Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Jamur Kuku Berbahaya? Kenali Gejala dan Pengobatannya
Asifah
Senin, 16 Februari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

Jamur Kuku Berbahaya? Kenali Gejala dan Pengobatannya

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Jamur kuku adalah infeksi jamur yang menyebabkan kuku berubah warna, menebal, dan mudah rapuh. Gejalanya yaitu kuku menebal, berubah warna, rapuh, mengeluarkan bau yang tidak sedap, serta kuku mudah terlepas. Cara mengatasinya dapat Anda lakukan dengan memberikan obat antijamur oral, obat oles berupa salep, hingga memangkas kuku yang terkena jamur.

jamur kuku
Penyebab jamur kuku yaitu infeksi dari jamur bernama dermatofit.

Jamur kuku adalah salah satu infeksi jamur dengan masalah kesehatan yang sering kali terabaikan, padahal dapat memengaruhi penampilan dan kenyamanan saat beraktivitas. Kondisi ini karena pertumbuhan jamur pada kuku tangan atau kaki yang bisa membuat kuku berubah warna, menebal, dan rapuh.

Selain mengganggu penampilan, jamur kuku juga bisa menimbulkan rasa nyeri dan membuat kuku sulit dirawat jika tidak segera Anda tangani. Mengetahui penyebab, gejala, serta cara pengobatan dan pencegahannya dapat membantu mencegah kondisi ini semakin parah dan kambuh kembali.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Penyakit Jamur Kuku
  • Penyebab Penyakit Jamur Kuku
    • Faktor Risiko Penyakit Jamur Kuku
  • Gejala Penyakit Jamur Kuku
  • Diagnosis Penyakit Jamur Kuku
  • Komplikasi Penyakit Jamur Kuku
  • Cara Mengatasi Penyakit Jamur Kuku
    • 1. Obat Antijamur Oral
    • 2. Obat Oles Antijamur 
    • 3. Krim Antijamur 
    • 4. Prosedur Nail Abrasion
    • 5. Memotong Kuku 
    • 6. Penipisan Kuku 
    • 7. Prosedur Microdrilling
    • 8. Pengangkatan Kuku 
  • Cara Mencegah Penyakit Jamur Kuku
  • Pengobatan Penyakit Jamur Kuku Ke Dokter

Apa Itu Penyakit Jamur Kuku

Infeksi jamur kuku adalah kondisi ketika jamur tumbuh dan menyerang bagian kuku, baik pada tangan maupun kaki. Biasanya, kondisi ini mulai dengan munculnya bercak putih atau kekuningan di bawah ujung kuku, kemudian menyebar hingga menyebabkan kuku berubah warna, menebal, dan mudah rapuh.

Pada beberapa kasus, infeksi ini tidak menimbulkan rasa sakit dan terlihat ringan, tetapi jika Anda biarkan, kuku bisa menjadi rusak dan sulit terobati. Bahkan setelah menjalani perawatan, jamur kuku dapat kambuh kembali jika kebersihan kuku dan kaki tidak Anda jaga dengan baik.

Baca Juga: Deteksi Penyakit Lewat Kuku, dari Warna hingga Bentuk

Penyebab Penyakit Jamur Kuku

Penyebab jamur kuku yang paling umum adalah infeksi dari sejenis jamur bernama dermatofit. Jamur ini hidup dengan memakan keratin, yaitu protein yang terdapat pada kuku tangan dan kaki yang berfungsi membuat kuku menjadi keras dan kuat.

Sebagian besar kasus jamur kuku karena dermatofit, namun jenis jamur lain juga bisa menjadi pemicu infeksi. Kondisi ini membuat kuku tampak menebal, berubah warna, dan mudah rapuh seiring berkembangnya jamur di area kuku.

Faktor Risiko Penyakit Jamur Kuku

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami infeksi jamur pada kuku. Kondisi ini sering kali berkaitan dengan kebersihan, kesehatan kulit, serta sistem kekebalan tubuh yang menurun.

  • Usia lanjut
  • Menggunakan sepatu yang membuat kaki lembap atau berkeringat
  • Pernah mengalami kutu air (athlete’s foot)
  • Sering berjalan tanpa alas kaki di tempat lembap seperti kolam renang, gym, atau kamar mandi umum
  • Mengalami luka ringan pada kulit atau kuku
  • Memiliki penyakit kulit yang memengaruhi kuku, seperti psoriasis
  • Menderita diabetes, gangguan aliran darah, atau sistem imun yang lemah

Gejala Penyakit Jamur Kuku

Onychomicosis atau jamur kuku dapat menyebabkan perubahan pada bentuk, warna, dan tekstur kuku. Kondisi ini bisa terjadi pada kuku tangan, namun lebih sering menyerang kuku kaki.

