Ditulis oleh Tim Konten Medis
Perkembangan bayi 2 bulan meliputi kemampuan sosial, emosional, bahasa, fisik, dan otak yang semakin berkembang pesat. Orang tua dapat mendukung pertumbuhan ini dengan memberikan stimulasi lembut, kontak kulit, berbicara dengan penuh kasih, serta rutin melakukan tummy time.

Pada usia 2 bulan, bayi umumnya mengalami peningkatan berat badan yang signifikan dan mulai tampak lebih bulat serta montok. Seiring perkembangan ototnya, gerakan tangan dan kaki menjadi lebih bebas, membuat tubuh bayi terlihat lebih panjang dan ramping.
Selama dua bulan pertama, pertumbuhan bayi berlangsung sangat cepat, berat mereka bisa bertambah sekitar 900 gram dan tumbuh 2,5 hingga 3,8 cm setiap bulannya. Pada usia sekitar 6 minggu, bayi biasanya mengalami lonjakan pertumbuhan yang membuatnya lebih sering merasa lapar dan rewel, sementara pada usia 6 hingga 8 minggu, bayi akan mendapatkan jadwal imunisasi berupa dua suntikan serta vaksin rotavirus oral untuk melindungi kesehatannya.
Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan
Pada usia ini, bayi mulai menunjukkan berbagai kemampuan baru yang menandakan tumbuh kembangnya berjalan dengan baik. Setiap perubahan kecil, seperti cara mereka tersenyum atau menatap wajah orang tua, merupakan bagian penting dari proses belajar mengenali dunia di sekitarnya.
1. Perkembangan Sosial dan Emosional Bayi Usia 2 Bulan
Pada tahap perkembangan bayi usia 2 bulan, si kecil mulai bisa menenangkan dirinya sendiri, misalnya dengan mengisap tangan. Mereka juga mulai menunjukkan senyum sosial ketika melihat orang lain dan berusaha menatap wajah orang tua sebagai bentuk interaksi awal.
Untuk mendukung perkembangan ini, orang tua dapat memperbanyak kontak kulit dengan bayi agar mereka merasa nyaman dan aman. Ajak bayi berbicara sambil menatap wajahnya karena hal ini membantu mereka mengenali ekspresi dan memperkuat ikatan emosional.
Baca Juga: 18 Fakta Bayi Baru Lahir yang Jarang Orang Tahu
2. Perkembangan Bahasa dan Komunikasi Bayi Usia 2 Bulan
Anak usia 2 bulan mulai menunjukkan reaksi terhadap suara di sekitarnya dan akan menoleh ketika mendengar bunyi yang menarik perhatiannya. Selain itu, mereka mulai mengeluarkan suara atau ocehan lembut sebagai bentuk awal komunikasi.
Untuk menstimulasi kemampuan ini, orang tua dapat merespons ocehan bayi dengan berbicara lembut atau menirukan suara mereka. Interaksi sederhana seperti ini dapat membantu bayi usia 2 bulan sudah bisa belajar pola percakapan dan mempercepat perkembangan bahasa.
3. Perkembangan Otak Bayi Usia 2 Bulan
Ciri bayi cerdas usia 2 bulan terlihat dari kemampuannya mulai mengikuti gerakan orang atau benda dengan pandangan mata. Mereka juga mulai menunjukkan rasa bosan dengan menangis atau rewel saat tidak mendapat rangsangan baru serta tertarik memperhatikan wajah yang sering mereka lihat.
Orang tua dapat membantu perkembangan ini dengan sering menyebutkan nama orang atau benda yang menarik perhatian bayi. Langkah kecil ini membantu menstimulasi daya ingat dan memperkuat koneksi otak bayi di masa awal kehidupannya.
4. Perkembangan Fisik dan Gerak Bayi Usia 2 Bulan
Bayi usia 2 bulan sudah bisa menggerakkan tangan dan kakinya dengan lebih halus serta mampu mengangkat kepala saat berada dalam posisi tengkurap. Kemampuan ini menandakan otot leher dan tubuh bagian atasnya mulai berkembang dengan baik.
Ajak bayi melakukan tummy time secara rutin sambil Anda ajak berbicara agar ototnya semakin kuat. Anda juga bisa menggerakkan mainan di sekitarnya untuk mendorong bayi aktif menggerakkan kepala, tangan, dan kaki sebagai bagian dari latihan fisik alami.
Dalam masa ini, penting memperhatikan hal-hal seperti berat badan bayi ketika usia 2 bulan untuk memastikan pertumbuhan sesuai standar. Selain itu, tidur bayi 2 bulan yang cukup serta menghindari hal yang tidak boleh dilakukan pada bayi 2 bulan, seperti mengguncang tubuhnya terlalu keras, akan membantu proses tumbuh kembang berjalan optimal.
Baca Juga: Kenali Umur Berapa Bayi Bisa Duduk dan Tanda-Tandanya
Tips Mendukung Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan
Sebagai orang tua, Anda memiliki peran penting dalam membantu tumbuh kembang dan kecerdasan anak sejak dini. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mendukung perkembangan bayi:
- Tanggapi bayi dengan positif, tersenyumlah dan ajak berbicara saat ia mengeluarkan suara.
- Seringlah mengajak bayi berbicara, membacakan cerita, atau bernyanyi untuk membantu perkembangan bahasa dan komunikasi.
- Peluk dan gendong bayi sesering mungkin agar ia merasa aman.
- Kurangi waktu menatap layar (gadget atau TV) saat bersama bayi.
- Pastikan Anda juga menjaga kesehatan diri sendiri agar tetap tenang dan bahagia saat merawat bayi.
- Lakukan tummy time saat bayi terjaga dengan menaruh mainan di depan wajahnya untuk melatih kekuatan leher dan bahu.
- Berikan hanya ASI atau susu formula, karena bayi belum siap menerima makanan atau minuman lain hingga usia sekitar enam bulan.
- Kenali tanda lapar bayi, seperti mencari puting atau mengisap tangan, serta tanda kenyang seperti menutup mulut atau menoleh menjauh.
- Jangan pernah mengguncang bayi jika merasa stres karena tangisannya.
- Pasang cermin aman di dekat bayi agar ia bisa melihat dirinya sendiri dan mulai mengenali wajahnya.
- Tunjukkan gambar atau benda berwarna cerah dan ajak bayi berbicara tentang apa yang dia lihat.
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana ini setiap hari, Anda tidak hanya membantu bayi tumbuh lebih sehat, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak sejak dini.
Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Konsentrasi Bayi, Orangtua Perlu Tahu!
Yuk kunjungi Ciputra Hospital, dan dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Princess Ruth
Source
- Pregnancy birth & baby. Your baby’s growth and development – 2 months old. Januari 2026
- unicef. Your baby’s developmental milestones at 2 months. Januari 2026
- CDC. Milestones by 2 Months. Januari 2026






