Ditulis oleh Tim Konten Medis
Efek memakai softlens setiap hari bisa menyebabkan infeksi mata, luka pada konea, mata kering, alergi dan iritasi, pembengkakan pada kornea, peradangan di lapisan luar mata, mata merah, hingga ketidaknyamaan saat menggunakan soflens kembali. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menggunakan lensa adalah hindari menggunakan lensa saat tidur, gunakan pembersih yang telah dokter rekomendasikan, cuci tangan sebelum menyentuh lensa, mengganti kontak lesan secara teratur, dan lepas jika terdapat keluhan pada mata.

Memakai softlens setiap hari pada dasarnya aman, selama kebersihan dan perawatannya dilakukan dengan benar. Namun, penggunaan softlens terlalu lama tanpa jeda dapat menyebabkan iritasi, rasa tidak nyaman, hingga meningkatkan risiko infeksi mata.
Salah satu tips memakai softlens untuk mata minus adalah mengikuti jadwal pemakaian yang dianjurkan oleh dokter mata. Hindari tidur sambil memakai softlens karena dapat menghambat suplai oksigen ke kornea, sehingga mata membutuhkan waktu istirahat untuk mencegah masalah jangka panjang.
Dampak Negatif Memakai Softlens Setiap Hari
Menggunakan softlens bisa jadi solusi praktis untuk penglihatan minus dan juga menambah penampilan. Softlens tidak dianjurkan untuk Anda gunakan 24 jam nonstop, bahkan untuk jenis extended wear sekalipun.
Dampak pakai softlens, mulai dari infeksi ringan hingga gangguan serius yang bisa mengganggu penglihatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja dampak negatif memakai softlens setiap hari, terutama bagi pemula yang baru mulai menggunakan lensa kontak.
1. Infeksi Mata
Salah satu bahaya memakai softlens paling umum adalah infeksi mata, terutama jika tidak menjaga kebersihan tangan dan lensa. Infeksi seperti keratitis mikrobial (termasuk oleh Acanthamoeba, terutama jika berenang pakai softlens) bisa menyebabkan kebutaan jika tidak Anda tangani cepat.
Gejalanya bisa berupa mata merah, nyeri, atau keluar cairan tidak biasa.
Baca Juga: Cara Menjaga kesehatan Mata dan Ciri-Ciri Mata Sehat
2. Luka pada Kornea (Kornea Ulcer)
Ulkus kornea karena bakteri Pseudomonas atau Staphylococcus dan memerlukan antibiotik intensif. Gejalanya adalah nyeri tajam, fotofobia (silau), dan penglihatan kabur
3. Mata Kering
Efek memakai softlens bagi pemula yang sering terjadi adalah mata terasa kering atau perih. Hal ini karena softlens dapat mengurangi produksi air mata atau mengganggu kelembapan alami mata, apalagi jika Anda pakai terlalu lama atau di ruangan ber AC.
Jika perlu, gunakan obat tetes mata tanpa pengawet untuk membantu melembapkan mata. Selain itu, sebaiknya hindari memakai softlens saat harus bekerja lama di depan layar karena bisa membuat mata lebih jarang berkedip dan menjadi kering.
4. Alergi dan Iritasi
Beberapa orang mengalami efek memakai lensa kontak berupa reaksi alergi terhadap bahan softlens atau cairan pembersihnya. Gejala umum termasuk mata gatal, merah, dan berair.
Hal ini juga bisa karena lensa yang menyerap debu atau alergen dari udara.
5. Pembengkakan Kornea (Edema Kornea)
Dampak negative pakai softlens secara terus-menerus tanpa jeda bisa menyebabkan pembengkakan kornea. Ini terjadi karena mata tidak mendapatkan cukup oksigen, terutama jika lensa terlalu tebal atau Anda gunakan saat tidur. Gejala awalnya mungkin tak terasa, tapi jika berlanjut bisa memengaruhi penglihatan.
6. Peradangan di Lapisan Luar Mata (Keratitis)
Keratitis adalah peradangan pada permukaan kornea karena risiko penggunaan softlens yang tidak higienis atau terlalu lama digunakan. Gejalanya termasuk sensasi ada benda asing di mata, nyeri, dan mata merah.
7. Mata Merah Kronis
Mata merah yang sering muncul tanpa sebab bisa jadi tanda bahaya tidur pakai softlens atau penggunaan lensa yang tidak sesuai. Iritasi kronis seperti ini sering dianggap remeh, padahal bisa jadi gejala masalah mata serius.
8. Tidak Tahan Memakai Softlens Lagi
Dalam beberapa kasus, pengguna mengalami efek pakai softlens pertama kali berupa ketidaknyamanan ekstrem hingga akhirnya mata tidak lagi toleran terhadap penggunaan lensa kontak. Biasanya ini karena iritasi terus-menerus, alergi, atau penumpukan kotoran pada lensa.
Baca Juga: Macam-Macam Gangguan Saraf Mata dan Gejalanya
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pakai Lensa Kontak
Menggunakan lensa kontak memang praktis dan bisa menjadi solusi bagi Anda yang tidak ingin memakai kacamata. Namun, penggunaan yang tidak tepat justru dapat membahayakan kesehatan mata. Untuk mencegah iritasi, infeksi, hingga kerusakan mata jangka panjang, berikut beberapa hal penting dan larangan saat memakai softlens yang perlu Anda perhatikan:
- Hindari tidur dengan lensa kontak
- Gunakan larutan pembersih yang direkomendasikan dokter
- Selalu cuci tangan sebelum menyentuh lensa
- Jangan membasahi lensa dengan air liur
- Hindari kontak dengan krim tangan atau makeup
- Bersihkan dan ganti tempat lensa secara rutin
- Gunakan lensa sesuai anjuran
- Lakukan pemeriksaan mata secara berkala
- Segera lepas lensa jika ada keluhan
- Segera konsultasi ke dokter mata jika ada nyeri, penglihatan menurun, atau mata merah lebih dari 2 hari
Baca Juga: Apa itu Kista Kalazion Mata? Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Jika Anda mengalami gangguan pada mata setelah menggunakan softlens, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Christopher Tan
Source:
- Harvard Health Publishing. Can wearing contacts harm your vision?. Januari 2026
- Ojas Maxivision Eye Hospitals. Know the Safety and Disadvantages of Wearing Daily Contact Lens. Januari 2026
- Total Vision. Can Wearing Contacts Every Day Damage Your Eyes?. Januari 2026






