Sperma yang sehat dan berkualitas dapat meningkatkan peluang kehamilan saat masa subur. Cara meningkatkan kesehatan sperma bisa dengan menghindari kebiasaan merokok, rutin berolahraga, dan menjaga pola tidur.

Sperma adalah sel kelamin pria yang terdiri dari 3 bagian utama, seperti kepala, bagian tengah, dan ekor. Sel ini berbentuk menyerupai kecebong yang berperan penting untuk membuahi sel telur wanita.
Sel sperma diproduksi di testis, terutama di dalam tabung kecil yang disebut tubulus seminiferus. Proses ini berlangsung secara terus-menerus karena testis memproduksi sperma setiap hari.
Seperti Apa Ciri-Ciri Sperma Sehat?
Adapun ciri-ciri sperma sehat ditandai dengan kondisi sebagai berikut:
- Memiliki 20-150 juta sperma per mililiter
- Sperma berenang secara aktif dan dalam garis lurus untuk mencapai sel telur
- Volume air mani normal sekitar 1,5 hingga 5 mililiter atau setengah sendok teh
- Air mani berbentuk seperti gel, tidak encer atau menggumpal
- Meningkatnya gairah seksual dan ereksi yang sehat
Baca Juga: Cara Meningkatkan Jumlah Sperma, Ini yang Harus Dilakukan
Cara Meningkatkan Kesehatan Sperma
Cara meningkatkan kualitas sperma yang sehat dan subur, di antaranya:
1. Hindari Kebiasaan Merokok
Cara memperbaiki kualitas sperma agar cepat hamil adalah dengan menghindari kebiasaan merokok. Kebiasaan ini mampu mengurangi kualitas, jumlah, dan pergerakan sperma sehingga sulit untuk hamil.
Selain merokok, sebaiknya hindari penggunaan obat-obatan terlarang atau konsumsi obat resep dalam jangka panjang. Sebab, hal ini dapat memengaruhi kesuburan dan menurunkan kualitas sperma.
Baca Juga: Cara Membedakan Sperma Subur dan Tidak, Kenali Ciri-Cirinya
2. Rutin Berolahraga
Rutin berolahraga termasuk salah satu cara memiliki sperma sehat. Aktivitas ini dapat mendukung kualitas sperma pria dengan meningkatkan aliran darah dan keseimbangan hormon dalam tubuh.
Pastikan untuk tidak olahraga terlalu berat atau memaksakan diri. Hal ini bisa membuat energi terkuras habis dan menurunkan kemampuan sperma dalam membuahi sel telur.
3. Menjaga Pola Tidur
Cara memperbaiki kualitas sperma yaitu menjaga pola tidur yang baik. Tidur sangat penting untuk menyeimbangkan kadar hormon dan memproduksi sperma yang sehat.
Kurang tidur bisa menurunkan kadar testosteron pria sehingga mengurangi jumlah dan motilitas sperma. Bahkan, kondisi ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat orang lebih rentan mengalami depresi atau kecemasan.
4. Mengenakan Pakaian Longgar
Mengenakan pakaian longgar dapat menjaga kesehatan testis untuk memproduksi sperma. Pakaian dalam yang ketat mampu meningkatkan suhu testis sehingga menurunkan jumlah dan pergerakan sperma.
Selain itu, Anda bisa memilih pakaian dalam berbahan katun, ringan, dan nyaman untuk menjaga kesehatan organ intim. Hal ini dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi, iritasi, dan bau tidak sedap pada alat kelamin.
5. Konsumsi Akar Maca
Akar maca merupakan salah satu makanan untuk kesehatan sperma yang bisa Anda konsumsi sehari-hari. Jenis tanaman ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan libido dan kesuburan pada pria.
Penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi 1,75 gram bubuk akar maca setiap hari selama 3 bulan dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Tidak hanya bubuk, akar maca juga tersedia dalam bentuk suplemen atau teh celup.
6. Memperbaiki Pola Makan
Cara menyuburkan sperma bisa dengan menjaga pola makan sehat. Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin dan mineral agar meningkatkan kualitas sperma secara maksimal.
Jenis makanan ini dapat berupa ikan, buah-buahan, sayuran, dan kacang kenari. Hindari daging olahan, makanan yang mengandung lemak trans, kedelai, dan produk susu berlemak tinggi karena berdampak buruk pada kesehatan sperma. Hal ini dapat memengaruhi bentuk dan motilitas sperma yang tidak sehat.
Ciri sperma tidak sehat dapat terlihat di bawah mikroskop, seperti memiliki kepala yang beraturan, ekor ganda, dan bergerak lambat. Selain itu, Anda juga bisa mengenali kondisi ini melalui air mani yang keluar dari tubuh, termasuk berbau busuk, terlalu encer, atau berwarna kuning.
7. Mencukupi Asupan Vitamin C
Berbagai riset membuktikan bahwa konsumsi suplemen antioksidan dan vitamin C dapat meningkatkan kualitas air mani dan peluang kehamilan. Namun, sebelum minum suplemen ini, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk anjuran dan dosis yang tepat.
Vitamin C tidak hanya ditemukan dalam suplemen tetapi juga berbagai buah-buahan. Misalnya, jambu biji, jeruk, dan stroberi.
8. Batasi Konsumsi Alkohol dan Kafein
Konsumsi alkohol dan kafein secara berlebihan berkaitan dengan menurunnya jumlah dan motilitas sperma. Alkohol dapat mengubah suasana hati dan perilaku seseorang sehingga tidak mampu berpikir jernih dan bergerak.
Bahkan, minum terlalu banyak alkohol bisa merusak jantung dan kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah tinggi, detak jantung tidak teratur (aritmia), dan stroke. Sementara minum kafein berlebihan berisiko tinggi mengalami insomnia, mual, dan peningkatan denyut jantung.
9. Mengonsumsi Jus Buah Delima
Mengutip dari What to Expect, jus buah delima termasuk salah satu minuman untuk membuat sperma bagus. Minuman ini terbukti efektif untuk meningkatkan kualitas sperma dan mendukung peluang kehamilan secara optimal.
Selain minum jus buah delima, Anda bisa mengonsumsi tiram untuk menjaga kesuburan pria dengan mendukung volume air mani dan motilitas sperma. Tiram dikenal sebagai afrodisiak dan mengandung tinggi nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh.
10. Hindari Bahan Kimia dan Produk Tertentu
Sering terpapar bahan kimia dapat menurunkan kualitas sperma dan kesuburan pria. Bahan kimia ini bisa berada di mana saja, seperti di tempat kerja, udara, atau produk perawatan pribadi.
Ada beberapa bahan kimia yang perlu Anda hindari untuk menjaga sperma tetap sehat, antara lain:
- Timbal: Bahan kimia ini mudah ditemukan di pipa, cat, tanah, debu, di dalam atau dekat rumah-rumah tua.
- Uap merkuri: Biasanya berada dalam aerosol industri dan debu logam.
- Stirena dan aseton: Produk yang mengandung bahan kimia ini meliputi piring plastik, kemasan, isolasi, dan bahan kontraksi umum.
- Dibromochloropropane: Sering ditemukan di beberapa pestisida dan laboratorium.
Baca Juga: 10 Warna Sperma yang Sehat dan Gejala Penyakit
Jika memiliki kekhawatiran terhadap masalah kesuburan dan kesehatan sperma, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan.
Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital. Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat.
Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.
Disusun oleh dokter Ciputra IVF
Ingin tahu langkah selanjutnya untuk Anda?
Cek Kesuburan gratis dari Ciputra IVF — rekomendasi disesuaikan dengan jawaban Anda
Cek Kesuburan Saya






