Cara mengobati sariawan di lidah agar cepat sembuh bisa dengan rutin menjaga kebersihan mulut, kumur air garam, banyak minum air putih, hingga hindari penggunaan produk oral yang mengiritasi. Untuk meredakan gejala Anda bisa mengoleskan madu, menggunakan obat kumur, atau salep topikal khusus untuk mengobati sariawan.

Menyikat gigi terlalu keras menyebabkan sariawan.
Penyebab sariawan di lidah bisa karena berbagai hal, mulai dari luka kecil di mulut, kekurangan vitamin (seperti B12 dan zat besi), stres, hingga infeksi tertentu yang membuat jaringan mulut jadi lebih sensitif.
Bila sariawan tidak kunjung sembuh lebih dari 2 minggu, terasa sangat nyeri, sering kambuh, atau sampai mengganggu makan dan bicara, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk penanganan yang tepat.
Penyebab Sariawan di Lidah
Apa saja yang bisa menjadi penyebab kondisi sariawan ini? Berikut penjelasan lengkapnya:
- Terkena Sikat Gigi: Sariawan di lidah bisa terjadi jika lidah terluka atau tergores saat menyikat gigi. Penggunaan sikat gigi yang terlalu keras atau kasar juga dapat mengiritasi lidah dan menyebabkan sariawan.
- Mulut Kering: Kekurangan produksi saliva/air liur atau mulut kering dapat meningkatkan risiko sariawan. Saliva memiliki sifat pelindung yang membantu menjaga kesehatan mulut dan lidah.
- Lidah Tergigit: Saat Anda secara tidak sengaja menggigit atau menggertak lidah, itu bisa mengakibatkan luka kecil yang dapat berkembang menjadi sariawan.
- Mengonsumsi Makanan Tertentu: Makanan yang sangat pedas, panas, atau asam dapat merusak jaringan di lidah dan memicu sariawan. Penggunaan makanan atau minuman yang terlalu panas juga dapat menjadi penyebab.
- Kekurangan Asupan Nutrisi: Kekurangan vitamin dan mineral tertentu, terutama vitamin B, zat besi, seng, atau asam folat dapat meningkatkan risiko sariawan. Nutrisi yang kurang memadai dapat memengaruhi kesehatan jaringan mulut.
- Penggunaan Behel: Individu yang menggunakan behel ortodontik atau perangkat penyangga gigi mungkin lebih rentan terhadap sariawan karena perangkat tersebut dapat menggosok atau menggesek lidah dan jaringan mulut.
Baca Juga: Penyebab Sariawan yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya
Cara Mengobati Sariawan di Lidah
Melakukan perawatan yang tepat dapat membantu meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan sariawan di lidah. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:
1. Gunakan Obat Oles Pereda Nyeri Topikal
Obat oles yang dijual bebas, seperti gel atau salep khusus sariawan, dapat membantu mengurangi rasa sakit. Oleskan tipis pada area sariawan sesuai petunjuk penggunaan dan jangan gunakan berlebihan.
Berikut beberapa kandungan yang sering dokter gunakan:
- Benzocaine
- Fluocinonide
- Hydrogen peroxide
Selain itu, ada juga produk lain tanpa bahan aktif khusus yang tetap bisa membantu melindungi luka. Agar lebih aman, Anda bisa konsultasi ke dokter.
2. Berkumur dengan Larutan Garam
Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam satu gelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama beberapa detik. Cara ini membantu membersihkan area sariawan, mengurangi peradangan, dan dapat Anda lakukan beberapa kali sehari.
3. Perhatikan Pola Makan
Hindari makanan panas, pedas, dan asam karena dapat memperparah nyeri dan iritasi. Pilih makanan yang lembut serta jaga kebersihan mulut setelah makan agar proses penyembuhan lebih cepat.
4. Perbanyak Minum Air Putih
Air membantu menjaga kelembapan mulut dan mencegah iritasi bertambah parah. Tubuh yang terhidrasi dengan baik juga mendukung proses pemulihan jaringan mulut.
5. Hindari Produk yang Mengiritasi
Beberapa obat kumur atau pasta gigi mengandung alkohol dan bahan keras yang dapat memperburuk sariawan. Gunakan produk yang lembut atau bebas alkohol untuk sementara waktu.
6. Konsultasikan ke Dokter atau Dokter Gigi
Segera periksakan diri jika sariawan tidak sembuh lebih dari dua minggu, sering kambuh, atau terasa sangat nyeri. Pemeriksaan perlu bila muncul gejala lain seperti demam, perdarahan, atau luka yang makin membesar.
Baca Juga: Jenis Obat Sariawan Anak di Apotek Rekomendasi Dokter
7. Suplemen
Beberapa orang mengonsumsi suplemen seperti arginine, vitamin C, atau lysine untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan. Kandungan ini dipercaya bisa membantu memperbaiki jaringan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Namun, dosisnya tidak bisa sembarangan karena setiap orang punya kondisi yang berbeda. Sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter agar aman dan tidak bercampur dengan obat lain yang sedang Anda konsumsi.
8. Obat Kumur Antiseptik
Obat kumur antiseptik yang dijual bebas bisa membantu mengurangi rasa perih dan tidak nyaman di lidah akibat sariawan. Walaupun tidak selalu mempercepat penyembuhan, setidaknya bisa bikin mulut terasa lebih bersih dan nyaman.
Beberapa orang juga menggunakan cairan seperti hydrogen peroxide yang encer sebagai obat kumur. Cara ini bisa membantu membersihkan area sariawan dari bakteri agar tidak semakin parah.
9. Kauterisasi (Tindakan Medis)
Kauterisasi adalah metode medis untuk “membakar” atau menghancurkan jaringan sariawan menggunakan alat atau bahan kimia tertentu. Cara ini biasanya dilakukan oleh tenaga medis untuk mempercepat penyembuhan.
- Debacterol: Membantu mempercepat penyembuhan sariawan hingga sekitar 1 minggu
- Silver nitrate: Membantu meredakan nyeri, meskipun tidak selalu mempercepat sembuh
10. Obat Minum (Oral)
Jika sariawan cukup parah atau tidak membaik dengan obat oles, dokter bisa memberikan obat minum. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi peradangan atau melapisi luka agar cepat sembuh.
- Sucralfate: Membantu melapisi luka sariawan
- Colchicine: Biasanya untuk asam urat, tapi bisa dipakai dalam kondisi tertentu
- Obat steroid: Digunakan jika kondisi sangat parah dan tidak mempan cara lain
11. Perawatan Sederhana di Rumah
Ada beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan di rumah untuk mengurangi nyeri dan mempercepat penyembuhan sariawan di lidah. Cara ini aman dan bisa dilakukan sehari-hari.
- Kumur air garam atau baking soda
- Oleskan milk of magnesia pada sariawan
- Hindari makanan pedas, asam, atau kasar
- Tempelkan es batu kecil pada sariawan
- Sikat gigi perlahan dengan sikat lembut
Baca Juga: Apa Itu Kanker Mulut? Kenali Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya
Bila sariawan tidak kunjung sembuh lebih dari 2 minggu, terasa sangat nyeri, sering kambuh, atau sampai mengganggu makan dan bicara, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Penanganan yang tepat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius dan memastikan penyebabnya diketahui dengan jelas.
Segera kunjungi Ciputra Hospital dan dapatkan kemudahan untuk konsultasi serta membuat janji dengan dokter pilihan Anda. Cek informasi lengkap mengenai layanan, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.




