Sariawan tanda kanker mulut biasanya tidak kunjung sembuh dalam waktu lama, memiliki bentuk beraturan dan berdarah, serta luka yang terasa keras. Selain sariawan, gejala lain kanker mulut disertai dengan gigi tanggal, sulit menelan, dan benjolan di dalam mulut.

Sariawan merupakan ketika mulut mengalami luka atau peradangan bibir akibat iritasi lidah, gusi, dan lapisan di dalam mulut. Pada umumnya, luka pada sariawan cenderung berwarna putih atau kekuningan dan terdapat peradangan di area sekitarnya.
Sementara itu, kanker mulut merupakan salah satu jenis kanker yang disebabkan oleh perkembangan sel-sel abnormal di dalam rongga mulut. Kanker ini sering dialami oleh pria berusia di atas 40 tahun. Gejala kanker mulut ditandai dengan sariawan yang tidak kunjung sembuh.
Perbedaan Sariawan Biasa dan Tanda Kanker Mulut
Membedakan antara sariawan dan kanker mulut bukan perkara yang mudah, karena sariawan juga menjadi tanda dari kanker mulut. Namun, kondisi ini bisa dikenali dengan mengetahui perbedaan, sebagai berikut:
1. Masa Penyembuhan
Perbedaan gejala sariawan dengan kanker mulut dapat terlihat dari masa penyembuhannya. Sariawan bisa sembuh hanya dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu. Hal ini tergantung kondisi luka yang dialami oleh setiap orang.
Mulut sering sariawan juga dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti kekurangan vitamin, tidak sengaja tergigit, dan alergi terhadap makanan. Anda perlu berhati-hati apabila gejala sariawan tidak kunjung sembuh walaupun sudah diobati. Kondisi ini bisa menjadi ciri-ciri tanda dari suatu penyakit tertentu, salah satunya adalah kanker mulut.
Baca Juga: 11 Penyebab Sariawan di Lidah, Bisa Tanda Penyakit?
2. Bentuk Luka
Perbedaan sariawan biasa dan sariawan tanda kanker mulut dapat terlihat dari bentuk dan ukurannya. Sariawan yang semakin besar dan tidak kunjung sembuh menjadi pertanda adanya kanker mulut. Kondisi ini kerap mengganggu fungsi mulut saat mengunyah atau berbicara.
Sariawan biasa memiliki bentuk luka atau lesi, seperti bulat atau cenderung oval. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri sementara dan cenderung mudah diobati. Segera kunjungi dokter apabila terdapat bentuk sariawan yang beraturan dan mengalami pendarahan.
3. Mengalami Perubahan Warna
Sariawan dan kanker mulut dapat dibedakan melalui perubahan warnanya. Biasanya, sariawan memiliki dasar warna putih kekuningan dan kemerahan pada bagian tepinya.
Jika sariawan mengalami perubahan warna tidak wajar, sudah seharusnya Anda merasa curiga. Apalagi bagian tepi yang tiba-tiba mengalami perubahan. Misalnya, luka yang mengeras atau menggulung dan tidak terasa nyeri. Anda juga perlu waspada apabila bentuk luka seperti benjolan kecil.
4. Rasa Sakit
Meskipun berukuran kecil, luka sariawan kerap membuat rasa sakit dan tidak nyaman saat mengunyah. Jika luka terasa menyakitkan, kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya kanker mulut.
Pada tahap awal, gejala kanker mulut tidak menimbulkan rasa sakit. Sebab itu, penderita seringkali tidak menyadari bahwa dirinya terkena kanker mulut. Ukurannya juga cenderung tidak besar sekitar 1 cm.
Jika Anda biarkan begitu saja, kanker mulut dapat menimbulkan pembengkakan dan kesulitan saat berbicara. Kanker mulut yang sudah memasuki stadium akhir, dapat menyebabkan benjolan di leher hingga peradangan kelenjar getah bening.
5. Tekstur Luka
Sariawan tanda kanker memiliki luka yang terasa keras. Kondisi ini bisa memicu benjolan tidak wajar yang berada di rongga mulut.
Kanker mulut bisa karena beberapa hal, seperti infeksi HIV, tidak menjaga kesehatan mulut, dan sering terkena paparan sinar matahari. Anda dapat membersihkan rongga mulut dengan cara menyikat gigi secara rutin dan membatasi makanan manis atau asam.
Lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Anda dapat mencegah risiko terkena kanker mulut dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti tidak konsumsi alkohol dan berhenti merokok.
6. Lokasi Luka
Pada umumnya, luka pada sariawan biasa dapat menyebar ke berbagai rongga mulut. Sariawan bisa muncul sekitar tiga sampai 10 buah dalam sekali waktu.
Anda perlu waspada apabila luka sariawan cenderung berpindah lokasi yang tidak menentu. Kondisi ini juga muncul dengan luka yang tidak kunjung sembuh dalam waktu cukup lama.
Kanker mulut dapat berkembang di bagian permukaan lidah, dalam pipi, langit-langit mulut, gusi, dan bibir. Pada kondisi yang parah, kanker ini bisa menyerang kelenjar yang memproduksi ludah hingga saluran pernapasan.
Perlu Anda ketahui bahwa luka sariawan pada kanker mulut dapat terobati dengan cara melakukan tindakan medis, seperti kemoterapi dan operasi bedah. Tingkat keberhasilan sembuh juga tergantung dari kondisi gejala yang Anda alami. Semakin awal sel kanker terdeteksi, peluang sembuh dari penyakit ini semakin tinggi.
Baca Juga: Waspadai 8 Jenis Penyakit Mulut Ringan hingga Parah
Kapan Harus ke Dokter?
Kesimpulannya, sariawan biasa dapat sembuh dalam waktu sekitar 1-2 minggu saja. Apabila Anda mengalami sariawan yang tidak kunjung sembuh, segera konsultasikan hal ini pada dokter.
Kanker mulut juga muncul dengan gejala sariawan yang terasa sakit dan berwarna kemerahan. Hal ini karena infeksi bakteri yang masuk ke dalam rongga mulut. Tidak hanya sariawan, kanker mulut juga memiliki gejala lain, seperti:
- Gigi goyang tanpa penyebab jelas
- Timbul bercak putih di rongga mulut
- Sulit menelan
- Sulit mengunyah
- Terdapat benjolan di sekitar dinding mulut
- Kesulitan berbicara
Oleh sebab itu, sariawan tidak boleh Anda biarkan begitu saja. Anda dapat mengatasi gejala sariawan dengan cara mengonsumsi makanan gizi seimbang, seperti sayur dan buah-buahan. Segera lakukan perawatan agar tidak menimbulkan penyakit yang semakin parah.
Bila Anda mengalami gejala di atas dan semakin memburuk, segera konsultasi ke Ciputra Hospital terdekat. Di sana, Anda bisa mendapatkan penanganan yang sesuai.
Ciputra Hospital memiliki Dokter Spesialis Bedah Onkologi terbaik yang bisa membantu mengatasi masalah penyakit kanker, beberapa di antaranya adalah:
- dr. Abdul Muhaimin Husein, MSc. Sp.B(K)Onk
- dr. Sasongko Hadi Priyono, Sp.B(K)Onk
Baca Juga: Penyebab Sariawan di Bawah Lidah dan Cara Mengatasinya
Cek jadwal dokter spesialis Ciputra Hospital sekarang dan buat janji untuk konsultasi. Ciputra Hospital menawarkan layanan kesehatan lengkap, mulai dari konsultasi dengan dokter umum, pusat kanker, hingga Medical Check Up (MCU). Anda dapat memeriksa jadwal dokter di Ciputra Hospital dan membuat janji dengan mudah dan cepat melalui layanan WhatsApp.







