Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Penyebab Adenomiosis, Gejala, dan Cara Mengatasi
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Penyebab Adenomiosis, Gejala, dan Cara Mengatasi
Asifah
Rabu, 02 September 2026 / Published in Artikel Kesehatan

Penyebab Adenomiosis, Gejala, dan Cara Mengatasi

Adenomiosis adalah kondisi yang dapat menimbulkan gejala seperti nyeri haid, perdarahan berlebihan, dan nyeri panggul. Penanganannya dapat Anda lakukan melalui obat pereda nyeri, terapi hormon, hingga tindakan medis sesuai tingkat keparahan.

Adenomiosis adalah
Salah satu penyebab adenomiosis adanya perubahan sel induk di otot rahim.

Adenomiosis adalah kondisi yang berkaitan dengan pertumbuhan jaringan rahim yang tidak normal, namun penyebab pastinya belum diketahui secara jelas. Beberapa faktor seperti perubahan jaringan, riwayat operasi rahim, hingga pengaruh hormon estrogen diduga berperan dalam memicu kondisi ini.

Karena penyebabnya belum pasti, cara pencegahan adenomiosis juga belum dapat ditentukan secara spesifik. Meski begitu, menjaga kesehatan reproduksi dan rutin melakukan pemeriksaan dapat membantu mendeteksi masalah lebih awal.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Adenomiosis
  • Penyebab Adenomiosis
  • Faktor Risiko Adenomiosis
  • Gejala Adenomiosis
  • Diagnosis Adenomiosis
  • Komplikasi Adenomiosis
  • Cara Mengatasi Adenomiosis
  • Cara Mencegah Adenomiosis
  • Pengobatan Adenomiosis Ke Dokter

Apa Itu Adenomiosis

Adenomiosis adalah kondisi yang terjadi pada rahim, yaitu organ berbentuk seperti buah pir yang menjadi tempat berkembangnya janin selama kehamilan. Pada kondisi ini, jaringan yang seharusnya melapisi bagian dalam rahim justru tumbuh ke dalam dinding otot rahim.

Jaringan tersebut tetap mengalami siklus seperti menstruasi, yaitu menebal, luruh, dan berdarah setiap bulannya. Hal ini dapat menyebabkan rahim membesar, menimbulkan nyeri, serta membuat menstruasi menjadi lebih banyak atau lebih berat dari biasanya.

Baca Juga: Ini 10 Tanda Mau Haid yang Wajib Diketahui

Penyebab Adenomiosis

Penyebab adenomiosis belum dapat Anda pastikan secara pasti, namun ada beberapa kemungkinan yang dapat menjelaskan bagaimana kondisi ini terjadi. Faktor-faktor tersebut berkaitan dengan perubahan jaringan di dalam rahim serta proses alami dalam tubuh wanita.

  • Pertumbuhan jaringan endometrium ke dinding otot rahim. Jaringan yang melapisi bagian dalam rahim dapat tumbuh masuk ke otot rahim, kemungkinan akibat luka atau sayatan seperti setelah operasi.
  • Jaringan endometrium terbentuk sejak masa perkembangan janin. Sebagian jaringan dapat terbentuk dan tersimpan di dalam otot rahim sejak dalam kandungan. Seiring waktu, jaringan ini berkembang dan memicu munculnya adenomiosis.
  • Peradangan pada lapisan rahim setelah melahirkan. Proses persalinan dapat menyebabkan peradangan pada rahim. Peradangan ini memicu perubahan jaringan sehingga endometrium tumbuh ke dalam dinding rahim.
  • Perubahan sel induk di otot rahim. Sel induk dari sumsum tulang yang berada di otot rahim dapat berubah menjadi sel yang menyerupai jaringan endometrium. Perubahan ini kemudian berperan dalam terbentuknya adenomiosis.
  • Menstruasi retrograde. Darah menstruasi yang seharusnya keluar dari tubuh dapat mengalir kembali ke arah tuba falopi dan rongga panggul. Kondisi ini juga berkaitan dengan gangguan lain seperti endometriosis.

Apa pun penyebabnya, pertumbuhan jaringan pada adenomiosis sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Hormon ini berperan dalam merangsang penebalan jaringan sehingga memperparah kondisi yang terjadi.

Faktor Risiko Adenomiosis

Adenomiosis lebih sering terjadi pada wanita dengan kondisi tertentu yang memengaruhi kesehatan rahim dan sistem reproduksi. Beberapa faktor dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi ini.

  • Berusia antara 40 hingga 50 tahun
  • Pernah melahirkan setidaknya satu kali
  • Memiliki riwayat operasi pada rahim, seperti pengangkatan fibroid atau kuret (D&C)
  • Mengalami endometriosis

Selain itu, kondisi ini juga semakin sering ditemukan pada wanita usia 30-an. Risiko dapat meningkat jika terdapat perdarahan vagina yang tidak normal atau nyeri haid yang berlebihan.

Gejala Adenomiosis

Gejala adenomiosis dapat berbeda pada setiap orang, bahkan sebagian tidak merasakan tanda apa pun. Namun, pada beberapa kasus, kondisi ini dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

  • Kram menstruasi yang terasa nyeri (dismenore)
  • Perdarahan menstruasi yang banyak atau berlangsung lama
  • Siklus menstruasi yang tidak normal
  • Nyeri pada area panggul, baik dengan atau tanpa kram hebat
  • Nyeri saat berhubungan intim
  • Kesulitan untuk hamil (infertilitas)
  • Rahim membesar
  • Perut terasa kembung atau penuh
  • Nyeri panggul yang berlangsung terus-menerus
  • Rasa tekanan atau nyeri di bagian bawah perut akibat pembesaran rahim

Baca Juga: Apakah Haid Tidak Teratur Adalah Gejala Kanker Rahim?

Diagnosis Adenomiosis

Diagnosis adenomiosis sering kali tidak mudah karena gejalanya mirip dengan gangguan rahim lainnya, seperti miom, endometriosis, atau polip rahim. Oleh karena itu, pemeriksaan biasanya untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain sebelum memastikan kondisi ini.

  • Pemeriksaan panggul. Dokter akan memeriksa kondisi rahim untuk mengetahui apakah ukurannya membesar atau terasa nyeri. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi adanya perubahan pada area panggul.
  • USG transvaginal. Pemeriksaan ini menggunakan alat khusus yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menghasilkan gambaran rahim dan organ sekitarnya. Metode ini membantu melihat kemungkinan adanya tanda adenomiosis.
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging). MRI untuk mendapatkan gambaran lebih detail tentang kondisi rahim. Pemeriksaan ini juga membantu membedakan adenomiosis dengan gangguan rahim lainnya.
  • Biopsi endometrium. Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sampel jaringan dari lapisan rahim untuk diperiksa di laboratorium. Tujuannya adalah memastikan tidak ada kondisi serius lain, meskipun tidak dapat memastikan adenomiosis.
  • Histerektomi (pengangkatan rahim). Kepastian diagnosis biasanya didapat setelah pemeriksaan jaringan rahim pasca operasi. Metode ini menjadi cara paling akurat untuk memastikan adanya adenomiosis.

Komplikasi Adenomiosis

Perdarahan menstruasi yang berlebihan akibat adenomiosis dapat meningkatkan risiko anemia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat. Akibatnya, tubuh dapat terasa lelah, lemas, hingga mengalami sesak napas karena pasokan oksigen tidak optimal.

Selain itu, nyeri dan perdarahan yang terjadi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Adenomiosis juga berpotensi menimbulkan masalah pada kehamilan, seperti keguguran, kelahiran prematur, serta bayi dengan berat badan rendah, dan dapat berkaitan dengan kesulitan untuk hamil.

Cara Mengatasi Adenomiosis

Penanganan adenomiosis bertujuan untuk meredakan nyeri serta mengurangi perdarahan yang berlebihan. Pilihan terapi biasanya sesuai dengan tingkat keparahan gejala dan kondisi masing-masing individu.

  • Obat pereda nyeri (NSAID). Obat seperti ibuprofen atau naproxen dapat membantu mengurangi kram dan nyeri saat menstruasi. Penggunaan obat ini umumnya Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan anjuran medis.
  • Terapi hormon. Obat hormonal seperti pil KB, suntik hormon, atau IUD hormonal dapat membantu mengatur siklus menstruasi dan mengurangi perdarahan. Terapi ini juga dapat menekan pertumbuhan jaringan endometrium.
  • Obat nonhormonal. Obat seperti asam traneksamat untuk mengurangi jumlah perdarahan saat menstruasi. Biasanya diberikan pada kondisi dengan perdarahan yang cukup berat.
  • Adenomiomektomi. Prosedur ini untuk mengangkat jaringan adenomiosis dari otot rahim tanpa mengangkat rahim secara keseluruhan. Metode ini bertujuan mempertahankan fungsi rahim.
  • Histerektomi. Melakukan operasi ini dengan mengangkat rahim sebagai solusi permanen untuk adenomiosis. Setelah prosedur ini, menstruasi akan berhenti dan kehamilan tidak lagi memungkinkan.

Cara Mencegah Adenomiosis

Hingga saat ini, belum ada cara pasti yang dapat dilakukan untuk mencegah adenomiosis. Hal ini karena penyebab kondisi ini belum diketahui secara jelas.

Meskipun demikian, menjaga kesehatan organ reproduksi tetap penting untuk mengurangi risiko gangguan pada rahim. Pemeriksaan rutin dan mengenali gejala sejak dini dapat membantu penanganan lebih cepat jika terjadi masalah.

Pengobatan Adenomiosis Ke Dokter

Pemeriksaan ke dokter penting dilakukan jika gejala adenomiosis mulai terasa mengganggu atau semakin berat. Penanganan lebih awal dapat membantu mencegah kondisi menjadi lebih parah dan meningkatkan kualitas hidup.

  • Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
  • Kram menstruasi yang sangat nyeri
  • Nyeri saat berhubungan intim
  • Perut terasa penuh atau berat

Baca Juga: Penyebab Haid Lama, Normal atau Tidak?

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami Adenomiosis, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Ditinjau secara medis oleh dr. Stella Kartolo, terakhir pada 2 September 2026
Diterbitkan 2 September 2026
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. Mayo Clinic Adenomyosis. Diakses September 2026
  2. Cleveland Clinic Adenomyosis. Diakses September 2026
  3. NHS Adenomyosis. Diakses September 2026

Artikel Terkait

  • penyebab susah buang air kecil
    10 Penyebab Susah Buang Air Kecil dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
  • ulkus dekubitus adalah
    Penyebab Ulkus Dekubitus, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Kulit
  • hipotermia adalah
    Penyebab Hipotermia, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Tubuh
  • Sinusitis
    Penyakit Sinusitis: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
  • Kuku lepas
    6 Penyebab Kuku Lepas Sendiri dan Cara MengatasiKesehatan Kulit
  • penyakit endometritis adalah
    Endometritis: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Organ Intim
  • aphasia adalah
    Aphasia: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
Tagged under: Kesehatan Reproduksi

Artikel Terkait

  • penyebab susah buang air kecil
    10 Penyebab Susah Buang Air Kecil dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
  • ulkus dekubitus adalah
    Penyebab Ulkus Dekubitus, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Kulit
  • hipotermia adalah
    Penyebab Hipotermia, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Tubuh
  • Sinusitis
    Penyakit Sinusitis: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
  • Kuku lepas
    6 Penyebab Kuku Lepas Sendiri dan Cara MengatasiKesehatan Kulit
  • penyakit endometritis adalah
    Endometritis: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Organ Intim
  • aphasia adalah
    Aphasia: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiGangguan Penyakit

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter