Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Apakah Kanker Usus Menular? Cek Fakta Medisnya
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Apakah Kanker Usus Menular? Cek Fakta Medisnya
Devi
Selasa, 17 Mei 2022 / Published in Artikel Kesehatan, Kanker, Kanker Usus

Apakah Kanker Usus Menular? Cek Fakta Medisnya

Kanker usus tidak menular. Anda tidak bisa tertular kanker usus dari kontak sehari-hari seperti berjabat tangan, berbagi makanan, atau tinggal serumah dengan penderita. Namun, ada beberapa kondisi yang sering disalahpahami sebagai penularan kanker usus, seperti dari infeksi tertentu, riwayat keluarga, hingga yang jarang terkait seperti transplantasi organ dan ibu hamil kepada bayinya.

kanker usus menular tidak
Kanker usus atau juga terkenal sebagai kanker kolorektal berkembang di lapisan dalam usus.

Daftar Isi

Toggle
  • Penyebab dan Gejala Kanker Usus
  • Faktor yang Dianggap Bisa Menularkan Kanker Usus
    • 1. Infeksi yang Meningkatkan Risiko Kanker Usus
    • 2. Transplantasi Organ
    • 3. Persalinan
    • 4. Genetik
  • Kapan Harus ke Dokter

Penyebab dan Gejala Kanker Usus

Hingga saat ini, penyebab pasti dari sebagian besar kasus kanker usus besar memang belum sepenuhnya Anda ketahui secara jelas. Namun, secara umum kanker usus besar muncul akibat adanya perubahan pada DNA sel-sel di usus besar, yang seharusnya berfungsi mengatur cara kerja sel tersebut.

Perubahan DNA ini membuat sel tumbuh dan membelah diri secara tidak terkendali, bahkan tetap hidup meski seharusnya mati sesuai siklus alaminya. Akibatnya, sel-sel yang menumpuk ini dapat membentuk tumor, merusak jaringan sehat di sekitarnya, dan pada tahap lanjut bisa menyebar ke bagian tubuh lain hingga menjadi kanker metastatik.

Sayangnya, banyak penderita kanker usus besar tidak merasakan gejala apa pun pada tahap awal. Ketika gejala mulai muncul, jenis dan tingkat keparahannya biasanya bergantung pada ukuran serta lokasi kanker di dalam usus besar. Beberapa gejala yang perlu Anda waspadai antara lain:

  • Perubahan pola buang air besar, seperti diare atau sembelit yang lebih sering terjadi
  • Pendarahan pada rektum atau adanya darah dalam tinja
  • Rasa tidak nyaman yang terus-menerus di area perut, seperti kram, kembung, atau nyeri
  • Sensasi usus yang tidak sepenuhnya kosong setelah buang air besar
  • Tubuh terasa lemas atau mudah lelah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Baca Juga: Gejala Kanker Usus Besar

Faktor yang Dianggap Bisa Menularkan Kanker Usus

Perlu Anda ketahui bahwa kanker usus bukanlah penyakit menular. Kontak fisik seperti berhubungan seks, bersentuhan, atau sekadar berada di ruangan yang sama tidak akan membuat kanker berpindah dari satu orang ke orang lain, karena sel kanker dari penderita tidak dapat bertahan hidup di tubuh orang lain yang sehat.

Meski secara medis kanker usus tidak menular, beberapa kondisi berikut ini sering orang salahpahami sebagai bentuk penularan kanker usus dari satu orang ke orang lain. Padahal, kondisi-kondisi ini sebenarnya hanya berkaitan dengan peningkatan risiko atau kemiripan mekanisme, Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Infeksi yang Meningkatkan Risiko Kanker Usus

Salah satu infeksi yang dapat meningkatkan risiko kanker usus adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori. Bakteri Helicobacter pylori dapat menular dari orang ke orang melalui air liur, kontaminasi feses pada makanan atau air, muntahan, dan kebersihan lingkungan yang buruk.

Bakteri Helicobacter pylori yang tertular, awalnya akan menginfeksi perut Anda. Jika sudah demikian, lama kelamaan bakteri bisa merusak jaringan pada perut Anda yang mulainya dari usus. Akibatnya, peradangan akan terjadi pada perut Anda.

Bila infeksi bakteri Helicobacter pylori tidak Anda tangani dengan baik. Kondisi tersebut dapat memungkinkan Anda mengalami kanker usus. Jika Anda merasa terinfeksi bakteri Helicobacter pylori. Segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan agar kondisinya tidak semakin parah hingga menyebabkan kanker usus.

2. Transplantasi Organ

Faktor berikutnya yang menyebabkan kanker usus dapat menular dari satu orang ke orang yang lain adalah transplantasi organ. Dilansir dalam sebuah jurnal National Institutes of Health, penerima transplantasi organ memiliki risiko tinggi terkena 32 jenis kanker, termasuk kanker usus.

Para peneliti menemukan bahwa terdapat peningkatan risiko sebesar dua kali lipat bagi mereka yang menerima transplantasi organ. Mereka mencatat, peningkatan risiko untuk 32 jenis kanker yang berbeda terjadi karena adanya infeksi, seperti kanker dubur dan sarkoma kaposi.

