Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Penyakit Jantung di Usia Muda, Waspadai Penyebabnya!
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Penyakit Jantung di Usia Muda, Waspadai Penyebabnya!
Devi
Rabu, 14 September 2022 / Published in Artikel Kesehatan

Penyakit Jantung di Usia Muda, Waspadai Penyebabnya!

Penyakit jantung bukan saja bisa terjadi pada usia tua, tapi kini juga banyak dialami oleh anak muda. Penyakit jantung di usia muda umumnya disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk gaya hidup tidak sehat, kurang aktivitas fisik, stres, hingga memiliki penyakit seperti hipertensi dan diabetes. Gejalanya sakit jantung yang perlu Anda waspadai di antaranya adalah nyeri dada, sesak napas, tubuh mulai mudah lelah, hingga sering berkeringat. Jika mengalami tanda sakit jantung, segera hubungi 119 atau kunjungi IGD rumah sakit terdekat.

Penyakit jantung di usia muda
Waspadai penyakit jantung dapat menyerang berbagai usia.

Daftar Isi

Toggle
  • Benarkah Penyakit Jantung Kini Banyak Menyerang Usia Muda?
  • Gejala Penyakit Jantung pada Usia Sebelum 40 Tahun
  • Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Jantung
  • Penyebab Kematian Jantung Mendadak di Usia Muda
    • 1. Penebalan Otot Jantung (Kardiomiopati Hipertrofik)
    • 2. Sindrom QT Panjang
    • 3. Gangguan Irama Jantung Lainnya
    • 4. Benturan Keras di Dada (Commotio Cordis)
    • 5. Kelainan Jantung Bawaan Sejak Lahir
  • Cara Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini
    • 1. Semua Kelompok Usia
    • 2. Usia 20-an
    • 3. Usia 30-an
  • FAQ
    • Apakah penyakit jantung bisa menyerang usia muda?
    • Apa penyebab utama penyakit jantung di usia muda?
    • Apa gejala penyakit jantung yang sering diabaikan anak muda?
    • Bisakah penyakit jantung usia muda dicegah?

Benarkah Penyakit Jantung Kini Banyak Menyerang Usia Muda?

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa penyakit jantung memang tidak lagi hanya menyerang kelompok usia lanjut, bahkan gejalanya sudah bisa terdeteksi sejak bayi baru lahir. Dari lebih 490 ribu bayi yang menjalani skrining jantung menggunakan pulse oximetry hingga akhir Juni 2026, sekitar 4,3 persen atau lebih dari 20 ribu bayi menunjukkan indikasi kelainan jantung bawaan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Secara global, penyakit jantung dan pembuluh darah juga tercatat sebagai penyebab kematian tertinggi dengan angka mencapai 17,9 juta jiwa setiap tahunnya menurut WHO. Di Indonesia sendiri, data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 mencatat prevalensi penyakit jantung sebesar 1,5 persen berdasarkan diagnosis dokter, angka yang menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia.

Yang menarik, peningkatan ini juga mulai terlihat pada kelompok usia produktif, bukan hanya lansia. Berdasarkan data yang sama, penderita di rentang usia 45-54 tahun mencapai 2,4 persen, disusul usia 35-44 tahun sebesar 1,3 persen, dan usia 25-34 tahun sebesar 0,8 persen, yang menegaskan bahwa risiko penyakit jantung kini benar-benar mengintai sejak usia muda.

Baca Juga: Apakah Penyakit Jantung Keturunan? Ini Risiko Penyebabnya

Gejala Penyakit Jantung pada Usia Sebelum 40 Tahun

Pada orang dewasa muda, gejala klasik serangan jantung seperti nyeri dada atau sesak napas tidak selalu muncul dengan jelas sejak awal. Justru gejala penyakit jantung yang muncul terkadang lebih ringan atau samar, sehingga sering kali diabaikan atau dikira sebagai keluhan biasa.

Beberapa tanda awal yang perlu Anda waspadai antara lain:

  • Berkeringat tanpa sebab yang jelas
  • Pusing atau kepala terasa ringan
  • Rasa tidak nyaman di leher, rahang, atau lengan

Pada wanita, gejala yang muncul bisa berbeda atau bahkan lebih beragam daripada pria. Gejala ini kerap disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa, padahal bisa menjadi tanda peringatan serangan jantung.

  • Mudah lelah
  • Muntah
  • Mual
  • Nyeri atau tidak nyaman di area perut atas, mirip dengan gejala asam lambung

Pola dan tingkat keparahan gejala serangan jantung bisa sangat berbeda pada setiap orang, ada yang muncul secara bertahap, ada pula yang datang tiba-tiba tanpa peringatan. Karena itu, jangan mengabaikan ciri-ciri jantung bermasalah apalagi di usia muda, dan segera cari pertolongan medis darurat jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalaminya.

Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Jantung

Berikut beberapa makanan yang sebaiknya penderita penyakit jantung tidak mengonsumsinya, antara lain:

  • Pizza. Makanan ini perlu Anda hindari karena tingginya kandungan sodium, lemak dan kalori sehingga berbahaya untuk kesehatan jantung.
  • Mie Instan. Mie Instan tidak cocok untuk penderita karena kandungan lemak, beban glikemik dan lainnya yang tinggi dan berbahaya.
  • Bakso. Bakso yang terbuat dari daging berisiko untuk penderita karena tingginya kadar garam, kalori dan lemak jenuh didalamnya.
  • Kue. Kandungan gula, lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi pada kue menjadi pantangan tersendiri bagi penderita penyakit jantung.
  • Kentang Goreng. Kandungan garam serta lemak dalam minyak penggorengan kentang goreng menjadi salah satu pantangan bagi pasien penderita penyakit jantung.
  • Mie Telur. Kandungan kolesterol pada olahan mie telur cenderung lebih tinggi, sehingga konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan jantung dalam jangka panjang.
  • Soda. Kandungan gula yang tinggi dan berbahaya dalam minuman soda akan memicu obesitas pada penderita penyakit jantung.
  • Keju. Kandungan lemak tinggi yang keju miliki menjadi berbahaya jika penderita jantung konsumsi.
  • Gorengan. Kandungan lemak yang tinggi ini berbahaya bagi kesehatan penderita gangguan jantung.

Baca Juga: Gejala Gangguan Jantung

Penyebab Kematian Jantung Mendadak di Usia Muda

Jantung memiliki sistem kelistrikan yang mengatur cara kerjanya memompa darah ke seluruh tubuh. Ketika sistem ini mengalami gangguan, jantung bisa berdetak sangat cepat dan tidak terkoordinasi hingga akhirnya gagal memompa darah, kondisi yang bernama sebagai fibrilasi ventrikel dan dapat berujung pada kematian mendadak.

1. Penebalan Otot Jantung (Kardiomiopati Hipertrofik)

Kondisi ini merupakan kelainan genetik yang membuat otot jantung menebal secara tidak normal. Penebalan ini termasuk salah satu penyebab paling umum kematian jantung mendadak pada usia muda karena dapat memicu detak jantung yang terlalu cepat.

Karena bersifat bawaan, kondisi ini sering kali tidak terdeteksi hingga muncul gejala serius atau bahkan tanpa gejala sama sekali. Itulah sebabnya pemeriksaan jantung sejak dini penting Anda lakukan, terutama jika ada riwayat keluarga dengan kondisi serupa.

2. Sindrom QT Panjang

Sindrom ini adalah gangguan irama jantung yang dapat menyebabkan detak jantung menjadi cepat dan kacau. Kondisi ini erat kaitannya dengan pingsan tanpa sebab yang jelas dan risiko kematian mendadak, khususnya pada usia muda.

Jika seseorang terlahir dengan kondisi ini, disebut sebagai sindrom QT panjang kongenital. Namun jika muncul akibat efek samping obat atau penyakit lain, kondisi ini disebut sindrom QT panjang yang didapat.

3. Gangguan Irama Jantung Lainnya

Selain sindrom QT panjang, ada beberapa jenis gangguan irama jantung lain yang juga bisa memicu kematian mendadak. Contohnya termasuk sindrom Brugada dan sindrom Wolff-Parkinson-White.

Kedua kondisi ini sama-sama memengaruhi sinyal kelistrikan jantung sehingga detaknya menjadi tidak teratur. Tanpa penanganan yang tepat, gangguan ini berisiko menyebabkan komplikasi serius pada jantung.

4. Benturan Keras di Dada (Commotio Cordis)

Cedera dada akibat benturan keras yang memicu kematian jantung mendadak disebut commotio cordis. Kondisi ini sering terjadi pada atlet yang dadanya terkena benturan keras dari peralatan olahraga atau pemain lain.

Menariknya, commotio cordis tidak merusak jaringan otot jantung secara fisik, melainkan mengganggu sinyal kelistrikan jantung. Benturan tersebut dapat memicu fibrilasi ventrikel apabila terjadi tepat pada momen tertentu dalam siklus kerja jantung.

5. Kelainan Jantung Bawaan Sejak Lahir

Sebagian orang terlahir dengan kelainan pada struktur jantung dan pembuluh darah, yang dikenal sebagai penyakit jantung bawaan. Kelainan ini dapat mengganggu aliran darah normal dalam tubuh.

Jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini, gangguan aliran darah akibat kelainan bawaan ini dapat meningkatkan risiko kematian jantung mendadak. Karena itu, skrining jantung pada bayi dan anak menjadi langkah penting untuk mendeteksi kondisi ini lebih awal.

Faktor gaya hidup di usia produktif juga memengaruhi, seperti:

  • Jam kerja panjang & stres kerja
  • Gaya hidup sedenter (kerja duduk lama, kurang gerak)
  • Pola makan tidak seimbang (tinggi lemak, gula, garam, kurang serat)
  • Merokok (termasuk rokok elektrik) & kurang tidur

Cara Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini

Menjaga kesehatan jantung sebenarnya bisa Anda mulai sejak usia berapa pun, bahkan sejak masih muda. Semakin dini kebiasaan sehat Anda terapkan, semakin besar pula manfaatnya untuk kesehatan jantung di masa depan.

1. Semua Kelompok Usia

Tidak peduli berapa usia Anda, pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup selalu memberikan manfaat bagi jantung. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa Anda terapkan:

  • Pilih pola makan sehat. Konsumsi makanan rendah lemak jenuh, lemak trans, dan natrium. Perbanyak buah, sayur, biji-bijian utuh, ikan (terutama ikan berlemak minimal dua kali seminggu), kacang-kacangan, dan biji-bijian. Pilih produk susu rendah lemak dan daging unggas tanpa kulit, serta batasi minuman manis dan daging merah.
  • Aktif bergerak. Usahakan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit per minggu (seperti jalan cepat) atau aktivitas intensitas berat selama 75 menit per minggu (seperti jogging atau lari), maupun kombinasi keduanya. Tambahkan pula latihan penguatan otot minimal dua kali seminggu untuk melatih otot-otot utama tubuh seperti kaki, punggung, perut, dan lengan. Khusus anak-anak, disarankan bergerak aktif minimal 60 menit setiap hari.
  • Kenali tanda bahaya sejak dini. Tidak semua orang mengalami gejala khas seperti mati rasa mendadak saat stroke atau nyeri dada hebat saat serangan jantung. Gejala serangan jantung pada wanita pun bisa berbeda dari pria, sehingga penting untuk mengenalinya sedini mungkin.

2. Usia 20-an

Memahami kesehatan jantung sejak usia 20-an memberi Anda keuntungan besar di masa depan. Kebiasaan yang Anda bangun sekarang akan sangat memengaruhi kualitas hidup ke depannya.

  • Rutin periksa ke dokter. Meski merasa sehat, tetap penting untuk memiliki dokter langganan dan melakukan pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, kolesterol, detak jantung, gula darah, dan indeks massa tubuh. Bagi yang sedang hamil, memiliki berat badan berlebih, atau menderita diabetes, pemeriksaan gula darah juga perlu dilakukan secara berkala.
  • Tetap aktif bergerak. Membiasakan diri aktif sejak muda akan membuat kebiasaan ini lebih mudah Anda pertahankan seiring bertambahnya usia. Variasikan jenis olahraga agar tetap menyenangkan dan tidak membosankan.
  • Hindari rokok. Jauhi juga paparan asap rokok dari orang lain karena sama berbahayanya. Menurut laporan U.S. Surgeon General, perokok pasif memiliki risiko hingga 30 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung atau kanker paru dibandingkan yang tidak terpapar sama sekali.

3. Usia 30-an

Di usia ini, kesibukan mengurus keluarga dan pekerjaan sering membuat kesehatan jantung terabaikan. Berikut cara menyeimbangkan keduanya tanpa mengorbankan kesehatan jantung Anda.

  • Jadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan keluarga. Ajak anak dan keluarga untuk lebih banyak bergerak, misalnya jalan-jalan ke taman, bersepeda, atau bermain di luar rumah. Libatkan mereka dalam berkebun atau memasak makanan sehat bersama-sama di dapur.
  • Ketahui riwayat kesehatan keluarga. Risiko penyakit jantung meningkat jika ada anggota keluarga, terutama orang tua atau saudara kandung, yang pernah mengidapnya. Fokuslah pada faktor risiko yang bisa Anda kendalikan, seperti menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, tidak merokok, dan makan lebih sehat, serta selalu informasikan riwayat ini kepada dokter Anda.
  • Kelola stres dengan baik. Stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, yang lama-kelamaan bisa merusak dinding pembuluh darah. Coba terapkan teknik relaksasi seperti latihan pernapasan dalam, luangkan waktu untuk hal yang Anda sukai, atau ikut kegiatan sukarela untuk membantu meredakan stres.

Baca Juga: Ciri-Ciri Jantung Bocor yang Perlu Diwaspadai

Semoga informasi di atas mampu memberikan pengetahuan baru bagi Anda dan semoga dapat membantu apapun yang sedang Anda cari mengenai penyakit jantung.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis dokter. Segera konsultasikan ke tenaga medis profesional jika Anda mengalami gejala yang disebutkan di atas.

FAQ

Apakah penyakit jantung bisa menyerang usia muda?

Ya, penyakit jantung bisa menyerang usia muda walaupun lebih jarang terjadi daripada orang dewasa atau lansia.

Apa penyebab utama penyakit jantung di usia muda?

Penyebab utama penyakit jantung di usia muda yaitu faktor gaya hidup yang tidak sehat dan terjadinya penumpukan plak pada pembuluh darah.

Apa gejala penyakit jantung yang sering diabaikan anak muda?

Gejala penyakit jantung di usia muda dan sering diabaikan yaitu kelelahan ekstrem, mual dan nyeri ulu hati, jantung berdebar, sesak napas, serta pusing yang hampir pingsan.

Bisakah penyakit jantung usia muda dicegah?

Sebagian jenis penyakit jantung di usia muda, terutama yang dipicu oleh gaya hidup tidak sehat, dapat dikurangi risikonya dengan mengubah pola hidup dan mengontrol faktor risiko sejak dini. Namun, untuk kondisi genetik atau bawaan lahir, langkah yang dapat dilakukan adalah deteksi dini melalui pemeriksaan rutin, bukan pencegahan mutlak.

Ditinjau secara medis oleh dr. Cindy Alvina Hendryan, terakhir pada 16 September 2026
Diterbitkan 14 September 2022
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (6)
  1. Mayo clinic Heart disease. Diakses September 2026
  2. WebMD Understanding Heart Disease: Types, Causes, and Care. Diakses September 2026
  3. Medical News Today Everything you need to know about heart disease. Diakses September 2026
  4. Mayo Clinic Sudden death in young people: Heart conditions often blamed. Diakses September 2026
  5. American Heart Association How to Help Prevent Heart Disease At Any Age. Diakses September 2026
  6. Kemenkes Serangan Jantung pada Usia Muda? Memangnya bisa?. Diakses September 2026

Artikel Terkait

  • manfaat puasa untuk kesehatan jantung
    7 Manfaat Puasa untuk Menjaga Kesehatan JantungKesehatan Jantung
  • Tanda sakit jantung
    15 Tanda Sakit Jantung yang Penting DiwaspadaiGangguan Penyakit
  • pemeriksaan jantung
    7 Skrining Tes Pemeriksaan Jantung yang Penting DilakukanKesehatan Jantung
Tagged under: gangguan jantung, masalah jantung, penyakit jantung

Artikel Terkait

  • manfaat puasa untuk kesehatan jantung
    7 Manfaat Puasa untuk Menjaga Kesehatan JantungKesehatan Jantung
  • Tanda sakit jantung
    15 Tanda Sakit Jantung yang Penting DiwaspadaiGangguan Penyakit
  • pemeriksaan jantung
    7 Skrining Tes Pemeriksaan Jantung yang Penting DilakukanKesehatan Jantung

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter