Cacar monyet atau Mpox adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus monkeypox. Penyakit ini bisa menimbulkan gejala berupa bintil ruam merah berisi cairan bening yang nantinya akan berubah menjadi cairan kekuningan. Seperti cacar air, penyakit ini juga bisa menyebabkan demam hingga sangat menular lewat kontak langsung pada penderita.

Cacar monyet (mpox) adalah infeksi virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, juga bisa menular antarmanusia. Masa inkubasi umumnya 6-16 hari dan bisa 5-21 hari sebelum gejala muncul.
Gejala utama cacar monyet adalah demam, ruam atau bintil berisi cairan atau nanah, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Pada banyak kasus, mpox bisa sembuh sendiri dalam 2-4 minggu tanpa pengobatan khusus. Namun, segera ke dokter bila ruam meluas cepat, muncul sesak napas, atau penurunan kesadaran.
Apa Itu Cacar Monyet?
Mpox atau cacar monyet adalah penyakit menular karena adanya virus monkeypox yang masuk ke dalam genus Orthopoxvirus. Infeksi virus mpox dapat menyebabkan ruam dan gejala menyerupai flu, seperti demam dan tubuh menggigil. Jenis penyakit ini dapat menyerang manusia.
Cacar monyet mudah menyebar melalui kontak dengan penderita dan hewan yang terinfeksi melalui gigitan, paparan darah atau cairan tubuh, cakaran, hingga konsumsi daging hewan liar yang terinfeksi. Masa inkubasi cacar monyet umumnya berkisar sekitar 6-13 hari, tetapi pada beberapa kasus bisa berkisar 5-12 hari.
Sebagian besar penderita mpox memerlukan perawatan medis di layanan kesehatan untuk mencegah gejala yang semakin parah dan komplikasi serius. Namun, Anda tidak perlu khawatir terhadap penyakit ini karena terdapat vaksin yang mampu mencegah penyebaran infeksi virus mpox.
Vaksin cacar monyet mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menurunkan angka kasus penyakit ini. Vaksin ini biasanya dokter berikan pada orang yang berisiko tinggi mengalami mpox, seperti anak-anak di bawah usia 15 tahun.
Baca Juga: Bagaimana Penularan Virus Cacar Monyet pada Manusia?
Jenis Cacar Monyet
Berikut ini adalah jenis virus cacar monyet:
1. Klade 1
Virus mpox klade 1 bisa menyebabkan penyakit dan kematian yang lebih parah. Jenis ini mampu mengancam nyawa apabila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat.
Mpox klade 1 telah menyebar di Afrika Barat dan mudah menular melalui kontak dekat dengan penderita serta hewan yang terinfeksi. Selain itu, mpox juga bisa tertular melalui bahan yang terkontaminasi.
2. Klade 2
Virus mpox klade 2 mengakibatkan wabah global yang mulai pada tahun 2022. Jenis ini cenderung tidak parah dan tidak mengancam nyawa.
Hampir semua penderita mpox dapat bertahan hidup setelah mengalami virus klade 2. Jenis virus ini telah menyebar di Afrika Barat.
Penyebab Cacar Monyet
Mpox karena adanya infeksi virus yang dikenal sebagai virus cacar monyet. Virus ini termasuk dalam bagian yang dengan virus yang menyebabkan cacar air.
Pada kebanyakan kasus, orang yang terkena mpox sering kali mengalami ruam kulit yang muncul dengan gejala lainnya. Gejala ini akan mengalami beberapa tahap, termasuk koreng sebelum sembuh.
Perlu Anda ketahui bahwa mpox merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Virus yang menyebabkan mpox telah ditemukan pada hewan pengerat kecil, monyet, dan jenis mamalia lainnya.
Faktor Risiko Penyebab Cacar Monyet
Adapun sejumlah faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko penyakit cacar monyet, sebagai berikut:
- Bayi
- Anak berusia di bawah 15 tahun
- Ibu hamil
- Orang yang mengalami sistem kekebalan tubuh lemah, seperti mengidap penyakit kronis
- Pernah melakukan kontak fisik dengan penderita atau hewan yang terinfeksi
- Pelancong yang kembali atau pergi dari negara dengan kasus mpox tinggi
Gejala Cacar Monyet
Berikut gejala cacar monyet yang perlu Anda waspadai:
- Suhu tinggi
- Sakit kepala
- Nyeri pada otot
- Sakit punggung
- Pembengkakan kelenjar
- Badan mengalami panas dingin
- Kelelahan
Selain itu, ruam dan bintik-bintik juga dapat muncul tetapi biasanya mulai dari 1-5 hari setelah gejala pertama muncul. Kondisi ini bisa timbul di area wajah dan menyebar pada bagian tububl
Lokasi awal munculnya ruam dan bintik-bintik adalah di wajah, dan akan menyebar pada bagian tubuh yang lain. Selama sakit, ruam berubah dari benjolan merah yang menonjol, menjadi bintik-bintik berisi cairan, mulai dari cairan bening kemudian menjadi cairan kekuningan seperti nanah.
Bintik-bintik itu akhirnya membentuk keropeng yang kemudian rontok. Jadi, penting untuk mengetahui bahaya dan gejala penyakit mpox.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mengobati Cacar Monyet? Ini Panduannya
Diagnosis Penyakit Cacar Monyet
Sebelum mendiagnosis gejala mpox, dokter dapat mencurigai penyakit ruam lainnya, seperti campak atau cacar air. Namun, ahli medis dapat membedakan gejala mpox dengan cacar lainnya dengan munculnya pembengkakan kelenjar getah bening.
Untuk mendiagnosis mpox, dokter dapat mengambil sampel jaringan dari luka terbuka atau lesi. Sampel ini dikirim ke laboratorium untuk melakukan pengujian reaksi berantai polimerase (PCR).
Selain itu, penderita juga diminta untuk memberikan sampel darah untuk memeriksa virus mpox di dalam tubuh. Setelah mendapatkan diagnosis, Anda akan menjalani perawatan medis agar terhindar dari infeksi penyakit yang semakin parah.
Komplikasi Cacar Monyet
Penyakit mpox dapat menimbulkan komplikasi serius yang perlu diwaspadai. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya:
- Infeksi sekunder
- Radang paru-paru
- Infeksi berat atau sepsis
- Peradangan di otak
- Infeksi pada kornea mata yang diikuti dengan kehilangan kemampuan melihat
Cara Mengatasi Cacar Monyet
Pada kasus cacar monyet dengan gejala ringan, pengobatan biasanya bertujuan membantu meredakan keluhan, seperti konsumsi obat penurun demam, pereda nyeri, serta perawatan luka pada kulit. Selama masa pemulihan, hindari menggaruk ruam atau luka karena berisiko infeksi dan memperburuk kondisi kulit.
Bersihkan luka dengan antiseptic dan pastikan tangan selalu bersih sebelum atau setelah menyentuh area yang terkena. Luka juga bisa ditutup menggunakan kain atau perban agar tidak mudah tersentuh orang lain.
Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, berkumur dengan air garam dapat meredakan luka di area mulut. Anda bisa berendam dengan air hangat yang dicampur soda kue atau garam Epson sehingga mengurangi keluhan akibat luka lepuh pada kulit.
Penderita cacar monyet juga disarankan isolasi mandiri dan membatasi kontak erat dengan orang lain selama masa pemulihan untuk mengurangi risiko penularan. Pastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup, minum air putih, istirahat, dan menjaga kesehatan mental.
Pada kasus cacar monyet dengan gejala berat, perawatan di rumah sakit mungkin diperlukan. Dokter biasanya akan memberikan pengobatan, termasuk antivirus tertentu seperti cidofovir atau tecovirimat sesuai kondisi pasien.
Cara Mencegah Cacar Monyet
Anda bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini untuk mencegah infeksi dan penyebaran virus mpox, seperti:
- Hindari kontak dengan dengan penderita yang ruam menyerupai gejala mpox
- Hindari menggunakan pakaian, sprei, atau selimut yang telah bersentuhan dengan penderita atau hewan infeksi mpox
- Lakukan isolasi diri pada penderita mpox
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah melakukan kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi
- Hindari hewan yang mungkin membawa virus mpox, seperti hewan pengerat
- Melakukan vaksinasi untuk mencegah risiko infeksi virus
Baca Juga: Kenali 3 Perbedaan Cacar Air dan Cacar Monyet
Pengobatan Cacar Monyet ke Dokter
Pemberian obat cacar monyet dapat meredakan gejala yang terjadi pada penderita. Dokter dapat memberikan resep obat antivirus, seperti tecovirimat (TPOXX) atau brincidofovir (Tembexa). Namun, seperti kasus penyakit cacar lainnya pemberian antivirus hanya efektif saat kondisi awal penyakit dan berfungsi hanya untuk menekan aktivitas reproduksi virus.
Jenis obat ini dapat dikonsumsi sesuai anjuran dokter dan tidak boleh diminum secara sembarangan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar terhindar dari infeksi yang semakin parah.
Apabila gejala mpox, seperti demam, sakit kepala, dan pembengkakan kelenjar getah bening yang dirasakan tidak kunjung membaik setelah dilakukan perawatan rumahan dan bahkan semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter. Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan.
Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU). Yuk, jaga dan cek kondisi kesehatan Anda sekeluarga bersama Ciputra Hospital!
FAQ
Apakah cacar monyet berbahaya?
Sebagian besar kasus cacar monyet (mpox) dapat sembuh dengan perawatan yang tepat. Namun, kondisi ini dapat menjadi serius pada kelompok tertentu atau jika terjadi komplikasi, sehingga pemeriksaan dokter diperlukan jika muncul gejala yang mengarah ke mpox.
Apa beda cacar monyet dengan cacar air?
Cacar monyet dan cacar air disebabkan oleh virus yang berbeda. Cacar monyet umumnya dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening dan ruam yang berkembang menjadi luka, sedangkan cacar air biasanya menimbulkan ruam berisi cairan yang terasa gatal dan menyebar ke tubuh.
Berapa lama cacar monyet menular?
Cacar monyet dapat menular sejak muncul gejala hingga seluruh luka atau ruam sembuh, mengering, dan terbentuk lapisan kulit baru. Masa penyembuhan biasanya membutuhkan beberapa minggu tergantung kondisi setiap orang.
Apakah ada vaksin untuk cacar monyet?
Ya, terdapat vaksin yang dapat membantu mencegah infeksi cacar monyet, terutama bagi orang yang memiliki risiko tinggi terpapar. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan sesuai rekomendasi dan pertimbangan tenaga kesehatan.



