Ditulis oleh Tim Konten Medis
Manfaat gula merah tak hanya menambah rasa manis alami pada makanan, tetapi juga membantu menambah energi dan mendukung metabolisme. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, bisa menimbulkan risiko kesehatan.

Gula merah merupakan salah satu pemanis alami yang sudah lama digunakan dalam berbagai kuliner tradisional Indonesia. Terbuat dari nira kelapa, tebu, atau aren, gula ini memiliki rasa khas, warna kecokelatan, serta proses pengolahan yang lebih minim dibandingkan gula putih.
Tak hanya menambah cita rasa makanan, gula merah juga mengandung sejumlah nutrisi seperti kalium, kalsium, dan natrium dalam jumlah kecil. Meski kerap dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat, konsumsi gula merah tetap perlu Anda batasi.
Baca Juga: 12 Makanan Tinggi Gula Ini Buruk bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi Gula Merah
Gula merah merupakan pemanis alami yang biasanya diperoleh dari proses pengolahan tebu. Dalam satu sendok teh gula merah, terdapat sekitar 17,5 kalori dan 4,5 gram karbohidrat, tanpa mengandung lemak, kolesterol, maupun protein.
Meskipun jumlahnya kecil, gula merah juga memiliki kandungan mineral seperti natrium, kalsium, dan kalium yang dapat memberikan manfaat tambahan bagi tubuh. Secara umum, kandungan gula merah tidak jauh berbeda dengan gula putih.
Perbedaannya terletak pada proses pembuatan dan keberadaan molase (molasses) yang memberi warna kecokelatan serta rasa yang lebih kaya. Pada beberapa produk alami seperti gula kelapa, kandungan nutrisinya bisa sedikit lebih tinggi karena lebih sedikit melalui proses pemurnian.
Namun, baik gula merah maupun gula kelapa tetap perlu Anda konsumsi secukupnya sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Baca Juga: Kurangi 8 Makanan dan Minuman Penyebab Diabetes Ini
Manfaat Gula Merah untuk Kesehatan
Gula merah terbuat dari nira kelapa, tebu, atau aren yang dimasak hingga mengental dan mengeras. Sebagai pemanis alami yang lebih minim proses daripada gula putih, gula merah memiliki sejumlah keunggulan dari segi nutrisi.
Tak hanya sebagai pelengkap rasa dalam masakan tradisional, manfaat gula merah untuk kesehatan juga cukup beragam, mulai dari menjaga daya tahan tubuh hingga menunjang energi harian. Manfaat gula jawa dan gula aren pun sering orang jadikan pilihan yang lebih alami untuk menunjang gaya hidup sehat.
Berikut beberapa manfaat gula bagi tubuh:
1. Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Anak
Gula merah bisa untuk membantu memenuhi kebutuhan energi anak, terutama bagi mereka yang susah makan atau sedang dalam masa pemulihan. Dengan menambahkan gula jawa ke dalam makanan seperti bubur atau sayur, anak-anak dapat memperoleh tambahan kalori dan rasa manis alami yang meningkatkan selera makan.
Kandungan mineral alaminya juga mendukung manfaat gula merah untuk kesehatan, khususnya dalam menunjang tumbuh kembang anak secara tidak langsung.
2. Menaikkan Gula Darah secara Cepat Saat Hipoglikemia
Meski tidak dianjurkan Anda konsumsi secara berlebihan, salah satu manfaat gula merah bagi tubuh adalah kemampuannya mengatasi kondisi hipoglikemia atau gula darah rendah. Dalam situasi darurat, konsumsi sedikit gula merah bisa memberikan glukosa cepat untuk menstabilkan tubuh.
Karena berasal dari bahan alami, gula merah lebih ramah bagi tubuh daripada pemanis buatan dan dapat menjadi pilihan praktis sementara.
Baca Juga: Cek Kadar Gula Darah Normal Tubuh Berdasarkan Usia
3. Lebih Rendah Indeks Glikemik
Beberapa jenis gula merah seperti gula aren dan gula kelapa terkenal memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada gula putih sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secepat pemanis rafinasi. Manfaat gula merah untuk lambung juga turut mendukung sistem pencernaan karena sifatnya yang lebih alami.
Tak hanya itu, manfaat gula merah untuk olahraga dan manfaat gula merah bagi pria juga baik karena kandungan energinya yang cepat tercerna dan kemurniannya sebagai sumber karbohidrat alami.
Potensi Efek Samping
Meskipun gula merah berasal dari bahan alami dan memiliki beberapa manfaat, konsumsinya tetap perlu Anda batasi karena jika berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti gula pada umumnya. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah wajar.
Lalu, apa saja efek samping gula merah jika Anda konsumsi secara berlebihan?
1. Meningkatkan Risiko Penyakit Hati
Terlalu banyak mengonsumsi gula, termasuk gula merah, bisa menyebabkan penumpukan lemak di hati dan memicu penyakit hati berlemak non alkoholik. Jika Anda biarkan tanpa penanganan, kondisi ini bisa berkembang menjadi peradangan hati hingga sirosis.
Penting untuk membatasi asupan gula demi menjaga fungsi hati tetap optimal.
Baca Juga: 10 Pilihan Makanan Penurun Gula Darah yang Enak dan Sehat
2. Memicu Kenaikan Berat Badan
Kandungan kalori dalam gula merah tetap tinggi, meski berasal dari bahan alami. Jika terkonsumsi berlebihan tanpa Anda imbangi aktivitas fisik, kalori ini akan tersimpan tubuh sebagai lemak.
Hal ini dapat menyebabkan kelebihan berat badan yang berdampak pada berbagai aspek kesehatan.
3. Meningkatkan Risiko Diabetes
Meski lebih alami daripada gula putih, konsumsi gula merah setiap hari dalam jumlah banyak tetap bisa meningkatkan kadar gula darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memperbesar risiko terkena diabetes.
Terutama bagi orang yang memiliki riwayat keluarga diabetes, konsumsi gula harus lebih terkontrol.
4. Membuat Tubuh Lebih Mudah Lapar
Gula, termasuk gula merah dapat mengganggu hormon leptin yang berfungsi mengatur rasa kenyang. Akibatnya, tubuh merasa cepat lapar meskipun baru saja makan, yang memicu pola makan berlebihan.
Hal ini bisa mengarah pada peningkatan berat badan dan gangguan metabolisme.
5. Menyebabkan Kecanduan Manis
Gula merah dapat merangsang hormon dopamin di otak, yang memberikan sensasi senang dan kenyamanan. Sensasi ini membuat otak ingin terus mengulang pengalaman tersebut sehingga muncul rasa “ketagihan”.
Tanpa Anda sadari, ini bisa membuat sulit mengontrol asupan makanan manis.
6. Berkaitan dengan Risiko Depresi
Konsumsi gula secara berlebihan telah berkaitkan dengan meningkatnya risiko depresi dan gangguan suasana hati. Lonjakan dan penurunan drastis kadar gula darah dapat mempengaruhi kestabilan emosi. Dalam jangka panjang, hal ini berdampak buruk pada kesehatan mental secara keseluruhan.
Jika anak Anda memiliki masalah terhadap tumbuh kembangnya, Kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah direview oleh dr Steffe Lie
Source:
- WebMD. Brown Sugar: Are There Health Benefits?. Februari 2026.
- Healthline. Coconut Sugar: A Healthy Sugar Alternative or a Big, Fat Lie?. Februari 2026.
- HCF. Health Agenda Nutrition. Februari 2026.