Lebih lanjut, sebuah jurnal yang meneliti risiko kanker usus setelah melakukan transplantasi organ. Mengungkapkan bahwa penerima transplantasi organ paru-paru dengan kondisi cystic fibrosis mengalami peningkatan risiko terkena kanker usus. Selain itu, penerima transplantasi organ hati dengan kelainan primary sclerosing cholangitis dan penyakit radang usus juga memiliki peningkatan risiko mengembangkan penyakit kanker usus.

3. Persalinan

Ibu hamil yang mengalami kanker selama kehamilan juga berisiko menularkan sel kanker ke bayinya. Para ahli tidak mengetahui secara pasti bagaimana kanker dapat menular dari ibu ke bayi. Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa sel kanker dapat menyebar dari ibu ke bayi melalui plasenta.

Plasenta yang menjadi tempat penyaluran nutrisi dari ibu ke bayi dianggap menjadi jalan masuk bagi sel kanker. Melakukan pengobatan kanker selama kehamilan dapat membahayakan bayi yang belum lahir, terutama pada usia 3 bulan pertama kehamilan.

Meski demikian, penelitian tentang penularan kanker dari ibu ke bayi masih terus Anda lakukan hingga saat ini. Beberapa kanker seperti melanoma atau leukimia dipastikan menyebar dari plasenta ke janin.

Selain itu, risiko kanker lainnya yang dapat menyebar dari ibu ke bayi antara lain kanker payudara, kanker serviks, kanker ovarium, kanker tiroid, dan kanker usus. Kanker lain seperti kanker paru-paru, otak, dan tulang juga bisa terjadi selama kehamilan meskipun jarang terjadi.

Baca Juga: Cara Mengobati Kanker Usus

4. Genetik

Beberapa kanker dapat turun secara genetik. Termasuk kanker usus juga dapat disebabkan oleh mutasi gen yang diturunkan secara genetik. Banyak gen-gen yang diturunkan dapat memicu pertumbuhan kanker, antara lain:

Poliposis adenomatosa familial (FAP)

FAP yang dilemahkan (AFAP), dan sindrom Gardner disebabkan oleh perubahan bawaan pada gen APC. Gen APC adalah gen supresor tumor yang biasanya membantu menjaga pertumbuhan sel agar tetap terkendali.

Orang dengan perubahan bawaan pada gen APC, fungsi gen tersebut akan dilumpuhkan. Akibatnya, polip menjadi mudah tumbuh pada usus besar. Seiring waktu, polip yang muncul dapat berkembang menjadi kanker usus. Selain itu, FAP juga dapat memicu kanker lainnya berkembang.

Sindrom Lynch

Syndrom Lynch disebabkan oleh perubahan gen yang berfungsi membantu sel memperbaiki DNA yang rusak. Adanya mutasi pada salah satu gen perbaikan DNA seperti MLH1, MSH2. MSH6, PMS2, dan E Pcam dapat membuat kesalahan DNA tidak diperbaiki. Akibatnya, akan memicu berkembangnya sel kanker usus. Kelainan gen ini juga dapat menyebabkan kanker lainnya seperti kanker ovarium, kanker ginjal, dan kanker payudara.

Sindrom Peutz-Jeghers

Sindrom Peutz-Jeghers disebabkan oleh perubahan bawaan pada gen STK11 atau LKB1. Perubahan tersebut dapat menyebabkan sel kanker tumbuh dan berkembang, termasuk kanker usus.

Sindrom MYH-associated polyposis

Sindrom MYH-associated polyposis disebabkan oleh mutasi gen MUTYH, yang merupakan gen untuk mengoreksi atau memeriksa DNA dan memperbaiki kesalahan selama proses pembelahan sel. Untuk menemukan dan mengetahui mutasi genetik bawaan yang menyebabkan penyakit kanker usus. Anda harus melakukan tes genetik khusus terlebih dahulu di rumah sakit.

Terutama bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan polip atau kanker usus atau gejala lainnya. Melakukan konseling dan pengujian genetik sangat Anda perlukan. Penularan kanker usus sebagian besar dapat Anda cegah. Langkah terpenting dalam mencegah penularan adalah dengan melakukan tes skrining. Terutama jika Anda memiliki faktor-faktor yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Kapan Harus ke Dokter

Anda harus menemui dokter ketika memiliki gejala yang berkepanjangan dan tidak kunjung sembuh. Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala kanker usus, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Ditinjau secara medis oleh dr. Pusparina Oeniasih, terakhir pada 27 Juli 2026
Diterbitkan 17 Mei 2022
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (4)
  1. Cancer Council Bowel cancer. Diakses Juli 2026
  2. Medical News Today Everything you need to know about colon cancer. Diakses Juli 2026
  3. Mayo Clinic Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori). Diakses Juli 2026
  4. Mayo Clinic Colon cancer. Diakses Juli 2026

Artikel Terkait

  • Faktor penyebab kanker usus
    10 Faktor Penyebab Kanker UsusPenyakit Kanker
  • cara mencegah kanker usus
    9 Cara Mencegah Kanker UsusPenyakit Kanker
Tagged under: kanker usus menular atau tidak, kanker usus menular tidak

Artikel Terkait

  • Faktor penyebab kanker usus
    10 Faktor Penyebab Kanker UsusPenyakit Kanker
  • cara mencegah kanker usus
    9 Cara Mencegah Kanker UsusPenyakit Kanker

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter