Ditulis oleh Tim Konten Medis
Manfaat oregano tak hanya terbatas pada rasa masakan, tetapi juga berkontribusi bagi kesehatan tubuh. Kaya antioksidan, antibakteri, dan antiradang, oregano membantu menjaga sistem imun, melawan penyakit, dan mendukung metabolisme.

Oregano bukan sekadar bumbu dapur, tetapi juga rempah khas Mediterania yang kaya senyawa aktif dan nutrisi penting. Selain menyedapkan masakan, oregano bermanfaat untuk melawan bakteri, menjaga kadar gula darah, dan mendukung sistem imun.
Tak hanya untuk masakan, daun oregano juga berpotensi membantu menjaga kesehatan fisik dan mental. Kandungan antioksidannya yang tinggi membuat oregano cocok Anda konsumsi sebagai bagian dari gaya hidup sehat, baik melalui teh herbal, air infus, maupun campuran makanan sehari-hari.
Kandungan Gizi Oregano
Oregano adalah rempah oregano yang sangat populer dalam berbagai masakan, terutama hidangan khas Mediterania. Meski Anda konsumsinya dalam jumlah sedikit, oregano kering tetap mengandung nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Selain sebagai bahan oregano dalam kuliner, rempah ini juga memiliki nilai gizi yang mendukung kesehatan secara menyeluruh. Berikut ini beberapa kandungan gizinya:
- Oregano mengandung sekitar 2,7 kalori per satu sendok teh (1 gram), menjadikannya penyedap rendah kalori yang ideal untuk menambah rasa tanpa menambah beban kalori.
- Terdapat sekitar 0,7 gram karbohidrat dan 0,4 gram serat dalam 1 gram oregano kering, yang berperan dalam membantu fungsi pencernaan dan menjaga kadar gula darah.
- Oregano memiliki kandungan kalsium sebesar 16 mg per sajian, yang penting untuk menjaga kekuatan tulang, gigi, dan fungsi saraf.
- Rempah ini juga mengandung 1,5 mg fosfor yang berperan dalam produksi energi dan pembentukan struktur tulang yang sehat.
- Dalam satu gram oregano terkandung sekitar 12,6 mg kalium, mineral penting yang mendukung kestabilan tekanan darah dan kontraksi otot.
- Oregano mengandung folat sebanyak 2,4 mcg (DFE), yang dibutuhkan untuk sintesis DNA dan perkembangan sel darah merah.
- Berbagai antioksidan seperti vitamin C, vitamin A, dan vitamin E (tokoferol) juga terdapat dalam oregano, membantu menangkal radikal bebas dan mendukung sistem imun.
- Selain vitamin, oregano juga memiliki kandungan asam amino seperti triptofan, lisin, valin, dan arginin yang berperan dalam perbaikan sel dan pembentukan protein dalam tubuh.
Baca Juga: Rutin Mengonsumsi Serai? Ini 12 Manfaat yang Bisa Didapat
Manfaat Oregano untuk Kesehatan
Oregano terkenal luas sebagai bahan herbal dalam berbagai sajian, tetapi manfaatnya tidak hanya sebatas pada manfaat oregano untuk masakan. Tanaman ini, terutama daun oregano kering, menyimpan berbagai senyawa bioaktif yang sangat potensial untuk menunjang kesehatan tubuh.
Kaya akan antioksidan, antibakteri, hingga senyawa antiradang, manfaat oregano untuk kesehatan pun semakin menarik untuk digali lebih dalam.
1. Kaya Antioksidan
Salah satu manfaat daun oregano yang paling menonjol adalah kandungan antioksidannya yang tinggi. Senyawa seperti karvakrol dan timol membantu menetralisir radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh dan memicu penyakit kronis seperti kanker serta penyakit jantung.
Jika Anda konsumsi bersama buah dan sayuran lain, oregano dapat memberikan perlindungan tambahan dari stres oksidatif.
2. Membantu Melawan Bakteri
Oregano memiliki sifat antibakteri yang kuat, terutama dalam bentuk minyak esensialnya. Kandungan aktif seperti karvakrol terbukti dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri berbahaya.
Meski sebagian besar riset masih dilakukan dalam uji tabung, hasilnya menunjukkan potensi besar oregano sebagai agen alami untuk mendukung sistem imun.
3. Berkhasiat Melawan Sel Kanker
Kandungan fitokimia dalam daun oregano, seperti karvakrol dan timol terbukti mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker pada uji laboratorium. Senyawa ini dapat menghambat penyebaran sel kanker, khususnya pada jenis kanker usus besar.
Meskipun penelitian pada manusia masih perlu, oregano menunjukkan potensi menjanjikan sebagai bagian dari gaya hidup pencegahan kanker.
4. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh Terhadap Virus
Selain bakteri, oregano juga memiliki sifat antivirus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam oregano dapat melemahkan virus tertentu seperti norovirus dan herpes simplex.
Dengan kata lain, oregano berpotensi menjadi pelengkap alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi virus.
Baca Juga: Manfaat Daun Pandan, Nutrisi, dan Efek Samping
5. Mengurangi Peradangan
Oregano mengandung berbagai senyawa antiinflamasi seperti karvakrol, limonene, dan caryophyllene. Senyawa ini dapat membantu menurunkan reaksi peradangan yang berlebihan dalam tubuh, yang merupakan pemicu berbagai penyakit kronis.
Dalam penelitian pada hewan, minyak oregano mampu mengurangi pembengkakan dan biomarker inflamasi secara signifikan.
6. Potensi Perlindungan Terhadap Kanker
Selain efek antioksidan, oregano mengandung flavonoid seperti quercetin yang mendukung mekanisme tubuh dalam melawan pertumbuhan sel kanker. Senyawa ini membantu menghentikan penyebaran sel kanker dan mendorong kematian sel abnormal.
Manfaat ini masih dalam tahap penelitian, tetapi memberikan alasan kuat untuk memasukkan oregano dalam pola makan sehat.
7. Berpotensi Mengatur Kadar Gula Darah
Dalam manfaatnya bagi kesehatan, oregano juga membantu menjaga dan mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa aktif di dalamnya dapat membantu mengatur kadar gula darah dan mengurangi inflamasi.
Meski demikian, konsultasi dengan tenaga medis tetap perlu bila Anda ingin menggunakannya sebagai tambahan terapi.
8. Mendukung Kesehatan Mental
Penelitian awal pada hewan menunjukkan bahwa oregano dapat membantu meredakan gejala stres dan depresi. Senyawa aktif dalam minyak oregano memberikan efek menenangkan dan membantu mengatur suasana hati.
Walau penelitian pada manusia masih terbatas, hasil awal ini membuka peluang penggunaan oregano untuk mendukung kesehatan mental.
9. Mudah Dikonsumsi dalam Menu Harian
Manfaat oregano untuk masakan juga tak kalah penting. Oregano bisa Anda tambahkan ke dalam salad, sup, tumisan, hingga sebagai bumbu marinasi daging.
Baik segar maupun kering, oregano mudah Anda gunakan sebagai bumbu sehat untuk masakan.
Baca Juga: Manfaat Madu untuk Asam Lambung dan Cara Konsumsinya
Efek Samping Oregano
Oregano kering sebagai rempah dalam masakan umumnya aman Anda konsumsi. Namun, jika Anda gunakan sebagai suplemen atau minyak esensial, perlu lebih berhati-hati karena bisa menimbulkan efek samping tertentu.
Beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain iritasi kulit akibat minyak oregano yang tidak diencerkan, gangguan penyerapan mineral seperti zat besi dan seng, serta risiko perdarahan jika Anda gunakan menjelang operasi. Ibu hamil, menyusui, atau yang alergi terhadap tanaman seperti mint dan basil sebaiknya menghindari konsumsi oregano dalam jumlah besar.
Jika Anda atau orang terdekat mulai menunjukkan efek samping oregano, segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah direview oleh Nilam Sari, S.Tr, Gz
Source:
- Healthline. 6 Science-Based Health Benefits of Oregano. Januari 2026.
- Medical News Today. What are the health benefits of oregano?. Januari 2026.
- Verywell Health. Everything You Need to Know About Oregano. Januari 2026.