Gejala yang perlu Anda waspadai adalah:

  • Kuku menebal
  • Kuku berubah warna, biasanya menjadi kekuningan atau kecokelatan
  • Kuku rapuh, mudah hancur, atau terkelupas
  • Bentuk kuku menjadi tidak beraturan
  • Kuku terlepas dari dasar kuku
  • Kuku mengeluarkan bau tidak sedap

Diagnosis Penyakit Jamur Kuku

Untuk memastikan adanya penyakit jamur kuku, dokter akan memeriksa kuku yang terinfeksi secara langsung dan menilai gejalanya, seperti perubahan warna, ketebalan, atau bentuk kuku. Dalam beberapa kasus, pemeriksaan visual sudah cukup untuk menentukan adanya infeksi jamur pada kuku.

Namun, jika Anda butuh konfirmasi lebih lanjut, dokter akan mengambil sedikit sampel dari bawah kuku untuk diperiksa di laboratorium. Sampel tersebut akan dilihat di bawah mikroskop atau dikembangkan dalam kultur untuk memastikan adanya jamur dan menentukan jenis jamur penyebab infeksi.

Komplikasi Penyakit Jamur Kuku

Jika tidak Anda tangani dengan baik, infeksi jamur kuku dapat menimbulkan rasa sakit dan menyebabkan kerusakan permanen pada kuku. Kuku bisa menjadi rapuh, menebal, atau bahkan terlepas dari dasar kuku, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pada beberapa kasus, jamur kuku juga dapat memicu infeksi yang lebih serius dan menyebar ke bagian tubuh lain. Kondisi ini terutama berisiko bagi penderita diabetes atau orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.

Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Kutu Air pada Kulit dan Cara Mengobatinya

Cara Mengatasi Penyakit Jamur Kuku

Kondisi ini perlu Anda tangani dengan tepat agar tidak semakin parah dan menyebar ke kuku lainnya.  Ada berbagai cara mengobatinya, mulai dari penggunaan obat-obatan hingga tindakan medis tertentu tergantung pada tingkat keparahan infeksi.

Berikut cara menyembuhkan jamur kuku yang bisa Anda lakukan:

1. Obat Antijamur Oral

Salah satu obat jamur kuku yang banyak orang gunakan adalah antijamur oral seperti itraconazole. Obat ini bekerja dengan membantu pertumbuhan kuku baru yang sehat untuk menggantikan bagian kuku yang terinfeksi.

Biasanya, obat diminum setiap hari selama 6 hingga 12 minggu, tetapi hasilnya baru terlihat setelah kuku tumbuh kembali sepenuhnya. Selama penggunaan, dokter mungkin akan memantau fungsi hati melalui tes darah untuk memastikan keamanan obat.

2. Obat Oles Antijamur 

Selain obat oral, ada juga cara mengobatinya dengan menggunakan cat kuku khusus yang mengandung bahan antijamur seperti ciclopirox. Obat ini dioleskan ke kuku dan kulit sekitarnya setiap hari untuk membunuh jamur secara perlahan.

Setelah tujuh hari pemakaian, lapisan lama akan dibersihkan menggunakan alkohol, kemudian pengolesan dimulai kembali. Penggunaan obat ini umumnya memerlukan waktu hingga satu tahun untuk hasil yang maksimal.

3. Krim Antijamur 

Krim antijamur seperti efinaconazole atau tavaborole juga dapat menjadi pilihan obat jamur kuku yang efektif. Obat ini dioleskan pada kuku yang telah direndam air agar teksturnya lebih lembut dan mudah menyerap obat.

Agar krim bekerja lebih optimal, kuku yang tebal dapat ditipiskan terlebih dahulu dengan losion urea atau alat pengikir khusus dari dokter. Penggunaan secara rutin dapat membantu menghentikan pertumbuhannya dan memperbaiki kondisi kuku yang rusak.

4. Prosedur Nail Abrasion

Nail abrasion adalah prosedur medis yang dilakukan dengan cara mengikis atau mengamplas permukaan kuku yang terinfeksi. Proses ini membantu menghilangkannya yang tumbuh di lapisan atas kuku, terutama pada jenis white superficial onychomycosis.

Tindakan ini harus dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman untuk mencegah luka atau infeksi tambahan. Setelah pengikisan, dokter biasanya akan mengoleskan obat antijamur agar hasilnya lebih efektif.

5. Memotong Kuku 

Pemangkasan ini merupakan langkah sederhana tetapi penting dalam cara mengobati jamur kuku. Dokter akan memotong bagian yang terinfeksi untuk mengurangi jumlah jamur dan memudahkan penyerapan obat.

Dengan kuku yang lebih pendek dan tipis, obat antijamur dapat bekerja lebih cepat, serta mengurangi rasa nyeri saat berjalan atau mengenakan sepatu.

6. Penipisan Kuku 

Pada kasus kuku yang menebal akibat infeksi jamur, dokter dapat melakukan prosedur penipisan kuku atau nail debridement. Prosedur ini membantu mengurangi ketebalan kuku dengan mengikis lapisan atasnya menggunakan alat medis.

Kuku yang lebih tipis membuat obat antijamur lebih mudah menembus ke dalam jaringan kuku. Selain itu, tindakan ini juga membantu mengurangi tekanan pada jari dan membuat aktivitas berjalan lebih nyaman.

7. Prosedur Microdrilling

Microdrilling dilakukan dengan alat berbentuk pena yang membuat lubang-lubang kecil di permukaan kuku. Lubang ini memungkinkan obat antijamur menembus hingga ke jaringan di bawah kuku untuk hasil yang lebih maksimal.

Meski tidak terlihat kasat mata, metode ini dapat mempercepat proses penyembuhan karena obat bekerja langsung di area yang terinfeksi. Prosedur ini aman dan biasanya dilakukan di klinik dermatologi.

8. Pengangkatan Kuku 

Jika infeksi jamur sudah parah dan tidak membaik dengan pengobatan biasa, dokter dapat melakukan pengangkatan sebagian atau seluruh kuku. Prosedur ini disebut nail avulsion dan dapat dilakukan secara bedah atau kimiawi menggunakan bahan urea.

Setelah kuku diangkat, area tersebut perlu dirawat dengan baik untuk mencegah infeksi baru dan mengontrol rasa nyeri. Kuku akan tumbuh kembali secara alami, namun proses ini membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk kuku tangan dan hingga 18 bulan untuk kuku kaki.

Baca juga: Cara Mengobati Cantengan

Cara Mencegah Penyakit Jamur Kuku

Kuku jamuran bisa menyebabkan perubahan warna, menebal, hingga rapuh dan mudah patah. Untuk mencegah kondisi ini, penting bagi Anda menjaga kebersihan serta menghindari lingkungan lembap yang bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur. Berikut cara mencegahnya yang bisa Anda lakukan:

  • Jaga kebersihan dan kekeringan kaki
  • Gunakan kaus kaki yang menyerap keringat
  • Keringkan dan istirahatkan sepatu
  • Pilih sepatu yang memiliki sirkulasi udara baik
  • Gunakan bedak atau semprot antijamur
  • Kenakan alas kaki di tempat umum
  • Hindari berbagi alat pribadi
  • Potong kuku secara rutin
  • Bersihkan alat perawatan kuku setelah Anda gunakan
  • Perhatikan kebersihan salon kuku
  • Segera obati kaki gatal atau bersisik
  • Cuci dan disinfeksi sepatu lama
  • Periksa kondisi kuku secara rutin
  • Pastikan anggota keluarga juga mendapat pengobatan

Pengobatan Penyakit Jamur Kuku Ke Dokter

Segera periksakan diri ke dokter jika perawatan mandiri tidak memberikan hasil dan kondisi kuku semakin parah. Penanganan medis perlu untuk mencegah infeksi menyebar dan menghindari komplikasi yang lebih serius.

  • Kuku semakin berubah warna, menebal, atau bentuknya tidak beraturan
  • Mengidap diabetes dan mencurigai adanya jamur kuku
  • Terjadi perdarahan di sekitar kuku
  • Area sekitar kuku terasa bengkak atau nyeri
  • Mengalami kesulitan berjalan akibat kondisi kuku

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami penyakit jamur kuku, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh dr. Stella Kartolo

Source:

  • Cleveland Clinic. Toenail Fungus. Februari 2026
  • Mayo Clinic. Nail fungus. Februari 2026
  • American Academy of Dermatology Association. Nail Fungus: Diagnosis and treatment. Februari 2026

Diperbarui pada 16 Februari 2026

Artikel Terkait

  • cara mengobati infeksi jamur pada miss v
    Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Miss V yang Efektif
  • Infeksi Jamur Kulit
    Infeksi Jamur pada Kulit Kelamin
  • infeksi jamur vagina saat hamil
    Terkena Infeksi Jamur Vagina Saat Hamil, Harus Bagaimana?
Tagged under: Gangguan Penyakit

Artikel Terkait

  • cara mengobati infeksi jamur pada miss v
    Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Miss V yang Efektif
  • Infeksi Jamur Kulit
    Infeksi Jamur pada Kulit Kelamin
  • infeksi jamur vagina saat hamil
    Terkena Infeksi Jamur Vagina Saat Hamil, Harus Bagaimana?

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP