Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Waspadai 11 Penyebab Kanker Paru dan Faktor Risikonya
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Waspadai 11 Penyebab Kanker Paru dan Faktor Risikonya
Defara
Rabu, 27 Maret 2024 / Published in Artikel Kesehatan, Kanker, Kanker Paru-Paru

Waspadai 11 Penyebab Kanker Paru dan Faktor Risikonya

Penyebab kanker paru belum dapat diketahui secara pasti, namun beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini di antaranya adalah merokok, mempunyai riwayat penyakit paru, terpapar zat karsinogen, hingga radiasi.

penyebab kanker paru-paru

Paparan polusi udara memicu kanker paru-paru.

Daftar Isi

Toggle
  • Penyebab Kanker Paru-Paru
    • 1. Usia Lebih Tua
    • 2. Punya Riwayat Sakit Paru
    • 3. Merokok
    • 4. Perokok Pasif
    • 5. Polusi Udara
    • 6. Riwayat Keluarga
    • 7. Gas Radon
    • 8. Radiasi
    • 9. Pola Hidup
    • 10. Paparan Asap Saat Masak
    • 11. Paparan Zat Karsinogen
  • Kapan Harus ke Dokter?
  • FAQ
    • Apa faktor utama yang menyebabkan penyakit kanker paru-paru?
    • Apa ciri-ciri orang yang terkena penyakit kanker paru-paru?
    • Apakah kanker paru-paru bisa sembuh?
    • Faktor apa saja yang menyebabkan kanker?

Penyebab Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru masih menjadi penyebab dari banyaknya kematian di seluruh dunia. Orang yang perokok aktif memang memiliki risiko paling besar terkena kanker paru-paru, meski demikian kanker paru juga bisa terjadi pada orang yang tidak pernah merokok atau disebut juga perokok pasif.

Kenali penyebab kanker paru-paru di bawah ini:

1. Usia Lebih Tua

Menurut American Cancer Society, sebagian besar penderita kanker paru didiagnosis pada usia 65 tahun atau lebih dengan rata-rata usia saat diagnosis 70 tahun. Sementara itu, hanya sebagian kecil penderita yang didiagnosis pada usia 45 tahun atau lebih muda.

Sebuah penelitian juga menemukan bahwa usia dapat memengaruhi harapan hidup penderita kanker paru. Dalam penelitian tersebut, pasien berusia di atas 60 tahun yang termasuk kelompok lanjut usia memiliki median harapan hidup selama 37,8 minggu. Angka ini lebih rendah daripada pasien yang lebih muda, yaitu 57 minggu.

Ada banyak penyebab kanker paru-paru yang dapat memengaruhi semua kelompok usia. Beberapa penyebab utamanya meliputi paparan zat penyebab kanker, seperti kabut asap atau polusi udara, asbes, radon, dan karbon monoksida.

Selain itu, kebiasaan merokok secara berlebihan serta riwayat kanker dalam keluarga juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker paru. Salah satu alasan lansia lebih sering didiagnosis kanker paru adalah karena tumor membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk tumbuh dan menyebar.

Pada beberapa kasus, paparan asbes bahkan memiliki masa laten lebih dari 15 tahun sebelum akhirnya memicu terbentuknya kanker paru. Kondisi ini dapat menyulitkan dokter untuk menentukan penyebab pasti kanker paru.

Gejala kanker paru juga umumnya baru disadari ketika penyakit telah memasuki stadium lanjut dan gejalanya semakin berat. Lansia juga lebih rentan mengalami kanker maupun penyakit lainnya karena sistem kekebalan tubuh secara alami melemah seiring bertambahnya usia.

2. Punya Riwayat Sakit Paru

Beberapa penyakit paru-paru dapat meningkatkan risiko kanker paru, terutama pada perokok. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah kelompok penyakit paru jangka panjang, seperti emfisema dan bronkitis kronis.

Kondisi ini umumnya berkembang akibat kerusakan paru-paru yang terjadi dalam jangka waktu lama karena menghirup zat berbahaya, terutama asap rokok. Dibandingkan orang yang tidak mengalaminya, penderita PPOK atau infeksi paru (pneumonia) memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru.

Selain itu, fibrosis paru idiopatik (idiopathic pulmonary fibrosis atau IPF) juga dapat meningkatkan risiko kanker paru daripada pada orang yang tidak mengalami penyakit tersebut.

3. Merokok

Risiko kanker paru-paru meningkat seiring dengan lamanya waktu dan jumlah rokok yang Anda hisap. Bahkan setelah Anda berhenti merokok setelah bertahun-tahun lamanya.

Orang yang merokok secara aktif memiliki kemungkinan 15 hingga 30 kali lebih besar terkena kanker paru-paru berakibat kematian daripada mereka yang tidak merokok. Meskipun Anda hanya merokok beberapa batang sehari atau sesekali, risiko tetap ada.

Faktanya, merokok dapat menyebabkan kanker hampir di semua bagian tubuh seperti kanker mulut dan tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar, rektum, hati, pankreas, kotak suara (laring), paru-paru, trakea, bronkus, ginjal dan panggul ginjal, kandung kemih, dan leher rahim, serta menyebabkan leukemia myeloid akut.

Baca Juga: Radang Paru-Paru (Pneumonia): Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

4. Perokok Pasif

Salah satu penyebab kanker paru-paru pada wanita yaitu menjadi perokok pasif. Bila Anda tinggal bersama perokok aktif, pertimbangkan membahas masalah penyebab kanker paru-paru untuk kepentingan bersama. Akan lebih baik jika mereka bisa mengurangi kebiasaan merokok di dalam ruangan yang sama dengan Anda.

Jika Anda mengunjungi teman dan anggota keluarga yang merokok, atur pertemuan kunjungan tersebut ke luar sesering mungkin untuk meminimalkan kontak dengan asap rokok.

Bahan kimia dari rokok meninggalkan residu di pakaian, tempat tidur, kain pelapis, dan area lain di rumah yang masuk ke paru-paru perokok pasif. Paparan asap dan sisa bahan kimia dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker paru-paru.

5. Polusi Udara

Paparan polusi udara tingkat tinggi dapat menyebabkan kanker paru-paru dengan memicu kerusakan DNA sehingga terjadi pertumbuhan tumor. Risiko terkena kanker paru-paru meningkat semakin lama Anda berada di lingkungan dengan polusi udara tingkat tinggi, jadi penting untuk mengambil tindakan pencegahan demi meminimalkan paparan.

Jika Anda tidak lagi berada di lingkungan dengan polusi udara tingkat tinggi, tetapi tetap harus menjaga diri dari kemungkinan paparan.

6. Riwayat Keluarga

Risiko terkena kanker paru dapat meningkat apabila Anda memiliki anggota keluarga dekat, seperti orang tua atau saudara kandung yang pernah menderita kanker paru. Gen merupakan materi genetik yang membawa instruksi agar sel dapat bekerja serta mengatur pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Gen berada di dalam kromosom yang terdapat di inti sel (nukleus). Setiap orang memiliki sekitar 20.000 gen. Semua jenis kanker terjadi karena adanya perubahan pada satu atau lebih gen di dalam sel.

Perubahan gen ini juga dikenal sebagai alterasi gen, varian gen, atau kelainan gen. Akibat perubahan tersebut, sel dapat kehilangan fungsi normalnya hingga berubah menjadi sel kanker yang terus membelah dan tumbuh tanpa terkendali.

Sebagian besar perubahan gen terjadi selama seseorang menjalani hidup, meskipun sebagian lainnya dapat diwariskan dari orang tua. Perubahan gen yang muncul selama hidup umumnya terjadi akibat kesalahan yang terjadi secara acak saat sel membelah atau karena paparan zat penyebab kanker (karsinogen), seperti asap rokok dan sinar matahari.

Perubahan gen yang terjadi selama hidup disebut mutasi didapat (acquired mutation) dan tidak bisa diwariskan kepada anak. Kanker yang disebabkan oleh mutasi didapat dikenal sebagai kanker sporadic yang merupakan jenis kanker paling umum.

Baca Juga: Sadari 10 Gejala Paru-Paru Basah Ini!

7. Gas Radon

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), penyebab kanker paru bisa karena gas radon. Ini adalah gas radioaktif yang terbentuk secara alami ketika uranium, thorium, atau radium, yang terurai di batuan, tanah, dan air tanah.

Anda berpotensi terpapar gas radon terutama melalui udara dan celah pada bangunan dan rumah. Saat Anda menghirup gas radon, bahan radioaktif bisa terperangkap di paru-paru.

Seiring waktu, bahan radioaktif ini meningkatkan risiko kanker paru-paru. Mungkin diperlukan waktu bertahun-tahun sebelum masalah kesehatan muncul.

8. Radiasi

Paparan radiasi yang langsung terkena dada dapat menjadi penyebab kanker paru-paru. Biasanya radiasi ini terjadi saat perawatan kemoterapi untuk kanker payudara atau penyakit limfoma.

Meski demikian, risiko tumbuhnya sel kanker di paru-paru karena radiasi tersebut tidak terlalu banyak ditemukan di kasus pasien pengidap kanker paru-paru.

Baca juga: Kenali Gejala Kanker Paru-Paru Ini Sejak Awal

9. Pola Hidup

Pola hidup dapat menjadi penyebab kanker paru-paru yang mungkin tidak Anda sadari. Misalnya, Anda berada terlalu lama di lingkungan yang banyak asap rokok. Hal inilah yang menyebabkan Anda menjadi perokok pasif.

Meskipun sudah memakai masker, tidak ada jaminan Anda tidak terpapar dampak negatif dari nikotin tersebut. Selain itu, pola hidup yang membiasakan diri untuk makan makanan tidak sehat juga bisa jadi pemicu utama adanya sel kanker.

Mulailah menerapkan gaya hidup sehat sejak usia muda agar kebiasaan baik lebih mudah terbentuk. Dengan demikian, Anda dapat menjaga kebugaran hingga usia lanjut sekaligus membantu menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk mengurangi kemungkinan mengalami dampak kanker paru-paru yang dapat memengaruhi kualitas hidup.

10. Paparan Asap Saat Masak

Penyebab kanker paru-paru lainnya yang wajib diwaspadai adalah paparan asap saat masak. Banyak makanan yang menimbulkan asap mengepul pada proses pembuatannya.

Bila Anda sehari-hari memasak, pastikan menggunakan masker saat memasak makanan yang berasap banyak. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi sel kanker paru-paru menginfeksi tubuh.

11. Paparan Zat Karsinogen

Zat utama pemicu sel kanker paru-paru tumbuh adalah karsinogen. Zat mematikan ini biasa ditemukan di asap tembakau, knalpot diesel, sinar ultraviolet matahari, arsenik, dan asbes.

Anda mungkin memiliki potensi terpapar penyebab kanker paru-paru saat bekerja. Oleh karena itu, gunakan masker demi keselamatan kerja tercapai.

Mendeteksi sel kanker dalam tubuh tentu tidak bisa dilakukan atas diagnosa sendiri di dalam rumah. Ada banyak serangkaian tes yang harus Anda jalani sebelum dokter bisa memutuskan diagnosa apa yang sesuai dengan kondisi Anda.

Baca Juga: Bagaimana Kondisi Paru-paru pada Penderita Tuberkulosis TBC?

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala berikut ini:

  • Fases berwarna hitam atau berdarah
  • Mimisan atau gusi berdarah
  • Penglihatan kabur
  • Mudah memar tanpa penyebab yang jelas
  • Nyeri atau rasa sesak di dada
  • Menggigil
  • Kebingungan
  • Sembelit
  • Diare
  • Pusing
  • Pingsan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Kelelahan yang sangat berat
  • Mati rasa
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Nyeri, kemerahan, bengkak, atau keluar nanah pada area bekas operasi
  • Urine berwarna merah muda atau merah
  • Jantung berdebar atau berdetak lebih cepat dari biasanya
  • Tubuh terasa semakin lemah
  • Ruam
  • Sesak napas
  • Depresi atau kecemasan yang berat
  • Muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
  • Kesemutan
  • Muntah hingga tidak dapat menahan cairan yang diminum
  • Reaksi pada kulit yang semakin memburuk

Anda bisa berkunjung ke Ciputra Hospital. Rumah sakit ini menawarkan layanan kesehatan lengkap, mulai dari konsultasi dengan dokter umum, pusat kanker, hingga Medical Check Up (MCU).

Anda dapat memeriksa jadwal dokter di Ciputra Hospital dan membuat janji dengan mudah dan cepat melalui layanan WhatsApp.

FAQ

Apa faktor utama yang menyebabkan penyakit kanker paru-paru?

Kebiasaan merokok menjadi penyebab utama kanker paru-paru. Sekitar 85% hingga 90% kasus penyakit ini diketahui berhubungan dengan paparan asap rokok akibat aktivitas.

Apa ciri-ciri orang yang terkena penyakit kanker paru-paru?

Ciri-ciri orang yang terkena penyakit kanker paru-paru antara lain batuk berkepanjangan, batuk berdarah, sesak napas, nyeri dada, suara serak, dan penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.

Apakah kanker paru-paru bisa sembuh?

Kanker paru-paru dapat disembuhkan, khususnya apabila terdeteksi pada tahap awal dan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Peluang kesembuhan dipengaruhi oleh stadium penyakit, jenis kanker paru, serta kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

Faktor apa saja yang menyebabkan kanker?

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker antara lain kebiasaan merokok, konsusmsi alkohol berlebihan, pola makan yang tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik, paparan radiasi atau bahan kimia berbahaya, infeksi tertentu, faktor genetik ataua keturunan, serta penambahan usia.

Ditinjau secara medis oleh dr. Surya Seftiawan Pratama, terakhir pada 24 Juli 2026
Diterbitkan 27 Maret 2024
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. MayoClinic Lung Cancer. Diakses Juli 2026
  2. Cancer Research UK Risks and Causes of Lung Cancer. Diakses Juli 2026
  3. Lung.org When To Call Your Doctor. Diakses Juli 2026

Artikel Terkait

  • Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Paru-paru
    Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Paru-Paru?Kesehatan Paru-paru
  • Batuk Karena Kanker Paru-Paru Seperti Apa? Ini Gejalanya
    Batuk Karena Kanker Paru-Paru Seperti Apa? Ini GejalanyaKesehatan Paru - Paru
  • cara membersihkan paru-paru
    Cara Membersihkan Paru-Paru dari Polusi dan Asap RokokKesehatan Paru - Paru
Tagged under: Kesehatan Paru - Paru

Artikel Terkait

  • Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Paru-paru
    Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Paru-Paru?Kesehatan Paru-paru
  • Batuk Karena Kanker Paru-Paru Seperti Apa? Ini Gejalanya
    Batuk Karena Kanker Paru-Paru Seperti Apa? Ini GejalanyaKesehatan Paru - Paru
  • cara membersihkan paru-paru
    Cara Membersihkan Paru-Paru dari Polusi dan Asap RokokKesehatan Paru - Paru

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter