Ditulis oleh Tim Konten Medis
Herpes di bibir dapat menular melalui kontak langsung dengan luka atau cairan dari penderita. Penderita herpes dapat menghilangkan virus tersebut dengan mengonsumsi obat antivirus oral, seperti valasiklovir dan asiklovir.

Penyakit herpes adalah kondisi yang umum dialami dan sering menimbulkan rasa tidak nyaman. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus herpes simplex (HSV) yang dapat kambuh sewaktu-waktu.
Lepuhan kecil di sekitar mulut bisa terasa perih, mengganggu aktivitas, bahkan menurunkan rasa percaya diri. Namun, dengan penanganan tepat, gejala dapat dikendalikan dan penyembuhan berlangsung lebih cepat.
Apa Itu Oral Herpes?
Herpes oral atau herpes mulut adalah infeksi yang terjadi akibat herpes disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV). Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya lepuhan kecil atau luka melepuh di sekitar bibir dan mulut, yang muncul dalam periode tertentu atau disebut dengan outbreak.
Gejala herpes mulut bisa muncul dalam hitungan minggu setelah terinfeksi, namun ada juga yang baru terlihat setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Penyebarannya tidak hanya melalui kontak seksual, tetapi juga bisa melalui kontak non seksual seperti ciuman dari seseorang yang sedang memiliki luka herpes di bibir.
Baca Juga: Apa Itu Herpes Zostar? Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi
Penyebab Herpes di Bibir
Herpes di area mulut terjadi karena infeksi herpes karena virus herpes simplex (HSV) yang menyebar melalui kontak langsung dengan penderita. Penyebab herpes di bibir ini dapat siapa saja alami sejak kecil atau usia muda melalui kontak non seksual, misalnya dari air liur atau barang pribadi yang terkontaminasi.
Jenis Virus Penyebab
- HSV-1: biasanya menjadi penyebab herpes di bibir atau sekitar mulut.
- HSV-2: lebih sering dikaitkan dengan herpes genital, namun juga bisa menginfeksi mulut.
Faktor Pemicu Kekambuhan
- Paparan sinar matahari berlebihan.
- Demam atau kondisi tubuh menurun.
- Stres emosional yang berat.
- Menstruasi pada wanita.
- Proses operasi atau cedera fisik.
Gejala Herpes di Mulut
Herpes mulut bisa menimbulkan gejala yang berbeda pada setiap orang, mulai dari ringan hingga cukup mengganggu. Ciri-ciri herpes ini biasanya muncul 1–3 minggu setelah terinfeksi dan bisa bertahan hingga 3 minggu.
Tanda Awal Sebelum Luka Muncul
- Rasa gatal di bibir atau kulit sekitar mulut.
- Sensasi terbakar di area bibir.
- Rasa kesemutan di sekitar bibir atau mulut.
Gejala yang Bisa Menyertai
- Sakit tenggorokan.
- Demam.
- Pembengkakan kelenjar di wajah atau leher.
- Rasa sakit saat menelan.
Lokasi Luka atau Lepuhan
- Gusi.
- Bibir.
- Mulut bagian dalam.
- Tenggorokan.
Ciri-ciri Herpes saat Terjadi Outbreak
- Lepuhan merah yang pecah dan mengeluarkan cairan.
- Lepuhan kecil berisi cairan bening kekuningan.
- Beberapa lepuhan kecil menyatu menjadi luka lebih besar.
- Luka mengering menjadi kerak kuning sebelum sembuh dan berubah menjadi kulit berwarna merah muda.
Faktor Pemicu Kekambuhan
- Perubahan hormon atau menstruasi.
- Terlalu lama terpapar sinar matahari.
- Demam.
- Stres.
Baca Juga: Apakah Herpes Genital Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya
Cara Mendiagnosis Herpes di Bibir
Untuk mendiagnosis herpes labialis atau herpes di mulut, tenaga medis biasanya melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Pada tahap ini, area mulut akan diperiksa untuk melihat adanya luka lepuh atau tanda khas herpes yang mudah dikenali.
Selain itu, dokter dapat mengambil sampel cairan dari luka lepuh untuk diuji di laboratorium, terutama jika pasien memiliki sistem imun lemah. Jika tidak ada luka aktif namun ingin memastikan, bisa Anda lakukan tes darah untuk mendeteksi antibodi HSV 1 atau HSV 2 yang menandakan adanya infeksi sebelumnya dan potensi virus aktif kembali di masa depan.
Cara Mengatasi Herpes di Bibir
Herpes bibir memang bisa menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman, namun ada berbagai langkah yang bisa Anda lakukan agar herpes cepat sembuh. Mulai dari perawatan sederhana di rumah hingga penggunaan obat medis, semuanya bisa membantu meringankan gejala sekaligus mempercepat pemulihan. Berikut cara mengobati herpes di bibir:
Perawatan di Rumah
- Gunakan obat oles over the counter (OTC) khusus herpes, misalnya krim yang mengandung docosanol, dengan kapas agar tidak menyebar ke area lain.
- Aplikasikan lip balm atau krim dengan tabir surya untuk melindungi bibir dari sinar matahari.
- Gunakan salep dengan kandungan benzocaine atau lidocaine untuk mengurangi rasa nyeri.
- Tempelkan kompres dingin atau hangat pada lepuhan guna meredakan sakit dan membantu mengangkat kerak.
- Konsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen, naproxen, atau paracetamol.
- Salah satu yang dilakukan agar herpes cepat sembuh yaitu dengan perbanyak minum air putih, jus dingin, atau es loli untuk menenangkan rasa sakit di area mulut.
Perawatan Medis
- Dokter dapat meresepkan obat herpes di bibir seperti acyclovir, valacyclovir, atau famciclovir, terutama jika herpes sering kambuh atau gejalanya berat.
- Gunakan salep antivirus, misalnya penciclovir atau acyclovir, untuk mempercepat penyembuhan luka.
- Minum obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen untuk mengendalikan nyeri.
- Jaga area yang terinfeksi tetap bersih dan kering agar tidak semakin parah.
- Penanganan medis lebih lanjut dibutuhkan bagi penderita dengan imun lemah, bayi baru lahir yang terpapar HSV, atau jika muncul komplikasi serius seperti infeksi otak dan mata.
Baca Juga: Bahaya Herpes untuk Kesehatan dan Risiko Komplikasinya
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami herpes di bibir, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh Dr. Princess Ruth
Source:
- Cleveland Clinic. Oral Herpes. Desember 2025
- Medline Plus. Herpes – oral. Desember 2025
- Web MD. Oral Herpes: Causes, Symptoms, & Treatment. Desember 2025




