Ditulis oleh Tim Konten Medis
Jenis kanker tiroid terbagi menjadi beberapa tipe utama, yaitu papillary, follicular, oncocytic (Hurthle cell), medullary, dan anaplastic. Ciri-cirinya yaitu muncul benjolan dibagian leher, suara menjadi serak atau hilang, sulit menelan, rasa lelah berkepanjangan, berat badan menurun, mual, muntah, serta pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher.

Penyakit kanker tiroid adalah jenis kanker yang berkembang di kelenjar tiroid, yaitu kelenjar kecil di leher yang berfungsi menghasilkan hormon metabolisme. Penyebab pasti kanker ini belum sepenuhnya diketahui, namun beberapa faktor risiko seperti kekurangan yodium, paparan radiasi, hingga mutasi genetik dapat meningkatkan kemungkinan seseorang kanker tiroid.
Meski terdengar mengkhawatirkan, kanker ini umumnya bisa Anda sembuhkan, terutama jika terdeteksi sejak dini, melalui berbagai pilihan pengobatan seperti pembedahan, terapi hormon, dan radioterapi. Gejalanya pun bisa berupa benjolan di leher, suara serak, sulit menelan, hingga berat badan menurun drastik.
Tipe Kanker Tiroid
Kanker tiroid merupakan jenis kanker yang ditetapkan berdasarkan jenis sel di dalam kelenjar tiroid yang terdampak oleh tumor. Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan kanker dapat menentukan tipe sel penyebab, yang kemudian untuk merancang pendekatan pengobatan yang tepat.
Secara garis besar, tipe kanker tiroid terbagi menjadi tiga kategori utama, Differentiated thyroid cancer (termasuk papillary, follicular, dan oncocytic carcinoma), Medullary thyroid cancer, dan Anaplastic thyroid cancer. Berikut tipenya yang perlu Anda ketahui:
1. Papillary Thyroid Cancer
Papillary thyroid cancer merupakan tipe yang paling umum, mencakup sekitar 80% dari semua kasus. Kanker ini tumbuh lambat dan biasanya muncul di salah satu sisi kelenjar tiroid. Meskipun dapat menyebar ke kelenjar getah bening di leher, tingkat kesembuhannya cukup tinggi.
Ada beberapa varian dari tipe ini, seperti varian folikuler yang cukup umum dan memiliki prognosis baik. Namun, varian lain seperti tall cell dan sclerosing cenderung lebih agresif dan memerlukan perawatan lebih intensif.
Ciri-ciri tipe ini sering kali tidak terasa pada tahap awal sehingga penting melakukan pemeriksaan rutin.
2. Follicular Thyroid Cancer
Kanker tiroid folikuler merupakan jenis kanker tiroid kedua yang paling sering orang temui, dan lebih umum terjadi pada orang yang kekurangan asupan yodium. Meskipun jarang menyebar ke kelenjar getah bening, kanker ini bisa bermetastasis ke organ lain seperti paru-paru atau tulang.
Prognosis untuk tipe ini umumnya baik, namun tidak sebaik kanker papiler. Dari papillary, tipe ini cenderung lebih sulit terdeteksi sejak awal karena ciri-cirinya ganas pada tipe folikular sering muncul ketika penyakit sudah menyebar.
3. Oncocytic (Hurthle Cell) Carcinoma
Oncocytic carcinoma, juga terkenal sebagai Hurthle cell carcinoma, sebelumnya diklasifikasikan sebagai bagian dari kanker folikuler. Namun, karena karakteristiknya yang unik, kini menganggapnya sebagai jenis tersendiri.
Kanker ini tergolong agresif dan dapat menyebar ke jaringan sekitar leher maupun organ jauh. Diagnosis dan pengobatan kanker ini lebih menantang karena sel-sel kanker Hurthle lebih resisten terhadap terapi standar.
4. Medullary Thyroid Cancer (MTC)
Medullary thyroid cancer berkembang dari sel C di kelenjar tiroid yang memproduksi hormon kalsitonin. Kanker ini relatif jarang dan bisa terjadi secara sporadis maupun turun-temurun (familial).
Varian familial sering kali terkait dengan sindrom genetik seperti multiple endocrine neoplasia type 2. Deteksi dini dapat Anda lakukan melalui peningkatan kadar kalsitonin dalam darah. Karena medullary cancer bisa menyebar sebelum benjolan terdeteksi, penanganannya bisa lebih kompleks dari tipe lainnya.
5. Anaplastic Thyroid Cancer
Anaplastic thyroid cancer adalah tipe yang paling langka namun paling agresif. Kanker ini biasanya menyerang orang lanjut usia dan tumbuh sangat cepat, menyebabkan gejala berat seperti pembengkakan leher mendadak, sesak napas, dan kesulitan menelan.
Karena sifatnya yang sangat ganas dan sulit terobati, prognosisnya sering kali buruk. Oleh karena itu, penting untuk mengenali ciri-ciri kanker ganas sedini mungkin untuk memperlambat perkembangan penyakit.
Baca Juga: Gangguan Kelenjar Tiroid
Bagaimana Dokter Menentukan Jenis Kanker Tiroid
Untuk mengetahui tipenya, dokter akan mengambil sampel jaringan dari kelenjar tiroid dan memeriksanya di bawah mikroskop. Pemeriksaan ini dilakukan oleh seorang spesialis patologi, yang akan menilai jenis sel yang membentuk tumor. Berdasarkan sistem klasifikasi terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2022, kanker tiroid dibedakan berdasarkan asal selnya, yaitu sel folikular atau sel C.
Mayoritas kanker, seperti kanker tiroid papiler, folikular, dan Hurthle cell, berasal dari sel folikular. Sementara itu, jenis yang lebih jarang seperti medullary thyroid cancer berkembang dari sel C yang memproduksi hormon kalsitonin. Selain asal sel, dokter juga melihat seberapa abnormal sel kanker tersebut, disebut sebagai tingkat diferensiasi.
Sel kanker yang masih menyerupai sel normal disebut kanker terdiferensiasi, sedangkan yang bentuk dan perilakunya sangat berbeda digolongkan sebagai kanker tidak terdiferensiasi atau kanker tiroid ganas. Penilaian ini mencakup kecepatan sel membelah (mitotic count) dan tingkat kematian jaringan (nekrosis), yang membantu memprediksi pertumbuhan dan penyebaran kanker.
Baca Juga: Pembengkakan Kelenjar Tiroid
Ciri-Ciri Kanker Tiroid yang Perlu Diwaspadai
Kanker tiroid sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal, namun memahami tanda-tandanya sejak dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Setiap tipenya, termasuk yang paling umum seperti kanker tiroid papiler, memiliki karakteristik yang berbeda.
Meski banyak benjolan di tiroid bersifat jinak, sebagian kecil bisa menjadi ganas dan menyebar ke bagian tubuh lain. Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri kanker tiroid, terutama yang mengarah pada ciri-ciri kanker tiroid ganas adalah langkah awal untuk deteksi dini dan pengobatan tepat.
Berikut beberapa tanda yang patut Anda waspadai:
- Muncul benjolan atau pembengkakan yang terasa di bagian leher.
- Suara menjadi serak atau hilang tanpa sebab yang jelas.
- Sulit menelan atau bernapas karena tekanan di area leher.
- Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher.
- Rasa lelah berkepanjangan tanpa aktivitas berat.
- Berat badan menurun drastis tanpa alasan yang jelas.
- Mual, muntah, dan hilangnya nafsu makan yang tidak biasa.
- Riwayat paparan radiasi atau pernah menjalani terapi radiasi di area kepala dan leher.
- Adanya riwayat keluarga dengan penyakit tiroid atau kanker tiroid.
- Asupan yodium yang rendah dalam jangka panjang.
Baca Juga: Ciri-Ciri Kelenjar Tiroid
Jika Anda merasakan satu atau beberapa gejala di atas, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang sesuai. Deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa. Kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Steffe Lie
Source:
- American Cancer Society. What Is Thyroid Cancer?. Januari 2026
- Cancer Research UK. Together we will beat cancer. Januari 2026
- Cleveland Clinic. Thyroid Cancer. Januari 2026







