Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Kenali 12 Tanda Bahaya Masa Nifas pada Ibu Hamil 
Defara
Senin, 23 Februari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

Kenali 12 Tanda Bahaya Masa Nifas pada Ibu Hamil 

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Nifas normal biasanya berlangsung sekitar 4 hingga 6 minggu setelah melahirkan. Tanda-tanda bahaya saat nifas yang menunjukkan komplikasi pascamelahirkan bisa berupa demam tinggi hingga lebih dari 38 derajat, sakit kepala hebat, sesak napas, nyeri dada, gangguan pada penglihatan, hingga muntah-muntah dan perdarahan.  

tanda bahaya nifas
Nyeri perut hebat dan perdarahan banyak saat nifas merupakan tanda bahaya.

Setelah melahirkan, perhatian utama seorang ibu biasanya tertuju pada perawatan bayi. Namun, penting juga untuk menyadari bahwa komplikasi pascapersalinan bisa terjadi dalam beberapa minggu atau bulan setelah melahirkan dan dapat memengaruhi kesehatan ibu secara serius. 

Beberapa komplikasi bahkan dapat mengancam jiwa, dan sebagian besar kasus kematian terkait kehamilan justru terjadi setelah bayi lahir. Karena itu, memahami tanda-tanda dan pencegahan komplikasi pascapersalinan menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan ibu setelah melahirkan. 

Daftar Isi

Toggle
  • Tanda Bahaya Nifas 
    • 1. Sakit Kepala Berat 
    • 2. Pusing dan Pingsan 
    • 3. Gangguan Penglihatan 
    • 4. Demam Tinggi 
    • 5. Sesak Napas 
    • 6. Kelelahan yang Berlebihan 
    • 7. Nyeri Dada atau Detak Jantung Cepat 
    • 8. Nyeri Perut Hebat 
    • 9. Mual dan Muntah Parah 
    • 10. Bengkak Parah pada Wajah dan Tangan 
    • 11. Kaki Bengkak, Merah, atau Nyeri 
    • 12. Perdarahan Berat 

Tanda Bahaya Nifas 

Masa nifas merupakan periode pemulihan setelah melahirkan yang berlangsung sekitar enam minggu. Pada masa ini, tubuh ibu mengalami banyak perubahan untuk kembali ke kondisi semula. Namun, masa nifas dikatakan abnormal apabila muncul tanda-tanda yang menunjukkan adanya gangguan pada masa nifas yang dapat membahayakan kesehatan ibu. 

Mengetahui tanda bahaya masa nifas sangat penting agar ibu bisa mendapatkan pertolongan medis tepat waktu. Jika muncul gejala seperti sakit kepala hebat, sesak napas, demam tinggi, atau perdarahan berlebihan, segera periksa ke dokter karena bisa menjadi tanda infeksi pada ibu nifas atau komplikasi serius lainnya. 

1. Sakit Kepala Berat 

Sakit kepala hebat yang datang tiba-tiba dan tak kunjung reda meski sudah minum obat atau beristirahat perlu Anda waspadai. Kondisi ini bisa muncul dengan pandangan kabur, pusing, atau nyeri berdenyut di satu sisi kepala. 

Tanda bahaya saat nifas ini dapat mengindikasikan preeklamsia pascapersalinan atau bahkan stroke, terutama bila muncul tekanan darah tinggi dan pembengkakan di tubuh. Jika sakit kepala terasa sangat parah atau berbeda dari biasanya, segera cari pertolongan medis. 

Baca Juga: Makanan Setelah Melahirkan yang Bagus untuk Ibu

2. Pusing dan Pingsan 

Rasa pusing atau sering hampir pingsan setelah melahirkan bisa menjadi pertanda gangguan pada masa nifas. Gejala ini dapat muncul bersama jantung berdebar, sesak napas, atau pandangan berkunang. 

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari anemia akibat kehilangan darah, tekanan darah tinggi, gangguan jantung, hingga gula darah rendah. Jika pusing terjadi terus-menerus atau muncul gejala lain, sebaiknya segera periksa ke dokter. 

3. Gangguan Penglihatan 

Perubahan pada penglihatan seperti pandangan kabur, melihat kilatan cahaya, atau kehilangan penglihatan sementara bisa menjadi tanda bahaya masa nifas. Kondisi ini sering muncul beberapa minggu setelah melahirkan. 

Gangguan seperti ini biasanya berhubungan dengan tekanan darah tinggi pascapersalinan atau preeklamsia. Jika pandangan tidak membaik dalam beberapa menit atau muncul sakit kepala hebat, segera cari bantuan medis. 

4. Demam Tinggi 

Demam setelah melahirkan tidak selalu berbahaya, tetapi suhu tubuh di atas 38,5°C yang disertai nyeri perut, kelelahan, atau keluarnya cairan berbau tidak sedap bisa menunjukkan tanda infeksi pada ibu nifas. 

Penyebabnya bisa berupa infeksi pada rahim (endometritis), payudara (mastitis), atau luka operasi. Jika tidak segera ditangani, infeksi bisa menyebar dan menyebabkan komplikasi serius. 

5. Sesak Napas 

Kesulitan bernapas, dada terasa sesak, atau napas cepat merupakan tanda bahaya saat nifas yang tidak boleh diabaikan. Gejala ini bisa muncul tiba-tiba dan membuat ibu sulit tidur dalam posisi berbaring. 

Kondisi ini mungkin menandakan adanya bekuan darah di paru (emboli paru), gangguan jantung, atau preeklamsia. Jika disertai nyeri dada, pusing, atau jantung berdebar, segera cari pertolongan darurat. 

6. Kelelahan yang Berlebihan 

Kelelahan ringan setelah melahirkan adalah hal wajar, namun rasa lemah yang ekstrem hingga sulit beraktivitas bisa menjadi tanda adanya masalah serius. Ibu mungkin juga merasa sedih, tidak berenergi, atau sulit berkonsentrasi. 

Kelelahan berlebihan dapat disebabkan oleh anemia, infeksi, depresi pascapersalinan, atau gangguan jantung. Bila tubuh terasa sangat lemah meskipun sudah beristirahat cukup, segera konsultasikan ke tenaga medis. 

Baca Juga: Cara Ketahui Kapan Masa Subur Wanita Setelah Melahirkan 

7. Nyeri Dada atau Detak Jantung Cepat 

Rasa nyeri di dada, tekanan berat di tengah dada, atau detak jantung yang cepat dan tidak teratur merupakan tanda bahaya masa nifas yang perlu diperhatikan. Kadang rasa nyeri menjalar ke leher, punggung, atau lengan. 

Gejala ini bisa menunjukkan adanya serangan jantung, gangguan jantung pascapersalinan (peripartum kardiomiopati), atau emboli paru. Jika gejala datang mendadak, segera menuju fasilitas kesehatan terdekat. 

8. Nyeri Perut Hebat 

Nyeri perut tajam yang tidak kunjung reda bisa menjadi pertanda masa nifas dikatakan abnormal apabila disertai nyeri punggung, bahu, atau bagian atas perut. Kondisi ini bisa terasa seperti kram yang semakin intens. 

Penyebabnya dapat berupa infeksi rahim, preeklamsia pascapersalinan, atau bahkan masalah organ lain seperti usus buntu. Segera periksakan diri jika nyeri perut disertai demam atau perdarahan berlebihan. 

9. Mual dan Muntah Parah 

Jika ibu mengalami mual berat hingga tidak bisa makan atau minum selama berjam-jam, hal ini bisa menjadi tanda bahaya saat nifas. Gejala seperti mulut kering, pusing, dan demam juga bisa menyertai. 

Mual dan muntah ekstrem bisa disebabkan oleh gangguan pada hati, infeksi, atau komplikasi seperti sindrom HELLP. Jangan abaikan gejala ini karena bisa menyebabkan dehidrasi dan memperburuk kondisi tubuh. 

10. Bengkak Parah pada Wajah dan Tangan 

Sedikit bengkak setelah melahirkan merupakan hal wajar, namun pembengkakan yang ekstrem di wajah, tangan, atau mata perlu diwaspadai. Pembengkakan yang datang mendadak bisa menjadi tanda infeksi pada ibu nifas atau tekanan darah tinggi. 

Kondisi ini sering dikaitkan dengan preeklamsia pascamelahirkan dan bisa berbahaya jika tidak segera ditangani. Jika disertai sakit kepala hebat atau pandangan kabur, segera cari bantuan medis. 

11. Kaki Bengkak, Merah, atau Nyeri 

Pembengkakan di salah satu kaki yang disertai rasa nyeri, hangat, atau kemerahan bisa menjadi tanda terjadinya deep vein thrombosis (DVT). Kondisi ini biasanya terjadi pada betis dan bisa memburuk saat berjalan. 

DVT terjadi ketika terbentuk bekuan darah di pembuluh darah dalam, dan bisa berbahaya jika bekuan itu berpindah ke paru-paru. Segera ke rumah sakit jika kaki bengkak hanya di satu sisi atau terasa nyeri hebat. 

12. Perdarahan Berat 

Pendarahan ringan setelah melahirkan adalah hal normal, namun perdarahan yang terus berlangsung atau keluar gumpalan darah besar bisa menjadi tanda bahaya masa nifas. Kondisi ini dapat menurunkan tekanan darah dan menyebabkan pingsan. 

Gangguan pada masa nifas ini bisa terjadi akibat sisa plasenta, luka pada rahim, atau gangguan pembekuan darah. Jika perdarahan sangat banyak atau ibu merasa lemah dan pucat, segera cari pertolongan medis darurat. 

Baca Juga: Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan 

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami masalah pada nifas, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.  

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah direview oleh Princess Ruth 

Source 

  • Mayo Clinic. Postpartum complications: What you need to know. Februari 2026.
  • Society for Maternal Fetal Medicine. Warning Signs of Postpartum Complications. Februari 2026.
  • What to Expect. Warning Signs of Postpartum Complications You Shouldn’t Ignore. Februari 2026. 

Diperbarui pada 23 Februari 2026

Artikel Terkait

  • isk pada ibu hamil
    Mengenal ISK pada Ibu Hamil, Bahaya, dan Cara Mengatasi
  • Mengatasi Pilek Pada Ibu Hamil
    Mengatasi Pilek pada Ibu Hamil
  • Feses hijau pada ibu hamil
    Penyebab Feses Hijau pada Ibu Hamil, Apakah Berbahaya?
  • kondiloma akuminata pada ibu hamil
    Kondiloma Akuminata pada Ibu Hamil, Apakah Berbahaya?
  • perubahan kulit pada ibu hamil
    9 Perubahan Kulit pada Ibu Hamil yang Umum Terjadi
  • Cara mengatasi heartburn pada ibu hamil
    7 Cara Mengatasi Heartburn pada Ibu Hamil yang Efektif
Tagged under: Ibu Hamil

Artikel Terkait

  • isk pada ibu hamil
    Mengenal ISK pada Ibu Hamil, Bahaya, dan Cara Mengatasi
  • Mengatasi Pilek Pada Ibu Hamil
    Mengatasi Pilek pada Ibu Hamil
  • Feses hijau pada ibu hamil
    Penyebab Feses Hijau pada Ibu Hamil, Apakah Berbahaya?
  • kondiloma akuminata pada ibu hamil
    Kondiloma Akuminata pada Ibu Hamil, Apakah Berbahaya?
  • perubahan kulit pada ibu hamil
    9 Perubahan Kulit pada Ibu Hamil yang Umum Terjadi
  • Cara mengatasi heartburn pada ibu hamil
    7 Cara Mengatasi Heartburn pada Ibu Hamil yang Efektif

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP