Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Penyebab Mual-Mual dan Cara Mengatasinya
Asifah
Senin, 12 Januari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

Penyebab Mual-Mual dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Penyebab mual bisa berasal dari migrain, infeksi virus, kehamilan, efek samping obat, flu perut, alergi makanan, gagal ajntung, meningitis, sindrom iritasi usus besar, gerd, rotavirus, serta efek samping kemoterapi. Cara mengatasinya dapat anda lakukan dengan perbanyak minum air putih, hindari makanan padat, jauhi makanan berlemak, dan untuk ibu hamil disarankan mengonsumsi biskuit sebelum tidur atau konsumsi cemilan tinggi protein.

penyebab mual
Gerd menjadi penyebab mual-mual yang paling penderita rasakan.

Merasa mual dan ingin muntah bisa sangat mengganggu, terutama jika terjadi terus-menerus. Kondisi ini bisa ringan hingga serius, tergantung penyebabnya.

Penting untuk memahami apa saja pemicu mual agar bisa menangani keluhan dengan tepat. Mual bisa muncul karena gangguan pencernaan, infeksi virus, hingga efek samping obat.

Bahkan kondisi seperti kehamilan, GERD, atau kemoterapi pun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman ini. Mengenali penyebabnya membantu kita menemukan cara mengatasi mual terus menerus dengan aman dan efektif.

Daftar Isi

Toggle
  • Penyebab Mual dan Muntah
    • 1. Migrain
    • 2. Kehamilan
    • 3. Efek Samping Obat
    • 4. Flu Perut (Gastroenteritis)
    • 5. Alergi Makanan
    • 6. Gagal Jantung
    • 7. Meningitis
    • 8. Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)
    • 9. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
    • 10. Rotavirus
    • 11. Efek Samping Kemoterapi
  • Cara Mengatasi Mual dan Muntah

Penyebab Mual dan Muntah

Merasa mual dan ingin muntah adalah keluhan yang umum, namun bisa dipicu oleh banyak hal, mulai dari gangguan ringan hingga kondisi medis serius. Kadang disertai pusing, tidak enak di perut, atau bahkan membuat tubuh terasa sangat lemah.

Mual bisa datang secara tiba-tiba setelah makan, saat hamil, atau bahkan akibat pengaruh obat-obatan tertentu. Berikut ini beberapa penyebab umum mual dan muntah yang perlu Anda ketahui:

1. Migrain

Migrain adalah jenis sakit kepala hebat yang biasanya terasa berdenyut pada satu sisi kepala. Kondisi ini sering disertai mual, muntah, serta kepekaan berlebihan terhadap cahaya dan suara.

Pada beberapa kasus, migrain juga dapat diawali dengan gejala visual atau sensasi aneh yang disebut aura. Penyebab mual dan pusing akibat migrain ini sering membuat aktivitas harian terganggu, dan memerlukan penanganan dengan obat serta perubahan gaya hidup.

2. Kehamilan

Morning sickness atau mual di pagi hari adalah gejala umum selama masa awal kehamilan, namun sebenarnya bisa terjadi kapan saja sepanjang hari. Kondisi ini biasanya terjadi di trimester pertama dan seringkali membuat ibu hamil merasa mual terus-menerus, bahkan tanpa muntah.

Meski sebagian besar bisa diatasi dengan perawatan rumahan seperti makan dalam porsi kecil dan minum jahe, beberapa kasus bisa berkembang menjadi kondisi serius seperti hiperemesis gravidarum. Ini penting untuk diperhatikan terutama saat mendampingi ibu menjalani ASI eksklusif, artinya bayi hanya diberi ASI tanpa tambahan lain, yang membutuhkan ibu tetap sehat.

Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Mual Karena Asam lambung, Yuk Coba!

3. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat, termasuk kemoterapi atau antibiotik tertentu, bisa menimbulkan rasa mual sebagai efek samping. Gangguan ini muncul karena zat aktif dalam obat memengaruhi sistem pencernaan atau pusat mual di otak.

Oleh karena itu, membaca informasi obat dan berkonsultasi dengan dokter adalah langkah penting sebelum mengonsumsi obat apa pun. Ini sangat berguna bagi Anda yang sering merasa mual tapi tidak muntah, karena bisa jadi berkaitan dengan pengobatan yang sedang dijalani.

4. Flu Perut (Gastroenteritis)

Gastroenteritis atau flu perut adalah infeksi saluran cerna yang menyebabkan diare, kram perut, mual, dan kadang disertai demam. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh virus dan menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi.

Meskipun pada orang sehat biasanya sembuh tanpa komplikasi, flu perut bisa sangat berbahaya bagi bayi, lansia, atau penderita imun lemah. Jika Anda merasa penyebab perut tidak enak dan mual muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, bisa jadi ini akibat infeksi virus.

5. Alergi Makanan

Reaksi alergi terhadap makanan tertentu bisa menimbulkan gejala mulai dari gatal, pembengkakan saluran napas, hingga masalah pencernaan seperti mual dan muntah. Bahkan dalam jumlah kecil, makanan pemicu alergi bisa memicu reaksi serius, termasuk anafilaksis.

Alergi makanan sering kali disalahartikan sebagai intoleransi, padahal efeknya bisa jauh lebih parah. Jika Anda tiba-tiba merasa mual setelah makan, jangan abaikan kemungkinan reaksi alergi sebagai penyebabnya.

6. Gagal Jantung

Gagal jantung membuat jantung tidak mampu memompa darah secara efektif, sehingga menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru atau saluran pencernaan. Kondisi ini bisa memicu sesak napas, kelelahan, dan rasa mual.

Pengobatan dan perubahan gaya hidup seperti mengurangi garam, berolahraga, dan mengelola stres dapat membantu mengontrol gejalanya. Penyebab mual setelah makan juga bisa berasal dari sistem sirkulasi yang terganggu akibat gangguan jantung.

7. Meningitis

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang yang biasanya karena infeksi virus atau bakteri. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala hebat, dan mual.

Kondisi ini memerlukan penanganan cepat karena bisa menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian. Jika Anda mengalami mual berkepanjangan serta muncul pusing atau demam tinggi, segera periksakan diri ke dokter untuk mengantisipasi meningitis.

8. Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)

Sindrom iritasi usus besar adalah gangguan jangka panjang pada sistem pencernaan yang menyebabkan sakit perut, kembung, diare, atau konstipasi. Rasa mual juga sering menyertai karena aktivitas usus yang tidak teratur.

Meski tidak menyebabkan kerusakan organ, kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagi Anda yang mencari cara mengatasi mual berkepanjangan, mengatur pola makan, mengelola stres, dan konsultasi dengan ahli pencernaan bisa menjadi solusi tepat.

9. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD atau penyakit asam lambung bisa menjadi salah satu penyebab mual setelah makan, terutama jika Anda mengonsumsi makanan berlemak, asam, atau pedas. Kondisi ini terjadi saat asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada, mual, hingga rasa asam di mulut.

Mual akibat GERD biasanya memburuk setelah makan atau saat berbaring. Untuk meredakannya, Anda dapat mengatur pola makan, menghindari makanan pemicu, dan berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan yang sesuai.

10. Rotavirus

Rotavirus adalah virus yang sangat menular dan menjadi penyebab tiba-tiba mual pada anak-anak maupun orang dewasa, terutama bila muncul diare dan muntah. Gejala biasanya muncul mendadak dan bisa menyebabkan dehidrasi parah jika tidak Anda tangani dengan baik.

Penanganan utamanya adalah dengan memastikan asupan cairan yang cukup untuk mencegah kehilangan elektrolit. Pencegahan terbaik adalah vaksinasi dan menjaga kebersihan tangan serta makanan sehari-hari.

11. Efek Samping Kemoterapi

Kemoterapi dapat menjadi salah satu faktor terutama bagi pasien kanker. Obat-obatan kemoterapi menargetkan sel-sel yang berkembang cepat, termasuk sel lambung, sehingga memicu mual dan muntah sebagai efek samping.

Kondisi ini bisa sangat mengganggu kualitas hidup pasien selama menjalani pengobatan. Untuk meredakan mual, dokter biasanya memberikan obat antiemetik sebelum dan sesudah sesi kemoterapi, serta menganjurkan pola makan kecil tapi sering.

Baca Juga: Mual Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Mual dan Muntah

Merasa mual dan ingin muntah bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi jika berlangsung terus-menerus. Maka dari itu, penting untuk mengetahui yang dilakukan jika terasa mual maupun agar tubuh tetap terhidrasi dan nyaman.

Berikut beberapa cara sederhana namun efektif yang bisa Anda coba untuk cara mengatasi mual berkepanjangan:

  • Minum cairan bening seperti air putih, air jahe, atau air lemon sedikit demi sedikit.
  • Hindari makanan padat hingga muntah benar-benar mereda.
  • Cobalah makan makanan hambar seperti roti panggang, biskuit, atau agar-agar.
  • Jika sudah bisa makan ringan, lanjutkan ke makanan seperti nasi, sereal, atau buah.
  • Jauhi makanan berlemak atau berminyak yang dapat memperburuk rasa mual.
  • Hindari aroma menyengat seperti asap, parfum, atau bau masakan.
  • Gunakan larutan rehidrasi oral bila mual serta muncul diare lebih dari 24 jam.
  • Untuk ibu hamil, makan biskuit sebelum bangun tidur atau konsumsi camilan tinggi protein sebelum tidur malam.

Baca Juga: 11 Cara Mengatasi Mual Muntah yang Efektif dan Alami

Jika Anda mengalami mual dan muntah, dan ingin mendapatkan penanganan lebih lanjut, Kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh dr. Steffe Lie

Source:

  • Mayo Clinic. Nausea and Vomiting. Januari 2026
  • healthline. Everything You Should Know About Nausea. Januari 2026
  • WebMD. Nausea: Causes and Treatments. Januari 2026

Diperbarui pada 12 Januari 2026

Artikel Terkait

  • cara mengatasi mual saat hamil
    18 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil yang Aman dan Efektif
  • mengatasi mual pada anak
    Cara Mengatasi Mual pada Anak Secara Alami dan Medis
  • perbedaan mual hamil dan maag
    Mengenal Perbedaan Mual Hamil dan Maag dari Ciri-Cirinya
Tagged under: Gangguan Penyakit

Artikel Terkait

  • cara mengatasi mual saat hamil
    18 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil yang Aman dan Efektif
  • mengatasi mual pada anak
    Cara Mengatasi Mual pada Anak Secara Alami dan Medis
  • perbedaan mual hamil dan maag
    Mengenal Perbedaan Mual Hamil dan Maag dari Ciri-Cirinya

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP