Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • 11 Olahraga untuk Anak yang Mendukung Tumbuh Kembang
Asifah
Selasa, 06 Januari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

11 Olahraga untuk Anak yang Mendukung Tumbuh Kembang

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Olahraga anak mencakup berbagai pilihan seperti badminton, basket, bersepeda, tari, sepak bola, senam, rounders, lari, renang, tenis meja, dan voli. Manfaat olahraga untuk anak antara lain meningkatkan kesehatan fisik, melatih koordinasi, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan kerja sama tim.

olahraga anak
Salah satu olahraga anak yang paling digemari adalah sepak bola.

Anak-anak di setiap usia bisa mendapatkan banyak manfaat dari olahraga, mulai dari melatih fisik, mental, hingga keterampilan sosial. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memilih jenis aktivitas yang sesuai dengan usia, minat, dan kemampuan anak agar mereka tetap merasa senang saat bergerak aktif.

Pada usia dini, olahraga sebaiknya lebih santai dan berfokus pada kesenangan serta permainan bebas. Seiring bertambahnya usia dan keterampilan, anak dapat mulai mencoba olahraga yang lebih terstruktur, baik dalam bentuk permainan tim seperti basket maupun olahraga individu seperti renang.

Daftar Isi

Toggle
  • Jenis Olahraga Anak dan Manfaatnya
    • 1. Badminton
    • 2. Basket
    • 3. Bersepeda
    • 4. Tari
    • 5. Sepak Bola
    • 6. Gymnastic
    • 7. Rounders
    • 8. Lari
    • 9. Berenang
    • 10. Tenis Meja
    • 11. Voli
  • Aktivitas Fisik Anak pada Setiap Usianya
    • 1. Usia 0–5 Tahun
    • 2. Usia 6–9 Tahun
    • 3. Usia 9–12 Tahun
    • 4. Usia 12–16 Tahun

Jenis Olahraga Anak dan Manfaatnya

Mengajak si kecil aktif bergerak sejak dini sangat penting untuk kesehatan tubuh maupun perkembangan emosional mereka. Ada banyak jenis olahraga anak yang bisa dilakukan dengan mudah, menyenangkan, serta bermanfaat untuk tumbuh kembang mereka. Berikut beberapa jenis olahraga yang bisa Anak lakukan:

1. Badminton

Badminton adalah salah satu olahraga untuk anak yang bagus untuk anak karena melatih kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan tubuh. Selain itu, permainan ini bisa dilakukan di dalam ruangan maupun di luar rumah dengan perlengkapan sederhana.

Melalui badminton, anak-anak belajar tentang kerja sama, strategi, dan gerak refleks yang lebih baik. Aktivitas ini juga membantu meningkatkan ketahanan tubuh sekaligus menjaga kebugaran.

Baca Juga: 10 Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Fisik dan Mental

2. Basket

Basket termasuk olahraga yang melibatkan banyak gerakan, mulai dari berlari, melompat, melempar, hingga menangkap bola. Permainan ini bisa dimainkan bersama teman di lapangan maupun sekadar berlatih melempar ke arah ring sederhana.

Manfaat olahraga bagi anak-anak lewat basket adalah melatih kekuatan otot, meningkatkan daya tahan, dan membangun kebersamaan dalam tim. Basket juga bisa menumbuhkan rasa percaya diri melalui latihan keterampilan yang menyenangkan.

3. Bersepeda

Bersepeda adalah aktivitas menyenangkan yang sering menjadi favorit anak-anak. Olahraga ini tidak hanya membuat mereka aktif, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri serta kemandirian.

Selain itu, bersepeda membantu memperkuat otot kaki, melatih keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Dilakukan bersama keluarga, kegiatan ini menjadi cara seru untuk mengisi waktu sekaligus menanamkan gaya hidup sehat.

4. Tari

Menari merupakan jenis olahraga untuk anak yang bagus untuk anak karena bisa dilakukan di mana saja, bahkan di rumah dengan musik kesukaan mereka. Aktivitas ini membantu melatih ritme, fleksibilitas, serta menyalurkan imajinasi anak.

