Karang gigi lepas sendiri menjadi tanda bahwa lapisan ini sudah menebal dan perlu dibersihkan segera. Kondisi ini terjadi akibat kebersihan mulut yang buruk. Anda dapat mengatasi karang gigi dengan mengunjungi ke dokter.

Karang gigi merupakan keluhan yang umum terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Kondisi ditandai dengan noda kuning, coklat, atau hitam yang muncul di sela-sela gigi.
Karang gigi yang tidak segera diatasi dapat memicu gangguan kesehatan, seperti radang gusi dan gingivitis. Oleh sebab itu, pemeriksaan gigi perlu dilakukan secara berkala untuk mencegah risiko yang ditimbulkan.
Apa Itu Karang Gigi?
Karang gigi dan plak merupakan dua kondisi yang berbeda. Adapun karang gigi merupakan penumpukan plak gigi yang mengeras sedangkan plak adalah lapisan lengket berwarna kekuningan.
Karang dan plak gigi timbul akibat banyaknya partikel bakteri di rongga mulut sehingga perlu Anda bersihkan. Plak terbentuk dari sisa-sisa makanan yang menempel di sela gigi dan membentuk lapisan berlendir. Kondisi ini dapat Anda atasi dengan menyikat gigi atau flossing (benang gigi).
Sementara itu, karang gigi memiliki lapisan seperti cangkang keras yang sulit dibersihkan walaupun sudah menyikat gigi secara rutin. Lapisan ini terbentuk dari banyak mineral, mulai dari kalsium fosfat, kalsium karbonat, dan magnesium fosfat. Kandungan karang gigi telah bercampur dengan air liur dan mengandung beberapa bakteri yang sudah mati.
Karang gigi menjadi salah satu gangguan kesehatan mulut yang perlu diatasi segera mungkin. Sebab, kondisi ini bisa memicu gusi berdarah, bau mulut, dan pembengkakan gusi.
Perlu Anda ketahui bahwa karang gigi hanya bisa hilang melalui prosedur medis, yaitu scalling gigi. Melakukan prosedur ini dengan cara mengikis karang yang mengeras dengan menggunakan alat khusus bernama scaler.
Pada kondisi yang parah, karang gigi bisa meningkatkan risiko penyakit gusi yang terasa nyeri. Sebaiknya, kunjungi dokter atau ahli medis untuk membersihkan karang gigi secara rutin setiap enam bulan sekali. Pastikan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut agar mencegah penyakit yang tidak Anda inginkan.
Baca Juga: Pemutih Gigi, Bagaimana Efek Sampingnya?
Penyebab Karang Gigi Copot Sendiri
Meskipun hanya bisa Anda hilangkan dengan prosedur scalling, karang gigi juga bisa lepas sendiri dalam kondisi tertentu. Misalnya, penumpukan yang terlalu banyak.
Bukan hanya itu saja, penyebab karang gigi bisa pecah sendiri juga tergantung dari tekstur makanan yang Anda konsumsi, seperti terlalu keras atau renyah. Jika Anda paksakan, hal ini dapat menimbulkan keretakan gigi dan mengiritasi bagian pulpa gigi. Akibatnya, timbul rasa ngilu menyakitkan saat makan atau minum.
Menyikat gigi terlalu agresif menggunakan bulu sikat keras dapat meningkatkan risiko karang gigi copot dari gigi. Kondisi ini tentu berbahaya bagi kesehatan rongga mulut karena merusak enamel gigi.
Penyebab karang gigi lainnya bisa muncul akibat pola hidup tidak sehat, termasuk mengonsumsi makanan atau minuman manis dan kebiasaan merokok. Sebaiknya, hindari konsumsi roti, pasta, dan minuman bersoda secara berlebihan untuk mencegah penumpukan karang gigi.
Anda juga perlu menghentikan kebiasaan merokok yang dapat mengganggu kesehatan gigi. Jangan sampai kebiasaan ini memberikan dampak negatif terhadap kesehatan gigi Anda.
Bagi Anda yang menggunakan kawat gigi, pastikan untuk membersihkan sela-sela gigi dengan tepat. Gunakan sikat gigi khusus untuk menjangkau bagian gigi terdalam.
Karang gigi yang mengelupas dapat menimbulkan titik tajam yang bisa merusak jaringan lunak mulut. Kondisi ini bisa menyebabkan mulut terasa nyeri dan muncul perdarahan.
Bahkan, karang gigi yang mengelupas bisa saja tertelan dan masuk ke dalam tubuh. Namun, kondisi ini jarang menimbulkan komplikasi tertentu karena benda asing yang masuk ke dalam tubuh dapat keluar melalui feses dengan gerakan peristaltik di lambung.
Meskipun begitu, karang gigi yang tertelan dapat mengalami penyumbatan dan melukai saluran pencernaan. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mencongkel karang gigi sendiri untuk mencegah risiko yang tidak Anda inginkan. Pembersihan karang gigi hanya bisa dokter atau tenaga medis berpengalaman yang melakukannya.
Baca Juga: Cara agar Tidak Bau Mulut Saat Puasa, Ini 9 Tipsnya!
Cara Menghilangkan dan Mencegah Karang Gigi
Anda mungkin sesekali ingin menghilangkan karang gigi secara mandiri di rumah. Namun, hal ini berbahaya bagi kesehatan gigi karena bisa memicu kerusakan yang lebih parah.
Salah satu cara mengatasi karang gigi secara efektif adalah dengan mengunjungi dokter atau ahli medis. Biasanya, dokter menggunakan alat khusus sebagai cara untuk merontokan karang gigi.
Selain itu, Anda dapat melindungi gigi dari pembentukan plak dan karang gigi dengan berbagai macam cara. Berikut beberapa tips mencegah karang gigi yang mengeras:
- Menggosok gigi sebanyak dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride
- Pastikan untuk menyikat seluruh area gigi selama dua menit
- Gunakan obat kumur setelah makan
- Gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi
- Konsumsi makanan sehat
- Hindari konsumsi makanan tinggi gula secara berlebihan
- Hindari kebiasaan merokok
- Lakukan pemeriksaan ke dokter setiap dua kali dalam satu tahun
- Hindari mengonsumsi makanan keras dan lengket
- Gunakan lapiran pelindung gigi, seperti sealant.
Meskipun penumpukan karang gigi bukanlah keadaan darurat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah masalah gigi, seperti gigi berlubang dan penyakit gusi. Kondisi ini juga bisa menyebabkan komplikasi serius apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat.
Baca Juga: 11 Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek & Alami 2026
Anda bisa mengunjungi Ciputra Hospital terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ciputra Hospital menyediakan beragam layanan kesehatan mulai dari konsultasi dengan dokter umum, psikiater, hingga Medical Check Up (MCU).
Anda dapat memeriksa jadwal dokter di Ciputra Hospital dan membuat janji lebih mudah dan cepat melalui layanan WhatsApp. Mari percayakan kesehatan Anda dan keluarga Anda di Ciputra Hospital!







