Konsumsi sayuran sangat penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan mencegah terjadinya sembelit. Namun, ada beberapa sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam lambung karena bisa memperparah gejala yang terjadi, seperti bawang putih, kimchi sawi putih, dan kol atau kubis.

Cabai rawit dapat memperburuk gejala refluks asam.
Gejala naiknya asam lambung biasanya muncul dengan sensasi terbakar di dada, nyeri dada, sulit menelan, dan mual. Penyebabnya bisa terjadi karena melemahnya sfingter atau katup esofagus bagian bawah (Lower esophageal sphincter) sehingga memicu asam lambung keluar dari lambung dan naik ke kerongkongan.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko asam lambung naik atau penyakit GERD, seperti ibu hamil, pola makan tidak sehat, berat badan berlebih, dan gangguan kecemasan. Selain itu, pantangan pada gangguan asam lambung yang sebaiknya dihindari dapat berupa makanan pedas, berlemak, terlalu asam, kopi, dan alkohol.
Sayuran yang Harus Dihindari Penderita Asam Lambung
Berikut beberapa sayuran yang perlu Anda hindari saat memiliki asam lambung:
1. Bawang Putih
Bawang putih termasuk sayuran makanan pantangan asam lambung yang perlu dihindari. Jenis sayuran ini dapat mengurangi kekuatan otot esofagus di bagian bawah sehingga memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Bahkan, bawang putih dapat menimbulkan gejala maag, termasuk perut kembung, nyeri ulu hati, mual, dan muntah. Sayuran ini juga memiliki rasa pedas sehingga berbahaya bagi kesehatan lambung saat mengonsumsinya terlalu banyak.
Baca Juga: Catat!12 Obat Asam Lambung Tradisional Paling Ampuh
2. Bawang Bombay
Selain bawang putih, sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam lambung selanjutnya adalah bawang bombay. Bawang bombay dapat memicu gejala sakit maag berupa perut kembung, sakit perut tumpul, dan mual.
Anda bisa mengganti bawang bombay dengan jahe untuk menambah cita rasa masakan. Jahe memiliki banyak manfaat bagi penderita asam lambung, terutama mengurangi refluks asam.
3. Daun Mint
Daun mint atau peppermint dapat memberikan sensasi menyegarkan pada mulut dan tenggorokan. Namun, daun ini mampu memperburuk gejala refluks asam dengan melemahkan otot sfingter atau katup esofagus bagian bawah.
Akibatnya, tubuh akan mengalami peningkatan refluks asam sehingga muncul keluhan, seperti nyeri dada, rasa asam di mulut, dan sakit di bagian ulu hati. Segera kunjungi layanan kesehatan terdekat apabila gejala GERD sudah parah.
4. Cabai Rawit
Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam lambung berikutnya adalah cabai rawit. Konsumsi makanan pedas yang mengandung banyak cabai rawit bisa memperburuk gejala refluks asam.
Penelitian membuktikan bahwa makanan pedas bisa menyebabkan nyeri perut dan sensasi terbakar bagi penderita gangguan pencernaan (gastrointestinal). Cabai rawit memiliki kandungan capsaicin, yaitu senyawa kimia yang membuat makanan terasa pedas.
Senyawa ini bisa mengiritasi kerongkongan dan menimbulkan gejala GERD yang parah apabila mengonsumsinya secara berlebihan.
5. Kimchi Sawi Putih
Kimchi adalah makanan tradisional asal Korea yang terbuat dari sayuran asin fermentasi, salah satunya menggunakan sawi putih. Makanan ini kaya akan nutrisi dengan kandungan probiotik untuk meningkatkan sistem imunitas dan mengurangi peradangan.
Namun, penderita asam lambung sebaiknya makan kimchi secukupnya dan tidak berlebihan. Kimchi sawi putih juga mengandung cabai yang bisa menyebabkan sakit maag atau refluks asam apabila mengonsumsinya terlalu banyak.
Baca Juga: Catat Jam Makan yang Tepat untuk Penderita Asam Lambung
6. Kol atau Kubis
Salah satu sayuran pemicu asam lambung adalah kol atau kubis. Jenis sayuran ini sebenarnya kaya akan nutrisi penting berupa serat, vitamin C, dan vitamin K.
Berkat kandungannya, kol atau kubis mampu melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan jantung secara optimal. Meskipun bermanfaat, penderita asam lambung sebaiknya membatasi asupan kol atau kubis.
Sebab, sayuran ini memiliki kandungan tinggi fruktosa yang memicu banyak gas di dalam tubuh. Jika mengonsumsinya secara berlebihan, kol atau kubis dapat menyebabkan asam lambung naik dan muncul gejala maag.
Untuk menghindarinya, Anda bisa mengonsumsi sayuran hijau untuk asam lambung berupa asparagus, mentimun, dan brokoli. Jenis sayuran ini termasuk sumber tinggi serat dan karbohidrat yang baik bagi kesehatan tubuh.
Selain sayuran, Anda juga bisa makan buah-buahan yang mengandung tinggi vitamin dan mineral. Misalnya, buah pir, buah beri, dan apel.
7. Jalapeno
Jalapeno adalah salah satu jenis cabai yang sering dijadikan berbagai masakan sehari-hari. Jenis sayuran ini mengandung capsaicin yang memberikan rasa khas pedas pada tubuh.
Jika mengonsumsinya terlalu banyak, jalapeno bisa menyebabkan sakit perut, mual, dan muntah. Bakan, kondisi ini juga memicu asam yang keluar dari lambung saat Anda muntah sehingga mengiritasi kerongkongan.
8. Paprika
Selain cabai rawit dan jalapeno, paprika juga mengandung capsaicin yang dapat mengakibatkan efek samping seperti diare, sakit perut, dan muntah. Hal ini bisa terjadi akibat mengonsumsi paprika dalam jumlah berlebihan.
Efek samping lain akibat makan paprika bisa menimbulkan kesulitan bernapas, diare, gangguan pernapasan, dan nyeri atau kemerahan pada kulit. Oleh sebab itu, penting untuk membatasi asupan jalapeno agar tidak memicu efek samping yang terjadi.
Makanan yang Bagus untuk Penderita Asam Lambung
Adapun beberapa makanan penurun asam lambung yang bisa Anda konsumsi sehari-hari meliputi:
- Minyak zaitun
- Semangka
- Pisang
- Jahe
- Selada dan seledri
- Putih telur
- Yoghurt
- Beras merah
- Dada ayam
- Makanan laut, seperti salmon, kerang, dan ikan tuna
- Kentang
Baca Juga: Cara Cepat Mengatasi Asam Lambung Naik
Itu dia beberapa makanan yang sebaiknya dihindari dan yang bagus untuk penderita asam lambung. Jika gejala asam lambung tidak kunjung sembuh dalam waktu lama atau semakin parah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan. Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital.
Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat. Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.
Telah direview oleh dr Stella Kartolo
Source:
- Cleveland Clinic. Acid Reflux & GERD. Februari 2025.
- Everyday Health. Kimchi 101: A Complete Guide to This Fermented Korean Dish. Februari 2025.
- Health. The Dangers and Benefits of Eating Hot Peppers. Februari 2025.