Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sayuran akar adalah bagian tanaman yang tumbuh di bawah tanah. Contoh sayuran akar yang bermanfaat untuk tubuh di antaranya adalah wortel, lobak, kentang, ubi jalar, singkong, bawang putih, hingga kunyit dan jahe. Jenis sayuran ini kaya akan serat, vitamin, dan nutrisi penting lainnya yang baik untuk sistem pencernaan, jantung, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Sayuran akar adalah jenis tanaman yang tumbuh dan berkembang di bawah permukaan tanah, tepatnya di bagian dasar tanaman. Meski disebut akar, tidak semuanya benar-benar akar karena ada juga yang berupa umbi atau rimpang yang berfungsi menyimpan cadangan nutrisi bagi tanaman.
Kelompok ini mencakup berbagai bentuk seperti umbi lapis, rimpang, hingga umbi batang yang sama-sama berperan menyerap air dan zat gizi dari tanah. Karena kandungan nutrisinya cukup padat, sayuran akar contohnya adalah bahan pangan yang banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi harian tubuh.
Contoh Jenis Sayuran Akar
Sayuran akar adalah kelompok sayuran yang bagian akarnya dikonsumsi dan menyimpan banyak nutrisi penting bagi tubuh. Root vegetables adalah sumber serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat untuk energi, daya tahan tubuh, serta kesehatan jantung dan pencernaan.
Dalam macam-macam sayuran, jenis sayuran akar yang bermanfaat bagi tubuh sangat beragam dan mudah Anda temukan. Selain itu mengonsumsi secara rutin membantu memenuhi kebutuhan gizi harian sekaligus mendukung pola makan seimbang. Berikut contoh jenisnya yang dapat Anda konsumsi:
1. Bawang Bombai
Pertama ada bawang bombai yang termasuk jenis sayuran akar dari keluarga Allium yang sering digunakan sebagai bumbu dasar masakan. Tentu saja, sayuran ini kaya antioksidan dan senyawa sulfur yang mendukung kesehatan metabolik.
- Mengandung antioksidan dan senyawa antiinflamasi
- Membantu menjaga tekanan darah
- Mendukung kontrol gula darah
- Membantu mengatur kadar kolesterol
Baca Juga: 13 Makanan yang Mengandung Kalium, Buah hingga Sayur
2. Ubi Jalar
Kemudian ubi jalar adalah sayuran akar berwarna cerah yang kaya serat dan vitamin. Kandungan beta karoten di dalamnya mendukung kesehatan mata dan sistem imun.
- Tinggi serat dan vitamin A
- Mengandung vitamin C dan mangan
- Kaya antioksidan alami
- Mendukung kesehatan metabolisme
3. Lobak
Lobak merupakan sayuran akar rendah kalori dengan kandungan vitamin dan mineral yang baik. Karena itu, sayuran ini cocok untuk mendukung pencernaan dan daya tahan tubuh.
- Sumber vitamin C dan serat
- Mengandung mangan dan kalium
- Memiliki sifat antioksidan
- Mendukung kesehatan sistem pencernaan
4. Jahe
Jahe adalah sayuran akar sekaligus rempah yang populer untuk kesehatan dan kuliner. Jika Anda konsumsi dengan benar maka manfaat sayuran akar jenis jahe ini memberikan efek hangat dan mendukung fungsi pencernaan.
- Mengandung antioksidan alami
- Membantu meredakan mual
- Mendukung kesehatan pencernaan
- Membantu mengelola nyeri ringan
5. Bit
Bit dikenal dengan warna merah keunguan dan kandungan nitrat alaminya. Maka sayuran akar ini mendukung kesehatan pembuluh darah dan stamina tubuh.
- Mengandung serat dan folat
- Kaya nitrat alami
- Mendukung kesehatan jantung
- Membantu meningkatkan energi
6. Bawang Putih
Kemudian bawang putih adalah sayuran akar dari genus Allium yang kaya senyawa sulfur. Maka konsumsinya sering dikaitkan dengan dukungan kesehatan jantung dan metabolisme.
- Mengandung senyawa antioksidan
- Mendukung kesehatan jantung
- Membantu mengontrol lipid darah
- Memiliki sifat antiinflamasi
7. Lobak Merah
Lobak merah memiliki rasa segar dan sedikit pedas dengan kandungan nutrisi penting. Maka sayuran ini sering dikonsumsi mentah sebagai lalapan atau salad.
- Mengandung vitamin C
- Kaya antioksidan
- Mendukung kesehatan metabolik
- Membantu menjaga fungsi pencernaan
8. Adas
Adas adalah sayuran akar dengan aroma khas menyerupai licorice. Selain akarnya, bijinya juga sering dimanfaatkan untuk kesehatan.
- Mengandung antioksidan
- Mendukung pencernaan
- Memiliki sifat antibakteri
- Membantu meredakan ketidaknyamanan perut
9. Wortel
Wortel termasuk sayuran akar paling populer dan mudah diolah. Kandungan karotenoidnya sangat baik untuk kesehatan mata dan kulit.
- Tinggi beta-karoten
- Mengandung serat dan vitamin
- Mendukung kesehatan mata
- Membantu menjaga kadar kolesterol
10. Seledri Akar
Seledri akar memiliki rasa mirip seledri batang dan kaya nutrisi. Maka sayuran ini cocok untuk variasi menu rendah kalori.
- Mengandung vitamin C dan vitamin K
- Sumber serat
- Kaya antioksidan
- Mendukung kesehatan tulang
11. Kunyit
Kunyit adalah sayuran akar berwarna kuning dengan kandungan kurkumin. Maka kunyit sering digunakan sebagai bumbu dan minuman herbal.
- Mengandung kurkumin
- Memiliki sifat antiinflamasi
- Kaya antioksidan
- Mendukung kesehatan sendi
12. Kentang
Kentang merupakan sayuran akar sumber energi yang mudah diolah. Apabila Anda masak dengan tepat, maka kentang tetap bernutrisi tinggi.
- Mengandung vitamin C dan vitamin B6
- Sumber karbohidrat kompleks
- Mengandung serat
- Mendukung energi harian
13. Rutabaga
Rutabaga adalah sayuran akar hasil persilangan kubis dan lobak. Teksturnya padat dan kaya nutrisi pentinga apabila anda konsumsi dengan benar.
- Mengandung vitamin C
- Sumber serat
- Kaya kalium
- Mendukung kesehatan pencernaan
14. Parsnip
Kemudian parsnip memiliki bentuk mirip wortel dengan rasa sedikit manis. Jika Anda konsumsi dengan sesuai maka sayuran ini cocok untuk mendukung pola makan tinggi serat.
- Tinggi serat
- Mengandung vitamin C
- Kaya kalium dan folat
- Membantu mengontrol gula darah
Baca Juga: 10 Manfaat Daun Jarak, Bagus untuk Kesehatan & Kecantikan
Kekurangan dari Sayuran Akar
Sebagian besar sayuran akar mengandung pati, yaitu jenis karbohidrat yang akan tubuh ubah menjadi glukosa sebagai sumber energi. Maka, jika Anda konsumsi berlebihan melebihi kebutuhan tubuh, karbohidrat ini dapat disimpan sebagai lemak dan berisiko menyebabkan kenaikan berat badan.
Asupan karbohidrat dalam jumlah besar sekaligus juga dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat. Maka, jika terjadi terlalu sering, kondisi ini bisa meningkatkan risiko gangguan metabolik serta menyulitkan pengendalian gula darah bagi orang yang sudah memiliki masalah terkait.
Selain kandungan karbohidratnya, cara pengolahan sayuran akar juga menjadi faktor penting. Penambahan mentega, krim, keju, atau bahan tinggi lemak lainnya dapat membuat kalorinya melonjak dan lebih mudah Anda konsumsi berlebihan tanpa memberikan rasa kenyang yang seimbang.
Baca Juga: 11 Manfaat Sayur Kol, Kandungan Gizi, dan Efek Samping
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami efek samping kekurangan sayuran akar, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Nilam Sari, S.Tr, Gz
Source:
- Harvard Health Publishing. The pros and cons of root vegetables. Maret 2026
- healthline. 13 Healthy Root Vegetables and Their Benefits. Maret 2026
- Health. 13 Healthiest Root Vegetables. Maret 2026







