Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Gejala Disleksia pada Orang Dewasa dan Pengobatannya
Asifah
Kamis, 18 Desember 2025 / Published in Artikel Kesehatan

Gejala Disleksia pada Orang Dewasa dan Pengobatannya

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Disleksia pada orang dewasa adalah gangguan belajar yang berkaitan dengan cara otak memproses bahasa sehingga penderitanya dapat mengalami kesulitan dalam membaca, hingga memahami informasi tertulis. Penyakit ini tidak dapat Anda sembuhkan sepenuhnya, namun dengan pendampingan, strategi belajar yang tepat, dan terapi yang sesuai, maka tetap dapat beradaptasi dan menjalani aktivitas sehari-hari secara optimal.

disleksia pada orang dewasa
Menemukan metode belajar yang sesuai dapat mengatasi penyakit disleksia.

Disleksia adalah gangguan belajar yang memengaruhi kemampuan membaca, menulis, dan memahami bahasa. Kondisi ini tidak berkaitan dengan tingkat kecerdasan seseorang, melainkan cara otak memproses informasi.

Meskipun sering terdeteksi pada masa anak-anak, disleksia juga bisa terus berlanjut hingga usia dewasa tanpa Anda sadari. Disleksia dapat mengganggu kemampuan seseorang dalam berbicara, mengeja, hingga memahami bacaan atau instruksi verbal.

Yang dirasakan seseorang dengan disleksia dapat berupa kesulitan menafsirkan informasi lisan, kesulitan menulis ejaan yang benar, atau merasa bingung saat mengikuti percakapan.

Daftar Isi

Toggle
  • Ciri-Ciri Disleksia pada Orang Dewasa
    • Kemampuan Umum (General)
    • Membaca, Menulis, dan Mengeja (Reading, Writing, and Spelling)
    • Perilaku, Kesehatan, dan Kepribadian (Behavior, Health, and Personality)
  • Cara Mengatasi Disleksia pada Orang Dewasa
  • Tips Hidup dengan Penderita Disleksia
    • 1. Cara Berkomunikasi
    • 2. Tidak Menerapkan Daily Routine yang Berbeda
    • 3. Lakukan Aktivitas yang Bisa Meningkatkan Ingatan Pasangan
    • 4. Dukung Aktivitas Membaca dan Menulis dengan Cara yang Nyaman

Ciri-Ciri Disleksia pada Orang Dewasa

Banyak orang dewasa yang baru menyadari dirinya memiliki disleksia setelah mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, atau memahami informasi secara verbal. Penyebab disleksia pun bisa karena faktor genetik atau perbedaan cara otak ketika memproses informasi.

Beberapa bahkan mulai menyadari setelah melihat anaknya menunjukkan tanda yang sama. Ciri-ciri disleksia pada orang dewasa bisa sangat bervariasi dan memengaruhi kehidupan sehari-hari maupun pekerjaan.

Berikut gejala disleksia pada orang dewasa yang umum terjadi, berdasarkan aspek kemampuan umum, kebiasaan membaca-menulis, dan perilaku:

Kemampuan Umum (General)

  • Memiliki intuisi tajam dan sering tepat saat menilai karakter orang lain.
  • Dapat merasakan emosi atau energi dari orang lain.
  • Pernah mengalami kesulitan belajar saat sekolah.
  • Memiliki anak disleksia dan merasa bersalah melihat anaknya kesulitan.
  • Mudah terganggu oleh suara atau hal-hal kecil di sekitar.
  • Sering melamun atau “zone out” tanpa sadar.
  • Menyukai video game sebagai bentuk pelarian atau relaksasi.
  • Sering salah ucap, salah arti, atau menggunakan kata yang tidak tepat.
  • Mungkin kurang seimbang secara fisik atau sebaliknya sangat atletis.
  • Bisa sangat ingat pada peristiwa tertentu, atau justru lupa total.
  • Sering bingung urutan kejadian atau lupa isi percakapan.
  • Sulit mengingat nama orang, tapi mudah mengingat wajah.
  • Sulit mengikuti petunjuk verbal.
  • Sering lupa urutan kejadian atau percakapan penting.

Membaca, Menulis, dan Mengeja (Reading, Writing, and Spelling)

  • Sulit membaca tulisan dengan font yang asing.
  • Menghindari membaca keras di depan orang lain.
  • Lebih nyaman membaca dalam hati.
  • Mengandalkan trik pribadi untuk mengingat ejaan atau membedakan kata yang mirip, tapi masih sering tertukar.
  • Tingkat pemahaman bacaan tidak stabil, tergantung topiknya.
  • Harus membaca ulang agar bisa memahami isi teks.
  • Cepat bosan, lelah, atau kehilangan fokus saat membaca.
  • Mengandalkan bantuan orang lain untuk urusan menulis atau dokumen.
  • Tidak yakin dalam menulis, seperti bingung soal ejaan, tanda baca, atau struktur kalimat.
  • Merasa kata-kata yang ditulis terlihat aneh atau tidak sesuai konteks.
  • Tulisan tangan sering tidak rapi, menyamarkan kesalahan.
  • Menggunakan huruf kapital secara acak atau sering menyingkat kata secara sembarangan.

Perilaku, Kesehatan, dan Kepribadian (Behavior, Health, and Personality)

  • Mudah marah, frustrasi, atau tersinggung.
  • Merasa kewalahan saat menghadapi tekanan atau situasi baru.
  • Memiliki rasa percaya diri yang rendah.
  • Gugup atau tidak nyaman saat berbicara di depan orang banyak.
  • Sulit merangkai kata-kata saat berbicara, sering terhenti atau melompat-lompat.
  • Cenderung menghindari hal-hal baru dan tetap pada zona nyaman.
  • Sangat tidak teratur atau justru sangat perfeksionis.
  • Gejala makin parah jika sedang stres, lelah, atau dalam tekanan waktu.

Baca Juga: Terapis Wicara atau Terapi Bicara

Cara Mengatasi Disleksia pada Orang Dewasa

Disleksia tidak bisa benar-benar sembuh, namun gejalanya dapat Anda lakukan dengan pendekatan yang tepat. Banyak orang dewasa dengan disleksia berhasil menjalani hidup produktif dan sukses dengan bantuan strategi belajar, terapi, serta teknologi pendukung.

Penting untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga cara mengatasi disleksia pada orang dewasa pun perlu Anda sesuaikan secara personal. Langkah awal yang bisa Anda lakukan adalah menjalani tes disleksia untuk mengetahui tingkat keparahan serta jenis dukungan yang dibutuhkan.

Berikut beberapa metode efektif yang bisa membantu:

  • Pelatihan atau Kursus Membaca.Teknik-teknik fonetik atau metode multisensori biasanya untuk membantu penderita disleksia memahami struktur kata dan bunyi.
  • Terapi Okupasi. Terapi ini membantu individu menemukan cara untuk menyiasati hambatan yang Anda hadapi di lingkungan kerja atau aktivitas sehari-hari.
  • Minta Akomodasi di Tempat Kerja. Jika Anda bekerja, Anda bisa mengajukan permintaan untuk menerima instruksi secara lisan atau format yang lebih mudah Anda pahami.
  • Gunakan Bantuan Teknologi. Teknologi sangat membantu dalam mengelola disleksia, Anda dapat menggunakan aplikasi perekam suara, speech to text, atau aplikasi manajemen waktu dan pengingat digital.
  • Temukan Gaya Belajar yang Paling Efektif. Kenali dan gunakan metode belajar yang paling sesuai dengan diri Anda agar informasi lebih mudah Anda pahami dan ingat.
  • Latihan Tugas-Tugas yang Sulit. Jika ada topik atau jenis tugas yang terasa sulit, Anda bisa meminta pelatihan tambahan atau melakukan latihan secara rutin.
  • Bangun Dukungan Emosional. Jangan ragu untuk mencari komunitas, koselor, atau dukungan orang-orang terdekat agar tidak merasa sendiri dalam prosesnya.

Baca Juga: Aphasia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Tips Hidup dengan Penderita Disleksia

Hidup bersama orang dengan disleksia membutuhkan pengertian, kesabaran, dan komunikasi yang tepat. Disleksia bukan hanya soal membaca atau menulis, tapi juga berdampak pada cara seseorang menerima informasi, menjalani rutinitas, mengingat hal-hal penting, hingga menjalankan tugas sehari-hari.

Dengan pendekatan yang tepat, hubungan bisa tetap harmonis dan penuh dukungan. Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda hidup berdampingan secara lebih nyaman dengan pasangan atau anggota keluarga yang memiliki disleksia:

1. Cara Berkomunikasi

Orang dengan disleksia sering mengalami kesulitan dalam memproses informasi yang disampaikan terlalu banyak dalam satu waktu. Maka dari itu, akan lebih membantu jika komunikasi Anda lakukan secara bertahap dan sederhana.

Misalnya, sampaikan satu instruksi atau pertanyaan dulu sebelum berpindah ke topik berikutnya. Jika sedang menjelaskan rute atau instruksi, sebaiknya Anda pecah menjadi langkah-langkah kecil atau tulis dalam daftar bernomor.

Anda juga bisa menggunakan bantuan visual seperti gambar atau sketsa sederhana untuk memperjelas informasi yang disampaikan.

2. Tidak Menerapkan Daily Routine yang Berbeda

Memiliki rutinitas harian yang teratur sangat membantu orang dengan disleksia untuk merasa lebih aman dan fokus. Namun, jika rutinitas tersebut tiba-tiba berubah, mereka bisa merasa bingung atau kehilangan arah, yang akhirnya memengaruhi aktivitas sepanjang hari.

Oleh karena itu, penting untuk merencanakan segala perubahan jauh-jauh hari dan memberikan waktu adaptasi. Gunakan alarm, pengingat di ponsel, atau catatan kecil untuk membantu mengingat waktu dan perlengkapan yang harus Anda siapkan saat rutinitas berubah.

3. Lakukan Aktivitas yang Bisa Meningkatkan Ingatan Pasangan

Karena disleksia dapat memengaruhi daya ingat jangka pendek, pasangan Anda mungkin sering lupa janji, nama orang, atau percakapan sebelumnya. Untuk membantu, Anda bisa menggunakan berbagai alat bantu seperti kalender dinding, papan tulis kecil di rumah, atau aplikasi pengingat di ponsel.

Sampaikan hal-hal penting secara lisan dan tulis ulang jika perlu, agar informasi lebih mudah mengingatnya. Kebiasaan mencatat tugas harian dan mengatur pengingat otomatis juga dapat sangat membantu memperkuat ingatan dan memperlancar aktivitas bersama.

4. Dukung Aktivitas Membaca dan Menulis dengan Cara yang Nyaman

Membaca dan menulis bisa menjadi tantangan besar bagi orang dengan disleksia, terutama jika mereka mengalami stres visual seperti huruf yang terlihat bergerak atau samar di layar. Untuk mendukung mereka, Anda bisa membantu dengan memeriksa tulisan, membuatkan daftar belanja, atau mencetak dokumen agar lebih mudah mereka baca daripada membacanya di layar.

Gunakan font yang ramah disleksia atau ubah latar belakang layar menjadi warna yang lebih lembut. Jika pasangan Anda lebih nyaman tidak mengurus dokumen atau administrasi rumah, pastikan pembagian tugas tetap adil dengan menyesuaikan kekuatan dan kenyamanan masing-masing.

Baca Juga: Daftar Gangguan Komunikasi yang Perlu Terapi Wicara

Jika Anda atau anggota keluarga dengan disleksia, dan ingin mendapatkan saran atau penanganan lebih lanjut, Kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh Dr. Surya Seftiawan Pratama

Source:

  • Cleveland Clinic. Dyslexia. Desember 2025
  • Davis. Common characteristics of Adult Dyslexia. Desember 2025
  • healthline. Dyslexia in Adults. Desember 2025

Diperbarui pada 18 Desember 2025

Artikel Terkait

  • Anak 2 tahun belum bisa bicara
    Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara? Penyebab & Cara Mengatasi
  • ciri-ciri autis pada orang dewasa
    Kenali Ciri-Ciri Autis pada Orang Dewasa
  • Instrumen Diagnosis Autisme
    Kenali Instrumen Diagnosis Autisme
  • Perbedaan Autis dan Idiot
    Perbedaan Autis dan Idiot (Retardasi Mental) pada Anak
  • perbedaan autisme dan adhd pada anak
    Tidak Sama, Ini 4 Perbedaan Autisme dan ADHD pada Anak
Tagged under: Kesehatan Otak

Artikel Terkait

  • Anak 2 tahun belum bisa bicara
    Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara? Penyebab & Cara Mengatasi
  • ciri-ciri autis pada orang dewasa
    Kenali Ciri-Ciri Autis pada Orang Dewasa
  • Instrumen Diagnosis Autisme
    Kenali Instrumen Diagnosis Autisme
  • Perbedaan Autis dan Idiot
    Perbedaan Autis dan Idiot (Retardasi Mental) pada Anak
  • perbedaan autisme dan adhd pada anak
    Tidak Sama, Ini 4 Perbedaan Autisme dan ADHD pada Anak

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP