Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Apakah Memakai Bisa Deodoran Menyebabkan Kanker?
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Apakah Memakai Bisa Deodoran Menyebabkan Kanker?
Defara
Senin, 25 Februari 2019 / Published in Artikel Kesehatan, Citra Raya Tangerang, Kanker

Apakah Memakai Bisa Deodoran Menyebabkan Kanker?

Memakaian deodoran menyebabkan kanker adalah mitos yang belum terbukti secara ilmiah. Namun, deodoran bisa menimbulkan efek samping lain seperti iritasi kulit, alergi, atau pori-pori tersumbat.

Memakai deodoran menyebabkan kanker

Deodoran belum terbuk sebabkan kanker payudara.

Banyak orang menggunakan deodoran setiap hari untuk mengatasi bau badan dan tetap merasa segar. Namun, pernahkah Anda mendengar anggapan bahwa pemakaian deodoran bisa menjadi penyebab kanker payudara?

Isu ini telah beredar luas dan membuat sebagian orang khawatir akan dampak jangka panjang dari produk yang mereka gunakan. Kandungan seperti aluminium dan paraben dalam deodoran sering dikaitkan dengan risiko kesehatan, termasuk kanker.

Tapi, benarkah demikian? Apakah ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini, ataukah ini hanya sekadar mitos yang berkembang di masyarakat? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Daftar Isi

Toggle
  • Deodoran Menyebabkan Kanker Adalah Mitos
  • Apakah Paraben dalam Deodoran Menyebabkan Kanker?
  • Apakah Alumunium dalam Deodoran Menyebabkan Kanker?

Deodoran Menyebabkan Kanker Adalah Mitos

Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa penggunaan deodoran atau antiperspiran bisa menyebabkan kanker payudara. Penelitian tahun 2002 yang membandingkan wanita dengan dan tanpa kanker payudara tidak menemukan hubungan antara penggunaan deodoran, antiperspiran, atau kebiasaan mencukur ketiak dengan risiko kanker.

Meskipun ada studi yang mengaitkan kebiasaan bercukur dan pemakaian deodoran dengan usia diagnosis kanker payudara, penelitian tersebut tidak memiliki kelompok pembanding yang jelas. Para ahli pun menilai bahwa hasilnya tidak cukup kuat untuk membuktikan adanya keterkaitan.

Jadi, tidak perlu khawatir! Menggunakan deodoran tidak menyebabkan kanker.

Namun, beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti iritasi kulit, alergi, atau pori-pori tersumbat akibat bahan tertentu dalam deodoran.

Baca Juga: Mengenal Kanker Payudara Stadium 3 dan Penyebarannya

Apakah Paraben dalam Deodoran Menyebabkan Kanker?

Paraben adalah bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet dalam kosmetik dan produk perawatan tubuh, termasuk deodoran. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paraben memiliki sifat menyerupai estrogen, yaitu hormon yang berperan dalam pertumbuhan sel payudara.

Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa paraben dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa paraben dalam deodoran secara langsung menyebabkan kanker.

Studi yang menemukan jejak paraben dalam tumor payudara tidak membuktikan bahwa paraben adalah penyebabnya. Selain itu, efek estrogen dari paraben jauh lebih lemah dibandingkan estrogen alami dalam tubuh.

Jika Anda khawatir dengan paparan paraben, Anda bisa memilih deodoran tanpa paraben. Produk yang mengandung paraben biasanya mencantumkannya dalam daftar bahan dengan nama yang mengandung kata “paraben,” seperti methylparaben atau propylparaben.

Baca Juga: Cara Melakukan SADARI untuk Deteksi Kanker Payudara

Apakah Alumunium dalam Deodoran Menyebabkan Kanker?

Aluminium dalam antiperspiran bekerja dengan menghambat keringat keluar dari kulit. Ada kekhawatiran bahwa zat ini bisa diserap tubuh dan memengaruhi hormon estrogen yang berperan dalam pertumbuhan sel payudara, termasuk kanker.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa kulit hanya menyerap aluminium dalam jumlah sangat kecil, bahkan lebih sedikit dibandingkan dari makanan. Selain itu, kadar aluminium dalam jaringan kanker payudara tidak berbeda dengan jaringan normal.

Hingga kini, belum ada bukti kuat bahwa aluminium dalam antiperspiran bisa menyebabkan sel kanker. Jika ragu, Anda bisa memilih deodoran tanpa aluminium.

Baca Juga: Penyebab Benjolan di Ketiak dan Pengobatannya, Jangan Diabaikan!

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau ingin cek kesehatan bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital.

Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat. Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.

Ditinjau secara medis oleh dr. Sylvani Gani
Diperbarui 22 Januari 2024
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (2)
  1. American Cancer Society Antiperspirants and Breast Cancer Risk. Diakses Maret 2025
  2. Journal of the National Cancer Institute Antiperspirant Use and The Risk of Breast Cancer. Diakses Maret 2025

Artikel Terkait

  • Kanker Payudara: : Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi
    Info Medis Kanker Payudara: Gejala dan Pengobatankanker
  • Kanker Ganas
    Kenali Gejala Kanker Ganas: Kanker Payudara dan ServiksPenyakit Kanker
  • Gejala yang Dirasakan Penderita Kanker Payudara Stadium 4
    Gejala yang Dirasakan Penderita Kanker Payudara Stadium 4Penyakit Kanker
  • Mengenal Kanker Payudara Stadium 3 dan Penyebarannya
    Mengenal Kanker Payudara Stadium 3 dan PenyebarannyaPenyakit Kanker
Tagged under: Penyakit Kanker

Artikel Terkait

  • Kanker Payudara: : Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi
    Info Medis Kanker Payudara: Gejala dan Pengobatankanker
  • Kanker Ganas
    Kenali Gejala Kanker Ganas: Kanker Payudara dan ServiksPenyakit Kanker
  • Gejala yang Dirasakan Penderita Kanker Payudara Stadium 4
    Gejala yang Dirasakan Penderita Kanker Payudara Stadium 4Penyakit Kanker
  • Mengenal Kanker Payudara Stadium 3 dan Penyebarannya
    Mengenal Kanker Payudara Stadium 3 dan PenyebarannyaPenyakit Kanker

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter