Ditulis oleh Tim Konten Medis
Manfaat calcium lactate ibu hamil meliputi membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi janin, menjaga kesehatan tulang ibu, mengurangi kram otot, serta membantu fungsi saraf, otot, dan jantung selama kehamilan. Calcium lactate ibu hamil dapat dirasakan secara optimal jika dikonsumsi sesuai kebutuhan, yaitu sekitar 1.200 mg kalsium per hari selama hamil, dengan tambahan pada trimester akhir sesuai anjuran.

Manfaat kalsium sangat penting selama kehamilan karena mineral ini untuk menunjang kesehatan tulang ibu sekaligus mendukung pertumbuhan janin secara optimal. Kebutuhan kalsium harian ibu hamil umumnya lebih tinggi dari wanita tidak hamil, sehingga asupannya perlu Anda perhatikan sejak awal kehamilan.
Pemenuhan kalsium dapat Anda lakukan melalui konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, yogurt, keju, ikan bertulang lunak, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Jika asupan dari makanan belum mencukupi, penggunaan suplemen kalsium dapat menjadi pilihan tambahan agar kebutuhan harian tetap terpenuhi dengan baik.
Apa Itu Calcium Lactate?
Calcium lactate atau kalsium laktat adalah senyawa mineral berwarna putih hingga krem yang hampir tidak berbau dan sering digunakan dalam dunia pangan maupun kesehatan. Zat ini berasal dari asam laktat yang dipadukan dengan kalsium sehingga mudah digunakan sebagai sumber kalsium tambahan dalam berbagai produk.
Dalam industri makanan, calcium lactate kerap untuk membantu menjaga tekstur, menstabilkan bentuk, memperbaiki rasa, hingga membantu proses pengolahan agar makanan lebih tahan dan berkualitas. Selain itu, senyawa ini juga banyak digunakan dalam suplemen dan produk kesehatan karena lebih mudah dikonsumsi serta dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium tubuh sehari-hari.
Baca Juga: Kebutuhan Kalsium untuk Ibu Hamil dan Sumber Terbaiknya
Manfaat Calcium Lactate untuk Ibu Hamil
Calcium lactate sering sebagai pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium selama kehamilan, terutama ketika asupan dari makanan harian belum mencukupi. Kalsium memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin sehingga pemenuhannya perlu Anda perhatikan sejak awal kehamilan hingga menjelang persalinan.
Pemenuhan kalsium yang baik membantu tubuh ibu hamil tetap kuat dalam menghadapi berbagai perubahan fisik selama kehamilan. Selain itu, asupan kalsium yang cukup juga berperan dalam menjaga keseimbangan fungsi organ tubuh agar kehamilan dapat berjalan dengan lebih nyaman dan optimal.
1. Membantu Mencegah Preeklamsia
Calcium lactate dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium yang berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil selama kehamilan. Kondisi tekanan darah yang terkontrol membantu menurunkan risiko komplikasi yang dapat membahayakan ibu dan janin.
Asupan kalsium yang cukup juga mendukung fungsi pembuluh darah agar tetap rileks dan bekerja dengan baik. Hal ini membuat tubuh ibu hamil lebih siap menghadapi perubahan sirkulasi darah yang meningkat selama masa kehamilan.
2. Mendukung Pertumbuhan Tulang dan Gigi Janin
Kalsium merupakan mineral utama dalam pembentukan tulang dan gigi janin sejak dalam kandungan. Dengan asupan kalsium yang mencukupi, proses pembentukan struktur tulang dapat berlangsung lebih optimal.
Selain tulang dan gigi, kalsium juga mendukung perkembangan otot, jantung, dan sistem saraf janin. Hal ini menjadikan fungsi calcium lactate penting sebagai sumber kalsium tambahan selama kehamilan.
3. Menjaga Kesehatan Tulang Ibu Hamil
Selama hamil, tubuh ibu akan menyalurkan kalsium ke janin melalui plasenta. Jika asupan kalsium kurang, tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang ibu.
Konsumsi calcium lactate membantu menjaga kepadatan tulang ibu agar tetap kuat. Dengan demikian, risiko pengeroposan tulang di kemudian hari dapat Anda minimalkan.
4. Membantu Mengurangi Kram Otot
Kram kaki sering ibu hamil alami seiring bertambahnya usia kehamilan dan berat tubuh. Salah satu penyebabnya adalah kebutuhan mineral yang meningkat, termasuk kalsium.
Pemenuhan kalsium dari calcium lactate membantu kerja otot dan saraf tetap seimbang. Hal ini dapat mengurangi frekuensi serta intensitas kram yang mengganggu aktivitas dan istirahat ibu hamil.
5. Mendukung Fungsi Saraf dan Otot
Kalsium berperan penting dalam membantu penghantaran sinyal saraf dan kontraksi otot. Asupan yang cukup membantu tubuh bekerja lebih efisien selama masa kehamilan.
Kondisi ini juga membantu mencegah kontraksi otot yang tidak teratur. Dengan begitu, tubuh ibu hamil dapat beradaptasi lebih baik terhadap perubahan fisik yang terjadi.
6. Menjaga Kesehatan Jantung dan Peredaran Darah
Kalsium membantu menjaga irama jantung tetap normal dan mendukung aliran darah yang sehat. Hal ini penting karena volume darah ibu hamil meningkat untuk memenuhi kebutuhan janin.
Dengan sirkulasi darah yang lancar, distribusi oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh dapat berjalan optimal. Kondisi ini mendukung kesehatan ibu sekaligus perkembangan sistem kardiovaskular janin.
7. Membantu Menurunkan Risiko Gangguan Emosi Setelah Melahirkan
Kebutuhan kalsium tidak hanya penting selama kehamilan, tetapi juga setelah persalinan. Asupan kalsium yang tercukupi membantu menjaga keseimbangan fungsi saraf dan hormon.
Kondisi tubuh yang lebih stabil dapat membantu ibu beradaptasi dengan perubahan setelah melahirkan. Hal ini membuat peran pemberian kalsium laktat pada ibu hamil menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.
8. Membantu Mencegah Kelahiran Prematur
Pemenuhan kalsium yang baik membantu mendukung fungsi otot rahim agar bekerja secara normal. Hal ini berperan dalam menjaga kehamilan tetap bertahan hingga waktu persalinan yang tepat.
Dengan kondisi tubuh yang lebih seimbang, risiko terjadinya kontraksi dini dapat Anda minimalkan. Kebutuhan kalsium yang terpenuhi membantu kehamilan berjalan lebih stabil.
9. Membantu Menjaga Kebutuhan Kalsium Harian Tetap Seimbang
Calcium lactate memiliki kandungan kalsium yang relatif lebih ringan sehingga mudah Anda sesuaikan dengan kebutuhan harian ibu hamil. Penyesuaian ini penting agar asupan kalsium tidak kurang maupun berlebihan.
Pemahaman mengenai dosis calcium lactate untuk ibu hamil membantu menjaga tubuh tetap aman dan nyaman. Konsumsi sesuai anjuran membuat manfaatnya lebih optimal tanpa menimbulkan keluhan.
10. Mudah Dikonsumsi dan Disesuaikan dengan Kebutuhan
Calcium lactate umumnya tersedia dalam bentuk tablet atau serbuk yang praktis untuk dikonsumsi. Cara konsumsinya pun relatif sederhana dan dapat Anda sesuaikan dengan rutinitas harian.
Memahami cara minum calcium lactate untuk ibu hamil membantu penyerapan kalsium berjalan lebih baik. Dengan konsumsi yang tepat dan teratur, kebutuhan kalsium selama kehamilan dapat terpenuhi secara optimal.
Baca Juga: Ini 11 Makanan untuk Kesehatan Tulang yang Tinggi Kalsium
Efek Samping Calcium Lactate untuk Ibu Hamil dan Aturan Konsumsi
Calcium lactate dapat Anda gunakan selama kehamilan, tetapi konsumsinya perlu dengan pertimbangan yang tepat agar manfaatnya lebih besar dari risikonya. Kalsium dari ibu akan disalurkan ke janin melalui plasenta, terutama pada trimester akhir kehamilan saat kebutuhan kalsium untuk pembentukan tulang janin meningkat pesat.
Jika Anda konsumsi tidak sesuai anjuran, efek samping calcium lactate untuk ibu hamil dapat berupa gangguan pencernaan seperti sembelit, rasa tidak nyaman di perut, hingga mual ringan. Oleh karena itu, asupan kalsium sebaiknya Anda sesuaikan dengan kebutuhan harian, yaitu sekitar 1.200 mg per hari selama hamil, dengan tambahan asupan pada trimester akhir, serta Anda kombinasikan dengan pola makan seimbang agar penyerapan kalsium lebih optimal dan tubuh tetap aman.
Baca Juga: Panduan Cara Menjaga Kesehatan Tulang yang Benar
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsi calcium lactate, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- Drugs. Calcium lactate Pregnancy and Breastfeeding Warnings. Januari 2026
- Healthline. Calcium Lactate: Uses, Benefits, and Side Effects. Januari 2026







