Ditulis oleh Tim Konten Medis
Manfaat keju untuk anak meliputi membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, mendukung kesehatan pencernaan, serta mendukung kesehatan jantung jika dikonsumsi sesuai kebutuhan. Jenis keju yang dapat diberikan antara lain keju cheddar, mozzarella, parmesan, gouda, hingga keju lunak seperti ricotta dan cream cheese dari susu pasteurisasi.

Keju mengandung tinggi protein dan kalsium yang bagus untuk kesehatan tulang dan gigi. Keju bagus dikonsumsi anak-anak terutama saat MPASI.
Namun, konsumsinya tidak boleh berlebihan. Mengonsumi keju bisa menimbulkan efek samping seperti mengandung lemak dan tinggi garam, sehingga berpotensi menyebabkan obesitas, gangguan jantung, dan darah tinggi.
Manfaat Keju untuk Anak
Keju merupakan salah satu olahan susu yang kaya nutrisi dan mudah anak konsumsi. Jika diberikan sesuai usia dan kebutuhan, keju dapat menjadi sumber gizi tambahan yang membantu menunjang aktivitas serta pertumbuhan anak sehari-hari.
Berikut manfaat keju untuk anak yang perlu Anda ketahui:
1. Menjaga Kesehatan Tulang
Manfaat keju untuk tumbuh kembang anak di antaranya adalah membantu menjaga kesehatan tulang. Keju mengandung kalsium dan protein yang berperan penting dalam pembentukan serta pemeliharaan tulang anak.
Asupan nutrisi ini membantu tulang tumbuh lebih kuat sehingga dapat menopang tubuh dengan baik selama masa pertumbuhan. Pemenuhan kalsium yang cukup sejak dini juga membantu menurunkan risiko gangguan tulang di kemudian hari.
Baca juga: Makanan Probiotik yang Sehat Bernutrisi
2. Menjaga Kesehatan Gigi
Kandungan kalsium dan fosfor dalam keju membantu menjaga kesehatan gigi karena memperkuat struktur dan menjaga lapisan email tetap sehat. Nutrisi ini berperan penting dalam mendukung proses mineralisasi gigi sejak usia anak-anak.
Selain itu, konsumsi keju dapat membantu menetralkan asam di dalam mulut. Kondisi ini membuat gigi anak lebih terlindungi dari risiko gigi berlubang dan kerusakan gigi.
3. Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan
Beberapa jenis keju mengandung bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan sistem pencernaan anak. Saluran cerna yang sehat membantu penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal dan mendukung daya tahan tubuh.
Keju juga mengandung zinc yang berperan dalam mendukung fungsi pencernaan dan sistem imun. Mineral ini membantu tubuh anak pulih lebih cepat saat mengalami gangguan pencernaan ringan.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Keju mengandung lemak sehat, yaitu asam linoleat. Jenis lemak ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan asam ini juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan dan mencegah kenaikan berat badan berlebih pada anak.
Baca Juga: 12 Makanan dan Minuman Tinggi Kalsium yang Baik untuk Kesehatan Tubuh
Kapan Anak Boleh Makan Keju?
Keju bisa menjadi salah satu menu sehat untuk MPASI anak. Keju umumnya dapat mulai Anda perkenalkan saat bayi sudah siap mengunyah atau mengemut makanan, yang biasanya terjadi pada usia sekitar 6 hingga 9 bulan.
Meski demikian, waktu pemberian keju dapat berbeda pada setiap anak, tergantung kesiapan pencernaan dan kebiasaan makan yang sedang dijalani. Karena keju berasal dari produk susu, sebagian bayi mungkin mengalami gangguan pencernaan atau reaksi alergi terhadap protein susu.
Oleh sebab itu, keju sebaiknya Anda berikan dalam jumlah kecil terlebih dahulu dan dipotong halus untuk mencegah tersedak, lalu jumlahnya dapat ditingkatkan secara bertahap jika bayi tidak menunjukkan reaksi negatif.
Jenis Keju yang Aman untuk Bayi
Memilih keju untuk bayi perlu Anda lakukan dengan hati-hati karena tidak semua jenis keju aman anak konsumsi. Keju yang terbuat dari susu pasteurisasi umumnya lebih aman karena risiko kontaminasi bakteri berbahaya lebih rendah.
Selain teksturnya yang mudah untuk bayi kunyah, jenis keju tertentu juga lebih ramah untuk sistem pencernaan bayi.
Berikut ini adalah daftar keju yang dapat Anda berikan, termasuk keju keras dan keju lunak.
Keju keras dan semi keras yang aman untuk bayi:
- Cheddar
- Edam
- Parmesan
- Colby
- Colby Jack
- Mozzarella
- Swiss
- Romano
- Monterey Jack
- Paneer
- Babybel
- Red Leicester
- Provolone
- Jarlsberg
- Cheshire
- Lancashire
- Gouda
- Grana Padano
Keju lunak yang aman untuk bayi:
- Cottage cheese
- Mascarpone
- Ricotta
- Cream cheese
- Cheese spread dari keju asli
Baca Juga: Ini 11 Makanan untuk Kesehatan Tulang yang Tinggi Kalsium
Jika anak Anda atau keluarga Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsi keju, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- Firstory parenting. Cheese for Babies: Health Benefits, Recipes & Precautions. Februari 2026
- WebMD. Cheese: Are There Health Benefits?. Februari 2026







