Ditulis oleh Tim Konten Medis
Manfaat ikan kembung sangat beragam, mulai dari menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, mencegah anemia, hingga menunjang pertumbuhan anak. Jenis ikan ini kaya akan nutrisi seperti protein lengkap, omega 3, vitamin D, vitamin B12, serta mineral penting seperti selenium dan magnesium.

Ikan kembung adalah salah satu jenis ikan laut yang mudah ditemukan di Indonesia dan dikenal memiliki rasa gurih serta tekstur yang lembut. Jenis ikan ini termasuk dalam golongan oily fish atau ikan berlemak yang kaya akan nutrisi penting seperti protein, omega 3, vitamin B12, dan vitamin D.
Secara umum, mengonsumsi ikan memberikan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menjaga fungsi jantung, mendukung kerja otak, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Rutin makan ikan juga dapat membantu mengontrol kadar kolesterol, menurunkan risiko penyakit kronis, serta memperbaiki kualitas gizi harian.
Kandungan Gizi Ikan Kembung
Ikan kembung termasuk dalam kelompok ikan berlemak (oily fish) yang kaya akan nutrisi penting bagi tubuh. Dalam setiap 100 gram ikan kembung segar, terdapat sekitar 205 kalori, 13,9 gram lemak, 19 gram protein, serta tanpa kandungan karbohidrat, gula, atau serat.
Jenis lemak yang terkandung dalam ikan ini sebagian besar merupakan lemak tak jenuh, termasuk omega-3 seperti EPA (0,43 gram) dan DHA (0,59 gram), yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan otak.
Selain itu, ikan kembung juga mengandung magnesium (76 mg), kalium (314 mg), dan selenium (44,1 µg) yang berperan penting dalam mendukung fungsi sel, saraf, dan kekebalan tubuh. Secara keseluruhan, kandungan gizi ikan kembung menjadikannya salah satu pilihan makanan laut paling sehat.
Ikan ini menyediakan protein lengkap yang mengandung semua asam amino esensial, serta berbagai vitamin seperti B2, B3, B6, B12, dan vitamin D. Sebagai sumber lemak sehat, sekitar 77% dari total lemaknya merupakan lemak tak jenuh yang membantu mengontrol kolesterol jahat (LDL).
Bahkan, dalam satu porsi masakannya (sekitar 85 gram), ikan kembung dapat memberikan lebih dari 1.000 mg omega 3, jauh lebih tinggi daripada sebagian besar jenis seafood lainnya. Kombinasi gizi tersebut membuat ikan ini sangat dokter anjurkan untuk dikonsumsi secara rutin, baik oleh anak-anak, orang dewasa, hingga ibu hamil.
Baca Juga: Rekomendasi Ikan yang Bagus untuk Ibu Hamil
Manfaat Ikan Kembung untuk Kesehatan
Ikan kembung adalah salah satu jenis ikan laut yang kaya akan nutrisi penting seperti omega-3, vitamin D, vitamin B12, dan protein berkualitas tinggi. Karena kandungan gizinya yang sangat lengkap, ikan ini bermanfaat untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga orang dewasa.
Bahkan, ikan kembung menjadi salah satu pilihan terbaik untuk MPASI karena teksturnya yang lembut dan kaya zat gizi. Selain itu, penting juga mengetahui bahwa ada beberapa penyakit yang tidak boleh makan ikan kembung, seperti alergi ikan atau gangguan metabolisme tertentu.
Berikut ini adalah berbagai manfaat ikan kembung untuk tubuh:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan omega-3 dalam ikan kembung, terutama EPA dan DHA, terbukti membantu menurunkan kadar trigliserida, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan mencegah penumpukan plak pada arteri. Konsumsi rutin ikan ini baik untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Baca Juga: Tinggi Protein, Ini Manfaat Ikan Patin untuk Ibu Hamil
2. Meningkatkan Kecerdasan dan Fungsi Otak
Ikan kembung mengandung DHA yang penting dalam mendukung perkembangan otak, terutama pada anak-anak dan ibu hamil. Karena itu, manfaat ikan kembung untuk ibu hamil dan manfaat ikan kembung untuk anak sangat besar dalam membantu pertumbuhan saraf dan mencegah penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
3. Menjadi Sumber Nutrisi MPASI yang Baik
Manfaat ikan kembung untuk MPASI sangat signifikan karena menyediakan protein lengkap, vitamin B12, serta lemak sehat yang mendukung tumbuh kembang bayi. Ikan ini juga rendah merkuri (Daripada jenis lain seperti tuna) sehingga relatif aman diberikan sejak usia 6 bulan.
4. Membantu Mencegah Anemia
Vitamin B12, zat besi, dan folat dalam ikan kembung sangat penting untuk pembentukan sel darah merah. Asupan yang cukup dari nutrisi ini dapat mencegah anemia yang muncul dengan kelelahan, lemas, dan gangguan konsentrasi.
5. Mendukung Pertumbuhan Tulang dan Gigi
Vitamin D dalam ikan kembung membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor secara maksimal, yang sangat penting untuk kesehatan tulang. Ini membuat manfaat ikan kembung untuk bayi dan ibu hamil sangat vital dalam mencegah risiko tulang keropos, rakhitis, atau gangguan pertumbuhan.
6. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Asam lemak tak jenuh ganda dari ikan kembung dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan berlemak secara teratur berhubungan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.
7. Meningkatkan Sistem Imun dan Fungsi Tiroid
Ikan kembung juga tinggi selenium, mineral penting untuk sistem kekebalan tubuh dan fungsi tiroid. Nutrisi ini juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
8. Membantu Menurunkan Berat Badan
Bagi Anda yang sedang dalam program diet, ikan kembung adalah pilihan tepat. Kombinasi protein tinggi dan lemak sehat membantu menekan rasa lapar lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol asupan kalori harian dan mendukung penurunan berat badan.
9. Aman untuk Anak karena Kandungan Merkuri Rendah
Salah satu manfaat ikan kembung untuk anak adalah keamanannya dari logam berat. Daripada ikan laut besar lainnya, ikan kembung jenis Atlantik memiliki kadar merkuri yang sangat rendah, menjadikannya pilihan aman untuk dikonsumsi secara rutin oleh anak-anak.
Baca Juga: Ketahui 13 Manfaat Ikan Salmon untuk kesehatan Tubuh
Potensi Efek Samping
Meskipun ikan seperti makarel terkenal kaya akan nutrisi, konsumsi jenis ikan ini tidak selalu aman bagi semua orang. Beberapa orang bisa mengalami alergi ikan, yang merupakan salah satu jenis alergi makanan paling umum dan berpotensi memicu reaksi berat seperti anafilaksis.
Gejalanya bisa berupa sesak napas, pembengkakan lidah, diare, pusing, hingga mual. Jika seseorang mengalami reaksi berulang setelah makan makarel, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter atau ahli alergi untuk diagnosis yang akurat.
Selain alergi, ada juga risiko keracunan histamin atau scombroid poisoning, terutama jika ikan sudah tidak segar. Makarel termasuk jenis ikan yang secara alami mengandung kadar histamin tinggi dan jika Anda simpan tidak tepat, bakteri dapat berkembang dan meningkatkan kadar histamin tersebut.
Gejala keracunan ini sangat mirip dengan alergi makanan, dan biasanya muncul dalam waktu 5 menit hingga 2 jam setelah makan. Jika sekelompok orang mengalami gejala yang sama setelah makan ikan yang sama, kemungkinan besar penyebabnya adalah toksisitas histamin, bukan alergi biasa.
Jika Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsi ikan kembung, segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah direview oleh Nilam Sari, S.Tr, Gz
Source:
- Verywell Fit. Mackerel Nutrition Facts and Health Benefits. Januari 2026.
- WebMD. What Are the Health Benefits of Mackerel?. Januari 2026.
- Nutrition Advance. 9 Health Benefits of Mackerel (and Full Nutrition Facts). Januari 2026.