Selain gerak tubuh, menari juga bermanfaat untuk melatih ekspresi, kreativitas, dan rasa percaya diri. Dengan begitu, anak bisa sehat sekaligus bahagia saat bergerak mengikuti irama.

5. Sepak Bola

Sepak bola adalah salah satu jenis olahraga yang paling populer di seluruh dunia. Permainannya bisa dilakukan di lapangan besar bersama tim atau cukup dengan bola di halaman rumah.

Sepak bola mengajarkan anak kerja sama tim, disiplin, serta daya tahan tubuh. Gerakan berlari dan mengontrol bola juga bermanfaat untuk meningkatkan koordinasi serta kekuatan otot.

6. Gymnastic

Senam atau gymnastics adalah olahraga yang penuh keseruan dan tantangan bagi anak. Aktivitas ini melatih kelincahan, keseimbangan, kekuatan, hingga ketepatan gerakan.

Dengan berbagai bentuk latihan seperti melompat, berguling, atau berputar, anak-anak bisa mengasah keterampilan motorik secara optimal. Senam juga membuat tubuh lebih fleksibel dan sehat.

7. Rounders

Rounders adalah permainan mirip bisbol yang mudah dimainkan di taman bersama teman-teman. Aktivitas ini melatih keterampilan memukul, melempar, serta menangkap bola.

Selain menyenangkan, rounders mengajarkan strategi dan kerja sama tim. Olahraga ini juga bisa melatih koordinasi mata dan tangan anak secara alami.

8. Lari

Berlari adalah olahraga yang paling sederhana dan bisa dilakukan kapan saja. Anak-anak bisa berlari santai, bermain estafet, atau sekadar lomba kecil bersama teman.

Manfaat olahraga bagi anak-anak melalui berlari adalah meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot, serta melatih pernapasan. Aktivitas ini juga membantu anak membangun semangat kompetisi yang sehat.

9. Berenang

Berenang adalah olahraga yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk kesehatan. Anak-anak bisa melatih keterampilan air sambil memperkuat otot tubuh dan paru-paru.

Selain menjadi kegiatan rekreasi, berenang juga bisa menyelamatkan nyawa karena kemampuan berenang penting untuk keselamatan. Aktivitas ini memberikan efek menenangkan sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

10. Tenis Meja

Tenis meja bisa anak Anda maikan secara santai maupun kompetitif, membuatnya cocok sebagai olahraga yang bagus untuk anak. Aktivitas ini melibatkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi gerak.

Dengan bermain tenis meja, anak-anak belajar fokus, refleks cepat, dan melatih strategi sederhana. Selain itu, olahraga ini dapat anak mainkan di ruang terbatas sehingga lebih fleksibel.

11. Voli

Voli sering identik dengan pantai, tetapi sebenarnya bisa anak mainkan di mana saja. Permainan ini melibatkan keterampilan memukul, melompat, dan menjaga kerja sama dengan tim.

Selain menyenangkan, voli melatih koordinasi tubuh, kekuatan otot, serta komunikasi antar pemain. Dengan variasi permainan, anak-anak bisa mendapatkan pengalaman bergerak yang seru dan bermanfaat.

Baca Juga: 7 Olahraga untuk Penderita Jantung yang Aman dan Dilarang

Aktivitas Fisik Anak pada Setiap Usianya

Setiap anak memiliki kebutuhan aktivitas fisik yang berbeda sesuai dengan tahap usianya. Aktivitas yang anak Anda lakukan tidak hanya membantu menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga mendukung perkembangan motorik, koordinasi, serta rasa percaya diri.

Dengan memilih olahraga yang sesuai, anak dapat tumbuh lebih aktif, sehat, dan tetap menikmati setiap kegiatan fisik yang mereka lakukan.

1. Usia 0–5 Tahun

Pada rentang usia ini, fokus utama adalah aktivitas yang menyenangkan sekaligus membantu melatih keterampilan motorik dasar. Anak dapat mencoba kegiatan sederhana seperti berlari, melompat, melempar, dan menangkap untuk melatih koordinasi tubuh.

Selain itu, aktivitas fisik yang direkomendasikan juga bisa berupa:

  • Senam/Gymnastics
  • Bela diri (Martial arts)
  • Berenang

2. Usia 6–9 Tahun

Memasuki usia sekolah dasar, anak mulai bisa latihan untuk meningkatkan kelincahan, keseimbangan, kecepatan, serta fleksibilitas. Kegiatan fisik pada tahap ini sebaiknya tetap menekankan aspek kesenangan tanpa tekanan kompetisi yang berlebihan.

Beberapa olahraga yang cocok pada usia ini antara lain:

  • Basket
  • Sepak bola
  • Softball

3. Usia 9–12 Tahun

Pada usia ini, olahraga sudah mulai bisa lebih terstruktur. Anak sebaiknya belajar dasar-dasar penting seperti pemanasan, pendinginan, peregangan, hingga menjaga fokus mental saat berolahraga.

Aktivitas yang anak pilih sebaiknya beragam agar melatih berbagai bagian tubuh, baik olahraga individu maupun tim. Contohnya:

  • Renang dan basket
  • Atletik (lari, lompat, lempar)
  • Tenis dan hoki

4. Usia 12–16 Tahun

Di tahap ini, fokus aktivitas fisik lebih menekankan pada peningkatan kekuatan, daya tahan, serta kecepatan. Kompetisi mulai berperan lebih besar, namun anak tetap perlu Anda dampingi agar tidak berlatih berlebihan.

Terlalu banyak latihan bisa menyebabkan kelelahan atau cedera sehingga pengawasan sangat perlu. Selain itu, anak harus tetap merasa senang, percaya diri, dan memiliki ruang untuk belajar dari pengalaman, baik saat berhasil maupun gagal.

Baca Juga: 10 Olahraga untuk Mengecilkan Perut Buncit, Cepat & Aman

Yuk, segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.  Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS

Source:

  • thrive. Choosing the Best Sports For Your Child. Januari 2026
  • NHS. Sports and activities. Januari 2026
  • innovation Physical Therapy. The Best Sport for Your Child and How to Prevent Over-Training. Januari 2026

Diperbarui pada 6 Januari 2026

Artikel Terkait

  • Olahraga untuk penderita jantung
    7 Olahraga untuk Penderita Jantung yang Aman dan Dilarang
  • Ini 8 Olahraga untuk Promil yang Meningkatkan Kesuburan
    Ini 8 Olahraga untuk Promil yang Meningkatkan Kesuburan
  • Olahraga untuk penderita asma
    10 Olahraga untuk Penderita Asma yang Aman dan Sehat
  • olahraga untuk ibu hamil
    9 Jenis Olahraga untuk Ibu Hamil yang Aman dan Berbahaya
  • Fisioterapi tumbuh kembang anak
    Fisioterapi untuk Tumbuh Kembang Anak, Apa Manfaatnya?
  • 10 Cara Untuk Membuat Anak Menjadi Lebih Cerdas
    10 Cara Untuk Membuat Anak Menjadi Lebih Cerdas
  • TBC pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
    10 Gejala TBC pada Anak yang Perlu Diwaspadai
Tagged under: Kesehatan Anak

Artikel Terkait

  • Olahraga untuk penderita jantung
    7 Olahraga untuk Penderita Jantung yang Aman dan Dilarang
  • Ini 8 Olahraga untuk Promil yang Meningkatkan Kesuburan
    Ini 8 Olahraga untuk Promil yang Meningkatkan Kesuburan
  • Olahraga untuk penderita asma
    10 Olahraga untuk Penderita Asma yang Aman dan Sehat
  • olahraga untuk ibu hamil
    9 Jenis Olahraga untuk Ibu Hamil yang Aman dan Berbahaya
  • Fisioterapi tumbuh kembang anak
    Fisioterapi untuk Tumbuh Kembang Anak, Apa Manfaatnya?
  • 10 Cara Untuk Membuat Anak Menjadi Lebih Cerdas
    10 Cara Untuk Membuat Anak Menjadi Lebih Cerdas
  • TBC pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
    10 Gejala TBC pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP