Ditulis oleh Tim Konten Medis
Gejala infeksi saluran kemih (ISK) umumnya adalah sakit saat buang air kecil, anyang-anyangan, ingin selalu buang air kecil tapi sedikit yang keluar, urine berwarna keruh dan berbau, hingga nyeri di bagian perut bawah. Apabila sudah menyebar, ISK bisa menyebabkan penderita merasakan gejala demam, mual dan muntah, lemas, pusing, hingga linglung.

Gejala infeksi saluran kemih salah satunya adalah nyeri saat buang air kecil
Infeksi saluran kemih adalah infeksi pada organ kandung kemih, ginjal, ureter, atau uretra yang disebabkan oleh bakteri E.coli. Kondisi ini umumnya terjadi pada wanita, karena mempunyai uretra lebih pendek dibandingkan pria.
Cara mengatasi ISK umumnya dengan pemberian antibiotik seperti Nitrofurantoin, Trimethoprim, atau Ceftriaxone. Apabila tidak segera mendapatkan penanganan, kondisi ini bisa menyebabkan masalah serius pada ginjal.
Gejala Infeksi Saluran Kemih
ISK biasanya mempengaruhi kondisi uretra dan kandung kemih penderitanya. Adapun gejala Infeksi Saluran Kemih yang bisa Anda alami adalah:
1. Rasa Terbakar Saat Buang Air Kecil
ISK atau disuria adalah kondisi dimana seseorang merasa sakit ketika buang air kecil. Ketidaknyamanan ini dapat berupa rasa sakit atau terbakar. Rasa sakit dapat muncul dari perneum, kandung kemih, atau uretra.
Uretra adalah tabung yang membawa urin ke luar tubuh Anda. Rasa menyakitkan ketika buang air kecil merupakan tanda dan gejala umum dari infeksi saluran kemih.
Uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal merupakan saluran kemih Anda. Peradangan di salah satu organ tersebut dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil.
2. Sering Buang Air Kecil tapi Urin yang Keluar Sedikit
Kondisi ini dapat terjadi akibat kandung kemih yang terlalu aktif atau bisa disebut overactive bladder (OAB). Ginjal Anda menghasilkan urin dan urin itu mengalir ke kandung kemih Anda. Kemudian, otak Anda mengirimkan sinyal yang memberi tahu tubuh Anda untuk buang air kecil.
Otot-otot dasar panggul Anda rileks dan memungkinkan urin keluar dari tubuh Anda. Kandung kemih yang terlalu aktif menyebabkan otot kandung kemih Anda berkontraksi tanpa sadar. Ini memberi sensasi perlu sering buang air kecil bahkan jika kandung kemih Anda tidak penuh.
Baca juga: Ciri-Ciri Infeksi Saluran Kemih pada Anak
3. Terdapat Darah pada Air Kencing
Hematuria merupakan istilah medis untuk menggambarkan adanya darah dalam urin Anda. Infeksi kandung kemih juga dapat menyebabkan terjadinya hematuria. Darah mungkin terlihat dalam jumlah kecil sehingga Anda tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang.
Namun, perlu diketahui jika setiap darah dalam urin bisa jadi sebuah tanda masalah kesehatan yang serius, meskipun itu hanya muncul sekali. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan rencana perawatan. Sebab jika kondisi ini diabaikan, dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius seperti, kanker dan penyakit ginjal.
4. Warna Urin Keruh
Jika warna urin Anda keruh, itu bisa jadi tanda bila ada sesuatu yang salah dengan saluran kemih Anda. Meskipun dalam banyak kondisi, urin keruh biasanya tidak menunjukkan keadaan darurat medis. Namun, pada infeksi saluran kemih, warna urin keruh dapat menunjukkan gejala yang perlu diwaspadai.
Bagaimana warna urin menjadi keruh pada penderita infeksi saluran kemih? Hal ini dapat terjadi karena bakteri yang masuk dan tumbuh di saluran kemih, memicu respon tubuh untuk mengirimkan sel darah putih agar dapat melawan infeksi.
Sel-sel ini sering diekskresikan dalam urin. Ketika sel darah putih bercampur dengan urin, tampak keruh atau seperti susu.
5. Urin Memiliki Bau yang Kuat
Urin secara alami memiliki bau yang khas bagi setiap orang. Anda mungkin sering mengalaminya sendiri, ketika bau urin menjadi lebih kuat daripada biasanya.
Bau urin yang berubah lebih kuat sebenarnya tidak selalu menjadi penyebab kekhawatiran, tetapi terkadang urin yang berbau kuat atau tidak normal seperti biasanya merupakan tanda dari masalah medis.
Infeksi saluran kemih sebagai salah satu masalah medis yang mempengaruhi kondisi urin Anda, adalah salah satu penyebab mengapa bau urin menjadi berubah. Bau, warna, dan dorongan sering untuk buang air kecil merupakan gejala umum bagi mereka yang menderita infeksi saluran kemih. Segera hubungi dokter, jika Anda merasakan satu atau lebih gejalanya.
6. Nyeri Panggul pada Wanita
Salah satu gejala infeksi saluran kemih pada wanita adalah sakit pada bagian panggul. Panggul merupakan bagian tubuh yang menampung organ-organ reproduksi. Lokasinya terletak di perut bagian bawah, dimana perut bertemu dengan kaki Anda. Nyeri panggul dapat menjalar hingga ke perut bagian bawah, sehingga sulit dibedakan dengan nyeri perut.
Ada banyak penyebab nyeri panggul baik akut maupun kronis. Nyeri panggul akut terjadi secara tiba-tiba dan kemunculannya baru. Sedangkan nyeri kronis sifatnya lebih jangka panjang, konstan, dan mudah kambuh. Orang dengan infeksi saluran kemih mungkin merasakan gejala ini secara berkala.
7. Nyeri Dubur pada Pria
Gejala infeksi saluran kemih pada pria bisa muncul nyeri pada dubur. Rektum atau dubur adalah bagian yang berbeda dari sistem pencernaan. Rasa sakit ini umum terjadi dan penyebabnya jarang mengancam jiwa.
Namun, untuk penderita infeksi saluran kemih. Gejala nyeri dubur ini perlu diperhatikan, terlebih jika nyerinya memburuk dan menyebar ke bagian bawah tubuh Anda. Segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Baca juga: Apakah Infeksi Saluran Kemih Bisa Sembuh Total?
Gejala Infeksi Saluran Kemih yang Sudah Parah (Menyebar ke Ginjal)
Infeksi saluran kemih atas mempengaruhi ginjal. Ini bisa berpotensi mengancam nyawa jika bakteri berpindah dari ginjal yang terinfeksi masuk ke dalam darah. Kondisi ini, disebut dengan urosepsis.
Urosepsis dapat menyebabkan seseorang mengalami tekanan darah rendah, syok, bahkan kematian. Oleh karena itu, ketahui lebih jelas gejala infeksi saluran atas, untuk terhindar dari komplikasi serius.
Berikut adalah ciri-ciri ISK yang sudah parah:
1. Panas Dingin atau Menggigil
Pernahkan Anda merasa sangat kedinginanan tetapi, tidak ada alasan jelas yang menjadi penyebabnya. Kondisi ini disebut menggigil.
Menggigil dapat diperoleh ketika otot berulang kali mengembang serta berkontraksi, kemudian pembuluh darah di kulit Anda menyempit. Menggigil dapat terjadi bersamaan dengan demam dan menyebabkan gemetar.
Tubuh Anda menggigil bisa konstan. Setiap episode dapat berlangsung selama satu jam atau hanya beberapa menit saja. Penyebab kedinginan bisa terjadi akibat terpapar lingkungan yang dingin.
Mereka juga dapat terjadi sebagai respons terhadap infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan demam. Contoh infeksi yang sering jadi penyebab menggigil adalah infeksi saluran kemih.
2. Demam
Demam adalah sebuah kondisi dimana hipotalamus menggeser titik setel suhu tubuh normal Anda ke atas. Ketika hal ini terjadi, Anda mungkin merasa kedinginan atau mulai menggigil, supaya tubuh dapat menyesuaikan kembali suhunya. Ini akhirnya menghasilkan suhu tubuh yang lebih tinggi.
Peningkatan suhu tubuh dalam beberapa waktu tertentu, dapat membantu tubuh untuk melawan penyakit. Namun, demam yang terjadi secara terus menerus dan parah bisa menjadi gejala dari kondisi serius. Salah satunya ketika Anda menderita infeksi saluran kemih. Potensi untuk terkena demam bisa jadi sangat tinggi.
3. Mual
Merasa mual bisa memiliki banyak penyebab salah satunya adalah infeksi bakteri atau virus.
Bakteri atau virus dapat mempengaruhi perut dan menyebabkan mual. Contohnya ketiak Anda tidak sengaja terkena bakteri dari makanan yang Anda konsumsi, atau ketika menderita infeksi virus.
Baca juga: Obat Infeksi Saluran Kencing untuk Pria dan Wanita
4. Muntah
Muntah adalah cara bagi tubuh untuk membersihkan diri dari adanya kontaminasi zat tertentu. Pada penderita ISK yang sudah parah, mual muntah bisa saja muncul dengan nyeri perut hebat.
Solusi dari muntah sendiri bervariasi dan lebih efektif jika penyebabnya adalah mabuk perjalanan atau mual di pagi hari. Namun, untuk muntah akibat keracunan makanan, atau infeksi bakteri dan virus mungkin memerlukan perhatian medis yang lebih. Ingatlah untuk minum cukup cairan supaya terhindar dari dehidrasi.
Nah sekarang Anda sudah selesai membaca informasi tentang tanda dan gejala infeksi saluran kemih. Semoga informasi di atas dapat Anda pahami. Bagikan artikel ke keluarga dan orang terdekat Anda. Sampai jumpa kembali di artikel kesehatan lainnya.
Telah direview oleh dr. Pusparina Oeniasih
Source:
- Healthline. Everything You Need to Know About Overactive Bladder. Januari 2026
- Healthline. Everything You Should Know About Nausea. Januari 2026
- Healthline. What Causes Painful Urination?. Januari 2026



