Ditulis oleh Tim Konten Medis
Rabies tidak bisa disembuhkan apabila sudah fatal dan infeksi sudah mencapai otak. Apabila Anda digigit hewan yang terindikasi rabies, segera lakukan langkah pencegahan seperti mencuci luka dengan air dan mendapatkan vaksin rabies atau imunoglobulin rabies.

Penyakit rabies oleh virus Rabdovirus dan biasanya menyebar melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi, seperti anjing, kucing, atau kelelawar. Virus ini menyerang sistem saraf pusat manusia, menyebabkan peradangan otak yang berakibat fatal bila tidak segera Anda tangani.
Infeksi rabies sangat berbahaya karena dapat menyebabkan gangguan saraf, kelumpuhan, hingga kematian. Begitu gejala rabies muncul, penyakit ini hampir selalu berakhir fatal sehingga tindakan pencegahan dan penanganan dini menjadi langkah paling penting untuk menyelamatkan nyawa.
Mengapa Rabies Tidak Bisa Disembuhkan?
Rabies tidak dapat Anda sembuhkan setelah virusnya mencapai otak karena adanya penghalang alami yang bernama blood brain barrier atau penghalang darah otak. Lapisan ini berfungsi melindungi otak dari zat berbahaya yang beredar di dalam darah, seperti racun atau infeksi sehingga hanya zat tertentu yang bisa melewatinya.
Ketika virus rabies berhasil menembus sistem saraf dan mencapai otak, penghalang darah-otak akan menjadi semakin ketat. Akibatnya, obat atau zat yang seharusnya mampu melawan virus tidak dapat masuk ke dalam otak untuk menghancurkannya.
Meski belum ada obat yang bisa menyembuhkan rabies setelah gejala timbul, langkah pencegahan masih bisa Anda lakukan. Jika seseorang tergigit atau bersentuhan dengan hewan yang terinfeksi rabies, segera bersihkan luka dengan sabun dan air, lalu dapatkan perawatan medis.
Dokter akan memberikan serangkaian vaksin rabies dan suntikan antibodi pada area luka (bagi yang belum pernah melakukan vaksin) untuk mencegah virus berkembang dan menyerang otak.
Baca Juga: 13 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus dan Pencegahannya
Pengobatan Rabies
Jika seseorang tergigit atau tercakar oleh hewan yang terinfeksi rabies, tindakan cepat sangat penting untuk mencegah virus masuk ke otak. Pengobatan dengan pemberian vaksin dan antibodi khusus membantu tubuh melawan virus sebelum menyebabkan infeksi serius.
Berikut cara mengatasi penyakit rabies:
- Vaksin Rabies. Vaksin ini melalui empat kali suntikan selama 14 hari. Bagi yang sudah pernah nelakukan vaksin sebelumnya, cukup dua kali suntikan. Fungsinya adalah membantu tubuh mengenali dan menghancurkan virus rabies sebelum menyerang otak.
- Human Rabies Immune Globulin (HRIG). Suntikan HRIG di sekitar area luka bagi orang yang belum pernah melakukan vaksin rabies. Cairan ini berisi antibodi yang langsung bekerja melawan virus di sekitar luka hingga sistem kekebalan tubuh mampu melindungi diri secara alami.
Baca Juga: 7 Penyakit yang Disebabkan oleh Tikus dan Bahayanya
Gejala Rabies yang Perlu Diwaspadai
Rabies merupakan penyakit berbahaya yang menyerang sistem saraf dan bisa berakibat fatal jika tidak segera Anda tangani. Gejala rabies pada manusia biasanya muncul beberapa minggu hingga bulan setelah gigitan hewan yang terinfeksi, dan dapat berkembang menjadi dua bentuk utama, yaitu furious rabies dan paralytic rabies.
Berikut gejala rabies yang perlu Anda waspadai:
1. Furious Rabies
Jenis ini merupakan bentuk rabies yang paling umum dan muncul dengan perilaku yang tidak stabil serta gangguan pada sistem saraf. Beberapa tanda-tanda rabies yang sering muncul antara lain:
- Insomnia atau sulit tidur.
- Kecemasan dan perasaan gelisah berlebihan.
- Rasa takut yang tidak wajar dan mudah marah.
- Halusinasi atau melihat hal-hal yang tidak nyata.
- Kesulitan menelan dan produksi air liur berlebih hingga tampak seperti berbusa di mulut.
- Ketakutan terhadap air (hidrofobia) akibat kejang pada otot tenggorokan saat mencoba menelan.
2. Rabies Paralitik
Berbeda dengan jenis sebelumnya, paralytic rabies berkembang lebih lambat dan sering kali sulit Anda kenali pada awalnya. Gejala rabies pada manusia mulai dengan kelemahan otot secara bertahap yang kemudian menjalar ke seluruh tubuh.
Seiring waktu, penderita akan mengalami kelumpuhan total, kehilangan kesadaran, hingga akhirnya koma. Kondisi ini dapat menyebabkan kematian jika tidak mendapatkan pengobatan sesegera mungkin.
Baca Juga: Efek Digigit Laba-Laba dan Cara Mengatasi Bahayanya
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami penyakit rabies, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Stella Kartolo
Source







