Penyebab cantengan bisa terjadi karena infeksi bakteri yang masuk ke dalam kulit kuku yang terbuka. Cara menyembuhkan cantengan dapat dilakukan dengan menggunakan larutan antiseptik, pemberian antibiotik, dan drainase abses.

Cantengan merupakan infeksi kulit.
Penyebab cantengan terjadi karena infeksi bakteri dan jamur yang tumbuh di bawah kulit. Kondisi ini biasanya muncul ketika kulit di sekitar kuku rusak atau terbuka.
Dengan kondisi kulit yang terluka, bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes akan lebih mudah masuk ke dalam kulit. Kuku yang rusak biasanya disebabkan oleh kebiasaan buruk sehari-hari, seperti sering menggigit kuku, memotong kuku terlalu pendek, dan menggunakan alas kaki yang terlalu sempit.
Apa Itu Cantengan?
Cantengan atau paronikia adalah infeksi kulit yang terjadi di sekitar kuku jari tangan atau kuku kaki. Infeksi ini terbagi dalam 2 jenis utama, yaitu cantengan akut dan kronis.
Cantengan akut biasanya muncul dalam kurun waktu tertentu dan hanya berlangsung sebentar saja. Biasanya, kondisi ini mudah ditangani dengan perawatan di rumah.
Sementara cantengan kronis dapat berlangsung dalam waktu lama hingga berminggu-minggu. Akibatnya, kondisi ini membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama serta pengobatan medis sesegera mungkin.
Anda bisa mengenali gejala utama cantengan, seperti area jari kuku terasa nyeri, bengkak, dan berwarna merah. Selain itu, ada benjolan yang berisi nanah akibat infeksi bakteri yang tumbuh di bawah kulit.
Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, cantengan bisa menimbulkan gejala lainnya, seperti demam, tubuh menggigil, muncul garis-garis merah di sepanjang kulit, kuku terasa keras, serta nyeri sendi dan otot.
Gejala Cantengan
Cantengan (paronikia) biasanya diawali dengan keluhan ringan, tetapi dapat berkembang menjadi infeksi jika tidak ditangani dengan tepat. Pada beberapa kasus, cantengan dipicu oleh kuku yang tumbuh ke dalam (ingrown toenail), namun keduanya merupakan kondisi yang berbeda. Mengenali gejala sejak dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah kondisi semakin parah. Berikut beberapa gejala cantengan yang umum terjadi:
- Nyeri di sekitar kuku, terutama saat ditekan
- Kemerahan pada kulit di sekitar kuku
- Bengkak di area tepi kuku
- Keluar nanah sebagai tanda infeksi
- Kulit terasa hangat atau lebih sensitif saat disentuh
- Sulit berjalan (terutama jika terjadi pada kuku kaki)
Gejala-gejala tersebut dapat muncul secara bertahap dan semakin memburuk jika tidak segera ditangani. Pada tahap awal, cantengan mungkin hanya menimbulkan rasa tidak nyaman ringan, tetapi seiring waktu dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan setiap perubahan pada kuku dan area sekitarnya agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.
Faktor Risiko Cantengan
Cantengan dapat dialami oleh siapa saja, tetapi ada beberapa kondisi dan kebiasaan yang meningkatkan risiko terjadinya masalah ini. Mengetahui faktor risiko dapat membantu Anda melakukan pencegahan lebih efektif. Berikut beberapa faktor yang dapat memicu cantengan:
- Penderita diabetes yang lebih rentan mengalami infeksi karena gangguan sirkulasi dan respons imun
- Kebiasaan memotong kuku terlalu pendek atau tidak lurus
- Sering menggunakan sepatu yang sempit atau terlalu ketat
- Kebiasaan manicure atau pedicure yang tidak tepat
- Bentuk kuku tertentu yang cenderung tumbuh ke dalam
Cara Mengobati Cantengan
Cantengan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganannya perlu disesuaikan dengan tingkat keparahan, mulai dari perawatan mandiri di rumah hingga tindakan medis oleh dokter.
Dengan penanganan yang tepat, infeksi dapat dicegah dan proses penyembuhan bisa berlangsung lebih cepat. Berikut ini adalah beberapa cara ampuh mengobati cantengan yang bisa Anda lakukan:
1. Menggunakan Larutan Antiseptik
Cara mengatasi cantengan ringan bisa merendam kaki atau tangan selama 20 menit 3-4 kali dalam sehari. Anda dapat merendam dengan menggunakan larutan antiseptik air hangat dan klorheksidin atau povidone-iodine.
Setelah itu, pastikan untuk mengeringkan area kaki atau tangan secara menyeluruh dengan handuk kering. Cara mengatasi cantengan ini juga membantu mengeluarkan nanah dari bawah kulit dan mengurangi risiko masalah kesehatan yang lebih serius.
Baca Juga: 9 Cara Mengobati Bisul agar Cepat Kempes dan Kering
2. Rendaman Garam Epsom
Mengutip dari Very Well Health, para ahli menyarankan untuk menambahkan garam epsom ke dalam larutan rendaman, terutama untuk kondisi kuku yang tumbuh ke dalam. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan cuka yang terjual bebas untuk mengobati infeksi kulit.
Jika menggunakan cuka sari apel atau cuka putih suling, Anda dapat menambahkan 1 sendok makan ke 6 cangkir air untuk membuat larutan cuka 1 persen. Sebelum menggunakan bahan alami, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengurangi efek samping yang terjadi.
3. Pemberian Antibiotik (Obat Cantengan Resep Dokter)
Ini termasuk salah satu cara agar cantengan cepat sembuh. Antibiotik, seperti dikloksasilin atau klindamisin mampu mengatasi infeksi bakteri yang memicu paronikia akut.
Anda dapat menggunakan obat cantengan ini sesuai resep dan petunjuk dokter. Pastikan untuk menghabiskan seluruh antibiotik agar tidak memicu infeksi kambuh.
4. Obat Antijamur untuk Cantengan
Cara mengobati cantengan bernanah di jari tangan bisa dengan penggunaan obat antijamur. Selain perawatan rumahan, dokter juga bisa meresepkan obat cantengan berupa antibiotik atau antijamur sesuai penyebab infeksi.
Obat antijamur meliputi klotrimazol atau ketokonazol yang cukup efektif meredakan gejala yang terjadi. Namun, penggunaan obat ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengoleskan obat antijamur ke kulit yang terkena cantengan.
5. Melakukan Operasi Kecil
Cara mengobati cantengan yang sudah bengkak bisa dengan melakukan prosedur operasi kecil. Prosedur ini bertujuan untuk mengeluarkan nanah dari jari tangan atau kaki yang menyebabkan pembengkakan.
Dokter dapat membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan nanah dan mengurangi gejala lain dari cantengan. Prosedur ini biasanya dilakukan di unit gawat darurat (IGD) jika terjadi infeksi yang berat di berbagai layanan kesehatan terdekat.
Setelah operasi selesai, dokter akan membalut luka untuk mempercepat proses pemulihan. Anda harus menjaga area luka tersebut tetap bersih dan mengganti perban secara rutin.
Baca Juga: Penyebab Kutil Tumbuh dan Mengatasinya
6. Drainase Abses
Jika terjadi abses, penderita cantengan membutuhkan perawatan medis untuk mengeluarkan nanah yang telah menumpuk. Perawatan drainase abses tidak boleh dilakukan di rumah karena bisa menyebabkan infeksi serius apabila tidak sesuai prosedur yang benar atau dengan peralatan steril.
Setelah nanah keluar, Anda dapat merendam luka 2-3 kali dalam sehari dengan larutan Burow untuk mempercepat proses penyembuhan. Larutan ini juga bermanfaat untuk mencegah infeksi yang terjadi.
Lama cantengan bisa hilang cenderung bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan gejala dan tindakan perawatan yang Anda lakukan. Umumnya, kondisi ini dapat sembuh kurang dari 1-2 minggu.
Untuk mencegah cantengan kembali kambuh, pastikan untuk mengurangi kebiasaan buruk, seperti menggigit kuku, memotong kuku terlalu pendek, dan mencungkil kutikula. Selain itu, jaga kebersihan tangan dan kaki dengan menggunakan sabun lembut yang tidak membuat iritasi kulit.
Kenakan sarung tangan anti air apabila Anda menggunakan bahan kimia dalam waktu lama. Jika gejala cantengan atau paronikia tidak kunjung sembuh dalam waktu lama, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Komplikasi Cantengan
Jika tidak ditangani dengan baik, cantengan dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Infeksi yang awalnya ringan bisa menyebar dan menimbulkan komplikasi yang berbahaya, terutama pada individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Berikut beberapa komplikasi yang dapat terjadi:
- Selulitis, yaitu infeksi kulit yang menyebar ke jaringan sekitar
- Abses yang lebih dalam akibat penumpukan nanah
- Osteomielitis, yaitu infeksi yang telah menyebar hingga ke tulang
Komplikasi tersebut menunjukkan bahwa cantengan bukan hanya masalah ringan pada kuku, tetapi juga dapat berdampak pada jaringan yang lebih dalam. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan penanganan yang tepat sejak gejala awal muncul. Jika kondisi tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan perawatan yang sesuai dan mencegah risiko infeksi yang lebih luas.
Cara Mencegah Cantengan
Cantengan dapat dicegah dengan perawatan kuku dan kebersihan kaki yang tepat. Langkah pencegahan ini penting dilakukan secara rutin, terutama bagi Anda yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kuku. Dengan kebiasaan yang benar, risiko kuku tumbuh ke dalam dapat diminimalkan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:
- Potong kuku secara lurus dan tidak terlalu pendek agar tidak tumbuh ke dalam
- Gunakan sepatu dengan ukuran yang pas dan tidak terlalu sempit untuk menghindari tekanan pada kuku
- Jaga kebersihan kaki dengan mencuci dan mengeringkannya secara rutin
- Hindari trauma pada kuku, seperti terbentur atau tertekan terlalu sering
- Jangan mengorek atau memotong bagian tepi kuku secara sembarangan
- Gunakan kaus kaki yang bersih dan menyerap keringat untuk menjaga area kaki tetap kering
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun cantengan ringan dapat ditangani di rumah, ada kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan dokter untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Segera konsultasikan ke tenaga medis apabila Anda mengalami tanda-tanda berikut:
- Demam yang menyertai infeksi
- Muncul garis merah yang menjalar dari area luka
- Nanah semakin banyak atau menyebar
- Tidak membaik dalam waktu lebih dari 7 hari
- Memiliki riwayat diabetes atau gangguan kesehatan lainnya yang meningkatkan risiko infeksi
Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan. Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital.
Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat. Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.






