Ditulis oleh Tim Konten Medis
Penyakit depresi termasuk dalam gangguan depresi mayor yang telah diakui dalam DSM-5. Depresi dapat diobati dan gejalanya dapat dikurangi dengan melakukan beberapa cara yang disarankan oleh dokter. Tetapi, depresi juga memiliki risiko yang tinggi untuk kambuh lagi. Setiap orang yang menderita depresi memiliki cara masing-masing dalam mengobatinya. Lalu, bagaimana cara menghilangkan depresi pada awal kemunculannya atau saat kambuh? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Cara menghilangkan depresi dapat dilakukan dengan perawatan-perawatan yang direkomendasikan oleh dokter.
Baca Juga: Tanda-Tanda Depresi yang Mengejutkan
Bagaimana Cara Melawan Depresi?
Cara melawan depresi dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti perbanyak tidur, kurangi konsumsi kafein, dan perbanyak minum vitamin D. Penderita depresi memerlukan lebih banyak waktu untuk istirahat dan melakukan segala aktivitas dengan lebih santai. Pergi tidur dan bangunlah di waktu yang sama setiap harinya. Mengonsumsi kafein dalam jumlah yang wajar di pagi hari diperbolehkan, tetapi hindari meminumnya pada sore hari agar tidak mengganggu jam tidur. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kekurangan vitamin D dapat berperan dalam pembentukan gangguan depresi. Maka dari itu, menambah konsumsi vitamin D merupakan hal yang baik jika tidak mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup. Cara di atas merupakan beberapa cara melawan depresi yang dapat dicoba.
Baca Juga: Gangguan Depresi Persisten Begini Bahayanya!
Cara Menghilangkan Depresi Berdasarkan Jenis Depresinya
Cara menghilangkan depresi dapat dilakukan dengan perawatan-perawatan yang direkomendasikan oleh dokter. Perawatan yang diberikan dibagi berdasarkan jenis depresi yang penderita alami. Semakin berat depresi yang dialami semakin banyak jenis terapi yang dapat dilakukan untuk dapat mengurangi gejala penderita. Inilah cara menghilangkan depresi berdasarkan jenis depresi yang ada, yaitu:
- Depresi ringan
Perawatan yang dapat dilakukan adalah memantau kondisi penderita selama kurang lebih 2 minggu. Jika gejala semakin parah, maka perawatan dokter adalah jalan berikutnya yang perlu untuk diambil. Selain itu, penderita juga dapat melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Terakhir, penderita dapat membantu diri sendiri dengan bercerita kepada orang lain, teman, atau keluarga. Mengunjungi profesional atau dokter juga sangat disarankan bagi penderita depresi. - Depresi ringan-sedang
Jika penderita mengalami depresi ringan-sedang yang tidak kunjung membaik, mungkin akan lebih baik untuk menemui terapi bicara. Ada berbagai jenis terapi bicara untuk penderita depresi, termasuk terapi perilaku kognitif (CBT) dan konseling. Seorang dokter umum akan menyarankan penderita untuk melakukan pengobatan berbicara, atau langsung ke layanan terapi psikologis NHS (IAPT). - Depresi sedang-berat
Penderita yang mengalami depresi sedang-berat beberapa perawatan berikut akan sangat direkomendasikan:
- Antidepresan
Antidepresan adalah jenis obat yang mampu mengobati gejala depresi. Ada banyak jenis obat antidepresan yang berbeda dan semua obat perlu diresepkan oleh dokter untuk dapat dikonsumsi. - Terapi kombinasi
Terapi kombinasi merupakan gabungan dari pemberian obat antidepresan dan terapi bicara. Kombinasi pemberian obat antidepresan dan terapi bicara biasanya bekerja lebih baik daripada hanya melakukan salah satu dari perawatan tersebut. - Terapi perilaku kognitif (CBT)
Terapi perilaku kognitif (CBT) bertujuan untuk membantu penderita memahami pikiran dan perilaku mereka serta bagaimana depresi memengaruhi kesehatan mental mereka. Terapi CBT mengajarkan penderita bagaimana mengatasi pikiran negatif, misalnya mampu menantang atau mengganti perasaan putus asa dengan perasaan yang lebih positif. CBT direkomendasikan untuk dilakukan seminggu sekali atau setiap 2 minggu sekali dengan total 5 dan 20 sesi yang berdurasi 30-60 menit. - Terapi interpersonal (IPT)
Terapi interpersonal (IPT) berfokus pada hubungan penderita dengan orang lain serta masalah yang mungkin dialami dalam hubungan tersebut, seperti kesulitan dalam berkomunikasi. Ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa IPT mampu bekerja se-efektif obat antidepresan atau CBT, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan. - Psikoterapi psikodinamik
Psikoterapi psikodinamik (psikoanalitik), terapis psikoanalitik akan mendorong penderita untuk mengatakan apapun yang ada di dalam pikiran mereka. Hal ini akan membantu penderita menyadari makna atau pola tersembunyi dalam apa yang mereka lakukan serta katakan. - Konseling
Konseling merupakan suatu bentuk terapi yang membantu penderita berpikir tentang masalah yang sedang alami dalam hidup mereka sehingga penderita mampu menemukan cara baru dalam menghadapinya. Konselor membantu menawarkan nasehat praktis terkait masalah yang dihadapi, tetapi tidak memberitahu apa yang harus dilakukan agar penderita lebih percaya diri untuk mengatasi masalahnya sendiri.

Antidepresan adalah jenis obat yang mampu mengobati gejala depresi.
Baca Juga: Anak Depresi Tanggung Jawab Orang Tua
Cara Menghilangkan Depresi yang Muncul Lagi
Bagaimana depresi dapat muncul lagi pada diri penderita? Meskipun tidak semua orang yang mengalami episode depresi, tetapi beberapa orang mengalaminya. Banyak faktor tidak diketahui apa yang menyebabkan depresi muncul kembali. Ada berbagai hal yang terlibat dalam kemunculan depresi, seperti faktor biologis, genetik, lingkungan, dan emosional.
Hal yang perlu diingat bila depresi kambuh, mereka bukanlah sosok yang lemah. Tetapi, kondisi tersebut dipicu oleh stressor seperti kehilangan pekerjaan, penyakit serius, kehilangan orang yang dicintai, atau penggunaan narkoba. Jika hal itu terjadi, penderita perlu kembali melakukan konsultasi dengan dokter atau profesional untuk mengambil perawatan berikutnya. Cara menghilangkan depresi banyak dilakukan dengan sesi terapi.
Depresi dapat muncul, hilang pada diri seseorang. Ada beberapa cara melawan dan menghilangkan depresi yang dapat dilakukan dengan bantuan profesional. Setiap perawatan atau cara menghilangkan depresi terbagi berdasarkan tingkat keparahan depresi yang diderita. Pengobatan yang dilakukan dapat berupa terapi perilaku, terapi bicara, terapi interpersonal, pemberian obat antidepresan, dan banyak lainnya. Perawatan-perawatan yang diberikan perlu diawasi dan dipantau oleh profesional supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Depresi dapat kambuh kembali, tetapi tidak semua orang mengalaminya.
Telah direview oleh dr. Andre Satria Gunawan
Source: